Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UNOCAL IN BURMA KELOMPOK 3 : Angga Hardian Evi Feronika S. Herold Ricardo Rina Lestari Taufik Yusuf Nanda.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UNOCAL IN BURMA KELOMPOK 3 : Angga Hardian Evi Feronika S. Herold Ricardo Rina Lestari Taufik Yusuf Nanda."— Transcript presentasi:

1 UNOCAL IN BURMA KELOMPOK 3 : Angga Hardian Evi Feronika S. Herold Ricardo Rina Lestari Taufik Yusuf Nanda

2 UNOCAL IN BURMA Unocal (Union Oil Company of California) Burma/Myanmar Kenapa Burma Menarik ? Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Pelanggaran HAM oleh SLORC Kontroversi Kesimpulan

3 UNOCAL (Union Oil Company of California) Unocal berpusat di California, Amerika Didirikan tgl 17 Oktober 1890 di Santa Paula Awalnya didirikan untuk mengembangkan ladang minyak disekitar Los Angeles dan California Tahun 1990, Unocal telah beroperasi disetiap aspek bisnis perminyakan

4 UNOCAL (Union Oil Company of California) Pendapatan Unocal tahun 1999 sebesar US$6.057 milion meningkat dari tahun 1998 yaitu US$5.103 milion Unocal beroperasi dalam proyek di Mexsiko, Alaska/Canada, Brazil, Thailand, Indonesia, Banglades, Netherland, Azebaijan, Yamman, Congo, Mynmar (Burma), Gabon (Afrika barat), Vietnam, Brunai dan Phlipina Pada tanggal 5 April 2005, ChevronTexaco membeli Unocal seharga $16.2 milyar

5 UNOCAL (Union Oil Company of California) Unocal melakukan bisnis pada beberapa bidang usaha, diantaranya : 1.Produksi Migas 2.Bisnis Explorasi sumber daya panas bumi dan proyek tenaga listrik 3.Perdagangan Global 4.Mineral dan Carbon 5.Produksi Pertanian

6 Profil Burma/ Myanmar Pemerintahan: junta militer, diktator, rasis Populasi: Burma (69%, mayoritas), Karens, Shans, Chins, Rakhines, India, China, dll Ekonomi: miskin GDP: $200-$300 per tahun Inflasi: > 20% Sosial: Tingkat kematian bayi: tinggi Usia harapan hidup: 53 tahun (pria), 56 tahun (wanita) Tahun 1988, junta militer Burma mengambilalih kekuasaan dan membentuk SLORC (State Law and Order Restoration Council) Junta militer yang berkuasa dituduh melakukan pelanggaran HAM warga Burma

7 Kenapa Burma Menarik ? Buruh murah tetapi relatif berpendidikan Burma kaya akan gas alam dan banyak sumber daya alam yang belum dimanfaatkan dan menjadi kesempatan yang besar untuk dimanfaatkan Merupakan entry point menuju pasar internasional potensial yang menguntungkan Pemerintah Burma menciptakan iklim politik yang stabil

8 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Unocal mulai masuk ke Burma pada tahun 1990-an untuk explorasi sumber migas lepas pantai tahun 1993 Unocal ikut dalam proyek pembangunan Yadana untuk menambang gas alam lepas pantai yang terletak di laut Andaman, dikedalaman 150 kaki (46 m) dari pantai Burma Ladang gas alam “Yadana Field” milik pemerintah Burma/ Myanmar sebanyak 5 trilyun kubik feet. Cukup untuk memproduksi gas alam selama 30 tahun.

9 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Pada Tahun 1992, Pemerintah Burma : Menunjuk perusahaan lokal Myanmar Oil and Gas Enterprise (MOGE) untuk membantu mengembangkan proyek Yadana Menandatangani kontrak dengan Total S.A, sebuah perusahaan Perancis yang berhak untuk membangun pipa untuk mengalirkan gas dari Yadana ke Thailand, dimana pemerintah Thailand akan membeli gas Diperkirakan akan mendapat keuntungan bersih $200 - $400 juta

10 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma MOGE menjalin kontrak kerjasama dengan Total S.A MOGE: “assist by providing security protection and rights of way and easements as may be requested by” Total S.A: “mengambil gas” dari alam dan membangun pipa untuk distribusi dari Myanmar ke Thailand

11 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Unocal akhirnya bergabung dengan membayar kompensasi ke Total senilai US $8.6 milyar Ada 4 investor pada proyek ini, yaitu Unocal, Total, Exploration & Production Public Co. (Thai) and MOGE Total: bertanggungjawab secara keseluruhan, membangun rig dan ekstraksi gas dari alam

12 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Unocal: membangun pipa sepanjang 256 mil untuk distribusi gas dari Myanmar ke Thailand Panjang pipa: 346 km (off shore) + 63 km (onshore) Sebagian besar lewat dasar laut tapi ada bagian yang melewati daratan yang dihuni oleh suku Karens (suku yang paling berseteru dengan pemerintah)

