Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analisa Perbandingan WiMax dan ADSL untuk Memberikan Layanan Multimedia Studi Kasus RisTi Bandung Mochamad Ridwan, 111020107 Pembimbing I: Hafidudin, Ir,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analisa Perbandingan WiMax dan ADSL untuk Memberikan Layanan Multimedia Studi Kasus RisTi Bandung Mochamad Ridwan, 111020107 Pembimbing I: Hafidudin, Ir,"— Transcript presentasi:

1 Analisa Perbandingan WiMax dan ADSL untuk Memberikan Layanan Multimedia Studi Kasus RisTi Bandung Mochamad Ridwan, Pembimbing I: Hafidudin, Ir, MT II: Gunadi Dwi Hantoro, ST

2 ♦ Kebutuhan layanan multimedia yang meningkat ♦ Jaringan ADSL yang terbatas pada pelanggan Fix phone (jaringan wireline PSTN) » Keterbatasan Bandwith » Bit rate yang rendah ♦ WiMax memiliki jangkauan LOS ♦ investasi WiMax tidak terlalu Mahal LATAR BELAKANG

3 Rumusan Masalah WiMax merupakan teknologi terbaru dalam jajaran wireless access, karena kecepatan akses yang cukup tinggi & reliabilitas yang handal Membahas mengenai mekanisme kemampuan multimedia, beserta parameternya dengan dilakukan serangkaian pengukuran Menganalisi hasil perancangan : » Pembuktian apakah bit rate sesuai dengan perencanaan » Apakah hasil perancangan sudah melayani trafik yang datang » Menganalisa probabilitas kegagalan » menganalisa delay time sudah sesuai performansi yang dipersyaratkan atau belum

4 TUJUAN Menghitung BitRate hasil perhitungan di Lapangan Mampu mengakomodir persyaratan Multimedia, dengan Parameter : » Throughput » Delay Propagasi » Bit Error rate (BER) » Paket Loss Dari Analisa & perolehan DATA, WiMax mampu menggantikan Teknologi ADSL dalam Layanan Multimedia

5 BATASAN MASALAH Pembahasan lebih menitikberatkan pada jenis Layanan, sehingga Perencanaan & konfigurasi Tidak dibahas Mekanisme trouble shooting tidak akan dibahas lebih jauh, instalasi jaringan dilakukan hanya pada waktu awal setting. Jenis layanan Multimedia yang digunakan Video on demand dan Internet Data diperoleh dari serangkaaian percobaan di Lapangan

6 Landasan Teori Wireless Local Area Network merupakan teknologi nirkabel yang mulai banyak digunakan, kelebihan dari teknologi ini adalah selain murah juga menjanjikan kecepatan akses yang cukup tinggi. Teknologi WLAN memiliki 3 frekuensi kerja : 915 MHz, 2,4 GHz dan 5,8 GHz Komponen utama dalam mebangun jaringan Wireless LAN : □ Access point (AP) perangkat yang menjadi sentral koneksi dari klien ke ISP □ Wireless LAN Interface Device yang berfungsi sebagai antar muka jaringan dengan terminal, yang banyak dikembangkan PCMCIA □ Wired Local Area Network Sebagai jaringan kabel, yang menjembatani antara eireless dengan jaringan yang sudah ada □ Mobile / Desktop PC perangkat klien yang sudah terpasang PCMCIA atau PCI (preripheral component Inetreconnect)

7 WiMax Overview ► WiMax = Worldwide Interoperability for Microwave Access dibentuk oleh Wimax Forum pada bulan April, 2001 □ Teknologi Wimax menggunakan standar IEEE , yang digunakan untuk wireless Lan. □ WiMax memiliki kemiripan dengan WiFi dalam hal teknologi media akses □ Wifi Local Area Network (LAN) WiMax Metropolitan Area Network (MAN) ► Standar IEEE mampu memberikan kecepatan akses 32 Mbps-132 Mbps ► Bekerja pada range frekuensi 2-11 GHz, modulasi OFDM

8 Evolusi WiMax Jenis CPE / perangkat WiMax Cont 7

9 Arsitektur Jaringan WiMax Dapat difungsikan sebagai Banckbone jaringan atau end to end WiMax dapat dioperasikan dalam point to point, maupun point to Multi point

10 Overview ADSL ADSL/asymetrik digital subscriber line, adalah teknologi modem kecepatan tinggi yang banyak melihatnya setidaknya sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi bottleneck komunikasi data yang dibuat seiring popularitas Internet Downstream mulai dari 2 Mbps hingga 8 Mbps. Upstream mulai dari 64 Kbps hingga 1 Mbps sistem transport yang digunakan : » berbasis jaringan ATM (Asyncrounus Tranfer Mode) » berbasis Ethernet (10 Base- T) Teknik line coding yang digunakan adalah DMT (Discrete Multi Tone). Teknik line coding DMT memberikan keuntungan » sistem lebih tahan terhadap derau/noise atau interferensi. » DMT memungkinkan ADSL menjadi rate adaptive (kecepatan transmisi dapat berubah relatif mengikuti performansi jaringan kabel tembaga yang digunakan

11 Cont 10 ADSL Modem POTS Filter Mbit/s kbit/s ADSL Modem POTS Filter sentral Mbit/s kbit/s jarlokat Lokasi STO Lokasi Pelanggan downstream upstream Jenis Modulasi DMT Struktur konfigurasi Kanal Frekuensi ADSL

12 Context Diagram

13 Kesimpulan Sementara Alternatif baru dalam layanan multimedia, teknologi Wimax memiliki reliabilitas yang lebih tinggi dan Cost yang lebih murah serta dengan segala karakteristiknya Diharapkan kecepatan akses yang mempu dilayani mencapai 70 Mbps, dengan tetap mempunyai tingkat performansi yang tinggi Diharapkan teknologi WiMax mampu diaplikasikan, sehingga bisa menggantikan keberadaan ADSL dikarenakan keterbatasannya & mampu memiliki jangkauan yang lebih luas

14 Bandung, 27 Desember 2005


Download ppt "Analisa Perbandingan WiMax dan ADSL untuk Memberikan Layanan Multimedia Studi Kasus RisTi Bandung Mochamad Ridwan, 111020107 Pembimbing I: Hafidudin, Ir,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google