Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ELMIRA N. SUMINTARDJA GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 1 KONSEP DASAR TEKNIK PROYEKSI GRAFIS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ELMIRA N. SUMINTARDJA GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 1 KONSEP DASAR TEKNIK PROYEKSI GRAFIS."— Transcript presentasi:

1 ELMIRA N. SUMINTARDJA GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 1 KONSEP DASAR TEKNIK PROYEKSI GRAFIS

2 Lindzey (1961) GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 2 Dua pengertian proyeksi : 1. Classic projection (Freud) adalah mekanisme pertahanan (defence mechanism), kondisi patologis 2. Generalized projection adalah proses normal yang terjadi pada individu, proses menggunakan kehidupan dalam diri (inner life) ketika mengamati dan menginterpretasikan peristiwa di luar diri

3 DEFINISI PROYEKSI MENURUT RAPPAPORT : GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 3 “EVERY REACTION OF A SUBYECT IS A REFLECTION, OR PROJECTION, OF HIS PRIVATE WORLD” ARTINYA : SEMAKIN PROYEKTIF PERNYATAAN SUBYEK MAKA SEMAKIN JELAS “HIS PRIVATE WORLD” DAN SEMAKIN MUDAH DIINTERPRETASIKAN KEPRIBADIANNNYA

4 KONSEKUENSINYA : GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 4 DALAM TEKNIK PROYEKSI YANG DIJARING ADALAH PRIMARY THINKING BUKAN SECONDARY THINKING TERCERMIN DALAM INSTRUKSINYA YANG TIDAK BOLEH MENGANDUNG SUGESTI SELAMA MENGERJAKANNYA SUBYEK TIDAK PAHAM AKAN PENILAIAN DALAM TEKNIK INI, SEHINGGA IA SEMAKIN BANYAK MENGUNGKAPKAN KEPRIBADIAN SECARA TIDAK SADAR

5 PROSES TEKNIK PROYEKSI GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 5 PEMERIKSA/TESTER Interpretasi hasil PROYEKSI (HASIL) TES – OBYEK : TEMA PROYEKTIF (TES GAMBAR POHON, WZT, DAP, Rorschach, TAT) Aspek dalam diri SUBYEK SUBYEK : TESTEE

6 PROSES TEKNIK PROYEKSI GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 6 TEMA PROYEKSI SIFATNYA “MENANTANG” ARTINYA KONDISI PSIKIS DIGIATKAN NAMUN TIDAK BISA SECARA MERATA TERUNGKAP DALAM SETIAP TES PROYEKSI PROYEKSI MULA-MULA DIBUKA TABIRNYA MELALUI SARINGAN YAITU TEMA PROYEKSI, KEMUDIAN DARI HASIL PROYEKSI DIINTERPRETASIKAN MELALUI CIRI-CIRI PROYEKSI (KHUSUS DALAM TES GRAFIS, DAN DITELITI MELALUI CIRI-CIRI GRAFISNYA)

7 Kategori Proyeksi (Lindzey,1961) GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI Associative Technique (misalnya Free association) 2. Constructive Technique (misalnya TAT (Thematic Apperception Test, WZT = Wartegg Zeichen Test) 3. Completion Technique (misalnya SCT= Sentence Completion Test) 4. Choice & Ordering Technique (misalnya Picture Arrangement) 5. Expressive Technique (misalnya Drawing Test, Play Situation Test)

8 Kritik atas Teknik Proyeksi GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI Respons individu terhadap rangsang ambiguous dan tidak berstruktur dipengaruhi oleh banyak faktor (kebutuhan, konflik, enerji/impuls/drive, sikap terhadap test, karakteristik tester, pengalaman tester, administrasi tes, dsb) 2. Karakteristik dan pengalaman penganalisis, subyektivitas penganalisis. 3. Relasi antara ide yang diungkapkan dan tingkah laku yang ditampilkan, tidak cukup jelas. Bila muncul tingkah laku agresi dalam cerita TAT misalnya, tidak jelas apakah agresi ini identik dengan kehidupan sehari harinya.

