Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan."— Transcript presentasi:

1 Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan

2 A. Karakteristik Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan 1. Program : S1 Ane Fisip Unsoed 2. Tahun Akademik : 2008/ Semester : VI/Genap 4. Nama Mata Kuliah: Pelembagaan Pembangunan 5. Nomor Kode/SKS : SPA 311 (3 SKS) 6. Pengampu : Dr. Slamet Rosyadi Tobirin, S.Sos, M.Si

3 B. Deskripsi Singkat Fokus dari mata kuliah ini adalah :  Pemahaman tentang teori, konsep pelembagaan pembangunan dan implementasi dinegara-negara dunia ketiga.  Mengidentifikasi unsur-unsur pelembaggaan pembangunan sebagai upaya transformasi sosial dalam pembangunan  Pengembangan pelembagaan pembangunan dalam berbagai bidang kajian strategis kebijakan pembangunan.  Mengkaji berbagai konsep partisipasi, empowerment, kapital sosial, kemandirian lokal, dalam pembangunan berkelanjutan.  Dimensi masyarakat lokal, berkaitan dengan nilai, budaya, sebagai organisisi lokal yang melembaga

4 C.Tujuan Pembelajaran  Setelah mengikuti pembelajaran, mahasiswa dapat memahami konsep, unsur dan dimensi pelembagaan pembangunan secara teori dan implementasinya,  Memahami dan mengkritisi kegagalan pembangaunan, sudut pandang dan dimensi pelembagaan pembangunan  Solusi pemikiran dalam pelembagaan pembangunan yang lebih menitikberatkan pada logika dimensi pembangunan manusia, partisipasi dan pemberdayaan  Mampu merumuskan alternatif kebijakan dalam pembangunan sebagai upaya mengembangkan pemikiran mengatsai kegagalan pembangunan dengan

5 D.Manfaat Pembelajaran 1. Manfaat Langsung Mahasiswa dapat memahami konsep pelembagaan pembangunan mampu menganalisis berbagai dimensi yang berkaitan dengan pelembagaan pembangunan Meningkatkan kemampuan dalam solusi alternatif berbagai problem pelembagaan pembangunan melalui case study/stula 2. Manfaat Tidak Langsung Membantu untuk berpikir cerdas dan mampu menganalisis yang menyangkut isu-isu kontemporer dalam pelembagaan pembangunan Membantu mahasiwa memiliki responsibilitas terhadap permasalahan pembangunan dengan sudut pandang pelembagaan pembangunan. Membantu mahasiswa menemukan ide gagasan dalam tugas akhir berkaitan dengan isu-isu pelembagaan pembangunan

6 F. Evaluasi Dan Monitoring 1. Monitoring: a. Monitoring internal, pengampu mata kuliah (dosen) wajib menyelenggarakan monitoring proses belajar mengajar. Maksud kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan pada perkuliahan pada saat itu, dengan cara: 1) Diskusi atau tanya jawab; 2) Memberikan quis dan ; 3) memberikan angket berkenaan dengan mutu proses belajar mengajar kepada mahasiswa pada saat akhir masa perkuliahan. b. Monitoring eksternal (kelembagaan), fakultas atau jurusan secara terprogram/pereodik mengadakan monitoring terhadap proses belajar mengajar pada setiap semester. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi lembaga untuk mengadakan pembinaan dan perbaikan sarana prasarana penunjang proses belajar mengajar. Cara menyelenggarakan monitoring eksternal antara lain: 1) Pimpinan fakultas dibantu Tim monitoring universitas mengadakan kunjungan pada saat berlangsungnya perkuliahan; 2) Secara pereodik pimpinan memberikan angket berkenaan dengan mutu proses belajar mengajar kepada mahasiswa pada saat akhir masa perkuliahan.

7 E. Outcomes  Melalui mata kuliah ini mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang konferehensif tentang pelembagaan pembangunan  Mahasiswa dapat memahami berbagai pendekatan dari segi pelembagaan pembangunan untuk menganalis isu-isu pembangunan kontemporer  Mahasiwa juga memiliki daya kritis terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelembagaan pembangunan untuk mencari solusi dan kesimpulan yang terbaik terhadap berbagai permasalahan pembangunan

8 Lanjutan 2. Evaluasi a. Evaluasi proses, secara pereodik dan terprogram lembaga menyelenggarakan penilaian (dengan angket) terhadap proses belajar mengajar pada setiap akhir semester atau kalau dimungkinkan dua kali dalam satu semester. Instrumen Evaluasi Proses Pembelajaran dapat dilihat pada tabel berikut:

9 E. Evaluasi No. Kegiatan Mahasiswa Nilai yang dicapai (%) Nilai Tertinggi 1.Tugas Individu1 X30 2.Mengikuti Ujian Utama Mengikuti Perkuliahan > 75 % 5100 Total100

10 Self ASSESSMENT No. Kegiatan MahasiswaNilai yang dicapai (%) Nilai Tertinggi 1.Merancang/mendesain pembelajaran (perkuliahan, pilih salah satu tema/proposal penelitian berkaitan dengan PL + otonomi daerah, inovasi 50 2.Mengikuti Ujian Utama Mengikuti Perkuliahan > 75 % 5100 Total100

11 b.Evaluasi hasil  kegiatan ini hanya dilaksanakan pada mahasiswa yang dapat mencapai jumlah kuliah tatap muka  75 prosen. Penilaian dapat dilakukan dengan menggunakan standarisasi yang telah ditentukan oleh P3 Unsoed. Yaitu, > 80 = A, 66,00-79,99 = B, 56,00-65,99 = C, 46,00-55,99 = D, <46 = E.  Melalui standarisasi nilai yang demikian mahasiwa berpacu untuk mendapatkan nilai yang terbaik.

