Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Tujuan didirikannya setiap perusahaan: untuk menghasilkan laba  Produk perusahaan: segala sesuatu yang menjadi sumber pendapatan perusahaan  Jadi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Tujuan didirikannya setiap perusahaan: untuk menghasilkan laba  Produk perusahaan: segala sesuatu yang menjadi sumber pendapatan perusahaan  Jadi."— Transcript presentasi:

1

2  Tujuan didirikannya setiap perusahaan: untuk menghasilkan laba  Produk perusahaan: segala sesuatu yang menjadi sumber pendapatan perusahaan  Jadi : produk perusahaan hanyalah merupakan alat untuk mencapai tujuan umum perusahaan

3  Jumlah laba yang ingin diperoleh perusahaan melalui berbagai aktivitas operasional yang mencakup kegiatan produksi dan penjualan di dalam suatu periode tertentu

4 1. Metode a posteriori 2. Metode a priori 3. Metode pragmatis

5  Jumlah laba ditetapkan sesudah proses penetapan rencana (planning) keseluruhan, termasuk penyusunan anggaran operasional  Anggaran laba merupakan bagian dari keseluruhan perencanaan itu sendiri  Menggunakan anggaran penjualan sebagai titik tolak penyusunan anggaran operasional

6 Anggaran Penjualan Anggaran Produksi Anggaran Biaya Bahan Anggaran Biaya Tenaga Kerja Anggaran Biaya Overhead Anggaran Biaya Operasional Anggaran Laba METODE A POSTERIORI

7  Artinya, perusahaan tidak menetapkan anggaran laba dari awal penyusunan anggaran  Tetapi anggaran laba disusun setelah seluruh anggaran operasional ditetapkan  Dan laba dianggarkan merupakan hasil akhir dari seluruh anggaran operasional tersebut

8  Jumlah laba ditentukan terlebih dulu pada awal proses perencanaan (planning) secara keseluruhan  Berdasarkan jumlah laba yang telah ditentukan tersebut, perusahaan membuat anggaran komprehensif  Menggunakan anggaran laba sebagai titik tolak penyusunan anggaran operasional

9  Laba ditetapkan pada tahap awal proses perencanaan.  Karena laba terdiri dari komponen penjualan dan biaya, maka ada beberapa alternatif penyusunan anggaran laba:  Mengubah anggaran penjualan (volume dan atau harga)  Mengubah anggaran biaya (BB, TKL, BOP)  Mengubah anggaran penjualan dan anggaran biaya sekaligus

10  Laba ditetapkan pada tahap awal proses perencanaan.  Membuat proyeksi biaya tetap total dan biaya variabel per unit produk.  Menghitung volume penjualan untuk mencapai target laba yang ditetapkan  rumus titik impas

11  Metode dimana jumlah laba yang direncanakan ditetapkan berdasarkan suatu standar tertentu yang telah teruji secara empiris dan didukung oleh pengalaman  Dengan menggunakan suatu tingkat target laba yang diperoleh dari pengalaman, pengharapan atau perbandingan, pihak manajemen menetapkan standar laba relatif yang dianggap memadai bagi perusahaannya

12 Anggaran Biaya Bahan Anggaran Biaya Tenaga Kerja Anggaran Biaya Overhead Anggaran Biaya Operasional Anggaran Penjualan Anggaran Produksi Laba Empiris METODE PRAGMATIS

13  Menyusun anggaran laba dengan metode pragmatis dapat dimulai dengan menetapkan laba yang ingin diraih terlebih dulu, dan kemudian diikuti dengan menyusun anggaran operasional, atau dimulai dengan menyusun anggaran penjualan terlebih dulu dan diikuti anggaran operasional lainnya, yang akan berujung pada anggaran laba  Titik tolak penyusunan anggaran didasarkan pada pengalaman, perbandingan atau suatu standar tertentu yang dianggap layak bagi perusahaan

14  Jadi perbedaan pokok dari metode pragmatis dan metode a posteriori dan metode a priori terletak pada titik tolak penyusunan anggaran laba  Titik tolak anggaran laba dengan metode a posteriori dimulai dengan volume penjualan yang disusul dengan anggaran operasional lainnya, sedangkan metode pragmatis dan metode a posteriori menggunakan jumlah laba yang diinginkan sebagai titik tolak

15 Penjualanxxxxxxxx Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Bakuxxxx Biaya Tenaga Kerja Langsungxxxx Biaya Overheadxxxx - Biaya Produksixxxxxx - Persediaan awal barang jadixxxx - Persediaan total barang jadixxxxxx - Persediaan akhir barang jadi(xxxx) - Harga Pokok Penjualan(xxxxx) 1.Laba KotorXxxxx - Biaya Komersial / Operasional(xxx) 1.Laba Usaha Sebelum Pajakxx Format Dasar Anggaran Laba

