Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: Riyan Hidayat 207500278 Essay yang ditulis oleh Thomas Carlyle ini sebetulnya merupakan sebuah essay yang didalamnya berisikan tentang komentar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: Riyan Hidayat 207500278 Essay yang ditulis oleh Thomas Carlyle ini sebetulnya merupakan sebuah essay yang didalamnya berisikan tentang komentar."— Transcript presentasi:

1

2 Oleh: Riyan Hidayat

3 Essay yang ditulis oleh Thomas Carlyle ini sebetulnya merupakan sebuah essay yang didalamnya berisikan tentang komentar dari pemikiran filsafat seorang filsuf jerman yang menulis sebuah buku yang isinya merupakan suatu konsep filsafat yang ia sebut sebagai filsafat pakaian. Sebetulnya saya masih kurang memahami apa yang dimaksudkan tersebut. Namun pada dasarnya yang saya tahu adalah bahwa tulisan essay ini merupkan sebuah tulisan yang dimaksudkan kepada sebuah bentuk sindiran. Hal ini sungguh ironis karena di dalamnya memang berisikan komentar tentang struktur formal mengenai buku dari filsafat pakaian tersebut yang di dalmnya memiliki makna dari suatu fenomena sejarah yang merupakan sebuah rekonstruksi budaya terhadap mode yang terjadi di masa tersebut. Sepertinya apabila dikaitkan dengan sejarah mungkin saja Thomas Carlyle mencoba memberikan suatu gambaran bahwa ternyata Jerman memiliki budaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan Inggris. Dimana dalam hal ini dikomentari lewat karyanya terhadap filsafat pakaina yang dikemukakan oleh filosof Jerman ini. Menurut saya sepertinya ini berhubungan dengan pusat mode dan keberagaman pakaian di masa itu. Filsafat pakaian yang berusaha mengungkapkan pemikiran mengenai konsep budaya baru bahwa perbedaan manusia dan hewan hanyalah dalam segi pakaian saja. Ini mungkin sengaja menjadi hal yang ingin dikomentari oleh Thomas Carlyle mengenai konsep pemikiran tersebut dimana pemikiran ini dicuri dan dijadikan konsep baru di Inggris terjadi pencurian pemikiran mengenai konsep tersebut. Apabila ditelaah menrut sejarah dan sosial Inggris saat ini, memang benar bahwa pusat mode dunia memnag berada di kota London, Inggris. Mungkin inilah yang ingin diluruskan oleh belaiu bahwa sebetulnya Jermanlah yang terlebih dahulu memiliki konsep tersebut. Sehingga terlihat dari judulnya saja kalau saya kaitkan bisa saja makna dari penjahit yang menjahit adalah bahwa peniruan kosep pemikiran yang dikembangkan kembali hingga menutup-nutupi yang sebenarnya mengembangkan konsep dari filsafat pakaian ini karena mungkin pada waktu itu di Inggris memang belum mengenal jenis filsafat karena Jermanlah yang memperkenalkannya sehingga dapat dikatakap pula jerman itu sebagai bangsa yang abstraktif dan scientific seperti pada kutipan berikut: ……in this revolutionary times, there should be one country where abstract thought can still take shelter that while the din and frenzy of Catholic Emancipations, and rotten borough, and revolts of Paris, deafen every French and every English ear, the German can stand perfectly on his scientific watch-tower;…… Dari kutipan diatas menurut saya memang benar Jerman banyak memberi bantuan karena ketika zaman revolusi berlangsung, Bangsa Jerman lah yang masih berdiri kokoh dan kuat mempertahankan kekuasaan. Dalam hal ini Jerman berkembang dalam berbagai bidang termasuk literature. Namun dalam hal ini Jerman sendri tidak memperkenalkan sastra namun lebih ke filsafat, akan tetapi di adopsi kembali oleh bangsa Inggris menjadi literature Karena pada masa itu Inggis masih booming dengan sastra. Sedangkan untuk saintifik, pada masa revolusi industri Jerman berhasil menghasilkan ilmuan-ilmuan handal yang mengembangkan ilmu pengetahuan.

