Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Company LOGO PRODUK HASIL PETERNAKAN.  D AGING ADALAH SALAH SATU HASIL TERNAK YANG HAMPIR TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI KEHIDUPAN MANUSIA. S ELAIN PENGANEKARAGAMAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Company LOGO PRODUK HASIL PETERNAKAN.  D AGING ADALAH SALAH SATU HASIL TERNAK YANG HAMPIR TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI KEHIDUPAN MANUSIA. S ELAIN PENGANEKARAGAMAN."— Transcript presentasi:

1 Company LOGO PRODUK HASIL PETERNAKAN

2  D AGING ADALAH SALAH SATU HASIL TERNAK YANG HAMPIR TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI KEHIDUPAN MANUSIA. S ELAIN PENGANEKARAGAMAN SUMBER PANGAN, DAGING DAPAT MENIMBULKAN KEPUASAN ATAU KENIKMATAN BAGI YANG MEMAKANNYA, KARENA KANDUNGAN GIZINYA LENGKAP, SEHINGGA KESEIMBANGAN GIZI UNTUK HIDUP DAPAT TERPENUHI. Logo

3  D AGING DAPAT DIOLAH DENGAN CARA DIMASAK, DIGORENG, DIPANGGANG, DIASAP ATAU DIOLAH MENJADI PRODUK LAIN SEPERTI SOSIS, DENDENG DAN ABON.  D I I NDONESIA DAGING YANG BANYAK DIKONSUMSI ADALAH SAPI, DOMBA, KAMBING, DAGING UNGGAS SEPERTI AYAM, ITIK DAN BURUNG SERTA DAGING IKAN. Logo

4 Kategori Daging  D AGING DIDEFINISIKAN SEBAGAI SEMUA JARINGAN HEWAN DAN SEMUA PRODUK HASIL PENGOLAHAN JARINGAN - JARINGAN TERSEBUT YANG SESUAI UNTUK DIMAKAN SERTA TIDAK MENIMBULKAN GANGGUAN KESEHATN BAGI YANG MEMAKANNYA. Logo

5 B ERDASARKAN KEADAAN FISIK, DAGING DAPAT DIKELOMPOKKAN MENJADI :  D AGING SEGAR YANG DILAYUKAN ATAU TANPA PELAYUAN  D AGING SEGAR YANG DILAYUKAN KEMUDIAN DIDINGINKAN ( DAGING DINGIN )  D AGING SEGAR YANG DILAYUKAN, DIDINGINKAN KEMUDIAN DIBEKUKAN ( DAGING BEKU )  D AGING MASAK  D AGING ASAP  D AGING OLAHAN LAINNYA. Logo

6 Nilai Gizi Daging  P ROTEIN ADALAH KOMPONEN BAHAN KERING YANG TERBESAR DARI DAGING. N ILAI NUTRISI YANG TINGGI DARI DAGING DISEBABKAN KARENA DAGING MENGANDUNG ASAM - ASAM AMINO ESENSIAL YANG LENGKAP DAN SEIMBANG. S ELAIN PROTEIN OTOT JUGA MENGANDUNG AIR, LEMAK, KARBOHIDRAT DAN BEBERAPA KOMPONEN ORGANIK LAINNYA.  Otot mengandung sekitar 75% air dengan kisaran 68—80%, kandungan protein sekitar 19%, substansi non protein yang larut 3,5%, serta lemak sebesar 2,5% atau berfariasi. Logo

7 T EKNIK P EMOTONGAN T ERNAK  H ASIL PEMOTONGAN TERNAK DAPAT DIBAGI MENJADI DUA BAGIAN YAITU : BAGIAN KARKAS DAN BAGIAN BUKAN KARKAS. B AGIAN KARKAS MEMPUNYAI NILAI EKONOMI YANG LEBIH TINGGI, SESUAI DENGAN TUJUAN PEMOTONGAN TERNAK, YAITU UNTUK MENDAPATKAN DAGING. Logo

8 B EBERAPA PERSYARATAN UNTUK MEMPEROLEH HASIL PEMOTONGAN YANG BAIK :  TERNAK HARUS TIDAK DIPERLAKUKAN SECARA KASAR  TERNAK HARUS TIDAK MENGALAMI STRES  PENYEMBELIHAN DAN PENGELUARAN DARAH HARUS SECEPAT DAN SESEMPURNA MUNGKIN  KERUSAKAN KARKAS HARUS SEMINIMAL MUNGKIN  CARA PEMOTONGAN KARKAS HARUS HIGIENIS, EKONOMIS, DAN AMAN BAGI PARA PEKERJA ABATOAR ( RUMAH POTONG HEWAN ) Logo

