Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Week 4 personality.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Week 4 personality."— Transcript presentasi:

1 week 4 personality

2 Pengertian personality (kepribadian)?
Secara etimologis, kata personality berasal dari bahasa latin “persona” yang berarti topeng. “personality is the dynamic organization within the individual of those psychophysical system, that determines his unique adjusment to his environment” (Gordon W Allport )

3 Personality Personality: unique and enduring ways of thinking, feeling, and behaving. A theory explains a phenomenon, organizes fact, and make prediction. Personality theories allow us re-organize and understand thoughts, feelings, and behaviors of individuals.

4 faktor yang mempengaruhi kepribadian
Kepribadian adalah ciri, karakteristik, gaya atau sifat-sifat yang memang khas dikaitkan dengan diri kita. Pembawaan bawaan-bawaan yang dibawa sejak lahir. pengalaman (umum dan khusus) kepribadian itu bersumber dari bentukan-bentukan yang kita terima dari lingkungan, Jadi yang disebut kepribadian itu sebetulnya adalah campuran dari hal-hal yang bersifat psikologis, kejiwaan dan juga yang bersifat fisik. Maksud bentukan keluarga dalam hal ini adalah kata-kata apakah yang sering dikatakan oleh orang tuanya. Pujian apa yang sering didengar, hukuman apa yang sering dialami berkaitan dengan satu perilaku di rumah. Motivasi apa serta contoh apa yang diperlihatkan keluarganya. Semua itu akan membentuk kepribadian seseorang. Misalnya saat listrik mati ada ayah yang mengatakan : “awas ada hantu”, ada ayah yang mengatakan “cepat siapkan lampu pengganti”, ada orang tua yang pergi ke luar, ada orang tua yang langsung tidur, ada juga yang menganjurkan berdo’a dan ambil air wudlu. dsb. Semua stimulus kita dapatkan sejak lahir baik dari kakak, ayah, ibu, teman, televisi dsb. Semua akan mempengaruhi cara kita bersikap terhadap sesuatu. Pada saat itulah kepribadian terbentuk. Selanjutnya melalui proses yang tidak sederhana akan berinteraksi dengan bentuk fisik seperti kurus, pendek, gemuk, lobus otak, pembuluh darah, jantung dan atribut psikologis misalnya sabar, pemarah, cerewet, agresif dsb.

5 Pengelompokkan kepribadian
meskipun kepribadian itu unik tetapi ada beberapa ahli yang berusaha menggolongkan kepribadian, misalnya Hipocrates yang membagi tipologi kepribadian menjadi 4 tipe berdasarkan pada pada cairan tubuh yang mendominasi dan memberikan pengaruh kepada individu tersebut.

6 4 jenis cairan tubuh pembagiannya meliputi
empedu kuning (kholeris), empedu hitam (melankolis), cairan lendir (plegmatis) darah (sanguinis).

7 4 tipe kepribadian menurut Hipocrates
Kholeris Seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Melankolis Perasaanya sangat kuat sehingga cendrung sangat sensitif. Plegmatis tipe plegmatik adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Sanguinis Memiliki kecenderungan gembira, yang senang hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Kholeris Kelemahannya kurabng bisa berempati karena kurang memakai perasaan Melankolis mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukupsering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung. Plegmatis Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Kelemahan orang plegmatik adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah Sanguinis Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang bertindak sesuai emosi atau keinginannya.

8 Freud’s 3 parts of personality
The Id komponen kepribadian yang berisi impuls agresif dan libinal, dimana sistem kerjanya dengan prinsip kesenangan Ego Bagian kepribadian yang bertugas sebagai pelaksana, dimana sistem kerjanya pada dunia luar untuk menilai realita dan berhubungan dengan dunia dalam untuk mengatur dorongan2 id agar tidak melanggar nilai-nilai superego. Super-Ego bagian moral dari kepribadian manusia, karena ia merupakan filter dari sensor baik- buruk, salah-benar, boleh- tidak sesuatu yang dilakukan oleh dorongan ego. The Id nafsu atau dorongan-dorongan kenikmatan yang harus dipuaskan, bersipat alamiah pada manusia. Ego kemampuan otak atau akal yang membimbing manusia untuk mencari jalan keluar terhadap masalah melalui penalarannya. Super-Ego norma, aturan, agama, norma sosial.

