Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Toni Kuswoyo Satker PBIAT Janti – Klaten.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Toni Kuswoyo Satker PBIAT Janti – Klaten."— Transcript presentasi:

1

2 Toni Kuswoyo Satker PBIAT Janti – Klaten

3

4

5

6

7

8

9

10 Revitalisasi Perikanan Budidaya Presiden Republik Indonesia Jatiluhur – Jawa Barat, 11 Juni 2005 Komoditas Unggulan Budidaya Ikan Air Tawar: Lele Patin Gurame Ikan Hias NILA

11 Mengapa Nila ??? Sangat digemari masyarakat Merupakan komoditas ekspor Teknologi sudah berkembang di masyarakat Membuka lapangan pekerjaan Meningkatkan pendapatan Potensi lahan cukup luas

12 TEKNIK PEMBENIHAN IKAN NILA

13 Kegiatan Utama Dalam Pembenihan Nila Produksi Benih Pendederan (P1 – P3) Panen & Pemasaran Pemilihan Induk Pemberokan/Recovery Pemijahan - Sapih Benih - Ketek (Sistem JANTI) Persiapan Kolam - Pengeringan - Pemupukan - Pengapuran - Pengisian Air Pendederan (P1 – P3) Manaj. INDUK : Manaj. Genetik Manaj. Pakan Manaj. Kualitas Air Manaj. Kesehatan Manaj. Pakan Manaj. Kualitas Air Manaj. Kesehatan Panen Grading Ukuran Pengemasan Pengangkutan

14 13 Diagram : Alur Produksi Budidaya Nila Induk Kembali Dimatangkan Gonadnya Persiapan Kolam Pemijahan Persiapan Kolam Pendederan (pengeringan, pemupukan, pengisian air & penumbuhan planton) Pematangan Ganad Pemijahan Pengambilan Larva Pendederan I (1 bulan) (larva s/d 3-5 cm) Pendederan II (1 bulan) (3-5 cm s/d 5-8 cm) Pendederan III (1 bulan) (5-8 cm s/d 8-12 cm) Pembesaran I (max. 80 hari) Pembesaran II (max. 80 hari) Panen & Pengemasan Pengangkutan & Pemasaran

15 A. Produksi Benih 1. Pemilihan Induk Ciri Induk Nila Yang Baik : Bentuk tubuh normal/tidak cacat Sehat/tidak terinfeksi penyakit Bukan hasil perkawinan sekerabat/inbreeding Kriteria kuantitatif sifat reproduksi induk nila menurut SNI, adalah :

16 (lanjutan) 2. Pemberokan/Recovery Tujuan : pemulihan (recovery) induk sebelum pemijahan Waktu: ± 2 minggu untuk sapih larva/benih dan ± 1 bulan untuk sistem telur (ketek) Lakukan : Manaj. Pakan (2%/hari), Kualitas Air, dan Kesehatan Ikan Bak Recovery Induk Nila JantanBak Recovery Induk Nila Betina

17 3. Pemijahan a. Ketek (Sistem JANTI) - Dilakukan di bak pemijahan - Perb. Jantan : Betina = 1 : 3 -Panen telur : 15 – 18 hari setelah pemijahan -Lakukan : Manaj. Pakan (1%/hari), Kualitas Air, dan Kesehatan Ikan (lanjutan)

18 Video Pemijahan Sistem Janti

19 TelurLarva Penetasan Telur (hatchery)Penebaran Larva

20 3. Pemijahan b. Sapih Benih - Dilakukan di kolam - Perb. Jantan : Betina = 1 : 3 s/d 1 : 5 -Panen larva : 10 hari setelah pemijahan s/d hari ke-30 -Lakukan : Manaj. Pakan (1%/hari), Kualitas Air, dan Kesehatan Ikan (lanjutan)

21 Video Pemijahan Sistem Sapih Benih

22 B. Pendederan (P1 – P3) 1. Persiapan Kolam a. Pengeringan - Waktu : 3 – 5 hari - Pastikan dasar kolam telah kering/retak-retak b. Pemupukan (P1) - Organik (kotoran puyuh) : 100 g/m 2 - Anorganik (urea) : 15 g/m 2 (bila perlu) c. Pengapuran - Kapur tohor : 25 g/m 2 (bila perlu) d. Pengisian Air (P1) - Kolam diisi air dengan kedalaman awal ± 20 cm pada outlet - Biarkan kolam selama ± 4 hari sampai plankton tumbuh - Kolam siap ditebari larva - Penambahan air dilakukan secara bertahap sampai panen hingga mencapai kedalaman 80 cm

23 (lanjutan) 2. Pendederan (P1 – P3)

24 C. Panen & Pemasaran 1. Panen Benih (P 1 – P 3 )

25 Video Panen Benih

26 C. Panen & Pemasaran ……… (lanjutan) 2. Grading Ukuran

27 3. Pengemasan C. Panen & Pemasaran ……… (lanjutan)

28 Video Grading & Pengemasan

29 4. Pengangkutan C. Panen & Pemasaran ……… (lanjutan) Sistem Tertutup Sistem Terbuka

30 Manajemen Kualitas Air

31 Manajemen Kesehatan Ikan Waspadai gejala serangan hama penyakit Spesies IkanVirusBakteriJamurParasit Ikan Mas (Cyprinus carpio) Virus Herpes Koi (KHV)Aeromonas FlavobacteriumAchlya AphanomycesTrichodina Ichthyopthirius, Chilodonella, Myxobolus, Argulus Lernaea, Dactylogyrus, Gyrodactylus, Cestoda, Digenetik, Glochidium Ikan Nila (Oreochromis sp.) -Streptococcus Flavobacterium AchlyaTrichodina Chilodonella Dactylogyrus Gyrodactylus Ikan Patin (Pangasius sp) -Edwardsiella Flavobacterium AchlyaTrichodina, Oodinium, Ichthyophthirius, Argulus, Dactylogyrus Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata) -StreptococcusAchlyaLernaea, Trichodina, Dactylogyrus Ikan Botia (Botia macracanthus) -FlavobacteriumIchthyophthirius, Trichodina, Oodinium

32 Trichodina (Trichodina sp./Trichodinella sp.) Trichodina sp. (tubuh dan sirip) Trichodinella sp. (insang) Gejala: lemah, kusam, menggosok-gosokkan tubuh PARASIT

33 Gyrodactylus Menyerang insang dan kulit Gejala: lemah, susah nafas, pertumbuhan lambat, ekses lendir, kulit merah Dactylogyrus

34 Penambahan bahan kimia ke air Perlakuan mengalir (flowing treatment) Pencelupan ikan (dips) Pemandian cepat (short bath) Pemandian panjang (long bath) Penyemprotan di atas kolam Menggantung bahan kimia dalam air Penambahan bahan kimia ke pakan untuk mengendalikan endoparasit, bakteri dan infeksi patogen lain ke dalam tubuh ikan Penambahan bahan kimia langsung ke ikan pengolesan bahan kimia dan injeksi Pengendalian secara mekanik (bio security) Pengendalian secara biologi Penanggulangan Hama & Penyakit Ikan

35 Matur Nuwun


Download ppt "Toni Kuswoyo Satker PBIAT Janti – Klaten."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google