Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengukuran Line Input Audio Mixer Parameter yang diukur : 1.Maksimum output dalam dBu. 2.Frequence respons dalam dBu. 3.Signal to Noise Ratio (S/N) dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengukuran Line Input Audio Mixer Parameter yang diukur : 1.Maksimum output dalam dBu. 2.Frequence respons dalam dBu. 3.Signal to Noise Ratio (S/N) dalam."— Transcript presentasi:

1 Pengukuran Line Input Audio Mixer Parameter yang diukur : 1.Maksimum output dalam dBu. 2.Frequence respons dalam dBu. 3.Signal to Noise Ratio (S/N) dalam dBu. 4.Total Harmonic Distortion + Noise (THD+N)dalam % 5.Crasstalk untuk Mixer Stereo dalam dBu.

2 1.Mengukur Maksimum Output Langkah-langkah pengukuran 1.On kan audio mixer 2.Semua input modul harus posisi Line (bukan posisi Mic) 3.Buka main fader atau master fader sampai posisi 0 4.Panpot posisi tengah dan Equalizer posisi off 5.On kan alat ukur audio (Misal. Nautrik) 6.Hubungkan output Nautrik ke input modul channel 1 7.Hubungkan output mixer Main L/R ke input nautrik 8.Set generator audio pada 1Khz, 6 dBu 9.Setelah diperoleh 1 Khz, 6 dBu pada generator audio buka fader channel 1 sampai pada pengukur signal terbaca level 6 dBu (sampai disini mixer jangan dirubah- rubah lagi). 10. Tekan tombol THD+N pada alat ukur. 11. Naikan pada audio generator sebesar-besarnya sampai pada pengukur signal terbaca 0.05% 12. Baca level pada alat ukur signal dan catat hasilnya 13. Ulangi langkah-langkah tersebut untuk fader yang lainnya

3 2. Mengukur Frequence response Langkah-langkah pengukuran 1.Langkah 1 sampai dengan 8 sama. 2.Ubah frequence dari 1 Khz menjadi 40 Hz. 3.Level yang terbaca pada pengukur signal dikurangi 6 dBu dan hasilnya di catat di lembar pengukuran 40 Hz. 4.Ubah lagi frequence 40 Hz menjadi 16 Khz. 5.Level yang terbaca pada pengukur signal dikurangi 6 dBu dan hasilnya di catat di lembar pengukuran 16 Khz. 6.Ulangi langkah-langkah tersebut di atas untuk fader lainnya

4 3. Mengukur Signal to Noise Ratio Langkah-langkah pengukuran 1.Langkah 1 sampai dengan 9 sama. 2.Pindahkan output audio generator dari input ch1 ke ch 2. 3.Pada input ch 1 diganti R 200 ohm (harus dipersiapkan sebelumnya. 4.Tekan tombol filter 22 Hz-22 Khz pada alat ukur. 5.Level yang terbaca pada alat ukur harus ditambah dengan 6 dBu dan catatlah pada lembar pengukuran kolom S/N (abaikan tanda minus pada pada level) 6.Ulangi lagi untuk mengukur channel berikutnya

5 4. Mengkur THD+N Langkah-langkah pengukuran 1.Langkah 1 sampai dengan 9 sama. 2.Tekan THD+N dan catat hasilnya pada kolom 1 Khz. 3.Ubah frequence dari 1 Khz menjadi 40 Hz dan catat hasilnya pada kolom 40 Hz. 4.Ubah frequence dari 40 Hz menjadi 16 Khz dan catat hasilnya pada kolom 16 Khz. 5.Ulangi lagi untuk channel-channel yang lainnya

6 5. Mengukur Crasstalk Right to Left (khusus untuk audio mixer Stereo) Langkah-langkah pengukuran 1.Hubungkan output audio generator ke input modul channel 1R 2.Pasang R 200 ohm ke input modul channel 1 L 3.Hubungkan output Master R atau L ke input alat ukur audio 4.Set audio generator ke 1 Khz, 20 dBu 5.Buka fader main sampai posisi nol 6.Buka fader input modul sampai nol juga 7.Baca hasil pengukuran level pada alat ukur audio dan hasilnya di catat 8.Ulangi langkah-langkah tersebut di atas untuk channel yang lainnya

7


Download ppt "Pengukuran Line Input Audio Mixer Parameter yang diukur : 1.Maksimum output dalam dBu. 2.Frequence respons dalam dBu. 3.Signal to Noise Ratio (S/N) dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google