16 - PenjualanXxxxxxx - Harga Pokok Penjualan : - Persediaan bahan baku, awalxxxxxx - Pembelian bahan baku xxxxxx - Persediaan total bahan bakuxxxxxxxxx - Persediaan bahan baku, akhir( xxxxxxxx ) - Biaya bahan baku langsungxxxxxxxxx - Biaya tenaga kerja langsungxxxxxxxx - Biaya pabrikase lain : - Biaya bahan penolongxxxxxxxx - Biaya tenaga kerja penolongxxxxxxxx - Biaya lain-lainxxxxxxxx - Biaya pabrikase totalxxxxxxxx - Persediaan barang dalam proses, awalxxxxxxxx - Persediaan barang dalam proses, totalxxxxxxxxx - Persediaan barang dalam proses, akhir( xxxxxxxx ) - Harga Pokok Produksixxxxxxxxx - Persediaan barang jadi, awalxxxxxxxxx - Persediaan barang jadi, totalxxxxxxxxx - Persediaan barang jadi, akhir(xxxxxxxxx) - Harga Pokok Penjualan(xxxxxxxxx) - Laba Kotorxxxxxxxxx - Biaya Operasional : - Biaya Pemasaranxxxxxxxx - Biaya Administrasi dan umumxxxxxxxx - Biaya Operasional Total(xxxxxxxxx) - Laba usaha sebelum pajakxxxxxxxx

17 1.Penjualan Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi( ) - Harga Pokok Penjualan( ) 3.Laba Kotor Biaya Operasional( ) 4.Laba Usaha Dianggarkan Contoh Anggaran Laba

18  PT.Rakindo adalah sebuah perusahaan produsen rak buku yang berlokasi di Malang – Jawa Timur. Pada akhir tahun 2009, perusahaan ini menyusun anggaran operasional untuk tahun Dari anggaran operasional yang telah disusun, dapat diringkas beberapa hal penting sebagai berikut : perusahaan merencanakan menjual sebanyak unit rak dengan harga jual sebesar Rp per unit, sehingga nilai penjualan dianggarkan sebesar Rp , biaya bahan baku dianggarkan sebesar Rp , biaya tenaga kerja langsung dianggarkan sebesar Rp , dan biaya overhead dianggarkan sebesar Rp Sedangkan biaya operasional dianggarkan sebesar Rp untuk biaya pemasaran dan sebesar Rp untuk biaya administrasi dan umum. Pada akhir tahun 2010 diperkirakan nilai persediaan yang ada sebesar Rp dan pada awal tahun 2010 nilai persediaan diperkirakan sebesar Rp

19 1.Penjualan Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi( ) - Harga Pokok Penjualan( ) 3.Laba Kotor Biaya Komersial / Operasional( ) 4.Laba Usaha Dianggarkan Anggaran Laba Tahun 2010 ( metode a posteriori )

20 Penjualan Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi( ) - Harga Pokok Penjualan( ) Laba Kotor Biaya Komersial / Operasional ( ) Laba Usaha Dianggarkan Anggaran Laba Tahun 2010 ( metode a priori ) (1)

21 Penjualan Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi0 - Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi0 - Harga Pokok Penjualan( ) Laba Kotor >> Biaya Operasional : - Biaya Pemasaran Biaya Administrasi & Umum ( ) Laba Usaha Dianggarkan Anggaran Laba Tahun 2010 ( metode a priori ) (2)

22  Penjualan  Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi0 - Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi0 - Harga Pokok Penjualan( )  Laba Kotor >> Biaya Operasional : - Biaya Pemasaran Biaya Administrasi & Umum ( )  Laba Usaha Dianggarkan Anggaran Laba Tahun 2010 ( metode pragmatis) (1)

23  Penjualan  Harga Pokok Penjualan : Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead Biaya Produksi Persediaan awal barang jadi0 - Persediaan total barang jadi Persediaan akhir barang jadi0 - Harga Pokok Penjualan( )  Laba Kotor >> Biaya Operasional : - Biaya Pemasaran Biaya Administrasi & Umum ( )  Laba Usaha Dianggarkan Anggaran Laba Tahun 2010 ( metode pragmatis ) (2)


Download ppt " Tujuan didirikannya setiap perusahaan: untuk menghasilkan laba  Produk perusahaan: segala sesuatu yang menjadi sumber pendapatan perusahaan  Jadi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google