9 Kekuatan Teknik Proyeksi GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 9 Subyek diberi kebebasan  tidak tahu apa yang dijala dari aspek kepribadiannya sehingga ia lebih jujur mengungkapkan dirinya

10 KARYA GRAFIS GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 10 CORETAN, TULISAN TANGAN, GAMBAR DAN LUKISAN YANG DIGARAP DAN DIHASILKAN MANUSIA ATAS DASAR INTENSIONALITAS MAUPUN AKIBAT PENGARUH TAK SADAR TERHADAP DIRINYA

11 DEFINISI KERJA KARYA GRAFIS : GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 11 DOKUMENTASI/INFORMASI DUA DIMENSI DARI GERAKAN MOTORIK PENGGUNAAN BAHAN DAN ALAT (SESUAI/MERUPAKAN CIRI BUDAYA) HASIL BERUPA GESTALT  MAKNA EKSPRESIF, KOMUNIKATIF, SIMBOLIS-INFORMATIF TUNTUTAN FUNGSI-FUNGSI YANG DIOPERASIONALKAN : PERSEPSI & IMPRESI INTROYEKSI UNSUR SADAR TIDAK SADAR GERAKAN MOTORIK DENGAN/TIDAK ADA TUJUAN EKSPRESI GESTALT PROYEKSI DIRI DALAM DIMENSI RUANG-WAKTU

12 YANG DIINTERPRETASIKAN: GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 12 KARYA GRAFIS bentuk Cara kerja/ gerak Makna/ isi DESKRIPSI KEPRIBADIAN : struktur dan dinamika

13 BENTUK, MAKNA, CARA KERJA GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 13 ELEMEN GERAK ELEMEN RUANG ELEMEN BENTUK ELEMEN WARNA ELEMEN KONTEN

14 KOMBINASI DARI SEMUA ELEMEN YANG BERPERAN GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 14 RuangGaris/gerakBentuk Interpretasi berdasarkan Psikodinamika

15 STRATEGI INTERPRETASI GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 15 EGO Ratio, Inteligensi, Emosi Future Drive/ impuls vitalitas, enerji psikis Past

16 CHARLES KOCH (1952) GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 16 TES GAMBAR POHON

17 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 17 DASAR FILOSOFI TES GAMBAR POHON (1): POHON DIANGGAP SEBAGAI MAHLUK HIDUP YANG TUMBUH KE “LUAR” ARTINYA IA TUMBUH MULAI DARI AKAR DI BAWAH TANAH  (SEBAGAI SESUATU KEKUATAN YANG TIDAK TAMPAK – ID)

18 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 18 DASAR FILOSOFI TES GAMBAR POHON (2): TUMBUH DI ATAS TANAH BERSENTUHAN DENGAN LINGKUNGAN, BILA ADA HALANGAN (KARENA PENGARUH ALAM ATAU DIRUSAK MANUSIA) IA BISA TERUS TUMBUH  PERTUMBUHAN EGO

19 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 19 DASAR FILOSOFI TES GAMBAR POHON (3): GAMBAR POHON MENJADI SEMPURNA SETELAH IA MEMILIKI DAHAN, RANTING, BUNGA DAN BUAH  INTEGRASI DARI KEPRIBADIAN

20 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 20 DASAR FILOSOFI TES GAMBAR POHON (4): MENGGAMBAR POHON DIANALOGKAN DENGAN PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN SESEORANG GAMBAR POHON MENCERMINKAN PULA GAMBARAN DAN PENYALURAN IMPULS SESEORANG

21 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 21 KIRIKANAN ATAS : expresi-impresi operasional, pengembangan Behavior In Reality Tingkah Laku Dalam Realita TRANSISI BATANG-MAHKOTA BAWAH : Ego-self, insting, emosi, simpanan enerji, simpanan vitalitas Tanah/darat : lingkungan, lanskap, garis batas akar AKAR : penekanan pada sesuatu ada di bawah, dalam bumi, berat, hambatan, hal yang primitif KEADAAN BAWAH SADAR, ORIGIN

