Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN MEMULAI BISNIS BARU

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN MEMULAI BISNIS BARU"— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN MEMULAI BISNIS BARU
oleh: FEBRINI, SE, M.Si

2 PENDAHULUAN Dalam memulai bisnis perlu dilakukan pemisahan pola pikir(mindset) yang jelas antara pemilik bisnis dengan pengelola bisnis. Menjadi entrepreneur saat menjadi pemilik dalam rapat pemegang saham dan menjadi intrapreneur (profesional) saat menjadi pemimpin organisasi.

3 Entrepreneurship VS Intrapreneur
No Uraian Entrepreneurship (Pemilik dan Pendiri) Intrapreneur (Pengelola) 1 Fokus dalam bekerja Leadership Manjerial 2 Resiko Bisnis yang ditanggung 100% Tdak 3 Tanggungjawab utama Penentu visi dan misi Visi (kondisi masa depan) Misi Pelaksana visi dan misi 4 Profesionalisme Terhadap bisnis Terhadap organisasi 5 Jabatan Komisaris Direksi 6 Posisi dalam organisasi Luar organisasi Dalam organisasi

4 Bagaimana Mempersiapkan Bisnis
I. a. Penunjukan dan pengangkatan orang yg bertanggungjawab dalam mengelola bisnis. b. Menentukan, merencanakan dan mempersiapkan lokasi kantor. c. Mempersiapkan tempat kerja dan perlengkapan kantor. d. Mempersiapkan SDMnya e. Perencanaan peraturan dan proses pengambilan keputusan.

5 II. Menyusun Struktur organisasi Bisnis dimulai dengan mempersiapakan manajemen oprasional organisasi dan strukturnya untuk diisi oleh orang-orang yg tepat. III. Manajemen Manajemen Organisasi dengan istilah 4P (Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, Pengawasan) IV. Persiapan Sumberdaya Manusianya Suksenya sebagai wirausaha pasti tidak luput dari sukses memilih, merekrut, menyeleksi, dan mengendalikan sumber daya manusiannya.

6 3 Trik membuka usaha baru
1. MELIHAT: Lihatlah dan perhatikan usaha yang lebih dulu buka. Kalau bisa cari beberapa sebagai pembanding. Perhatikan secara keseluruhan, baik penataan, pelayanan maupun cara kerja. 2. MENIRU: Dari yang Anda perhatikan diatas, TIRULAH mereka. Sebisa mungkin persis sama. Kecuali nama dan merek tentunya bisa-bisa kita dituntut di pengadilan nantinya. 3. MENAMBAH : Nah, setelah Anda MENIRU mereka. Maka perlu bagi Anda untuk menambahkan beberapa point yang menurut Anda bisa memberi nilai plus bagi usaha Anda. Misal: harga lebih murah, tempat lebih menyenangkan, sarana dan service pendukung lebih lengkap, SPG lebih cantik.

7 TIPS LAIN JIKA ANDA BERNIAT MEMBUKA USAHA SENDIRI (1)
1. Penelitian Pasar Penelitian pasar merupakan hal pokok dalam membangun sebuah bisnis. Lakukan penelitian di pasar dan tentukan siapa konsumen anda. Tentukan pula mana yang akan menjadi sasaran utama anda atau konsumen anda jadi lebih kecil sehingga bisnis anda dapat menjadi fokus dan menjadi acuan untuk melihat kecenderungan pasar. 2. Pilih Partner yang tepat Jika anda akan mencari rekan kerja, pastinya anda sudah memilih yang tepat. Sebab berdasarkan pengalaman, banyak pebisnis yang dikecewakan partner bisnis.

8 TIPS LAIN JIKA ANDA BERNIAT MEMBUKA USAHA SENDIRI (2)
3. Jaminan keuangan Jaminan keuangan juga diperlukan untuk memulai bisnis sendiri. 4. Ciptakan image yang unik Karena sudah banyak pemain yang lebih dulu terjun ke dunia bisnis yang anda bidangi, sebaiknya anda menciptakan image yang unik menyangkut bisnis anda agar mudah dikenal publik. 5. Jangan berpikir untung dulu Usaha apapun butuh perjuangan dan waktu, apalagi anda baru mulai terjun ke dunia bisnis. Oleh karena itu anda jangan berfikir dulu untuk mendapatkan untung dalam tempo cepat. Sebaiknya anda merencanakan perputaran uang yang relatif cepat daripada perputaran uang yang relatif besar namun lambat.

9 MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI SEBELUM MEMULAI BISNIS
Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

10 Langkah Sebelum Memulai Sebuah Bisnis
Biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru atau untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat.

