Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI."— Transcript presentasi:

1 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI

2 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI

3 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Gejala alam dan Keteraturannya dalam cakupan Mekanika benda titik. Kompetensi Dasar : 1.7. Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan

4 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI INDIKATOR : 1.Memformulasikan konsep impuls dan momentum, keterkaitan antar keduanya. 2.Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar. 3.Mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan. 4. Menerapkan konsep hukum kekekalan momentum pada gerak roket dan mesin jet.

5 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI A. MOMENTUM Momentum adalah : Hasil kali sebuah benda dengan kecepatan benda itu pada suatu saat. Momentum merupakan besaran vektor yang arahnya searah dengan kecepatannya. p = m v Dengan : m = Massa benda (kg) v = Kecepatan benda (m/s) p = Moentum benda (kg.m/s)

6 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Animasi 1 Animasi 1: Mobil dengan massa m bergerak dengan kecepatan v 1,dan memiliki momentum p 1. Selanjutnya (posisi akan berhenti) akibat gaya kecepatan mobil menjadi v 2 dan memiliki momentum p 2. Animasi 1 memperlihatkan perubahan momentum (p). Misalnya mobil yang mau berhenti memiliki kelajuan yang akan berkurang secara perlahan- lahan. Perhatikan animasi 1 berikut ini! Play m v1v1 Analisis animasi 1 m v2v2 Perubahan Momentum Maka : Δp = m v 2 - m v 1

7 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI B. IMPULS Impuls adalah : Hasil kali gaya dengan waktu yang ditempuhnya. Impuls merupakan Besaran vektor yang arahnya se arah dengan arah gayanya. I = F (∆t) = F ( t 2 – t 1 ) Dengan : I = Impuls (N.s) F = Gaya yang bekerja pada benda (N) ∆t = Interval waktu selama gaya bekerja (s)

8 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Impuls sebagai Perubahan Momentum Konsep tentang impuls dan perubahan momentum dapat dipandang sebagai konsep yang muncul dari penerapan hukum II Newton, yaitu: m Play Analisis Animasi 2 m Fv1v1 m v2v2 kemudian bola mengalami perubahan kecepatan (  v =v 1 -v 2 ) pada selang waktu (  t). Animasi 2 Perhatikan animasi 2! Animasi 2: Stick memberikan gaya (F) pada bola bermassa (m),

9 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Perubahan kecepatan pada benda akan memberikan percepatan rata-rata sebesar: Maka Besaran F  t disebut sebagai impuls, yang berarti bahwa impuls merupakan perubahan momentum

10 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI C. Hukum Kekekalan Momentum Animasi 3 memperlihatkan dua buah bola yang masing-masing massanya m A dan m B, bergerak segaris dan searah dengan kecepatan v A dan v B. Karena Kecepatan v A >v B suatu saat bola A menumbuk bola B A Play Animasi 3: proses tumbukan B ► Setelah tumbukan v A v B A B v A ’ A v B ’ B ► Saat tumbukan ► Sebelum tumbukan Analisis gerak v A A v B B

11 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Setelah itu, bola saling melepaskan bola dengan kecepatan masing-masing v A ’ dan v B ’ Saat bola saling menekan, hukum III Newton berlaku (hukum Aksi-Reaksi), dimana bola A menekan bola B dan bola membalas menekan bola A (arah berlawanan), secara matematis: ∆P 1 = ∆P 2 m 1 v 1 ’ – m 1 v 1 = - (m 2 v 2 ’ – m 2 v 2 ) m 1 v 1 ’ - m 1 v 1 = - m 2 v 2 ’ + m 2 v 2 m 1 v 1 + m 2 v 2 = m 1 v 1 ’ + m 1 v 2 ’ P 1 + P 2 = P 1 ’ + P 2 ’ m 1 v 1 + m 2 v 2 = m 1 v 1 ’ + m 1 v 2 ’ P 1 + P 2 = P 1 ’ + P 2 ’

12 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI m 1 v 1 + m 2 v 2 = (m 1 + m 2) v’ Menurut Hukum Kekekalan Momentum, apa bila pada sistem tidak ada gaya luar yang bekerja, momentum sistem sebelum dan sesudah tumbukan sama. Jadi, hukum kekekalan momentum akan berlaku pada setiap tumbukan dua benda atau lebih jika tidak ada gaya luar. Jika setelah tumbukan kedua benda m 1 dan m 2 menempel atau menjadi satu, artinya keduanya memiliki kelajuan yang sama, yaitu v 1 ’ maka ; v 1 v 2 v ’ Persamaan diatas disebut Hukum Kekekalan Momentum karena jumlah momentum benda sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama.

13 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI 1. TUMBUKAN LENTING SEMPURNA Tumbukan lenting sempurna adalah tumbukan antara dua buah benda yang jumlah energi mekaniknya tetap sama besar, sesaat sebelum dan sesudah terjadi tumbukan. Dengan kata lain, tumbukan lenting sempurna tidak ada energi yang hilang. Dengan demikian, pada lenting sempurna berlaku: 1.hukum kekekalan momentum 2.hukum kekekalan energi mekanik Misalkan, dua buah bola dengan massa masing-masing m A dan m B, mula-mula bergerak dengan kecepatan v 1 dan v 2. setelah terjadi tumbukan, kecepatan bola menjadi v 1 ’ dan v 2 ’. Perhatikan animasi 5 v 1 v 2 ► Bola sebelum tumbukan Play ► Bola saat tumbukan v 2 ’ v 1 ’ ► Bola sesudah tumbukan ► Perhatikan animasinya Animasi 4 D. TUMBUKAN

