Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ardian Maretta Prastiawan, Ssi Software Development UPT. Puskom UNS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ardian Maretta Prastiawan, Ssi Software Development UPT. Puskom UNS"— Transcript presentasi:

1 Ardian Maretta Prastiawan, Ssi Software Development UPT. Puskom UNS Y!m:w4ww4n

2 Definisi Algoritma Definisi Urutan langkah-langkah untuk memecahkan masalah Kamus Besar Bahasa Indonesia: Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah.

3 Definisi algoritma Algoritma dibutuhkan untuk memerintah komputer mengambil langkah-langkah tertentu dalam menyelesaikan masalah Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyeselaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus dapat ditentukan bernilai benar atau salah

4 Algoritma Dalam Kehidupan Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Namun algoritma juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya resep makanan. Di dalam resep makanan terdapat langkah- langkah yang merupakan algoritma. Selain itu masih banyak contoh algoritma yang lain.

5 Bahasa Pemrograman Untuk melaksanakan suatu algoritma diperlukan suatu bahasa pemrograman, contoh bahasa pemrograman adalah : Pascal, C++, Basic, dll. Notasi algoritma dapat diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman apapun, dengan kata lain notasi algoritma bersifat independen.

6 algoritma Dalam bahasa natural (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa manusia lainnya) Tapi sering membingungkan (ambiguous) Menggunakan flow chart (diagram alir) Bagus secara visual akan tetapi repot kalau algoritmanya panjang Menggunakan pseudo-code Sudah lebih dekat ke bahasa pemrograman, namun sulit dimengerti oleh orang yang tidak mengerti pemrograman

7 Flowchart Suatu flowchart adalah suatu representasi secara diagram yang mengilustrasikan urutan dari operasi yang dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil. Dengan kata lain, flowchart membantu kita untuk mengerti dan melihat bentuk algoritma dengan menampilkan algoritma dalam simbol-simbol gambar.

8 Gambar 1.1

9 Flowchart Dalam menggambar flowchart, digunakan simbol tertentu seperti diatas. Contoh berikut bisa digunakan untuk lebih mengerti perbedaan kegunaan simbol-simbol tersebut. Misal kita ingin mencari jumlah dari 2 buah bilangan, maka flowchart-nya adalah sebagai berikut :

10 Gambar 1.2

11 Flowchart Contoh lain, misalkan kita ingin mengetahui apakah sebuah bilangan ganjil atau genap. Untuk itu kita harus membuat flowchart seperti ini :

12 Gambar 1.3

13 Pseudo Code Pseudo Code adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan tidak memiliki sintak yang baku. Pseudo Code lebih umum digunakan oleh programmer yang berpengalaman. Akan tetapi, flowchart lebih mudah dimengerti oleh programmer pemula. Pseudo code sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program dibandingkan dengan flowchart.

14 Pseudo Code Kita bisa bebas menulis pseudo code selama itu mudah dimengerti bagi orang lain. Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Dan ikuti gaya penulisan pemrograman seperti Pascal, C++, dll. Perhatikan kode dibawah ini :

15 1. Mulai 2. Masukkan sebuah angka 3. Masukkan sebuah angka dan tampilkan 4. Ambil angka yang sebelumnya dan tampilkan 5. Selesai

16 Pseudo Code Walaupun pseudo code diatas masih bisa dimengerti tetapi ada beberapa statemen yang ambigu. Dari baris kedua, kita tidak tahu kemana angka tersebut disimpan dan kita juga tidak tahu angka yang mana yang dimaksud untuk “angka yang sebelumnya”. Apakah angka yang pertama atau yang kedua. Pseudo Code diatas dapat dimodifikasi menjadi seperti berikut :

17 1. Start 2. Masukkan A 3. Masukkan B, Tampilkan B 4. Tampilkan A 5. End

18 Pseudo Code Pseudo Code diatas lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kita bisa dengan jelas melihat dimana angka disimpan dan angka yang mana yang ditampilkan. Sekarang kita akan mengubah flowchart pada gambar 1.2

19 1. Start 2. Masukkan A dan B 3. C = A + B 4. Tampilkan C 5. End

20 Pseudo Code Cobalah ubah flowchart pada gambar 1.3 menjadi pseudo code! Start Masukkan A Bagi A dengan 2 Jika sisa bagi = 0 maka tampilkan genap Jika tidak maka tampilkan gajil end


Download ppt "Ardian Maretta Prastiawan, Ssi Software Development UPT. Puskom UNS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google