22 TAHAP INTERPRETASI : GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 22 PENGAMATAN TERHADAP KESAN DASAR : KESAN GERAK :  VITALITAS  ENERJI PSIKIS  CORAK CORAK KELANCARAN PROSES PSIKIS KESAN RUANG :  PERILAKU SOSIAL  KEMAMPUAN ADAPTASI  PENEMPATAN DIRI KESAN BENTUK :  BENTUK KEPRIBADIAN YANG DITAMPILKAN SECARA SADAR (FUNGSI KOGNITIF) ATAU TIDAK SADAR

23 EHRIG WARTEGG (1939) GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 23 WARTEGG ZEICHEN TEST

24 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 24 STRUKTUR KEPRIBADIAN DAN BAGAIMANA FUNGSINYA BERSIFAT ECLECTIC  DEMI KEPENTINGAN PRAKTIS SEMATA SKEMA KEPRIBADIAN dari Sander : differences in the way people perceive and react to unstructured situations are representative of inter-individual differences of personality make-up  3 tipe Type A (nalytical): rational-volitional  perception, deliberation and control type S(ynthesizing) : vital-emotional  unconsious, predominated by emotion, imagination and driving power Type A-S (integrated)  mature people

25 KATEGORI RANGSANG/ISI GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 25

26 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 26 ISI GAMBAR 4 KELOMPOK ISI : Pernyataan Amorf (Tidak Berbentuk) timbul karena suatu perasaan / penghayatan coretan - coretan atau gambar - gambar sinar/ cahaya, bayang-bayang, garis kekuatan. Misalnya : kecepatan mobil Yang Merupakan Gambar Kehidupan suatu kehidupan, baik emosional maupun fantasi. Dapat berupa makhluk hidup, pemandangan, suatu gambar dinamis (orang bergerak), gambar impian, suatu potret. Benda Benda statis, peralatan, bangunan Benda dinamis, kendaraan yang sedang bergerak, misalnya : kapal terbang, mobil. Bentuk Bentuk abstrak (gambar matematik, geometrik) Bentuk ekstris (ornamen, hiasan) – ada suatu abstraksi  jarak dengan kesan langsung  sikap yang introvert  cara berpikir abstrak. 26

27 CARA MENYELESAIKAN GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 27

28 Karakteristik rangsang GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 28 Pusat, Awal Penemuan diri  + stabil, pasti - labil Bakal Hidup Afektivitas, kontak  + peka, hangat - tumpul, dingin Naik, Luas, Perspektif (kedalaman) Hasrat, Dimensi yang dituju  + terarah, ingin maju, luas - Tidak terarah, depresif, sempit Gelap, Takut, Maut, Dosa Tidak sadar, takut, paksaan, salah  +sadar, pasti, rasional, terkendali - Tidak sadar, ragu ragu, fantasi emosional, melamun Perlawanan, ketabahan Vitalitas, pengendalian  + aktif, dapat memutuskan, aman kuat - pasif, tdk dpt memutuskan, aman lemah Berstruktur Integrasi, pengendalian, rasional  + rasional, ada integrasi - naif, tidak ada integrasi Halus Sensitivitas, penyerahan diri, peduli urusan orang lain  + sensibel, sedia menyerahkan diri, - kasar, melampaui batas Ikatan, lindungan Kesimbangan, landasan  + harmonis, dapat mengikat diri, kedwasaan - Tidak harmonis, berkeras menyendiri, kekanakan

29 WZT Tata cara scoring dan interpretasi dari Marian Kinget GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 29

30 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 30 FILOSOFIINSTRUKSI “When an artist paints a portrait, he paints two, himself and the sitter.” Quote ini mendasari Drawing Test. WZT, melengkapi gambar (completion test) : dasar teori dari tes Wartegg (The Drawing – Completion Test) adalah Psikologi Gestalt (Ganzheit Psychologie) : berprinsip bagaimana individu menanggapi bagian- bagian menjadi sebuah keseluruhan(mencerminkan stuktur kepribadian seseorang) Testee diminta melanjutkan bentuk- bentuk tertentu sehingga menjadi suatu gambar  bagaimana testee memberikan respon terhadap stimulus yang diberikan. SDR = stimulus drawing relation Testee di bebaskan untuk mulai menggambar dari kotak mana saja  menggali minat terhadap stimulus yang diberikan Testee diminta memberikan keterangan gambar  untuk mengetahui tema masing-masing gambar (minat, lingkungan, latar belakang, orientasi seksual, keluwesan)