4 Almanak merupakan buku tahunan yang memuat informasi tentang kejadian dan perkembangan berbagai hal yang terjadi dalam jangka waktu tertentu, biasanya juga berisikan data statistic. Definisi lain lagi yaitu bahwa almanac merupakan suatu bahan rujukan yang meyerupai suatu kalender kegiatan dalam kurun waktu satu tahun. Namun dalam Poor Richard’s Almanac ini justru di dalamnya lebih berisikan tentang kata-kata motivasi yang banyak memberikan semangat dan dorongan yang kuat untuk hidup lebih baik. Di dalamnya menceritakan mengenai konsep hidup yang penuh dengan perjuangan dalal meraih suatu impian seperti pada kutipan berikut: There are no gains without pains. Dari kutipan diatas jelas bahwa apabila kita tidak berusaha maka yang ada hanyalah keputusasaan. Oleh karena itu, hasil yang kita dapat itu sesungguhnya merupakan hasil kerja keras kita. Dari uraian ini sepertinya memberikan kejelasan tertang sesuatu bahwa kita tidak boleh bermalas-malasan dalam mencapai sesuatu. Selain itu terdapat pula kalimat yang relevan dengan hal diatas seperti pada kutipan berikut: One today is worth two tomorrows Kutipan diatas menjelaskan hal yang sama agar kita jangan menyia-nyiakan wakttu dan jangan selalu berleha-leha untuk bermalas- malasan. Sebetulnya banyak sekali kata-kata motivasi yang terdapat di dalam essay ini yang dapat dijadikan cerminan hidup bagi kita. Namun pasa intunya memnag berada di dalam dua kutipan tersebut yang berujung pada hal bahwa kita harus menjadi manusia yang mandiri yang rela bekerja keras demi kelangsungan hidup kita. Mungkin ini salah satu amanat dan hikmah yang dapat dipetik oleh kita dari tulisan ini. Namun, selain dari kata-kata motivasi diatas. Dalam tulisan ini pun berisikan tentang cara bagaimana menjadi seorang yang kaya. Hal ini terdapat di bagian akhir dalam tulisan ini. Banyak diantaranya yang mengharuskan kita pada konsep kerja keras. Mungkin inilah hubungannya dengan tulisan yang dibuat oleh Benjamin Franklin ini dimana Poor Richard’s Almanac yang merupakan catatan seorang yang miskin yang ingin menjadi seoarng yang kaya raya dengan berusaha menuliskan moivasi di setiap langkah kehidupannya dan menerapkan pula konsep bagaimana ia harus bertindak dengan menentukan poin-poin yang dapat membuatnya kaya.

5 Tulisan Darwin ini menceritakan mengenai eksistensi makhluk hidup dimana akan terjadi perubahan-perubahan di dalamnya baik dalam segi fisik maupun hal lainnya. Tulisan ini menurut saya sebetulnya belum bisa dikatakan sebagai karya ilmiah karena masih menggunkan pengandaian san sepertinya Darwin sengaja membuat tulisan tentang ala mini hanya dengan pendapat pribadinya saja dan bukan hasil dari penelitian dimana seorang ilmuan mencari tahu kebenaran akan sesuatu. Hal ini berbeda dengan Darwin yag selalu menggunakan pendapanya dalam menyampaikan tulisan ini seperti kutipan dari salah satu pendapatnya seperti di bawah ini: HOW will the struggle for existence, discussed too briefly in the last chapter, act in regard to variation? Can the principle of selection, which we have seen is so potent in the hands of man, apply in nature? I think we shall see that it can act most effectually. Dari kutipan diatas, mungkin sudah cukup mewakili bahwa yang ditulis oleh Darwin masih merupakan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dimana kepastiannya masih belum teratasi. Hal ini mungkin menjadi bagian yang paling ekstrim diman hancurnya teori Darwin ini. Namun apabila dikaji ulang mungkin beberapa diantara yang ia utarakan terdapat kebenaran mengenai eksistensi makhluk hidup khususnya manusia yang menjadi bagian populasi terbesar di dunia. Dalam hal ini, Darwin menjelaskan mengenai pola perubahan Manusia yang terjadi yang sesuai dengan rentetan waktu yang cukup lama yang dipengaruhi juga dengan iklim dan lingkungan dimana mereka tinggal.