11 Pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan.
Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

12 Pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat.
Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

13 4. Kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif.
Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

14 IDENTIFIKASI PELUANG USAHA BARU
1. ORIENTASI EKSTERNAL Sumber gagasan baru dari Orientasi Eksternal: KONSUMEN PERUSAHAAN YG SUDAH ADA SALURAN DISTRIBUSI PEMERINTAH PENELITIAN & PENGEMBANGAN

15 2. ORIENTASI INTERNAL Orientasi Internal merangsang sumber2 pribadi  ventura baru, dengan menyimpan pengetahuan sepanjang tahun berupa: Gagasan Konsep-konsep Prinsip2 Fakta-fakta

16 PELUANG USAHA BARU MENURUT PETER DRUCKER peluang usaha dapat ditemukan: a. Yang tak terduga b. Ketidakselarasan c. Inovasi berdasarkan kebutuhan proses d. Perubahan struktur industri/ struktur pasar e. Perubahan demografi f. Perubahan persepsi, mood, dan makna g. Pengetahuan yang baru.

17 PROSES INOVASI “VENTURA BARU” Wirausaha melihat adanya kebutuhan
Mengumpulkan data & identifikasi konsep-konsep Menguraikan masalah Menggunakan daya ingat utk mencari kesamaan2 Menemukan kesamaan & gagasan yg berhubungan Menggabungkan kesamaan & gagasan Mencari pembecahan sementara Meneliti pemecahan Bergerak terus jika kesemuaannya baik Mencapai keberhasilan “VENTURA BARU”

18 BAGAIMANA MENCARI SUMBER GAGASAN BAGI PRODUK & JASA BARU ??

19 GAGASAN BARU KEBUTUHAN AKAN SUMBER PENEMUAN
MENGAMATI KEKURANGAN PRODUK/JASA PEMANFAATAN PRODUK DR PERUSAHAAN LAIN HOBBI / KESENANGAN PRIBADI MENGAPA TDK TERDAPAT?? MENGAMATI KECENDERUNGAN 2 KEGUNAAN LAIN DR BARANG2 BIASA

20 Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Perusahaan Kemitraan/ Partnership (Firma, CV) Korporasi/corporation

21 Perusahaan Perseorangan
Perusahaan Perseorangan adalah Bisnis yang dimiliki oleh seorang Pemilik

22 Pengendalian seutuhnya Semua laba Hanya untuk pengusaha Keuntungan Perusahaan Perseroan Organisasi Sederhana Pajak Rendah

23 Bertanggung JawabAtas Semua kerugian Dana Terbatas Kerugian Perusahaan Perseroan Tanggung Jawab Tidak terbatas Keterampilan Terbatas

24 Kerugian Partnership Berbagi Pengendalian Tanggung Jawab Tidak terbatas Berbagi Laba

25 Koperasi Akses Terhadap Modal Tanggung Jawab Terbatas Transfer Kepemilikan Keuntungan Koperasi

26 Kerugian Koperasi Biaya Kerorganisasian Tinggi Transparansi Publik Masalah Keanggotaan Pajak Tinggi

27 PROSES PERENCANAAN & PENGEMBANGAN PRODUK
TAHAP GAGASAN TAHAP KONSEP TAHAP PENGEMBANGAN PRODUK TAHAP UJI PEMASARAN TAHAP KOMERSIALISASI Kemungkinan Peluncuran produk & pembentukan persahan yg berhasil

28 PRODUK YANG SESUAI UNTUK PERUSAHAAN KECIL
PETER F. DRUCKER  berdasarkan “nilai yg disumbangkan (contributed value)” Nilai yg disumbangkan : Mengukur perbedaan antara pendapatan kotor yg diterima perusahaan Mengukur efektifitas usaha total Rugi  laba Rentang waktu yg diperlukan utk penyelesaian produk / proses

29 PELUNCURAN USAHA BARU Mempertahankan sikap obyektifitas & selalu mencari thd gagasan2 bagi produk atau jasa Sepenuhnya dekat dgn situasi segmen pasar yg ingin mereka masuki Memahami persyaratan teknis dr produk / proses Menelusuri serta mendetail keb. Finasial bg pengmb. & produksi brg / proses Menget. Kendala hukum yg diterapkan pd produk / jasa Menjamin bahwa produk atau jasa menawarkan keuntungan tertentu yg membedakannya dari produk pesaing Melindungi gagasan kreatif mll hak paten, hak cipta, merk dagang

30 KEGAGALAN DLM MEMILIH PELUANG BISNIS BARU
Kurangnya Obyektifitas Kurangnya Kedekatan dg Pasar Pemahaman kebutuhan Teknis yg tdk memadai Diabaikan kebutuhan Finansial Kurangnya diferensiasi Produk Pemahaman terhadap masalah2 hukum yg tidak memadai.

31 KUNCI JATUH BANGUNYA SEBUAH BISNIS
No Uraian 1 Elemen perangkat keras Strategi, dengan berfikir strategis untuk meminimalisir resiko. Struktur, struktur bisnis dibentuk sejalan dengan visi dan misi. Sistem, dibuat setelah struktur organisasi 2 Elemen perangkat Lunak Staf, perlunya mencari staf untuk mengisi struktur organisasi Ketrampilan(skill) merupakan faktor penting dalam produktifitas kerja Nilai Bersama (share value) kebersamaan, kepercayaan, kepentingan, dan kenyamanan dalam bekerja. Gaya (style), gaya kepemimpinan sangat pentingdalam penegelolaan bisnis

32 T’rima kasih…


Download ppt "MANAJEMEN MEMULAI BISNIS BARU"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google