Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Merupakan Framework yang menggunakan  Angka  Huruf  Kombinasi Angka+Huruf Untuk memberi tanda terhadap klasifikasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Merupakan Framework yang menggunakan  Angka  Huruf  Kombinasi Angka+Huruf Untuk memberi tanda terhadap klasifikasi."— Transcript presentasi:

1

2  Merupakan Framework yang menggunakan  Angka  Huruf  Kombinasi Angka+Huruf Untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat.  Kode  KEY dalam PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI  Tujuannya:  Mengidentifikasi data akuntansi secara unik  Meringkas data  Mengklasifikasikan rekening / transaksi  Menyampaikan makna tertentu 2 SIA – SEMESTER GANJIL ( ) – TPL 2009

3  Suatu alat untuk mencatat transaksi- transaksi keuangan yang bersangkutan dengan aktiva, kewajiban, modal, pendapatan dan biaya.  Kumpulan rekening yang digunakan dalam pembukuan  Buku Besar / LEDGER 3

4 4

5  Pertama-tama perkiraan-perkiraan dipisahkan antara perkiraan Neraca dan perkiraan Rugi Laba.Baik perkiraan Neraca dan perhitungan Rugi/Laba disusun seperti terdapat dalam Neraca dan Laporan Rugi/Laba  Tiap kelompok baik Neraca maupun laporan Rugi/laba disediakan sejumlah Nomer-Nomer Tertentu.  Dalam menyediakan Nomer-nomer tersebut perlu diperhitungkan kemungkinan timbulnya perkiraan baru didalam satu kelompok.. 5

6 1. Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code) 2. Kode Angka Blok (block numerical code) 3. Kode Angka Kelompok (group numerical code) 4. Kode Angka Desimal (decimal code) 5. Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference) 6

7  Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar diberi kode angka atau huruf yang berurutan  Karakteristik :  Rekening diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil ke angka besar.  Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama.  Perluasan klasifikasi pada suatu rekening akan mengakibatkan perubahan kode semua rekening yang kodenya lebih besar dari kode rekening yang mengalami perluasan. 7

8 8

9  Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya.  Karakteristik :  Rekening diberi kode dengan blok angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar  Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama.  Perluasan klasifikasi pada suatu rekening ditampung dengan menyediakan angka cadangan dalam setiap blok yang diperkirakan akan mengalami perluasan klasifikasi. 9

10 10

11  Kode Angka Kelompok terbentuk dari dua atau lebih sub-codes yang dikombinasikan menjadi satu kode. Kode Angka Kelompok ini mempunyai karakteristik sebagai berikut :  Rekening diberi kode angka atau kombinasi angka dan huruf  Jumlah angka dan/atau huruf dalam kode adalah tetap  Posisi angka dan/atau huruf dalam kode mempunyai arti tertentu  Perluasan klasifikasi dilakukan dengan memberi cadangan angka dan/atau huruf ke kanan 11

12 12

13 13 Nomor 101 s.d 119 sebagai perkiraan-perkiraan Aktiva Lancar dapat pula dibagi sebagai berikut :

14  Desimal berarti persepuluhan. Kode Angka Desimal memberi kode angka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi maksimum 10 sub-kelompok dan membagi sub-kelompok menjadi maksimum 10 golongan yang lebih kecil dari sub-kelompok tersebut.  Karakteristik :  Rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar.  Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar memiliki jumlah angka yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan klasifikasi rinciannya.  Perluasan klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan maksimum pecahan tidak lebih dari 10 Pemberian kode perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di sebelah kanannya. 14

15 15  Persediaan Bahan Baku dibagi maksimum 10 golongan : Persediaan Bahan Baku Kayu dibagi maksimum 10 golongan :

16  Metode ini menggunakan kode berupa kombinasi angka dengan huruf. Setiap rekening diberi kode angka yang dimukanya dicantumkan huruf singkatan kelompok rekening tersebut. Misalnya :  AL 101  ATL112  MO245  AL merupakan singkatan dari Aktiva Lancar, ATL singkatan dari Aktiva Tidak Lancar dan MO singkatan dari Modal. 16

17  Kerangka harus secara logis memenuhi kebutuhan pemakai dan metode pengolahan data yang digunakan.  Setiap kode harus mewakili secara unik unsur yang diberi kode.  Desain kode harus mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan. 17

18  Buatlah rancangan kode rekening dari studi kasus yang akan Anda tentukan sendiri.  Kode rekening dibuat dalam bentuk:  Kode kelompok  Kode blok  Kode desimal  Kode dengan kombinasi huruf dan angka SEND TO : Dengan subject: 2009C_koderekening_npm_nama 18


Download ppt " Merupakan Framework yang menggunakan  Angka  Huruf  Kombinasi Angka+Huruf Untuk memberi tanda terhadap klasifikasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google