Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI PERAH DARA DARI STADIUM PEDET DILAHIRKAN – DISAPIH – DARA -BERANAK LAJU PERTUMBUHAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI PERAH DARA DARI STADIUM PEDET DILAHIRKAN – DISAPIH – DARA -BERANAK LAJU PERTUMBUHAN."— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI PERAH DARA DARI STADIUM PEDET DILAHIRKAN – DISAPIH – DARA -BERANAK LAJU PERTUMBUHAN

2 LAJU PERTUMBUHAN SAPI PERAH DARA MERUPAKAN INDIKATOR DARI TINGKAT MANAJEMEN YANG DIJALANKAN OLEH SUATU USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH LAJU PERTUMBUHAN, KEBUTUHAN PAKAN/NUTRISI SERTA PERKANDANGAN AKAN BERUBAH DARI SAAT PEDET LAHIR – DISAPIH – SAPI PERAHDARA – BERANAK.

3 TUJUAN MEREKAM PERTUMBUHAN SAPI DARA : INDIKATOR PERTUMBUHAN LAMBAT : Masa Pubertas terlambat, demikian juga saat beranak pertama INDIKATOR OVER ATAU UNDER FEEDING (Rekaman Status gizi) PENCAPAIAN TARGET : “BODY IDEAL” (berat ideal pada saat beranak pertama dapat menghindari kasus kesulitian melahirkan/dystocia)

4 TARGET USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH : MASA PEMELIHARAAN DARI STADIUM PEDET DILAHIRKAN – DISAPIH – SAPI PERAH DARA – BERANAK MEMERLUKAN WAKTU YANG RELATIF PENDEK, DENGAN ALASAN EKONOMIK & KEUNGGULAN FAKTOR GENETIK

5 KEUNTUNGAN PERTUMBUHAN YANG CEPAT & BERANAK PERTAMA PADA UMUR 24 BULAN : TINGKAT PENGEMBALIAN INVESTASI CEPAT MENGURANGI BIAYA VARIABEL (PEKERJA) MENGURANGI JUMLAH SAPI PERAH DARA YG. DIPERLUKAN UNTUK MEMENUHI JUMLAH TERNAK DIDALAM SKALA USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH MENINGKATKAN LAMANYA WAKTU PRODUKSI CEPATNYA PENINGKATAN FAKTOR GENETIK DALAM SKALA USAHA SAPI PERAH MENGURANGI JUMLAH & BIAYA PAKAN DARI MASA PEDET LAHIR – DISAPIH - SAPI DARA - BERANAK

6 KESULITAN & KERUGIAN PERTUMBUHAN YANG CEPAT MASA BERANAK PERTAMA MENJADI 20 BULAN MASA BERANAK PERTAMA MENJADI 20 BULAN DIPERLUKAN HIJAUAN & KONSENTRAT BERKUALITAS TINGGI DIPERLUKAN HIJAUAN & KONSENTRAT BERKUALITAS TINGGI DIPERLKAN KEMAMPUAN MANAJERIAL YANG TINGGI DIPERLKAN KEMAMPUAN MANAJERIAL YANG TINGGI BERESIKO TINGGI TERJADINYA DYSTOCIA BERESIKO TINGGI TERJADINYA DYSTOCIA BERESIKO SULIT MENJALANKAN PROGRAM DIET PADA SAPI PERAH YG. BERPRODUKSI, BERIMPLIKASI PADA PRODUKSI AIR SUSU BERESIKO SULIT MENJALANKAN PROGRAM DIET PADA SAPI PERAH YG. BERPRODUKSI, BERIMPLIKASI PADA PRODUKSI AIR SUSU

