Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS., Apt. Disampaikan pada PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN DOSEN KOPERTIS WILAYAH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS., Apt. Disampaikan pada PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN DOSEN KOPERTIS WILAYAH."— Transcript presentasi:

1 Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS., Apt. Disampaikan pada PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN DOSEN KOPERTIS WILAYAH III Jambuluwuk, Agustus 2014

2 Pembuktian keprofesionalan Track record Beban Kerja Dosen (BKD) Kepangkatan Hobby Revenue generating (Income) Dan lain lain Pembuktian keprofesionalan Track record Beban Kerja Dosen (BKD) Kepangkatan Hobby Revenue generating (Income) Dan lain lain

3 1. Pendidikan-Pengajaran 2. Penelitian 3. Pengabdian kepada Masyarakat 1. Pendidikan-Pengajaran 2. Penelitian 3. Pengabdian kepada Masyarakat

4  Perguruan Tinggi sendiri  Ditlitabmas Ditjen Dikti Kemendikbud  Kemenristek  Kementerian, LPNK  Perguruan Tinggi Mitra Dalam & Luar Negeri  Lembaga nirlaba (nasional, intern’l)  Perusahaan (CSR)  Dan lain-lain

5 DESENTRALISASI KOMPETITIF NASIONAL DIKTI

6 1. Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) 2. Penelitian Hibah Bersaing (PHB) 3. Penelitian Fundamental (PF) 4. Penelitian Tim Pascasarjana (PPS) 5. Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi (PEKERTI) 6. Penelitian Disertasi Doktor (PDD) 7. Penelitian Dosen Pemula (PDP)

7 1. Penelitian Unggulan Strategis Nasional (PUSNAS) 2. Riset Andalan Perguruan Tinggi dan Industri (RAPID) 3. Penelitian Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional (KLN) 4. Penelitian Kompetensi (HIKOM) 5. Penelitian Strategis Nasional (STRANAS) 6. Penelitian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

8  Mencari informasi sebanyak-banyaknya  berita, wacana, diskusi, masalah aktual, kebutuhan pembangunan, agenda riset nasional  Masalah  Mengembangkan ide  perkembangan ilmu pengetahuan  State of the Art  Mengubah ide menjadi tema/judul proposal penelitian  baik & penting belum cukup  URGENT

9  Judul dan pengusul  Ringkasan atau Abstrak  Pendahuluan  Tinjauan Pustaka  Metode Penelitian  Biaya dan Jadwal Penelitian  Daftar Pustaka  Lampiran Ikuti aturan yang diberlakukan !!!

10  Halaman Sampul (Judul, pengusul, instansi pengusul, dll)  Halaman pengesahan  Daftar Isi  Ringkasan  Bab 1. Pendahuluan  Bab 2. Tinjauan Pustaka  Bab 3. Metode Penelitian  Bab 4. Biaya dan Jadwal Penelitian  Daftar Pustaka  Lampiran

11  Judul ringkas (5-14 kata), tetapi dapat menggambarkan secara utuh dan tepat ide besar dari proyek penelitian yang akan dilakukan, spesifik, tidak bias (informatif)  Judul hendaknya mengandung kata-kata kunci dari masalah yang akan diteliti  Judul harus menarik, “menyihir” (WM), tetapi jangan terlalu ambisius atau bombastis, sehingga sangat menarik perhatian, namun ternyata tidak didukung oleh isi proposal

12  Hindari kata “Kajian”, “Analisis”, “Studi”, “Uji”  Sedapat mungkin hindari kata penghubung dan penyebutan obyek, tempat atau bahan penelitian yang sangat terperinci  Hindari penggunaan singkatan, rumus, dan rujukan dalam judul.

13  Penerapan Konsep Zero Waste Pada Pengembangan Kawasan Pantai Baru Pandansimo (UGM PUPT, 2013)  Strategi Kesantunan Kritik dalam Masyarakat Budaya Jawa Mataraman: Kajian Sosiopragmatik terhadap Pemakaian Bahasa sebagai Sarana Kontrol Sosial (UNAIR PUPT, 2013)  Ensiklopedi Cetak dan Website Online Sapaan dan Kultur Minangkabau: Sebuah Upaya Penyelamatan Aspek-Aspek Bahasa Minang yang sudah Hampir Punah (UBH HB, 2013)

14  Rancang bangun Web Portal Multimedia Dengan Bahasa Pemrograman Vidiscript (UNAS HB, 2012)  Pengembangan Metode Uji Vigor Daya Simpan Benih Untuk seleksi Benih cabai (Capsicum annuum L.) Berdaya Simpan Tinggi (UNAS HB, 2012)  Perancangan Fotobioreaktor Penyinaran Ganda Untuk Produksi Biomassa Fitoplankton (UNAS STRANAS, 2011)