12 SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) PELEMBAGAAN PEMBANGUNAN

13 Pendahuluan  Penyampaian Kontrak Pembelajaran.  Penyampaian tentang kompetensi dari mata kuliah Pelembagaan Pembangunan  Pentingnya mempelajari Pelembagaan Pembangunan  Manfaat yang diharapkan memahami masalah Pembangunan dengan pendekatan Pelembagaan Pembangunan

14 Materi 1. Pemahaman Konsep-konsep institutional development  Konsep dan definisi institutional development  Dimensi Pembangunan yang meliputi pembangunan lembaga dan pembangunan fisik  Outcome dari dimensi pembangunan yaitu proses pelembagaan pembangunan  Mengapa institusioanal atau kelembagaan perlu dipersoalkan

15 Materi 2: Peran Penting Institusi  Institusi dan perilaku manusia  Defisit pembangunan institutisi  Pengembangan Instusi dan pertumbuhan ekonomi  Perkembangan institusi di eropa dan negara-negara Asia, apa perbedaanya, serta praktek pembangunan lembaga di Cina dan Indonesia

16 Materi 3 : Unsur-Unsur Pembangunan Lembaga  Asumsi dasar Pembangunan lembaga dan unsur- unsurnya  Varibel-varibel lembaga  perencanaan Strategis dan Pemantauan  Kelembagaan keadaan akhir  Bantuan teknis dalam pembangunan lembaga  Panduan riset pembangunan lembaga

17 Materi 4 : Adopsi Inovasi Dalam Pembangunan Lembaga  Konsep dan Pemahaman tentang inovasi  Pemahaman difusi dan inovasi  Proses keputusan adopsi dan inovasi  Tipe-Tipe keputusan Inovasi  Kurva Inovasi

18 Materi 5 : Pemberdayaan Konsep dan Pengukurannya  Pelembagaan Pembangunan dan outcomenya  Kerangka untuk memahami proses pemberdayaan  Hubungan Outcome dan pemberdayaan  derajat pemberdayaan  Berbagai contoh kasus pemberdayaan berkaitan dengan petani dan kredit di India

19 Materi 6 : Kapital Sosial (Social Capital)  Pendekatan kelembagaan sosial  Kapital sosial dan perspektif relasional pandangan berbagai disiplin ilmu  Perspektif kapital sosial  Kelembagaan dan kapital sosia

20 Materi 7 : Kapasitas kelembagaan penanggulangan kemiskinan  Penanggulangan kemiskinan Quo vadis  Aspek perencanaan, anggaran dan program penanggulangan kemiskinan masih tidak integral  Data kemiskinan yang masih simpang siur belum adanya sistem informasi  Aspek kelembagaan yang tumpang tindih dalam penanggulangan kemiskinan

21 Materi 8 : Strategi pelembagaan pembangunan di era otonomi daerah  Otonomi daerah memiliki implikasi kelembagaan pemerintah daerah  Perlunya evaluasi kelembagaan pemerintah daerah  Simpagsiurnya regulasi yang sangat signifikan terhadap perkembangan kelembagaan pemerintahan daeraharir

22 Daftar pustaka 1. Eaton, Joseph W, 1996, Pembangunan Lembaga dan Pembangunan Nsional, Universitas Indonesia Press, Jakarta. 2. Bryant, Corallie & Louise G.MWhite manajemen Pembangunan Untuk Negara berkembang, (Managing Development In the Third Word)1982, LP3ES, PT. Gelora Aksara Pertama, Jakarta 3. Handoko, T, Hani, 1995, Manajemen Edisi 2, Cetakan ke 9, BPFE, Yogyakarta 4. Hikmat, Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Cetakan ke 6, Humaniora Utama Press, Bandung

23 Daftar Pustaka 5. Limerck, David dan Bert Cunington, 1993, Managing the Organization,The national Library, Australia, 6. Mas’oed Mohtar, 2003, Politik, Birokrasi dan Pembangunan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. 7. Nugroho D, Riant, 2003, Reiventig Pembangunan, Menata Ulang Paradigma pembangunan Untuk Membanguna Indonesia Baru Dengan Keunggulan Global, Gramedia, Jakarta 8. Riggs, Fred W. 1996, Administrasi Pembangunan dan Sistem Administrasi Publik, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

24 Daftar Pustaka 9. Santoso, Purwo,2003, Pembaharuan Desa Secara Partisipatif, Pustaka pelajar, Yogyakarta 10. Soetomo, Strategi-strategi Pembangunan Masyarakat, Cetakan I Pustaka Pelajar, Yogyakarta 11. Usman, Sunyoto, 1998, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta 12. Wie, Thee Kian, 2004, Pembangunan, Kebebasan, dan Mujizat Orde Baru, Kompas Medi Nusantara.

25


Download ppt "Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google