Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kompetensi dasar Menerapkan berbagai pendekatan strategi metode dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistic, otentik, dan bermakna yang terkait.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kompetensi dasar Menerapkan berbagai pendekatan strategi metode dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistic, otentik, dan bermakna yang terkait."— Transcript presentasi:

1

2 Kompetensi dasar Menerapkan berbagai pendekatan strategi metode dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistic, otentik, dan bermakna yang terkait dengan berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD

3 METODE PEMBERIAN TUGAS DAN TEMA/TOPIK PEMBERIAN TUGAS

4 Pengertian Menurut Moeslichatoen, “Metode pemberian tugas merupakan tugas atau pekerjaan yang sengaja diberikan kepada anak yang harus dilaksanakan dengan baik”.

5 Pengertian Menurut Bossing L. Nelson “Metode pemberian tugas merupakan salah satu metode untuk memberikan pengalaman belajar yang dapat meningkatkan cara belajar yang lebih baik dan memantapkan penguasaan, perolehan hasil belajar”.

6 Faktor-faktor yang Berpengaruh dalam Penentuan Batas Tugas bagi Anak TK Tugas harus cukup jelas rinciannya agar tugas itu tidak membingungkan. Anak memahami dari mana harus memulai pekerjaan itu dan sampai dimana harus mengakhirinya Tugas yang diberikan guru harus jelas kaitannya dengan hal-hal konkret yang dihadapi anak sehari-hari Pemberian tugas secara lisan harus cukup singkat tetapi rinci agar setiap anak memahami memahami tugas yang harus diselesaikan Bila anak menghadapi kesulitan dalam melaksanakan bagian tugas yang harus diselesaikan, guru dapat membantu anak mengatasi kesulitan tersebut

7 Untuk memperoleh umpan balik tentang kualitas hasil belajar anak Pemberian tugas bila dirancang secara tepat dan proporsional akan dapat meningkatkan cara belajar yang benar Anak akan semakin terampil mengerjakan, semakin lancar, semakin pasti dan terarah untuk mencapai tujuan pembelajaran Tugas yang diberikan secara teratur, berkala, dan ajeg akan menanamkan kebiasaan dan sikap belajar yang positif serta dapat memotivasi anak untuk belajar sendiri Pemberian tugas secara tepat dan dirancang secara seksama dapat menghasilkan prestasi belajar yang optimal Tugas yang diberikan dengan menggunakan bahan-bahan yang bervariasi akan menarik minat anak untuk mengerjakan tugas yang akan diberikan selanjutnya. Manfaat Metode Pemberian Tugas

8 Makna Penting Pemberian tugas bagi Anak Usia Dini Pemberian tugas secara lisan akan memberi kesempatan pada anak untuk melatih persepsi pendengaran mereka. Jadi meningkatkan kemampuan bahasa reseptif Pemberian tugas melatih anak untuk memusatkan perhatian dalam jangka waktu tertentu Pemberian tugas dapat membangun motivasi anak Meningkatkan kemampuan mendengar dan menangkap arti, kemampuan kognitif : memperhatikan, kemauan bekerja sampai tuntas.

9 Tujuan Metode Pemberian Tugas bagi Anak TK Anak memperoleh pemantapan materi yang telah diajarkan sehingga anak dapat menguasai materi dengan baik Anak dapat mengembangkan keterampilan motorik kasar dan motorik halus Meningkatkan keterampilan berpikir, mulai dari yang paling sederhana sampai kepada kemampuan yang kompleks

10 Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Pemberian Tugas Pemberian tugas adalah proses integral dalam kegiatan pengembangan maka tujuan tugas merupakan bagian penting sehingga tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya Pemberian tugas tidak sekedar menyibukkan anak melainkan harus dapat memberikan sumbangan terhadap tujuan belajar yang diharapkan Pemberian tugas harus memberikan pengenalan kepada anak untuk bekerja dengan lebih baik Pemberian tugas harus menantang pengembangan kreativitas Pemberian tugas harus menumbuhkan kesadaran diri sendiri, bukan untuk pendidik.

