Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengertian Makna Macam-Macam Makna Gejala Pergeseran Makna Hubungan Makna.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengertian Makna Macam-Macam Makna Gejala Pergeseran Makna Hubungan Makna."— Transcript presentasi:

1 Pengertian Makna Macam-Macam Makna Gejala Pergeseran Makna Hubungan Makna

2  Makna adalah bentuk-bentuk kebahasaan yang memiliki konsep yang bersifat mental dalam pikiran pembaca. (Bahasa Tulis)  Maksud adalah makna asli dari penutur, hanya diketahui oleh pembicara. (Bahasa Lisan)

3  Makna secara garis besar dibedakan menjadi dua”  Makna linguistik yaitu makna secara bahasa dan menjadi bahan kajian semantik  Makna penutur/maksud yang menjadi bahan kajian pragmatik.

4  Secara umum, makna dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:  Makna leksikal adalah makna yang dapat diidentifikasikan tanpa menghubungkan dengan unsur yang lain.  Makna gramatikal adalah makna satuan kebahasaan yangb baru dapat diidentifikasi setelah satuan itu bergabung dengan satuan kebahasaan yang lain.

5  Makna denotatif, adalah makna keseluruhan komponen luar bahasa yang diacu oleh sebuah kata. Contoh: Panjang tangan Nani 20 cm.  Makna konotatif, adalah makna yang berdasar dari nilai emotif yang terdapat pada suatu bentuk kebahasaan. Contoh: Hati-hati berteman dengan Brandon karena ia panjang tangan.

6  Meluas/ generalisasi, yaitu makna kata sekarang yang lebih luas daripada makna asalnya, contoh: petani, peternak, berlayar, ibu, dll.  Menyempit/ spesialisasi, yaitu makna sekarang yang lebih sempit daripada makna kata asalnya. Contoh: pendeta, sarjana, dll.

7  Membaik/amelioratif, yaitu makna yang sekarang lebih baik daripada makna kata asalnya. Contoh: wanita, pramusaji, dll.  Memburuk/ peyoratif, yaitu makna sekarang yang lebih buruk daripada makna kata asalnya. Contoh: bini, gerombolan, oknum, dll.

8  Sinestesia, yaitu makna yang timbul karena tanggapan indera yang berbeda. Contoh: namanya harum.  Asosiasi, yaitu makna kata yang timbul karena persamaan sifat. Contoh: Hati- hati menghadapi tukang catut di bioskop itu.

9  Antonim: hubungan makna yang berlawanan. Contoh:  Hari ini ayah mengalami rugi besar.  Hari ini ayah mengalami untung besar.  Sinonim: hubungan makna yang dekat atau sama. Contoh:  Mansur menatap orang itu.  Ani melihat kejadian itu.

10  Polisemi: hubungan makna yang satu makna denotatif dan yang lain makna konotatif. Contoh:  Kemarin sore ia jatuh dari pohon mangga.  Usahanya jatuh bangkrut karena ulah sahabatnya sendiri.  Hiponim: hubungan kata yang lebih sempit (kata khusus). Contoh:  mawar, melati, anggrek adalah hiponim dari bunga

11  Hipernim: hubungan kata yang lebih luas (kata umum). Contoh:  melihat adalah kata umum dari melirik, menatap, mengintip, memandang  Homonim: kata yang memiliki kesamaan tulisan dan bunyi. Contoh:  bisa: dapat  bisa: racun

12  Homofon: kata yang memiliki kesamaan bunyi. Contoh:  massa: orang banyak  masa: waktu  Homograf: kata yang memiliki kesamaan tulisan. Contoh:  apel: jenis buah  apel: wajib lapor


Download ppt "Pengertian Makna Macam-Macam Makna Gejala Pergeseran Makna Hubungan Makna."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google