Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 6: Nama Kelompok :  Angga Prasetya F (1013010152)  I Wayan Indra N(1013010113)  Bill L.M Poetiray(1013010212)  Fahmi Noor H(1013010208)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 6: Nama Kelompok :  Angga Prasetya F (1013010152)  I Wayan Indra N(1013010113)  Bill L.M Poetiray(1013010212)  Fahmi Noor H(1013010208)"— Transcript presentasi:

1 Kelompok 6: Nama Kelompok :  Angga Prasetya F ( )  I Wayan Indra N( )  Bill L.M Poetiray( )  Fahmi Noor H( )

2

3 Visi dan Misi Pengertian :  Visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita- cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. Jadi dapat disimpulkan bahwa visi adalah suatu pernyataan yang menggambarkan kondisi perusahaan di masa yang akan datang  misi adalah bagaimana untuk menghadirkan impian tadi menjadi kenyataan. Sedangkan menurut Wibisono, misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.

4 Nilai Penting ( Manfaat ) Pernyataan Visi dan Misi Rarick dan Vitton menemukan bahwa perusahaan dengan pernyataan visi formal memiliki pengembalian atas ekiuitas pemegang saham dua kali lebih besar dibandingkan perusahaan- perusahaan tanpa pernyataan misi. Bartz dan Baetz menemukan hubungan positif antara pernyataan visi dan kinerja perusahaan. Majalah business week melaporkan bahwa perusahaan yang menggunakan pernyataan misi memiliki tingkat pengembalian 30 persen

5 lebih tinggi dalam tolok ukur finansial tertentu dibandingkan perusahaan yang tidak menggunakanya. Namun, beberapa kajian lain mendapati bahwa memiliki pernyataan misi tidak secara langsung berkontribusi secara positif terhadap kinerja finansial. Sejauh mana manajer dan karyawan terlibat di dalam pengembangan pernyataan visi dan misi dapat membuat perbedaan dalam keberhasilan bisnis. King dan Cleland merekomendasi agar organisasi secara cermat dan hati- hati mengembangkan sebuah pernyataan misi tertulis untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan berikut : 1. Memastikan kepaduan tujuan dalam organisasi 2. Menyediakan landasan, atau standar, untuk mengalokasikan daya organisasional 3. Membangun iklim organisasional yang padu

6 4. Menjadi titik fokus bagi individu-individu agar sejalan dengan maksud dan arah organisasi, serta menghambat mereka yang tidak demikian dari kemungkinan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam berbagai aktivitas organisasi 5. Memfasiltasi translasi dari tujuan menjadi struktur kerja yang melibatkan pembagian tugas ke elemen- elemen yang bertanggung jawab di dalam organisasi. 6. Menjelaskan maksud-maksud organisasional dan kemudian mentranslasikan berbagai maksud ini ke dalam tujuan sedemikian rupa sehingga parameter biaya, waktu, dan kinerja dapat dinilai dan dikontrol

7 Sebuah Resolusi untuk Pandangan yang Beragam Manfaat lain dari mengembangkan pernyataan misi yang komprehensif adalah bahwa pendapat antarmanajer dapat dipaparkan dan diselesaikan melalui prosesnya. Pertanyaan “Apakah bisnis kita?” dapat menciptakan kontroversi. Mengajukan pertanyaan tersebut bisa memunculkan perbedaan yang mendasar. Contohnya : dalam sebuah kampus atau universitas, pandangan yang berbeda menyangkut signifikansi relatif dari pengajaran, riset, dan layanan sering kali mengemuka selama proses pengembangan pernyataan misi

8 Karakteristik Pernyataan Misi Deklarasi Sikap Pernyataan misi lebih dari sekadar pernyataan detail- detail spesifik. Pernyataan misi merupakan deklarasi sikap dan pandangan. Pernyataan visi biasanya luas cakupanya karena setidaknya mencakup dua alasan. Pertama, pernyataan misi yang baik memungkinkan penciptaan dan pertimbangan beragam tujuan dan strategi alternatif tanpa kemudian mengahambat kreativitas manajemen. Spesifikasi yang berlebihan dapat membatasi potensi pertumbuhan kreatif untuk perusahaan. Di sisi lain, pernyataan yang terlampu umum yang tidak memasukkan alternatif stratergi manapun dapat disfungsional.

9 Kedua, suatu pernyataan misi perlu luas agar dapat secara efektif merekonsiliasi perbedaan di kalangan, dan menarik bagi, para pemangku kepentingan (stakeholders), yaitu individu-individu dan kelompok- kelompok individu yang memiliki kepentingan atau tuntutan khusu pada perusahaan. Para pemangku kepentingan di sini mencakup karyawan, manajer, pemegang saham, dewan direksi, konsumen/perlanggan, pemasok, distributor, kreditor, pemerintah (daerah, pusat, maupun asing), serikat buruh, pesaing, kelompok pemerhati lingkungan, dan masyarakat umum. Pemangku kepentingan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh strategi suatu organisasi, namun klaim (tuntutan) dan perhatian dari berbagai pihak lur bisa sangat beragam dan tak jaraang saling bertentangan

