Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PELAPORAN. DEVI UTAMI DEWI(0713315033) FITRIA YUNIAR A.(0613315061) IRENE PAMELA(0713315032)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PELAPORAN. DEVI UTAMI DEWI(0713315033) FITRIA YUNIAR A.(0613315061) IRENE PAMELA(0713315032)"— Transcript presentasi:

1 PELAPORAN

2 DEVI UTAMI DEWI( ) FITRIA YUNIAR A.( ) IRENE PAMELA( )

3 BAB 4 PELAPORAN Proses Audit manajemen adalah pelaporan hasil audit. Ada dua cara penyajian laporan audit manajemen yaitu a) cara penyajian yang mengikuti arus informasi yang diperoleh dalam setiap tahapan audit, b) cara penyajian yang mengikuti arus informasi yang menitikberatkan penyajian kepada kepentingan para pembaca (pengguna) laporan hasil audit ini.

4 PENYAJIAN LAPORAN MENGIKUTI ARUS INFORMASI Dalam cara ini, auditor menyajikan hasil auditnya dalam laporan berdasarkan informasi yang diperoleh sesuai dengan tahapan-tahapan audit yang dilakukan. Seperti diketahui, seorang auditor memperoleh informasi melalui tahapan-tahapan audit sebagai berikut: 1.Pengumpulan informasi latar belakang pada tahap audit pendahuluan. 2.Menetapkan tujuan audit yang sesungguhnya (definitive audit objective berdasarkan hasil review dan pengujian terhadap sistem pengendalian manajemen.

5 3.Pengumpulan bukti-bukti audit dan pengembangan temuan yang berkaitan dengan tujuan audit, pada tahap audit lanjutan. 4.Menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti (temuan) audit yang berhasil dikumpulkan. 5.Merumuskan rekomendasi. 6.Menyatakan ruang lingkup audit yang telah dilakukan. Sesuai dengan tahap audit, auditor mengorganisasikan hasil laporan auditnya berdasarkan apa saja yang dilakukan dan yang ditemukan selama melaksanakan tahapan-tahapan audit.

6 PENYAJIAN LAPORAN YANG MENITIKBERATKAN PADA KEPENTINGAN-KEPENTINGAN PENGGUNA Penyajian dengan menggunakan cara ini menitikberatkan pada pengguna laporan hasil audit. Umumnya para pengguna laporan lebih berkepentingan terhadap temuan auditnya daripada bagaimana auditor melakukan audit. Dengan demikian dibutuhkan penyajian laporan yang dapat menjawab pertanyaan pengguna laporan dengan cepat, biasanya berupa kesimpulan atas audit yang dilakukan auditor. Dalam penyajian ini, auditor mengikuti format sebagai berikut: 1.Informasi latar belakang. 2.Keimpulan audit disertai dengan bukti-bukti yang cukup untuk mendukung kesimpulan audit.

7 3.Rumusan rekomendasi. 4.Ruang lingkup audit. Tugas audit manajemen adalah untuk menemukan kekurangan/kelemahan dalam pengelolaan berbagai program atau aktivitas dalam perusahaan, biasanya pengguna laporan lebih berkepentingan pada hasil audit (temuan audit) yang merupakan indikasi terjadinya berbagai kekurangan/kelemahan dalam pengelolaan program/aktivitas dalam perusahaan.

8 INFORMASI LATAR BELAKANG Informasi latar belakang merupakan informasi umum tentang perusahaan dan program/aktivitas yang diaudit. Pada bagian ini auditor harus mampu memberikan gambaran umum tentang tujuan dan karakteristik perusahaan serta program/aktivitas yang diaudit, sifat, ukuran program, serta organisasi manajemennya. Pada bagian ini juga disajikan apa alasan yang mendasari dilakukannya audit manajemen

9 KESIMPULAN DAN TEMUAN AUDIT Kesimpulan dalam audit manajemen selalu dibuat berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh pada saat melakukan audit, baik itu temuan yang berhubungan dengan kriteria, penyebab, maupun akibat. Dalam menyajikan temuan audit, auditor harus memerhatikan hal-hal sebagai berikut: 1.Judul bab harus mengidentifikasikan pokok persoalan dan sedapat mungkin juga arah dari temuan

10 2.Pokok-pokok setiap temuan harus diikhtisarkan secara singkat dan harus mengungkapkan kepada pengguna akan adanya uraian yang mendukung dan menjelaskan pokok- pokok temuan tersebut. 3.Auditor harus menggambarkan kepada pengguna laporan tentang hal-hal yang ditemukan baik bersifat negatif maupun positif, apa penyebab, dan akibat dari temuan tersebut. 4.Dalam penyajian temuan ini auditor juga harus mempertimbangkan dan mengevaluasi komentar para pihak yang berkaitan dengan program / aktivitas yang diaudit. 5.Semua penyajian temuan harus diakhiri dengan suatu pernyataan yang menjelaskan sikap akhir auditor atas dasar pertimbangan yang matang terhadap informasi yang diperoleh.

11 RUMUSAN REKOMENDASI Rekomendasi merupakan saran perbaikan yang diberikan auditor atas berbagai kekurangan/kelemahan yang terjadi pada program/aktivitas yang diaudit. Auditor harus memberikan rekomendasi kepada atasan dari pengelola program/ aktivitas yang diaudit. Rekomendasi harus disertakan dalam laporan hasil audit. Setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkapi dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efisiensi, atau efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program/aktivitas serupa dimasa depan atau juga termasuk berbagai kemungkinan kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan. Agar mudah dipahami oleh pengguna laporan, rekomendasi seharusnya disusun dengan kalimat yang operasional dan tidak teoritis.

12 Walaupun pelaksanaan rekomendasi tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan manajemen perusahaan, sebenarnya auditor juga berkepentingan terhadap dilaksanakannya rekomendasi tersebut. Oleh karena itu, didalam proses audit komunikasi yang konstruktif harus dilakukan oleh auditor dengan berbagai pihak yang ada dalam perusahaan terutama yang konstruktif harus dilakukan oleh auditor dengan berbagai pihak yang ada dalam perusahaan terutama yang berkaitan dengan program/aktivitas yang diaudit.

13 Pengkomunikasian hasil temuan mutlak harus dilakukan di mana auditor harus mendapatkan komentar yang seimbang berkaitan dengan berbagai temuan (terutama yang menyangkut kelemahan pengelolaan) dari berbagai pihak yang berhubungan dengan permasalahan tersebut. Sebelum mengajukan rekomendasi final di dalam laporannya, auditor terlebih dahulu harus mendiskusikannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan demikian diharapkan rekomendasi tersebut diterima dan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan tanpa keterpaksaan.

14 RUANG LINGKUP AUDIT Ruang lingkup audit menunjukkan berbagai aspek dari program/aktivitas yang diaudit dan periode waktu dari program / aktivitas yang diaudit oleh auditor. Untuk hal-hal yang tidak termasuk dalam ruang lingkup audit ini, sebaiknya tidak disajikan didalam laporan yang dibuat supaya tidak mengaburkan pemahaman pengguna laporan terhadap hasil audit yang disajikan auditor.

15 SEKIAN TERIMA KASIH


Download ppt "PELAPORAN. DEVI UTAMI DEWI(0713315033) FITRIA YUNIAR A.(0613315061) IRENE PAMELA(0713315032)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google