Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRUKTUR SEL BAKTERI Susunan dalam Sel Bakteri Membran Sitoplasma Membran Sitoplasma Membran plasma merupakan pembungkus sel sangat penting untuk sel:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRUKTUR SEL BAKTERI Susunan dalam Sel Bakteri Membran Sitoplasma Membran Sitoplasma Membran plasma merupakan pembungkus sel sangat penting untuk sel:"— Transcript presentasi:

1 STRUKTUR SEL BAKTERI Susunan dalam Sel Bakteri Membran Sitoplasma Membran Sitoplasma Membran plasma merupakan pembungkus sel sangat penting untuk sel: transport nutrisi, permeabilitas sel, reaksi enzimatik Inti Sel Inti Sel Materi inti terdiri dari DNA dan RNA Ribosom Ribosom Fungsi utama dari ribosom adalah untuk sintesis protein dan sesuai dengan urutan asam amino sebagaimana ditentukan dalam RNA messenger.

2 Jika keadaan lingkungan tidak menguntungkan seperti suhu tinggi, kekeringan atau zat-zat kimia tertentu, beberapa spesies dari Bacillus yang aerob dan beberapa spesies dari Clostridium yang anaerob dapat mempertahankan diri dengan spora. Spora tersebut dibentuk dalam sel yang disebut endospora. 9/2/ STRUKTUR SEL BAKTERI Spora

3 Endospora lebih tahan terhadap keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan dibandingkan dengan bakteri aktif. Apabila keadaan lingkungan membaik kembali, endospora dapat tumbuh menjadi satu sel bakteri biasa. Letak endospora di tengah-tengah sel bakteri atau pada salah satu ujungnya. 9/2/ STRUKTUR SEL BAKTERI Spora

4 ENDOSPORA : 9/2/2014 4

5 SISTEM REPRODUKSI BAKTERI Bakteri memiliki kemampuan reproduksi yang cepat, hal ini dapat dimanfaatkan oleh industri untuk memanfaatkan jasa mikroorganisme contohnya fermentasi, pemanfaatan bakteri dalam pembuatan Yoghurt dan Kefir. Bakteri memiliki kemampuan reproduksi yang cepat, hal ini dapat dimanfaatkan oleh industri untuk memanfaatkan jasa mikroorganisme contohnya fermentasi, pemanfaatan bakteri dalam pembuatan Yoghurt dan Kefir.fermentasi

6 Reproduksi  Bakteri berkembang biak dengan cara : Vegetatif dengan pembelahan biner  Pada pembelahan ini, sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya. 9/2/20146

7 Pembelahan Biner 9/2/2014

8 Reproduksi  Bakteri berkembang biak dengan cara : Generatif dengan rekombinasi genetik  pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri melalui proses berikut: 1. Transformasi  perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain. 2. Transduksi  pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus. 3. Konjugasi  transfer DNA (berupa plasmid) karena adanya kontak sel dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik. 9/2/20148

9 Transformasi 9/2/20149

10 Reproduksi  Bakteri berkembang biak dengan cara : Generatif dengan rekombinasi genetik  pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri melalui proses berikut: 1. Transformasi  perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain. 2. Transduksi  pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus. 3. Konjugasi  transfer DNA (berupa plasmid) karena adanya kontak sel dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik. 9/2/201410

11 Transduksi

12 Reproduksi  Bakteri berkembang biak dengan cara : Generatif dengan rekombinasi genetik  pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri melalui proses berikut: 1. Transformasi  perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain. 2. Transduksi  pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus. 3. Konjugasi  transfer DNA (berupa plasmid) karena adanya kontak sel dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik. 9/2/201412

13 Konjugasi 9/2/201413

14 Pengaruh Lingkungan terhadap bakteri :  Kondisi lingkungan yang mendukung dapat memacu pertumbuhan dan reproduksi bakteri.  Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksi bakteri adalah : 9/2/ Suhu Cahaya Kelembaban

15 Suhu Berdasarkan kisaran suhu aktivitasnya, bakteri dibagi menjadi 3 golongan: 1.Bakteri psikrofil, hidup pada daerah suhu antara 0°– 30°C, dengan suhu optimum 10-20°C. 2. Bakteri mesofil, hidup di daerah suhu antara 15° – 55°C, dengan suhu optimum 25° – 40°C. 3. Bakteri termofil, hidup di daerah suhu tinggi antara 40° – 75°C, dengan suhu optimum 50° – 65°C Pada tahun 1967 di Yellow Stone Park ditemukan bakteri yang hidup dalam sumber air panas bersuhu 93° – 94°C. 9/2/

16 Bakteri thermofil 9/2/

17 Kelembaban Relatif: Pada umumnya bakteri memerlukan kelembaban yang cukup tinggi, kira-kira 85%. Pengurangan kadar air dari protoplasma menyebabkan kegiatan metabolisme terhenti, misalnya pada proses pembekuan dan pengeringan. 9/2/

18 Cahaya  Umumnya cahaya merusak sel mikroorganisme yang tidak berklorofil.  Sinar ultraviolet dapat menyebabkan terjadinya ionisasi komponen sel yang berakibat menghambat pertumbuhan atau menyebabkan kematian.  Pengaruh cahaya terhadap bakteri dapat digunakan sebagai dasar sterilisasi atau pengawetan bahan makanan. 9/2/

19 Pertumbuhan Bakteri dipengaruhi oleh beberapa faktor : Temperatur, umumnya bakteri tumbuh baik pada suhu antara derajat C. Kelembaban, lingkungan lembab dan tingginya kadar air sangat menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri Sinar Matahari, sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari dapat mematikan bakteri. Zat kimia, antibiotik, logam berat dan senyawa-senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri 9/2/

20 Kurva Pertumbuhan Bakteri 9/2/

21 PERANAN BAKTERI MENGUNTUNGKAN – Lactobacillus casei : Pembuatan Yakult – Acetobacter xylinum : Pembuatan nata de coco – Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan Yoghurt. – Streptococcus griceus ; Antibiotik streptomisin. – Methanobacterium : Pembuatan biogas. – Rhizobium, Azotobacter : Mengikat Nitrogen – Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter : Menyuburkan tanah – Streptococcus lactis : Keju

22 Bakteri dalam bidang Pangan : No. Nama produk atau makanan Bahan baku Bakteri yang berperan 1.Yoghurtsusu Lactobacillus bulgaricusLactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus Streptococcus thermophilus 2.Mentegasusu Streptococcus lactis 3.Terasiikan Lactobacillus sp. 4.Asinan buah-buahanbuah-buahan Lactobacillus sp. 5.Sosisdaging Pediococcus cerevisiae 6.Kefirsusu Lactobacillus bulgaricusLactobacillus bulgaricus dan Streptococcus lactis Streptococcus lactis 22

23  MERUGIKAN 1. Penyebab penyakit pada manusia : * Clostridium tetani : Tetanus. * Salmonella thyposa : Tipus. * Treponema pallidum : Sipilis * : Kolera 2. Penyebab penyakit pada hewan : * Bacillus anthracis : antrak. * Actinomyces bovis : Bengkak rahang sapi 3. Penyebab penyakit pada tumbuhan : * Xanthomonas citri : Jeruk 4. Kerusakan makanan * Clostridium botulinum : Makanan kaleng rusak


Download ppt "STRUKTUR SEL BAKTERI Susunan dalam Sel Bakteri Membran Sitoplasma Membran Sitoplasma Membran plasma merupakan pembungkus sel sangat penting untuk sel:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google