9 Teknik Pemotongan Sapi dan Ternak Ruminansia Besar P ADA DASARNYA ADA DUA CARA TEKNIK PEMOTONGAN TERNAK :  T EKNIK PEMOTONGAN SECARA LANGSUNG : PEMOTONGAN SECARA LANGSUNG DILAKUKAN SETELAH TERNAK DINYATAKAN SEHAT, DAN DAPAT DISEMBELIH PADA BAGIAN LEHER.  T EKNIK PEMOTONGAN SECARA TIDAK LANGSUNG : TERNAK DIPOTONG SETELAH DILAKUKAN PEMINGSANAN DAN SETELAH TERNAK BENAR - BENAR PINGSAN. Logo

10  T UJUAN DARI PEMINGSANAN ADALAH : MEMUDAHKAN PELAKSANAAN PENYEMBELIHAN, TERNAK TERHINDAR DARI PERLAKUAN KASAR, KUALITAS KULIT DAN KARKAS YANG DIHASILKAN LEBIH BAIK KARENA TERHINDAR DARI PERLAKUAN KASAR ATAU BENTURAN SEHINGGA TIDAK MENGAAMI CACAT KULIT ATAU MEMAR PADA KARKAS. Logo

11  T EKNIK PEMINGSANAN DILAKUKAN DENGAN BEBERAPA CARA :  DENGAN ALAT PEMINGSAN, YANG LAZIM DISEBUT DENGAN KNOCKER  DENGAN SENJATA PEMINGSAN, YANG DISEBUT DENGAN STUNNING GUN  DENGAN CARA PEMBIUSAN DAN ALIRAN ARUS LISTRIK Logo

12 S YARAT -S YARAT YANG HARUS DIPENUHI DALAM PENYEMBELIHAN TERNAK :  TERNAK HARUS SEHAT ( TIDAK MENDERITA SAKIT ), BERDASARKAN PEMERIKSAAN DOKTER HEWAN ATAU ORANG YANG BERWENAG  TERNAK TIDAK DALAM KEADAAN LELAH ATAU HABIS DIPEKERJAKAN  TERNAK YANG SUDAH TIDAK PRODUKTIF LAGI, ATAU TIDAK DIPERGUNAKAN SEBAGAI BIBIT  TERNAK YANG DISEMBELIH DALAM KEADAAN DARURAT Logo

13  Teknik Pemotongan Ternak Unggas  U NTUK MEMPEROLEH HASIL PEMOTONGAN YANG BAIK, TERNAK UNGGAS SEPERTI AYAM, ITIK, KALKUN DAN ANGSA SEBAIKNYA DIISTIRAHATKAN SEBELUM DIPOTONG. K EMUDIAN DILAKUKAN PENYEMBELIHAN, DAN DIUSAHAKAN DARAH YANG KELUAR SEBANYAK - BANYAKNYA. J IKA DARAH YANG KELUAR SECARA SEMPURNA, MAKA BERATNYA SEKITAR 4% DARI BOBOT TUBUH TERNAK. Logo

14  S ETELAH PENYEMBELIHAN DILAKUKAN PENCABUTAN BULU : UNGGAS DICELUP DALAM AIR HANGAT 50—80  C SELAMA BEBERAPA SAAT, KEMUDIAN DIMASUKKAN DALAM AIR DINGIN SUPAYA KULIT TIDAK MASAK. S ETELAH PENCABUTAN BULU, DILAKUKAN PENGELUARAN JEROHAN, PEMBUKAAN RONGGA BADAN DENGAN MEMBUAT IRISAN DARI KLOAKA KEARAH TULANG DADA. A PABILA TIDAK SEGERA DIKONSUMSI MAKA KARKAS UNGGAS DIDINGINKAN DENGAN MEMASUKKAN PADA LEMARI ES. Logo

15 B AGIAN N ONKARKAS T ERNAK P EDAGING YANG LAYAK DAPAT DIMAKAN K OMPONEN N ON KARKAS M ANFAAT O TAK, JANTUNG, GINJAL, HATI, LIMPA, PANKREAS DAN LIDAH A NEKA RAGAM DAGING E KOR S UP P IPI DAN TETELAN KEPALA B AHAN SOSIS E KSTRAK DAGING SAPI S UP D ARAH K OMPONEN SOSIS, TEPUNG DARAH L AMBUNG S ELONGSONG SOSIS, BAHAN SOSIS, RENNET UNTUK PEMBUATAN KEJU T ULANG G ELATIN UNTUK LEM, ES KRIM DAN AGAR - AGAR L EMAK B AHAN PAKAN DENGAN KALORI TINGGI U SUS KECIL S ELONGSONG SOSIS