10 Orientasi Konsumen Sebuah pernyataan misi yang baik mendeskripsikan maksud, konsumen, produk atau jasa, pasar, filosofi, dan teknologi dasar suatu organisasi. Menurut Vern McGinnis, pernyataan misi seharusnya (1) mendefinisikan apakah suatu organisasi itu dan apa yang dicita-citakannya, (2) cukup spesifik sehingga tidak memasukkan bisnis tertentu sekaligus cukup luas sehingga memungkinkan pertumbuhan yang kreatif, (3) membedakan suatu organisasi dengan organisasi yang lain, (4) berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi baik aktivitas masa kini maupun prospektif, (5) diungkapkan secara cukup jelas agar dipahami secara luas di seluruh lapisan organisasi

11 Pernyataan misi yang baik mencerminkan antisipasi akan konsumen. Alih-alih mengembangkan sebuah produk dan kemudian berusaha mencari pasar, filosofi yang berhasil dalam organisasi adalah mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan kemudian menyediakan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pernyataan misi yang baik mengidentifikasi manfaat produk suatu perusahaan bagi para konsumenya. Itulah mengapa pernyataan misi AT&T berfokus pada komunikasi alih-alih telepon. Satu alasan terpenting untuk mengembangkan pernyataan misi bisnis adalah untuk menarik konsumen yang memberi makna pada suatu organisasi

12 Deklarasi Kebijakan Sosial Istilah kebijakan sosial merangkum filosofi dan pemikiran manajerial di level tertinggi dari suatu organisasi. Oleh karenanya, kebijakan sosial mempengaruhi pengembangan pernyataan misi bisnis. Masalah-masalah sosial memaksa para penyusun strategi untuk tidak hanya mempertimbangkan apa yang perlu dilakukan organisasi bagi para pemegang sahamnya, tetapi juga apa tanggung jawab perusahaan terhadap konsume, aktivis lingkungan hidup, kaum minoritas, komunitas, dan kelompok-kelompok lainya. Masalah tanggung jawab sosial muncul ketika suatu perusahaan menetapkan misi bisnisnya. Dampak masyarakat atas bisnis dan sebaliknya terus menguat dari tahun ke tahun. Kebijakan sosial secara langsung mempengaruhi konsumen perusahaan produk dan Jasanya, pasarnya, teknologinya, profitabilitasnya, konsep dirinya, dan citra publiknya.

13 Komponen-Komponen Pernyataan Visi Pernyataan misi dapat dan memang beragam dalam hal panjang kalimat, kandungan, format, dan kekhususannya. Sebagian besar praktisi dan akademisi manajemen strategis merasa bahwa suatu pernyataan misi yang efektif menampilkan sembilan karakteristik atau komponen. Oleh karena pernyataan visi merupakan bagian yang paling kasat mata dan umum dari proses manajemen strategis, maka pernyataan misi seharusnya memasukan semua komponen penting dibawah ini : 1. Konsumen – siapakah konsumen perusahaan ? 2. Produk atau Jasa – Apakah produk atau jasa utama perusahaan ?

14 3. Pasar – Secara geografis, dimanakah perusahaan bersaing? 4. Teknologi – Apakah perusahaan canggih secara teknologi ? 5. Fokus pada kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan profitabilitas – Apakah perusahaan komitmen terhadap pertumbuhan dan kondisi kuangan yang sehat ? 6. Filosofi – Apakah keyakinan, nilai, aspirasi, dan prioritas etis dasar perusahaan ? 7. Konsep diri – Apakah kompetensi khusus atau keunggulan kompetitif utama perusahaan 8. Fokus pada citra publik – Apakah perusahaan responsif terhadap masalah-masalah sosial, komunitas, dan lingkungan hidup ? 9. Fokus pada karyawan – Apakah karyawan dipandang sebagai aset perusahaan yang berharga

15 Menulis dan Mengevaluasi Pernyataan Misi Mungkin cara terbaik guna mengembangkan ketrampilan untuk menulis dan mengevaluasi pernyataan misi adalah dengan mempelajari misi perusahaan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, pernyataan misi yang ditampilkan perlu dievaluasi berdasarkan sembilan komponen yang sudah dikemukakan sebelumnya. Tidak ada satu pun misi yang paling baik untuk suatu organisasi, sehingga penilaian yang baik dibutuhkan dalam mengevaluasi pernyataan misi.

16 Pertanyaan ketika perusahaan bisnis berubah dari jasa ke dagang apakah harus merubah visi dan misinya ? seberapa penting visi dan misi dalam menguntungkan berbagai aktivitas manajemen strategi ? apakah pabrik memiliki visi dan misi yang terkait dengan lingkungan hidup ? apa perbedaan visi dan misi perusahaan laba dan nirlaba ? hal-hal apa saja yang perlu dihindari dalam menyusun visi dan misi ? bagaimana apabila 9 komponen tidak terpenuhi ? Apa yang harus dilakukan dalam menyusun visi dan misi agar tercapai 9 komponen tersebut ?


Download ppt "Kelompok 6: Nama Kelompok :  Angga Prasetya F (1013010152)  I Wayan Indra N(1013010113)  Bill L.M Poetiray(1013010212)  Fahmi Noor H(1013010208)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google