9 Struktur kepribadian manusia. Diadaptasi dari Sigmund Freud
Cara kerja masing-masing struktur dalam pembentukan kepribadian adalah: (1) Apabila rasa id-nya menguasai sebahagian besar energi psikis itu, maka pribadinya akan bertindak primitif, implusif dan agresif dan ia akan mengumbar impuls-impuls primitifnya, (2) apabila rasa ego-nya menguasai sebagian besar energi psikis itu, maka pribadinya bertindak dengan cara-cara yang realistik, logis, dan rasional, (3) apabila rasa super ego-nya menguasai sebagian besar energi psikis itu, maka pribadinya akan bertindak pada hal-hal yang bersifat moralitas, mengejar hal-hal yang sempurna yang kadang-kadang irrasional. Struktur kepribadian manusia. Diadaptasi dari Sigmund Freud

10 salah ucap sesuatu; misalnya nama yang sudah dikenal sebelumnya,
Kesadaran dan ketidaksadaran manusia (salah satu dasar pemikiran Freud) Bukti klinis untuk membenarkan alam ketidaksadaran manusia dapat dilihat dari hal-hal berikut: mimpi; hal ini merupakan pantulan dari kebutuhan, keinginan dan konflik yang terjadi dalam diri, salah ucap sesuatu; misalnya nama yang sudah dikenal sebelumnya,

11 Kesadaran Kesadaran itu merupakan suatu bagian terkecil atau tipis dari keseluruhan pikiran manusia. Hal ini dapat diibaratkan seperti gunung es yang ada di bawah permukaan laut, dimana bongkahan es itu lebih besar di dalam ketimbang yang terlihat di permukaan. Demikianlah juga halnya dengan kepribadian manusia, semua pengalaman dan memori yang tertekan akan dihimpun dalam alam ketidaksadaran.

12 Fenomena gunung es Sigmund Freud

13 Perkembangan kepribadian
Menurut Freud, kepribadian orang terbentuk pada usia sekitar 5-6 tahun yaitu: tahap oral, tahap anal: 1-3 tahun, (memenuhi id) tahap phalic: 3-6 tahun, (sifat dan jenis kelamin) tahap laten: 6-12 tahun,(nilai budaya) tahap genital: tahun, (dewasa muda) tahap dewasa tahap oral,Mouth rule (menghisap, menggigit, mengunyah), Lima mode pada tahap oral yang masing-masing membentuk suatu prototipe karakteristik kepribadian tertentu di kemudian hari, tahap anal: 1-3 tahun,Akhir tahap oral bayi dianggap telah dapat membentuk kerangka kasar kepribadian, meliputi : sikap, mekanisme untuk memenuhi tuntutan id dan realita, daan ketertarikan pada suatu aktivitas atau objek. tahap phalic: 3-6 tahun, tahap pengenalan akan jenis kelamin dan sifatnya tahap laten: 6-12 tahun, Periode lambat , digunakan untuk mencari keterampilan kognitif/pengetahuan dan mengasimilasi nilai-nilai budaya. tahap genital: tahun, tahap kedewasaan muda tahap dewasa, yang terbagi dewasa awal, usia setengah baya dan usia senja.