14 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI 2. TUMBUKAN LENTING SEBAGIAN Pada tumbukan lenting sebagian hanya berlaku Hukum Kekekalan Momentum, sedangkan Hukum Kekekalan Energi tidak berlaku, karena energi kinetik benda sesudah tumbukan lebih kecil sebelum tumbukan. Hal ini disebabkan saat terjadi tumbukan ada energi yang menjadi kalor atau energi bunyi. 1. Berlaku hukum kekekalan momentum Ciri tumbukan lenting sebagian: 2. Tidak berlaku hukum kekekalan energi mekanik 3. Koefisien restitusi (e) bernilai di antara nol dan satu: lantai Play Animasi 5:

15 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Tumbukan antara dua benda dengan tidak lenting sama sekali, maka setelah tumbukan kedua benda akan memiliki kecepatan yang sama (v’ 1 =v’ 2 =v’), karena koefisien restitusi sama dengan nol (e=0) Perhatikan animasi6 ! Secara umum pada tumbukan lenting tidak sama sekali berlaku hukum kekekalan momentum Karena kecepatan kedua benda setelah tumbukan sama, yaitu: Maka persamaan hukum kekekalan momentum, menjadi: Play Animasi 6: 1 2 v1v1 1 2 v2v2 v' 1 =v’ 2 =v’ 2. TUMBUKAN TIDAK LENTING

16 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI PRINSIP KERJA ROKET Prinsip pendorong jet dimanfaatkan pada pesawat, roket, peluru kendali, dan pesawat antariksa. Misalnya roket, terbangnya didorong oleh arus gas yang dihasilkan dari tempat pembakaran bahan bakar. (Perhatikan animasi 8 Prinsip kerja roket yang utama adalah kekekalan momentum. Jumlah momentum roket di landasan sama dengan nol. Saat roket diluncurkan, has hasil pembakaran disemburkan ke bawah dengan kecepatan tinggi, semburan gas ini membuat roket bergerak ke atas untuk mengimbangi momentum gas. Hukum kekekalan momentum pada roket, yaitu: Play INDONESIA Animasi 8 desain: bugishq blog

17 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Impuls adalah perubahan momentum : (F  t =  p=  (mv)): Sehingga, gaya roket akan menjadi Hukum kekekalan momentum pada roket, yaitu:

18 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI 1. Bola bermassa 0,4 kg mula-mula dalam keadaan diam. Kemudian bola tersebut di tendang dengan gaya F sehingga bola bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Diketahui pula bahwa kaki menyentuh bola selama 0,05 sekon. Tentuhkanlah : a. Perubahan Momentum b. Besarnya gaya F Dik : m = 0,4 kg; v 1 = 0 v 2 = 10 m/s ∆t = 0,05 s Dit : a. ∆p =....?b. F =....? Penyelesaian : a. ∆p = m ∆v = m (v 2 – v 1 ) = (0,4kg) (10 m/s – 0) = 4 kg m/s Contoh Soal b.

19 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI 2. Dua benda massanya 3 kg dan 2 kg bergerak berlawanan arah masing-masing dengan kelajuan 4 m/s dan 5 m/s. Setelah tumbukan, kedua benda bersatu dan bergerak bersama-sama. Tentuhkan kecepatan dan arah kedua benda ! Dik : m 1 = 3 kgm 2 = 2 kgv 1 = 4 m/s v 2 = -5 m/s ( berlawanan arah dengan v 1 ) Dit : v ’ =......? * Arah kedua benda.... Penyelesaian : m 1 v 1 + m 2 v 2 = (m 1 + m 2) v’ (3 kg)(4 m/s) + (2 kg)(-5 m/s) = (3 kg + 2 kg) v ’ 12 kg m/s + (-10 kg m/s) = ( 5 kg ) v ’ 2 kg m/s = ( 5 kg ) v ’ Kecepatan benda searah dengan gerak benda bermassa 3 kg, yaitu kekanan

20 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI LATIHAN SOAL 1. Seorang pemain bisbol akan memukul bola yang datang padanya dengan massa 2 kg dengan kecepatan 10 m/s, kemudian dipukulnya dan bola bersentuhan dengan pemukul dalam waktu 0,01 detik sehingga bola berbalik arah dengan kecepatan 15 m/s. a. Carilah besar momentum awal b. Carilah besar momentum akhir c. Carilah besar perubahan momentumnya. d. Carilah besar impulsnya. e. Carilah besar gaya yang diderita bola. 2. Dua buah benda massanya 5 kg dan 12 kg bergerak dengan kecepatan masing-masing 12 m/s dan 5 m/s dan berlawanan arah. Jika bertumbukan sentral, hitunglah : a. Kecepatan masing-masing benda dan hilangnya energi jika tumbukannya elastis sempurna. b.Kecepatan masing-masing benda dan energi yang hilang jika tumbukannya tidak elastis sama sekali.

21 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI Referensi 1.Kamajaya, Fisika SMA Kelas XI. 2007;Grafindo. 2.Arief Rahman, Fisika untuk SMA dan MA Kelas XI.2007; Sarana Panca Karya Nusa. 3.Sunardi dkk, Fisika Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI Bandung: Yrama Widya. 4.Marthen Kanginan, Fisika SMA Kelas XI Erlangga. 5.Supiyanto, FISIKA untuk SMA/MA Kelas XI.2007; PT.PHIBETA ANEKA GAMA

22 BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI


Download ppt "BERANDA SK - KD INDIKATOR MATERI CONTOH LATIHAN REFERENSI SELESAI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google