15 Kearifan lokal tentang mitigasi bencana pada masyarakat Baduy Makara, Sosial Humaniora 2011; Vol.15 No.1, Evaluasi program Corporate Social Responsibility dan Community Development pada industri tambang dan migas Makara, Sosial Humaniora 2011; Vol.15 No.1, Peran masyarakat sipil dalam proses demokratisasi Makara, Sosial Humaniora 2010; Vol.14 No.2,

16  Daya antibakteri jamur endofit yang diisolasi dari daun dan rimpang Lengkuas (Alpinia galanga Sw.) dengan menggunakan etanol absolut, terhadap bakteri Salmonella typhosa dan Escherichia coli yang dibeli dari ATCC  Peran generasi muda berumur lima belas sampai 25 tahun dengan tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi dalam konservasi alam di wilayah Jabodetabek

17  Analisis perbedaan sikap patriotisme generasi muda di daerah perkotaan dan pedesaan  Kajian aktifitas buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) terhadap ultrastruktur ovarium dan siklus estrus mencit ( Mus musculus L.)

18  Kemukakan masalah, urgensi penelitian dan tujuan (jangka panjang dan jangka pendek/target khusus), yang ingin dicapai, serta metode (ringkas) yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut.  Ringkasan harus mampu menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan.

19  Uraikan latar belakang dan permasalahan yang akan diteliti, tujuan khusus, dan urgensi penelitian  Pada bab ini juga dijelaskan temuan yang ditargetkan (gejala atau kaidah, metode, teori, atau antisipasi) yang mempunyai kontribusi mendasar pada bidang ilmu dengan penekanan pada gagasan fundamental dan orisinil untuk mendukung pengembangan IPTEKS-SOSBUD.

20  Uraikan latar belakang dan permasalahan yang akan diteliti, tujuan khusus, tujuan jangka panjang dan urgensi (keutamaan) penelitian  Jelaskan juga temuan/inovasi apa yang ditargetkan serta penerapannya dalam rangka menunjang pembangunan dan pengembangan ipteks-sosbud.

21  Kemukakan state of the art dalam bidang yang diteliti  Gunakan pustaka acuan primer (jurnal dan HKI) yang relevan dan terkini dengan mengutamakan hasil penelitian pada jurnal ilmiah.  Jelaskan juga studi pendahuluan yang telah dilaksanakan dan hasil yang sudah dicapai, termasuk road map (peta jalan) penelitian.

22  The highest level of development, as of a device, technique, or scientific field, achieved at a particular time  The highest degree of development of an art or technique at a particular time  The level of development (as of a device, procedure, process, technique, or science) reached at any particular time usually as a result of modern methods (Merriam- Wabster Dictionary)

23

24

25

26  Kemukakan alur penelitian lengkap dengan diagram alir penelitian yang menggambarkan apa yang akan dikerjakan dalam penelitian yang diusulkan  Uraikan setiap tahap/langkah serinci dan selengkap mungkin

27  Metode Penelitian/Bahan dan Cara - Waktu dan Tempat - Bahan - Cara kerja - Analisis data

28

29

30

31  Masukkan semua pustaka yang dirujuk atau dikutip dalam proposal  Pustaka yang dimasukkan dalam daftar hanya yang dirujuk atau dikutip dalam proposal  Kebaruan: 80% harus berumur < 10 tahun (kalau dapat < 5 tahun)  Rujukan primer:  80%  Tata penulisan: konsisten

32 HarvardVancouver Notes

33  Disebut juga Sistem Pengarang-Tahun (Author- Date System)  Kutipan dalam naskah dinyatakan dalam bentuk nama pengarang (nama keluarga/belakang) dan tahun terbit dokumen.  Cara penulisannya ada dua macam: - keduanya ditempatkan di dalam tanda kurung - hanya tahun terbit yang ditempatkan dalam kurung.

34  Beberapa jenis pandan terbukti memiliki potensi medisinal, antara lain Pandanus amaryllifolius, P.odoratissimus, P. fascicularis dan P. conoideus (Kumari et al., 2012; Venkatesh et al., 2012; Ghasemzadeh and Jaafar, 2013; Jimtaisong and Krisdaphong, 2013).

35  Sinaga et al. (2013) membuktikan bahwa ekstrak etanol rimpang bengle hantu (Zingiber ottensii) memiliki aktivitas antiproliferatik yang sangat kuat.  Penelitian tentang teknik budidaya pandan laut antara lain dilaporkan oleh Hani dan Dendang (2008) yang mengungkapkan bahwa besar polybag serta komposisi dan porositas media tanam dapat mempengaruhi pertumbuhan anakan pandan laut.