14 Perkembangan kepribadian menurut Erikson
Trust VS Mistrust (0-1/1,5 tahun). Otonomi VS Rasa Malu dan Ragu ( early chilhood : 1/1,5-3 tahun). Inisiatif VS Rasa Bersalah (late chilhood:3-6th). Industri VS Inferiority ( usia sekolah:6-12 tahun). Identitas dan Penolakan VS difusi Identitas ( masa remaja: tahun). Intimasi dan Solidaritas VS Isolasi (Early adulthood : th). Generativitas VS Stagnasi/ mandeg ( middle adulthood : th ). Integritas VS Keputusasaan (later years: diatas 65 th). Trust VS Mistrust (0-1/1,5 tahun). Perkembangan basic trust, essensial. Dalam derajat tertentu diperlukan juga perkembangan ketidakpercayaan (mistrust) untuk mendeteksi suatu bahaya atau suatu yang tidak menyenangkan & membedakan orang-orang yang dapat dipercaya / tidak 2. Otonomi VS Rasa Malu dan Ragu ( early chilhood : 1/1,5-3 tahun). Mulai mengembangkan kemandirian. Bisa timbul kegelisahan, ketakutan dan kehilangan rasa pencaya diri apabila suatu kegagalan terjadi. 3. Inisiatif VS Rasa Bersalah (late chilhood:3-6th). Komponen positif adalah berkembangnya inisiatif. Modalitas dasar psikososialnya : “membuat”, “ campur tangan”, “mengambil inisiatif” , membentuk”, melaksanakan pencapaian tujuan dan berkompetisi” 4. Industri VS Inferiority ( usia sekolah:6-12 tahun). Dimulai industrial age. Pengalaman berhasil memberikan rasa produktif, menguasai dan kompetitif. Kegagalan menimbulkan perasaan tidak adekuat & inferioritas merasa diri tidak tidak berguna. 5. Identitas dan Penolakan VS difusi Identitas ( masa remaja: tahun). Tahap perkembangan sebelumnya memberi kontribusi yang berarti pada pembentukkan Identitas dapat terjadi krisis identitas. Fungsi dasar remaja : mengintegrasikan berbagai identifikasi yang mereka dapat pada masa kanak-kanak untuk melengkapi proses pencarian identitas 6. Intimasi dan Solidaritas VS Isolasi (Early adulthood : th). Perkembangan identitas mendasari perkembangan keakraban indvidu dengan orang lain. Kemampuan mengembangkan hubungan dengan sejenis/lawan jenis. Salah satu aspek keintiman adalah solidaritas. Jika keintiman gagal dicapai, individu cenderung menutup diri. 7. Generativitas VS Stagnasi/ mandeg ( middle adulthood : th ). Generativitas bertitik tolak pada ‘ pentingnya dan pengarahan generasi berikutnya’. Penting menumbuhkan upaya-upaya kreatif dan produktif . Bila generativitas gagal, terjadi stagnasi. 8. Integritas VS Keputusasaan (later years: diatas 65 th). Secara ideal telah mencapai integritas Integritas : menerima keterbatasan hidup, merasa menjadi bagian dari generasi sebelumnya, memiliki rasa kearifan sesuai bertambahnya usia, merupakan integrasi akhir dari tahap-tahap sebelumnya. Bila integritas gagal : timbul keputusasaan, penyesalan terhadap apa yang telah dan belum dilakukannya, ketakutan dalam menghadapi kematian

15 Kesadaran Kesadaran adalah suatu tingkat kesiagaan individu pada saat ini terhadap stimulus internal dan eksternal. Pengertian lainnya adalah Kemampuan individu mengadakan hubungan dengan lingkungan serta diri sendiri (melalui panca inderanya) dan mengadakan pembatasan terhadap lingkungan serta diri sendiri (melalui perhatian).

16 Fungsi kesadaran (Shallice)
Dapat digunakan dalam membuat keputusan. Dapat digunakan dalam mengarahkan dan mengendalikan tindakan merencanakan memulai dan mengarahkan tindakan Dapat digunakan dalam pemantauan perilaku.

17 Model teori kesadaran Memori Episodik : Mencakup kesadaran tentang ingatan event yang dialami secara pribadi. Memori Semantik merupakan kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang pengetahuan yang ada di lingkungan sekeliling individu Memori Prosedural adalah kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang bagaimana segala sesuatu dilakukan Memori Episodik : Mencakup kesadaran tentang ingatan event yang dialami secara pribadi, berkait dengan kesadaran Autonoetic yang disebut self-knowing karena merupakan bentuk kesadaran paling canggih yang memungkinkan individu mengingat peristiwa-peristiwa pribadinya yang dianggap sebagai fakta hidup di masa lalu. Misalnya kesadaran tentang kapan dia lahir, dimana dia lahir, siapa orang tuanya, dimana alamatnya sekarang. Memori Semantik merupakan kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang pengetahuan yang ada di lingkungan sekeliling individu, berkait dengan kesadaran Noetic yang disebut knowing karena sangat berkait dengan hal-hal simbolis sehingga kesadaran akan suatu objek/peristiwa dapat terjadi karena ketidakadaan objek/peristiwa tersebut. Kesadaran tentang iklim, cuaca, hubungan bertetangga, penataan lingkungan rumah, benda-benda di rumah, pengetahuan tentang kepualauan, peta, jalan, warna rumah, situasi kantor. Memori Prosedural adalah kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang bagaimana segala sesuatu dilakukan (akuisisi, retensi, ketrampilan) berkait dengan kesadaran Anoetic yang disebut Nonknowing karena diikat oleh situasi yang berlaku dan memungkinkan seseorang mencatat tanda-tanda dalam lingkungan & memberi respon perilaku yang sesuai Dengan lingkungan saat itu. Misalnya secara sadar kita harus melakukan sesuatu apabila listrik tiba-tiba mati, tiba-tiba berada di depan mobil yang berjalan kencang, tiba-tiba menginjak paku, atau cara-cara menyalakan komputer, cara-cara mengendarai motor dari mulai memanaskan mesin samapai berhenti dsb.


Download ppt "Week 4 personality."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google