31 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 31 FILOSOFIINSTRUKSI WZT : struktur kepribadian digambarkan melalui teori fungsi-fungsi psikologi. Schema fungsi-fungsi psikologi dalam WZT dikembangkan oleh Sanders yang mengembangkan characterological typology. Testee diminta memberikan keterangan gambar, Paling Mudah, Sulit, Disukai & Tidak Disukai  minat, orientasi. Testee diminta menggunakan pensil HB  supaya tarikan garis yang dibuat testee sesuai dengan usaha yang dilakukannya saat membuat garis Diharapkan tidak menggunakan alat tulis bantu selain pensil HB  supaya respon yang ditampilkan testee adalah respon spontan Personality schema dari WZT ada 4 fungsi psikologis yang dapat dilihat yaitu: emotion, imagination, intellect, dan activity

32 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 32 SDR INSENSIBILITYAFINITY To the mechanical stimuli 3,4,5,6 Unrealistic impractical attitude Overwhelming emotional or esthetic tendencies Effeminacy Masculine personality makeup Predominance of the conscious functions Matter of factness To the complex stimuli 3,5,6,7 Intellectual flatness Lack of dynamism Reduced activity Organizational and constructive capacities Analytico-synthesizing intelligence Sharpness of attention Ingeniousness. Efficiency. To the straight stimuli 3, 5,6 Predominance of the unconscious Defective control. inconsistency Predominance of the intellectual and volitional functions Firmness. Earnest makeup. (compulsiveness).

33 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 33 SDR INSENSIBILITYAFINITY To the oriented signs 3,5 Weak self-assertiveness Reserve Placidity (inhibition) Strong vital drive Self-assuranse Impectus To the dynamic stimuli 5 Quietness Unostentatiousness Conflict-avoidance Allertness. Audaciousness Ambition. Competitiveness Tendency to dominate To the small stimuli 1,7 Casualness Unperceptiveness Aversion for trivia (obtuseness) Delicate sensibility Sense of details Meticulousness (Irritability.Susceptibility. Compulsiveness)

34 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 34 SDR AFINITYINSENSIBILITY To the organic stimuli 1,2,7,8 Feminine personality make up. Predominance of the viseral-emotional impulse Sensitivity. Adaptability Severe emotional deficiency Life-estranged attitude Inhibition. To the simple stimuli 1,2,4,8 Natural, relaxed attitude commonsense Complicatedness Tenseness Insecurity To the curved stimuli 2,7, 8 Smoothness. Flexibility. Life-relatedness Congeniality. Affectivity Rigidity Austerity Over-intellectuality (hostility)

35 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 35 SDR AFINITYINSENSIBILITY To the loose stimuli 1, 2 Liveliness. Flexibility.Spontaneity. When sign 1 is seen in the centrality: predominance of intellect over emotion Constraint. Rigidity (Inhibition) To the static stimuli 4 Consistency Affinity for concrete reality When the sign is perceived in its darkness : anxiety Over-refined sensibility instability To the large stimuli 8 Openness. Lack of constraint. Warmth. Mildness (easy- goingness) Problem indicator. (Severe maladjustment. Inhibition. Repression)

36 Reaksi terhadap stimulus GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 36 Indefference cenderung mengabaikan stimulus yang disediakan, SD-R jelek, stimulus tidak digunakan dengan baik. Adaptif Subyek mampu menghadapi stimulus dengan baik. Emphasis Subyek mampu menghadapi stimulus dengan baik, gambar menunjukkan perpaduan yang harmonis antara content, eksekusi dan hasil gambarnya.

