Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Format Penulisan Laporan dan Referensi Smansa Research Team.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Format Penulisan Laporan dan Referensi Smansa Research Team."— Transcript presentasi:

1 Format Penulisan Laporan dan Referensi Smansa Research Team

2 Teknis Penulisan Laporan Sebuah laporan penelitian harus disusun dengan baik karena : Penelitian merupakan proses berjalan dalam urutan kerangka yang logis. Penelitian harus memberikan pembahasan konkret. Penelitian akan menghasilkan sebuah temuan yang menarik

3 Teknis Penulisan Laporan NoVariabelKeterangan 1Jenis KertasA4 ( 21 x 29,7cm ) 2Tipe Huruf Times New Roman 12 Arial 11 3Margin Kiri dan Atas : 3cm Kanan dan Bawah : 2 4Spasi Paragraf Before and After : 0 Spasi : 2 5Nomor HalamanPenomoran urut dari Bab 1 sampai Bab 5. Penempatan di bawah kanan, kecuali awal bab, nomor ada di tengah bawah

4 Referensi  Referensi adalah rujukan untuk data pendukung dalam penyusunan laporan penelitian.  Setiap penelitian akan selalu dikembangkan berdasarkan temuan atau teori terdahulu.  Referensi berfungsi sebagai: Dasar teori Penguat Panduan penelitian

5 Penulisan Referensi  Referensi dengan menggunakan Footnote  Footnote urut dari awal sampai akhir bab  Ukuran font Footnote tidak lebih dari 10pt.  Prosedur pembuatan Footnote adalah : Tempat kursor pada akhir kalimat atau data kutipan. Klik References, klik Insert Footnote Tulis data buku referensi yang menjadi rujukan

6 Teknik Penulisan Referensi  Referensi ditulis dengan urutan Nama pengarang, Judul Buku, Kota, Nama Penerbit, Tahun terbit dan halaman. Contoh : C.R. Mitchell, The Structure of International Conflict, New York : St. Martin Press., 1987, hal. 15.  Penulisan kutipan yang sudah dikutip sebelumnya: Halaman sama dan tidak diselingi referensi lain, maka ditulis Ibid. (italic). Halaman berbeda dan tidak diselingi referensi lain, maka ditulis “Pengarang, Op. cit, hal 34” (no halaman). Halaman sama, diselingi referensi lain, maka ditulis “Pengarang, Loc. Cit., hal 34” NB : Ketentuan lengkap dapat dilihat di Modul

7 Kebahasaan Perhurufan  Huruf miring dipakai untuk : Kata atau ungkapan bahasa asing, Tetapan dan peubah matematika Nama ilmiah dan lain-lain.  Huruf kapital dipakai untuk : Huruf pertama awal kalimat Judul dalam buku, kecuali kata tugas (dan, dari,di, dan lain-lain) Nama negara, bahasa, agama, suku, bulan, peristiwa dan lain-lain  Huruf kapital dipakai untuk judul atau heading

8 Kebahasaan Kata  Kata depan yang diikuti tempat harus dipisah.  Imbuhan kata harus selalu disambung  Kata gabung ditulis terpisah (Budi daya, Kerja sama, Budi daya) Tanda baca  Titik dipakai pada : Akhir kalimat Singkatan tertentu (op. cit.) Pemisah dalam penulisan jam (13.30) Penulisan desimal (3.2)

9 Kebahasaan Tanda baca  Koma, dipakai pada : Memisahkan unsur sintakss dalam kalimat (Contoh : Jika ada masalah, hubungi nomor ) Memisahkan nama, alamat serta bagian-bagiannya yang ditulis berurutan Memisahkan nama orang dan gelar akademik  Titik koma, dipakai pada : Memisahkan unsur sintaksis yang setara (Contoh : Saya datang; saya lihat; saya menang) Pemisah nama-nama pengarang pada pengacuan ganda. (Suhartono et al. 1994; Tjahjadi et al. 1994; Manuwoto & Suwandi NB : Lebih lengkap lihat modul

10 Kebahasaan Penulisan angka  Penulisan angka digunakan untuk : Menyatakan lambang bilangan atau nomor Menyatakan jumlah yang mendahului satuan ukuran Menyatakan nilai uang, tanggal, waktu, halaman, penunjukan urutan yang diwakili ke- persentase Menunjukkan jumlah yang berkaitan dengan manipulasi matematika seperti nisbah dan faktor perkalian Menunjukkan satuan pada bilangan kisaran Menomori karangan dan bagiannya.

11 Kebahasaan Ilustrasi  Tabel Tabel terdiri atas judul tabel, kepala baris, kepala kolom, medan informasi, dan catatan kaki-tabel. Nomor tabel yang diikuti dengan judul ditempatkan simetris di atas tabel, tanpa diakhiri dengan titik. Garis pemisah yang penting arahnya mendatar, dan garis bantu selebihnya harus dibuat seperlunya saja. Garis bantu yang tegak dihilangkan. Tabel diketik simetris.

12 Kebahasaan Ilustrasi  Gambar Bagan, grafik, peta dan foto semuanya disebut gambar (tidak dibedakan) Nomor gambar tidak diberi titik yang diikuti dengan judul diletakkan simetris di bawah gambar kemudian diakhiri titik. Gambar tidak boleh dipenggal. Letak gambar diatur simetris.

13 Nothing happen until the action. TERIMA KASIH 1.Sukarno, S.Pd., M.Fis 2.Siti Nurjanah, S.Pd., M.Kes. 3.Siti Sriyatun, S.Pd. 4.Tahsinul Fuad, S.Ag. 5.Dwi Hastuti, S.Pd. 6.Sutiyono, S.Pd., M.Pd. 7.Nur Sholihin, S.Kom., S.Hi., M.Si. 8.Rumiyati, S.Pd., M.Pd. 9.Sri Sunarti, S.Pd. 10.Krislina, S.Pd. 11.Nur Irma Fitriani, S.Pd 12.Ulfah Rubiyati, S.Pd. 13.Endah Puspita S., S.Pd Smansa Research Team


Download ppt "Format Penulisan Laporan dan Referensi Smansa Research Team."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google