16 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS KARKAS DAN DAGING F AKTOR SEBELUM DAN SETELAH PEMOTONGAN AKAN MEMPENGARUHI KUALITAS KARKAS DAN DAGING.  F AKTOR SEBELUM PEMOTONGAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI KUALITAS KARKAS DAN DAGING ANTARA LAIN ADALAH GENETIK, SPECIES, BANGSA, TIPE TERNAK, JENIS KELAMIN, UMUR, PAKAN, TERMASUK BAHAN ADITIF ( HORMON, ANTIBIOTIK, DAN MINERAL ) DAN STRES.

17  F AKTOR SETELAH PEMOTONGAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI KUALITAS KARKAS DAN DAGING ANTARA LAIN MELIPUTI METODE PELAYUAN, STIMULASI LISTRIK, METODE PEMASAKAN, P H KARKAS DAN DAGING, BAHAN TAMBAHAN TERMASUK ENZIM PENGEMPUK DAGING, HORMON DAN ANTIBIOTIK, LEMAK INTRAMUSKULAR ATAU MARBLING, METODE PENYIMPANAN DAN PRESERVASI, MACAM OTOT DAGING DAN LOKASI PADA SUATU OTOT DAGING.

18 F AKTOR KUALITAS DAGING YANG DIMAKAN TERUTAMA MELIPUTI :  W ARNA  K EEMPUKAN  TEKSTUR, FLAVOR, DAN AROMA TERMASUK BAU DAN CITA RASA DAN KESAN JUS DAGING ( JUICINESS ).  D ISAMPING ITU, LEMAK INTRAMUSKULAR, SUSUT MASAK ( COOKING LOSS ) YAITU BERAT SAMPLE DAGING YANG HILANG SELAMA PEMASAKAN ATAU PEMANASAN, RETENSI CAIRAN DAN P H DAGING, IKUT MENENTUKAN KUALITAS DAGING.

19  DEFINISI DAGING BERDASARKAN UMUR DAN JENIS KELAMIN  V EAL : S API MUDA YANG DIPOTONG BERUMUR 3—14 MINGGU  C ALF ( PEDET ) : K ARKAS YANG BERASAL DARI SAPI BERUMUR 14—52 MINGGU  B EEF : K ARKAS YANG BERASAL DARI SAPI YANG BERUMUR LEBIH DARI 1 TAHUN  Beef dapat berasal dari sapi jantan dan betina, dimana pemberian namanya juga digolongkan menurut umurnya

20 R EAKSI B IOKIMIAWI P ENTING Y ANG T ERJADI S ETELAH Kematian Hewan  S ELAMA KONVERSI OTOT MENJADI DAGING, TERJADI PROSES KEKAKUAN OTOT ATAU OTOT TIDAK DAPAT DIREGANGKAN, YANG DISEBUT DENGAN R IGORMORTIS. R IGODANGAN ENERGI OTOT MENJADI HABIS ATAU OTOT SUDAH TIDAK LAGI MAMPU MEMPERGUNAKAN CRMORTIS TERJADI SETELAH CADANGAN ENERGI. R IGORMORTIS BERKAITAN DENGAN SEMAKIN HABISNYA ATP DARI OTOT. D ENGAN TIDAK ADANYA ATP, FILAMENT AKTIN DAN FLAMEN MYOSIN SALING MENINDIH DAN TERKUNCI BERSAMA - SAMA MEMBENTUK IKATAN AKTOMIOSIN YANG PERMANENT, DAN OTOT MENJADI TIDAK DAPAT DIREGANGKAN.

21 P ERKEMBANGAN PROSES RIGORMORTIS MELEWATI 3 FASE ( PERIODE ) :  F ASE PENUNDAAN : PROSES HILANGNYA DAYA REGANG OTOT SAMPAI TERBENTUKNYA KOMPLEKS AKTOMIOSIN, YANG BERLANGSUNG SECARA LAMBAT  F ASE CEPAT : PROSES BERLANGSUNG SECARA CEPAT DAN KONSTAN  F ASE POSTRIGOR : PROSES BERLANGSUNG KONSTAN SAMPAI TERCAPAINYA KEKAKUAN ( RIGOR )

22 Company LOGO


Download ppt "Company LOGO PRODUK HASIL PETERNAKAN.  D AGING ADALAH SALAH SATU HASIL TERNAK YANG HAMPIR TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI KEHIDUPAN MANUSIA. S ELAIN PENGANEKARAGAMAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google