37 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 37 ISI GAMBAR GENERAL CHARACTERISTICSPARISTICSHARACTERTICULAR C SCRIBBLINGSMotor Esthetic Symbolic ABSTRACTIONSSymmetrical Decorative Asymmetrical Decorative Technical PICTURES :Realism Objects Fantasy Animate : physiognomy Schematism Inanimate : Atmosphere Utility : style Ornaments Fancy Phantasm Symbolism

38 CARA MENYELESAIKAN/EXECUTION GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 38 FORM LEVELINDICATORS INTERPRETATION LINE : pressure type stroke Strongs-Soft-Reinforced Straight – Curved Energy/motivation Continuous - Discontinuous CoveringScant – Full Social Relation Expanded – Constricted ShadingDark – Light Emotion CompositionWholes – Parts Cognition Context – Isolation Detail - Organization Closure – Orientation Repetition – Variety Carefulness – Casualness Movement Originality – Popularity Clearness – Vagueness Consistency - Inconsistency

39 SKORING GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 39 Cara skoring : Lihat lembar skoring Nilai x bila gejala yang muncul lemah Nilai xx bila gejala kuat Nilai xxx bila gejala sangat kuat Nilai / bila gejala meragukan Nilai diberikan pada setiap gambar (1 – 8) untuk setiap gejala

40 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 40 CRITERIA Total score Drawings Total score CRITERIA NATURE AnimateFancy FANTACY PhysiognomyPhantasm InanimateSymbolism AtmosphereOriginal OBJECTS UtilitySymmetric ABSTRACT OrnamentsAsymmetric StyleTechnical MovementCareful COVERAGE FullCasual EmptyLight SHADIN G ExpendedDark ConstrictedOrientation OrganizationsClosure DetailsParts LINES CurveScribbles StraightDuplication StrongRepetition SoftSchematism SKALA WARTEGG-MARIAN KINGET SCORING BLANK

41 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 41 animate, physiognomy inanimate, atmos, soft physiogn, ornament expansion, fantasy objectsorganization animate, movement emptiness, constriction, straight line expansion, curves symmet abst, asymmet abst, shading, parts style, organization original, asym abstraction details technical abstraction fullness, strong pressure strong pressure, closure, repetition casual scribbels, schematism symmetric abstraction dark shadingdark, orientation duplication, carefulness OUTGOINGSECLUSIVECOMBINATIVECREATIVEPRACTICALSPECULATIVEDYNAMICCONTROLLED EMOTIONIMAGINATIONINTELLECTACTIVITY INTERPRETATION BLANK

42 INTERPRETATION GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 42 EMOTION OutgoingAnimate Nature; Physiognomy; Expansion; Curves : Casualness SeclusiveInanimate Nature; Atmosphere; Soft lines; Sym Abstraction; Asym Abtractions; Shading (light & dark); Parts; Scribbles; Schematism IMAGINATION CombinativePhysiognomy; Ornaments; Style; Organization; Sym Abstraction Creative Expansion; Fantancy (Fancy, Phantasm & Symbolism); Originality; Asym Abstraction; Dark Shading INTELLECT PracticalObjects (Utility & Ornaments); Detail SpeculativeOrganization; Technical Abstraction ACTIVITY Dynamic Animate Nature; movement; Fullness; Strong Pressure; Carefulness; Closure; Duplication; Repetition Controlled Emptiness; Constriction; Straight Lines; Strong Pressure; Carefulness; Closure; Duplication; Repetition

43 KAREN MACHOVER (1949) GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 43 TES GAMBAR ORANG DRAW A PERSON (DAP)

44 DASAR FILOSOFI GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 44 DENGAN MENGGAMBAR FIGURE ORANG DAPAT DITEMUKAN HUBUNGAN YANG LEBIH DALAM ANTARA FIGUR YANG DIGAMBARKAN DENGAN KUALITAS PRIBADI DAN MOTIF MOTIF PENGGAMBAR TES PROYEKSI, KARENA DI DALAM GAMBAR ORANG INI SUBYEK MEMBUKAKAN / “MEMPROYEKSIKAN” KEADAAN BATINNYA, DORONGANNYA, KONFLIK DAN KECEMASAN SERTA KOMPENSASINYA DIEKSPRESIKAN KARENA GERAKAN GERAKAN MOTORIK (KETEGANGAN OTOT) BENTUK BADAN DAN TEMPERAMEN SIKAP SUBYEK TERHADAP ORANG LAIN HARAPAN SUBYEK BAGAIMANA ORANG LAIN MEMPERLAKUKAN SUBYEK PENGALAMAN SUBYEK TENTANG HUBUNGAN BADAN JIWA