11 Teknik Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar melalui Pemberian Tugas Pengembangan Fisik Pengembangan Kognitif Pengembangan Bahasa Pengembangan seni Pengembangan Moral dan sikap beragama Pengembangan Sosial emosional

12 Pengembangan Fisik Senam Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi dan pemberian tugas. Contohnya anak diberi tugas untuk menciptakan gerakan-gerakan yang menyenangkan untuk anak

13 Eksplorasi gerak lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif a. Gerakan lokomotor yaitu gerakan yang berpindah tempat, contoh: berjalan, berlari, menaiki tangga b. Gerakan non lokomotor yaitu gerakan tanpa berpindah tempat, contoh: jongkok, angkat tumit, duduk dan merentangkan tangan c. Gerakan manipulatif yaitu gerakan yang melibatkan menerima atau memberi suatu objek, contoh: menangkap, melempar, dan mendorong

14 Pengembangan kognitif Matematika permulaan: Mengklasifikasi benda kita dapat meminta anak untuk mengelompokkan benda berdasarkan ciri-ciri tertentu Membuat pola kegiatan menyusun pola misalnya menyusun pola tertentu dalam bentuk dua atau tiga pola, bertepuk dengan pola tinggi rendah, meronce dengan pola Mengenali konsep angka (mengenali arti angka, menghitung, korespondensi satu-satu) pendidik dapat menyediakan banyak benda untuk dihitung, seperti buah-buahan, manik-manik, biji-bijian, dll

15 Kegiatan mengukur Mengukur melibatkan kegiatan menetapkan jumlah tertentu. Pendidik dapat memberikan tugas kepada anak untuk mengukur sesuatu menggunakan alat ukur baku dan non baku Mengenal bentuk geometri Anak perlu dikenalkan beragam bentuk geometri terlebih dahulu dalam bentuk geometri, seperti lingkaran, segiempat dan segitiga

16 Pengembangan sains permulaan Eksplorasi sensori merupakan bagian dari kegiatan observasi yang diperlukan dalam pengembangan sains permulaan. Anak diberi tugas untuk mengenali objek yang ada di lingkungannya dengan menggunakan panca indranya Kegiatan mengambil kesimpulan pendidik dapat melatih anak untuk membuat sebuah kesimpulan sederhana dari hasil percobaan sederhana Mengkomunikasikan hasil observasi pendidik dapat memberikan tugas kepada anak untuk mendeskripsikan objek yang diamati

17 Pengembangan bahasa Puisi atau sajak sederhana Merupakan salah satu teknik untuk melatih pengembangan bahasa anak. Isi puisi sebaiknya memiliki relevansi dengan kehidupan nyata anak, seperti tentang objek tertentu, kejadian, perasaan Membaca dengan kartu kata kartu kata merupakan media untuk berlatih membaca bagi anak. Misalnya pendidik dapat mencocokkan huruf awal kata dengan gambarnya

18 Membaca Buku Pendidik menugaskan anak untuk membaca buku yang mereka sukai dan meminta mereka untuk menceritakan apa isi dari buku tersebut menurut pemahaman mereka Menulis permulaan kita dapat meminta anak untuk menulis sesuai dengan kemampuan anak dimulai dengan membuat simbol dalam gambar

19 Pengembangan seni Menggambar dan mewarnai Kolase Melukis Mencetak atau stempel Menggunting dan menempel Membangun dengan adonan dan benda-benda

20 Pengembangan Moral dan Sikap Beragama Mengenal dan menyayangi ciptaan Tuhan anak dapat diberikan tugas untuk menanam tanaman dan merawatnya Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan anak dapat diberikan tugas untuk menghapalkan doa-doa sesuai dengan ajaran agamanya Melaksanakan ritual keagaamaan sesuai dengan keyakinannya anak dapat diberikan tugas untuk menirukan gerakan-gerakan dalam ritual keagamaan.

21 Pengembangan Sosial Emosional Mempelajari artifak anak dapat diberikan tugas untuk mempelajari artifak atau benda-benda bersejarah yang memiliki nilai kebudayaan yang tinggi dalam kehidupan manusia. Contohnya, alat permainan, pakaian, sepatu, dll Merayakan hari ulang tahun Pendidik dapat memberikan tugas kepada anak untuk menyiapkan pesta sederhana bagi anak yang berulang tahun. Contohnya, membuat mahkota, menghias hadiah sederhana

22 Tema dalam Pemberian Tugas Semester I Diri Sendiri (3 minggu) (identitas diri, anggota tubuh, dan kesukaan) Lingkunganku (4 minggu) (keluarga, rumah, dan sekolah) Kebutuhanku (4 minggu) (makanan, minuman, pakaian, dan kesehatan) Tanaman (3 minggu) (buah-buahan, sayur-sayuran, dan bagian-bagian pohon) Binatang (3 minggu) (macam-macam binatang)

23 Semester II Rekreasi ( 4 minggu) (tempat-tempat rekreasi dan kendaraan) Pekerjaan (3 minggu) (jenis-jenis pekerjaan) Air, Api, dan Udara (2 minggu) Alat Komunikasi (2 minggu) Tanah Airku ( 3 minggu) (negaraku, kehidupan di desa dan kota) Alam Semesta ( 3 minggu) (nama-nama benda dan gejala alam).