6 Essay ini berisikan tentang data statistic mengenai kondisi wanita di tengah abad keduapuluh di Amerika. Di dalamnya terdapat penelusuran bagaimana wanita itu diberlakukan di negara tersebut. Seperti yang tercantum pada kutipan berikut: By the end of the nineteen-fifties, the average marriage age of women in America dropped to 20, and was still dropping, into the teens. Fourteen million girls were engaged by 17. The proportion of women attending college in comparison with men dropped fro m 47 per cent in 1920 to 35 per cent in Dari kutipan diatas tergambarkan jelas bahwa wanita di akhir 1950an banyak yang melangsungkan pernikahan muda. Disamping itu empat juta diantaranya yang masih berusia remaja sudah banyak yang dipinang hingga banyak wanita yang putus dari bangku perkuliahan sehingga persentasi dari wanita Amerika yang melanjutkan perkuliahan menurun drastic. Hal ini merupakan hal yang sangat diprihatinkan oleh penulis karena data statistic pun mulai menunjukkan kekhawatiran yang cukup tinggi.

7 Tulisan yang satu ini merupakan bentukan essay yang di dalamnya bercerita mengenai kehidupan sosial masyarakat Inggris pada tahun 1930an. Essay yang apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ini berjudul "Jalan ke Tambangan Wigan" ini sebetulnya merupakan anjuran Victor Gollancz dari Kelab Buku Sayap Kiri untuk mengarang penghidupan kelas pekerja di kawasan-kawasan sesak England utara. Buku itu diterbitkan pada 1937 sebagai Jalan ke Tambangan Wigan (The Road to Wigan Pier). Separuh pertama buku itu merupakan dokumentari sosial tentang kunjungan-kunjungan penyelidikannya di Lancashire dan Yorkshire yang bermula dengan penggambaran kerja di lombong batu arang. Separuh kedua buku itu adalah sebuah essay panjang yang menceritakan asuhan peribadi serta perkembangan suara hati politiknya. Essay itu terlalu mengutuk apa yang dilihatnya sebagai unsur-unsur sayap kiri yang tidak bertanggungjawabVictor GollanczKelab Buku Sayap KiriLancashireYorkshirelombong batu arang

8 Dalam karyanya ini, Swift menggunakan karakter dengan karakterisasi yang berlatar belakangkan ekonomi lemah, nantinya dapat kita lihat bagaimana saran – saran Swift mengenai cara mengurangi kemiskinanpun menjadi kontropersial sekali dalam text ini. Salah satu saran yang diberikan Swift untuk mengurangi kemiskinan di Irlandia salah satunya adalah menjual anak – anak dari golongan miskin untuk dijadikan makanan bagi orang kaya. Selain hal itu, Swift juga mengatakan bahwa dengan penjualan anak – anak ini, bukan hanya populasi di negara Irlandia akan berkurang, akan tetapi orang – orang miskin akan mendapatkan keuntungan yang besar dari penjualan setiap anaknya. Dan memang, yang sebenarnya menjadi masalah yang ingin diangkat Swift, yang sebenarnya terjadi di Irlandia itu adalah kemiskinan dan jumlah populasi yang terus meningkat. Hal ini merupakan sedikit gambaran mengenai kekacauan ekonomi yang terjadi di Irladia pada saat itu. Dari sedikit rangkaian plot tersebut muncul satu tema, yaitu Swift sepertinya ingin mengangkat tema ekonomi dan sosial yang sedang terjadi di negaranya.


Download ppt "Oleh: Riyan Hidayat 207500278 Essay yang ditulis oleh Thomas Carlyle ini sebetulnya merupakan sebuah essay yang didalamnya berisikan tentang komentar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google