7 LAJU PERTUMBUHAN DAN PENDEWASAAN SEXUAL PENDEWASAAN SEXUAL LEBIH TERGANTUNG PADA FAKTOR BERAT BADAN DIBANDINGKAN DENGAN FAKTOR UMUR. PENDEWASAAN SEXUAL LEBIH TERGANTUNG PADA FAKTOR BERAT BADAN DIBANDINGKAN DENGAN FAKTOR UMUR. LAJU PERTUMBUHAN MEMPENGARUHI UMUR & PUBERTAS, SERTA MASA BERANAK PERTAMA. LAJU PERTUMBUHAN MEMPENGARUHI UMUR & PUBERTAS, SERTA MASA BERANAK PERTAMA. PADA SAPI DARA YANG LAMBAT LAJU PERTUMBUHANNYA (< 0,35 KG/HR), MASA PUBERTASNYA DICAPAI PADA UMUR BULAN PADA SAPI DARA YANG LAMBAT LAJU PERTUMBUHANNYA (< 0,35 KG/HR), MASA PUBERTASNYA DICAPAI PADA UMUR BULAN SEBALIKNYA PUBERTAS DAPAT DICAPAI PADA UMUR 9 BL, BILA PERTUMBUHANNYA (>0,9 KG/HR). SEBALIKNYA PUBERTAS DAPAT DICAPAI PADA UMUR 9 BL, BILA PERTUMBUHANNYA (>0,9 KG/HR). UMUMNYA PUBERTAS DICAPAI PADA SAAT BERAT BADAN MENCAPAI % DARI BERAT DEWASA (UMUR 14 – 16 BL). UMUMNYA PUBERTAS DICAPAI PADA SAAT BERAT BADAN MENCAPAI % DARI BERAT DEWASA (UMUR 14 – 16 BL). LAJU PERTUMBUHAN HARUS DIJAGA PADA SAAT MASA KEBUNTINGAN (BERAT SAPI : % BERAT DEWASA PADA SAAT BERANAK PERTAMA). LAJU PERTUMBUHAN HARUS DIJAGA PADA SAAT MASA KEBUNTINGAN (BERAT SAPI : % BERAT DEWASA PADA SAAT BERANAK PERTAMA).

8 PENGUKURAN PERTUMBUHAN SAPI PERAH  GRAFIK PERTUMBUHAN : merupakan alat yang dipergunakan untuk membandingkan antara TINGGI BADAN & BERAT BADAN sapi perah, sehingga dapat diketahui curve/grafik pertumbuhannya memenuhi satndard atau tidak. Karena berkaitan dg. Manajemen pakan & pemeliharaann yang memadai atau belum.  Berikutnya dapat dilakukan penyesuaian manajemen agar tercapai target yg. Dikehendaki.

9 BERAT BADAN, TINGGI BADAN & BODY CONDITION SCORE  BERAT BADAN : sebagai acuan penentu pertumbuhan sapi perah dara bersama dg. Pengukuran TINGGI & PANJANG BADAN.  TINGGI BADAN : mengekspresikan pertumbuhan tulang kerangka.  BERAT BADAN : mengekspresikan pertumbuhan organ tubuh, jaringan otot dan lemak sapi.

10 BODY CONDITION SCORE SAPI PERAH DARA  BSC dapat merefleksikan status manajemen pakan pada sapi perah. U m u R bl BSCBSC

11 PENGUKURAN BERAT BADAN SAPI PERAH  AKURAT : Pakai timbangan yg. tertera  PREDIKSI : Pakai pita ukur lingkar dada.  Breed Besar : FH  Breed Sedang : Guernsey & Ayrshire  Breed Kecil : Jersey Lingkar Dada (cm) BB Besar (kg) BB Sedang (kg) BB Kecil (kg)

12 PENGUKURAN TINGGI BADAN SAPI PERAH  ALAT : Pengukur berskala/penggaris yang bisa diatur naik turun/tongkat pengukur tinggi badan (terbuat dari stainless)  CARA : Tongkat ukur dipegang sejajar dengan bagian bahu kaki depan, persisnya pada bagian untuk mengukur lingkar dada.  Pengukuran dilakukan dengan hati-hati dan konsisten

13 WAKTU PENGUKURAN TINGGI DAN BERAT BADAN SAPI PERAH  MASA PEMELIHARAAN/REARING PERIODE : lahir beranak  Masa menyusu disapih pertumbuhan/grower dara/yearling beranak/calving


Download ppt "MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI PERAH DARA DARI STADIUM PEDET DILAHIRKAN – DISAPIH – DARA -BERANAK LAJU PERTUMBUHAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google