Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Geografi Pertanian (PGF 253) PERSPEKTIF GEOGRAFI PERTANIAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Geografi Pertanian (PGF 253) PERSPEKTIF GEOGRAFI PERTANIAN."— Transcript presentasi:

1 Geografi Pertanian (PGF 253) PERSPEKTIF GEOGRAFI PERTANIAN

2  Pendekatan Keruangan  Pendekatan Kelingkungan  Pendekatan Kewilayahan  Pendekatan Komoditas

3 Variasi distribusi dan lokasi Pertanian melihat  Pola keruangan  Proses keruangan  Struktur keruangan

4 Pendekatan Keruangan Hadi Sabari Yunus, Analisis Pola keruangan 2.Analisis Proses keruangan 3.Analisis Struktur keruangan 4.Analisis Interaksi keruangan 5.Analisis Organisasi keruangan 6.Analisis Asosiasi keruangan 7.Analisis Komparasi keruangan 8.Analisis Trend/ tendensi keruangan

5 Interaksi organisme hidup dengan lingkungan (ekosistem) -- menganalisa masalah dengan menerapkan konsep dan prinsip ekologi hubungan antar variabel manusia dengan variabel lingkungan analisisnya di kenal sebagai analisis vertikal

6 Kombinasi analisa keruangan dan kelingkungan. Dihampiri areal differentiation (interaksi antar wilayah akan berkembang karena adanya perbedaan antar wilayah ). Wilayah (sebagian permukaan bumi yang dapat dibedakan dari sekitarnya). Misal wilayah pertanian bahwa wilayah tersebut didominasi oleh petani dengan sebidang lahan pertanian dan fasilitas usahatani.

7  Kenampakan tunggal (single feature) pertanian  Kenampakan pertanian berdasarkan jenis tertentu atau kekhususan (specific region)

8 Identifikasi persamaan perbedaan antar wilayah dalam pengelolaan pertanian, sistem pertanian, penggunaan lahan pertanian, tipe pertanian, kualitas dan kuantitas produksi pertanian

9 Ketergantungan antarwilayah dalam pengelolaan pertanian dan pertukaran produksi dan sarana produksi.

10 Seleksi atas wilayah tertentu a. Penggunaan lahan b. Pengembangan pertanian

11 Menganalisa dan mensintesa antarwilayah untuk kegiatan pertanian serta integrasinya secara menyeluruh

12 Perencanaan pengembangan wilayah kegiatan pertanian

13  Obyek material dalam berbagai disiplin ilmu dapat sama tetapi masing masing akan memiliki obyek formal yang dijadikan pisau analisa dengan berbagai permasalahan geosfer- - pertanian  Tidak seluruh permasalahan harus mempergunakan secara bersama sama pendekatan keruangan, kelingkungan dan kewilayahan

14  Syarat tumbuh komoditas pertanian tertentu  Distribusi komoditas pertanian tertentu  Konsentrasi komoditas pertanian tertentu  Produksinya  Proses produksinya  Pemasaran  Konsumen komoditas pertanian tertentu

15 Geosfer -- analisa gejala manusia terkait gejala alam meliputi analisa variasi-- penyebarannya- interelasinya- interaksinya Kegiatan dan Sistem Pertanian  Location  Place  Human Environment Interaction  Movement  Regions  Landscape  Location  Place  Human Environment Interaction  Movement  Regions  Landscape 1.Prinsip Penyebaran 2.Prinsip Interelasi 3.Prinsip Deskripsi 4.Prinsip Korologi 1.Prinsip Penyebaran 2.Prinsip Interelasi 3.Prinsip Deskripsi 4.Prinsip Korologi a.Pendekatan Keruangan b.Pendekatan Kelingkungan c.Pendekatan Kewilayahan a.Pendekatan Keruangan b.Pendekatan Kelingkungan c.Pendekatan Kewilayahan GEOGRAFI WHAT, WHERE, WHY, HOW, dan When

16 Perhatian Geografi dalam Sektor Pertanian  Variabel :  Lokasi  Jarak  Keterjangkauan  Pola  Morfologi  Aglomerasi  Interaksi  Interdependensi  Differensiasi areal  Ruang

17 Output Kajian Geografi  Pertanian  Bahan pemecahan sosial dan ekonomi  Memberikan peningkatan kesejahteraan manusia  Perluasan kesempatan kerja  Tumpuan pendapatan  Referensi usaha penggunaan lahan yang mengikuti azas keselarasan alam secara berkelanjutan

18 Pertanian dalam perekonomian di Indonesia berperan sebagai :  Sumber pendapatan sehingga mengurangi tingkat kemiskinan  Sumber devisa negara dengan melihat jumlah pendapatan domestik bruto  Penghasil bahan pangan  Penyedia bahan mentah dan bahan baku industri  Kesempatan kerja  Kesempatan berusaha dalam pertanian maju

19 Pertanian dalam perekonomian di Indonesia berperan  Sumber pendapatan sehingga mengurangi tingkat kemiskinan  Sumber devisa negara dengan melihat jumlah pendapatan domestik bruto  Penghasil bahan pangan  Penyedia bahan mentah dan bahan baku industri  Kesempatan kerja  Kesempatan berusaha dalam pertanian maju  Sumber pendapatan sehingga mengurangi tingkat kemiskinan  Sumber devisa negara dengan melihat jumlah pendapatan domestik bruto  Penghasil bahan pangan  Penyedia bahan mentah dan bahan baku industri  Kesempatan kerja  Kesempatan berusaha dalam pertanian maju


Download ppt "Geografi Pertanian (PGF 253) PERSPEKTIF GEOGRAFI PERTANIAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google