45 HIPOTESA KERJA UNTUK MENGINTERPRETASIKAN DAP GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 45 BAGAIMANA SUBYEK MENGGAMBAR ? BAGIAN MANA DARI GAMBAR YANG SERING DIHAPUS, DIULANG, DIBERI PENEKANAN ? LUKISAN ITU MENGGAMBARKAN APA ? MUKA ORANG ITU MENGEKSPRESIKAN APA ? MENGAPA TIDAK PROPORSIONAL(TANGAN/KAKINYA PENDEK/PANJANG, KEPALA TERLALU BESAR, BADAN TERLALU KECIL,DSB) ? BERAPA USIA ORANG ITU ? BAGIAN BADAN YANG MANA YANG TERBAIK ? KEBIASAAN TERBURUKNYA APA ? APA KEINGINAN ORANG ITU ? PEKERJAANNYA APA ? BERAPA SAUDARANYA ? DAN PERTANYAAN LAIN SESUAI KEBUTUHAN PROYEKSINYA

46 UNSUR YANG DIINTERPRETASIKAN GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 46 PERSEPSI TERHADAP BADAN / DIRI  BERKAITAN DENGAN SELF-CONCEPT & BODY IMAGE

47 PENDEKATAN LAIN GOODENOUGH- HARRIS GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 47 MENGINTERPRETASIKAN KEMATANGAN INTELEKTUAL SESEORANG, SEHINGGA “DAP” DAPAT MENJADI TES INTELIGENSI (DIPEROLEH IQ, ATAU PENJELASAN TENTANG TARAF KEMATANGAN KOGNITIF SUBYEK  LEBIH TEPAT DIGUNAKAN UNTUK MELIHAT TARAF PERKEMBANGAN ANAK)

48 GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 48 SELF-ESTEEM BERPIJAK/MENOPANG (kaki) ADAPTASI (tangan+kaki) SELF : KEBUTUHAN DIRI(tubuh) KOORDINASI IMPULS(leher) PUSAT SELF (RASIO) : KONTROL IMPULS TANGGUNG JAWAB SOSIAL INTERPERSONAL RELATION (kepala)

49 Bagian Gambar Orang GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 49 Wajah : mata, alis, bulu mata, hidung, mulut, bibir, dagu, telinga  kontak sosial, atraktif, kemenarikan, rasa percaya diri Baju, asesoris : wajar atau berlebihan  overcompensation dari inferiority feeling Benda, asesoris lain : papan tulis, meja, kursi, tas, dan lain lain  semakin berlebihan, kompensasi dari rasa kurang pada diri

50 DAFTAR BACAAN : GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 50 Erickson, Marilyn (1982), Child Psychopathology, 2 nd Edition, Prentice-Hall, Inc, Englewood Cliffs Gillespie, Jacquelyn (1994), The Projective use of Mother and Child Drawings, A Manual for Clinicians, Brunner/Mazel Publisher, New York Jolles, isaac (1971), A Catalog for The Qualitative Interpretation of The HTP, dicetak terbatas untuk kalangan Fak.Psikologi UNPAD Kinget, Marian (1952), The Drawing-Completion Test, Grune & Stratton, inc, New York Koch, Charles(1952), The Tree Test, Hans Huber Publisher Berne Kohnstamm, Geldolph A and Mary Klevjord Rothbart (1989), Temperament in Childhood, John Wiley&Sons, London Royce, Joseph R and Arnold Powell (1983), Theory of Personality and Individual Differences, Factors, Systems, and Processes, Prentice-Hall, Inc, Englewood Cliffs Sattler, Jerome (1988), Assessment of Children, 3 rd Edition, Jerome M. Sattler Publisher, San Diego Semeonoff, Boris (1976), Projective Technique, John Wiley & Sons, London Werner, Heinz (1948), Comparative Psychology of Mental Development, International University Press, Inc, New York


Download ppt "ELMIRA N. SUMINTARDJA GRAFIS/ENS/UNTAR_MATRIKULASI13 1 KONSEP DASAR TEKNIK PROYEKSI GRAFIS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google