13 Latar Belakang – Proyek Yadana di Burma Pemerintah menjamin “keamanan”, tenaga kerja dan pembebasan lahan Pemerintah diduga kuat menggunakan pekerja paksa dari suku Karens dan cara- cara kekerasan/brutal untuk mengamankan proyek Penduduk digusur tanpa ganti rugi Unocal tahu atas kejadian ini

14

15 Pelanggaran HAM oleh SLORC US State Departement  Country Reports On Human Rights Practices in 1995 Amnesty International  Report on Burma in August 1991 Kontrak dengan SLORC untuk menjaga “keamanan” selama pembangunan jalur pipa Pembela HAM percaya bahwa militerisasi tidak hanya ditujukan untuk menjamin “keamanan”, tapi juga menyediakan tenaga kerja paksa untuk pembangunan infrastruktur jalur pipa SLORC memaksa suku karen yang rumahnya terkena proyek Yadana untuk pindah

16

17

18 Tuntutan Suku Karen Thd Unocal Pada 15 Okt 1996, 15 orang dari suku Karen menggugat Unocal di US Court dengan tuduhan mereka dan keluarga mereka telah menjadi subjek atas relokasi tanah, kerja paksa, penyiksaan, pembunuhan dan pemerkosaan pada proyek pipeline Yadana Gugatan Pengadilan Federal berdasarkan the federal 1789 Alien Tort Statute Pada Desember 2004, Unocal mengumumkan akan memberikan kompensasi bagi suku Karen dan menyediakan dana untuk program sosial bagi orang2 di wilayah pembangunan pipa Pernyataan ini diterima oleh pengadilan dan kasusnya ditutup pada 13 April 2005

19 Ethical Issue # 1 Apakah Unocal sudah berbuat benar? Ditinjau dari segi utilitarianis: ◦Unocal sudah berbuat benar karena dengan merealisasikan investasi, pemerintah dan masyarakat Myanmar mendapat tambahan pendapatan, pekerjaan, transfer teknologi, pembangunan infrastruktur, sekolah, dll dan Thailand mendapat supply gas yang stabil untuk pembangkit listriknya yang dapat menopang pertumbuhan ekonominya.

20 Ethical Issue # 1 Ditinjau dari segi justice: ◦Unocal sudah berbuat benar karena Unocal memiliki dan menerapkan “code of conduct” di internal perusahaannya termasuk di proyek Yadana. “Code of conduct” tersebut meliputi memperlakukan semua orang atau bekerja pada proyek dengan keadilan dan rasa horma t

21 Ethical Issue # 1 Ditinjau dari segi right: ◦Unocal tidak berbuat benar karena tidak memberikan hak-hak yang semestinya (hak untuk hidup, hak untuk mendapat perlakuan yang sama, hak atas upah yang layak, dsb) menjadi milik masyarakat Burma (Suku Karens) meskipun Unocal tidak bertanggung jawab secara langsung mengenai hal ini.

22 Ethical Issue # 1 Dari segi caring perspective: ◦Unocal tidak berbuat benar karena membiarkan pemerintah Myanmar berbuat tidak adil dengan memperkerjakan anak- anak, tidak memberikan upah yang layak, berbuat semena-mena dengan memaksa masyarakat untuk bekerja, menggusur penghuni yang lahannya dilewati jalur pipa tanpa kompensasi

23 Ethical Issue # 2 Apakah Unocal ikut bertanggung jawab secara moral atas kejadian yang menimpa suku Karen? ◦Ya, Unocal ikut bertanggung jawab secara moral meskipun pada kenyataannya kejadian tersebut diluar tanggung jawab hukum Unocal karena dilakukan oleh pemerintah. Tetapi, perlakuan pemerintah ini dilaksanakan dalam rangka proyek pipanisasi oleh Unocal.

24 Ethical Issue # 3 “Engagement” (terlibat) vs “Isolation” (benar2 tidak terlibat) adalah cara yang tepat untuk mencapai perubahan sosial dan politik di negara berkembang dengan pemerintahan yang represif? Menurut kami, cara yang tepat adalah dengan terlibat di dalamnya karena keterlibatan pihak luar yang “lebih beradab” dapat memberikan perubahan positif terhadap sosial dan politik. Misalnya: Pihak luar dapat mengekspose kebiadaban/ketidakadilan kepada dunia Pihak luar dapat memberikan kontribusi- kontribusi kepada masyarakat misalnya melalui CSR

25 Kesimpulan Pada dasarnya Unocal sudah berbuat benar dengan menanamkan investasinya di Burma tapi pada kenyataannya Unocal seolah-olah “tutup mata” atas kejadian-kejadian pelanggaran HAM oleh pemerintah

26 TERIMA KASIH


Download ppt "UNOCAL IN BURMA KELOMPOK 3 : Angga Hardian Evi Feronika S. Herold Ricardo Rina Lestari Taufik Yusuf Nanda."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google