36  Daftar Pustaka disusun sesuai dengan urutan abjad nama (keluarga) pengarang.  Urutan data bibliografi dalam Daftar Pustaka adalah: Nama pengarang, tahun terbit, judul, informasi lain yang dianggap perlu.  Jenis dokumen yang berbeda, penulisan pustakanya juga berbeda.

37 Buller H, Hoggart K (1994). New drugs for acute respiratory distress syndrome. New England J Med 337(6): Noortiningsih, Handayani S, Jalip IS (2008). Keanekaragaman Makrozoobenthos, Meiofauna Dan Foraminifera Di Pantai Pasir Putih Barat Dan Muara Sungai Cikamal Pangandaran, Jawa Barat. Vis Vitalis 01(1): Sinaga E, Rahayu SE, Wahyuningsih E dan Matondang I (2002). Tumbuhan Obat di Indonesia: Zingiberaceae. Isfi Penerbitan. Jakarta.

38  Disebut juga Sistem Numerik atau Sistem Urutan (Author-Number Style)  Kutipan dalam naskah dinyatakan dalam bentuk nomor (angka Arab) yang ditempatkan di dalam tanda kurung atau di atas garis (superscript).

39  Jika ada lebih satu kutipan untuk satu pernyataan, nomor kutipan/rujukan yang tidak berurutan dipisahkan dengan tanda koma tanpa spasi.  Nomor kutipan/rujukan yang berurutan lebih dari dua nomor, cukup menuliskan nomor awal dan nomor akhir kutipan/rujukan dan dipisahkan dengan tanda penghubung.  Jika hanya ada dua nomor, cukup dipisahkan dengan tanda koma.

40  Interaksi molekul-molekul kadherin ini umumnya berlangsung secara homofilik, dan ini merupakan kekuatan utama yang menjaga keutuhan junction antar sel (10- 13).  Beberapa rimpang tumbuhan suku Zingiberaceae telah terbukti memiliki khasiat antikanker (1,2,6-9).

41  Daftar Pustaka disusun berurutan sesuai dengan nomor kutipan/rujukan.  Sebagaimana sistem penulisan rujukan ilmiah yang lain, cara penulisan Pustaka menurut Sistem Sistem Vancouver dapat dimodifikasi.  Jenis dokumen yang berbeda, penulisan pustakanya juga berbeda.

42 1.Setia TM, Schaik CP. The Response of Adult Orangutans to Flanged Male Longcalls: Inferences About Their Function. Folia Primatol 2007;78: Wibowo W. Menyingkap Dunia Kepenyairan Subagio Sastrowardoyo. Jakarta: Perum Balai Pustaka; Borkowski MM. Infant sleep and feeding: A telephone survey of Hispanic Americans (dissertation). Mount Pleasant: Central Michigan University; 2002.

43  Footnote (catatan kaki): di bagian bawah halaman yang mengandung kutipan  Backnote/ sidenote (catatan tengah): ditempatkan di samping bagian yang dikutip  Endnote (catatan akhir): ditempatkan di bagian akhir dari tulisan atau bab

44  Perumusan masalah lemah, tidak tajam  State of the art tidak terungkap  Road map (Peta jalan) penelitian tidak tergambar dengan jelas  Benang merah antara judul, masalah, tujuan  Metode tidak rinci, tidak dikaitkan dengan tata waktu serta biaya yang diusulkan  Keprimeran dan kemutakhiran pustaka acuan

45  Untuk penelitian berbiaya besar dan multitahun, belum ada kerja awal  Track Record Peneliti  luaran (publikasi, HKI) yg relevan (CV)  Tidak mematuhi panduan penyusunan proposal (komponen gaji/upah, eligibilitas peneliti, format)  Terlalu banyak salah cetak/ketik

46  Ikuti petunjuk dalam Panduan  Judul harus menarik dan “menyihir”  Formulasi Permasalahan harus tajam  Urgensi penelitian (manfaat dan nilai penting) harus ditonjolkan  State of the art  Road map penelitian

47  Pustaka acuan jangan berumur lebih dari 10 tahun (kecuali....) Sesedikit mungkin acuan sekunder (buku dll) 

48  Plagiasi dan duplikasi  Reinventing the wheel  Metode tidak benar atau tidak tepat  Peneliti tidak qualified, tidak ada track record di bidang tersebut (kecuali untuk PDP)

49 Orang yang berhenti belajar adalah pemilik masa lalu Orang yang terus belajar adalah pemilik masa depan (Mario Teguh)

50 Peluang beribu terbentang Mari meneliti sambil bersenang-senang

51


Download ppt "Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS., Apt. Disampaikan pada PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN DOSEN KOPERTIS WILAYAH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google