24 RANCANGAN DAN PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGAS

25 Rancangan Kegiatan Pemberian Tugas bagi Anak TK Rancangan persiapan guru Menetapkan tujuan dan tema yang dipilih Menetapkan rancangan bahan dan alat yang diperlukan untuk kegiatan pemberian tugas Menetapkan rancangan langkah-langkah kegiatan pemberian tugas Menetapkan rancangan penilaian kegiatan pemberian tugas

26 Menetapkan Tujuan dan Tema Dalam menetapkan tujuan pengajaran tersebut guru harus mengaitkan tujuan dengan tema pemberian tugas yang cocok bagi pengembangan dimensi perkembangan anak TK. Tema itu harus ada kedekatan hubungan dengan kehidupan sosial anak di rumah, di sekolah, maupun dalam masyarakat Contoh: Tujuan: siswa dapat membuat prakarya/ gelang dari manic-manik Tema: meronce

27 Menetapkan rancangan bahan dan alat yang diperlukan Sesuai dengan rancangan tujuan dan tema yang ditetapkan, maka dapat ditetapkan rancangan bahan dan alat yang harus disediakan guru. Misalnya guru menetapkan rancangan bahan dan alat yang harus disediakan, yaitu: 5 seri gambar yang masing-masing harus dipilih anak, kesesuaian banyaknya gambar sebelah kiri dan dengan memberikan tanda panah

28 Menetapkan rancangan langkah- langkah kegiatan pemberian tugas Menurut Moeslichatoen (2004:197), dalam menetapkan rancangan langkah-langkah pemberian tugas hendaknya dapat tercermin : Tugas apa yang harus dilakukan anak Hasil yang diharapkan untuk mengerjakan tugas tersebut Bagaimana cara mengerjakan tugas tersebut Bahan dan alat apa yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tersebut

29 Contoh : Tujuan: anak mampu membuat prakarya/gelang dari manik-manik Tema : meronce Guru membagikan alat dan bahan kepada anak, seperti manic-manik, benang, gunting Guru menjelaskan cara meronce kepada anak dengan rinci Guru membimbing anak dalam mengerjakan tugas meronce.

30 Menetapkan rancangan penilaian Sesuai dengan tujuan dan tema/topik yang dipilih, maka dapat dirancang penilaian kegiatan pemberian tugas dengan mengacu pada frekuensi anak bertanya selama melaksanakan kegiatan pemberian tugas. Semakin sering anak-anak bertanya tentang cara mengerjakan tugas, maka dapat dikatakan bahwa kegiatan tersebut kurang lancar. Semakin jarang anak- anak bertanya maka dikatakan bahwa kegiatan itu lancar atau sangat lancar.

31 Contoh rancangan penilaian Bila frekuensi bertanya: ≤ 15% dari jumlah anak, maka dinyatakan kegiatan pemberian tugas sangat lancar 15% - ≤ 15% dari jumlah anak, maka dinyatakan kegiatan pemberian tugas lancar > 15% dari jumlah anak, maka dinyatakan kegiatan pemberian tugas kurang lancar. Menyusun Evaluasi Pembelajaran

32 Evaluasi hasil pekerjaan anak Evaluasi terhadap hasil pekerjaan anak, idealnya dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut: Mempertimbangkan minat, kemampuan, kecerdasan Membicarakan tugas dengan anak Menilai tugas berdasarkan prosedur dan hasil Melayani pertanyaan yang diajukan anak Tugas dalam bentuk proyek, kontrak mingguan/ bulanan

33 PENILAIAN PEMBERIAN TUGAS

34 Pengertian Penilaian Penilaian sebagai bagian dari proses pendidikan, merupakan proses pemantauan dan asesmen terhadap kemajuan dan perkembangan anak. Soemiarti mengutip pendapat Brewer menyebutkan bahwa penilaian adalah penggunaan sistem evaluasi yang bersifat komprehensif untuk menentukan kualitas suatu program atau kemajuan seorang anak.

35 Pengertian penilaian Penilaian pendidikan prasekolah (usia dini) dapat didefinisikan sebagai suatu upaya dan proses memilih, mengumpulkan, serta menafsirkan informasi tentang posisi program maupun anak, baik terkait dengan pertumbuhan, perkembangan, kemajuan, perubahan serta kemampuan yang menjangkau berbagai aspek (bidang pengembangan) melalui cara-cara yang benar, tepat, akurat, terencana dan sistematis pada dimensi proses maupun hasil; sehingga keputusan yang diambil sesuai dengan kriteria yang semestinya, yaitu tidak merugikan, sesuai tujuan dan nilai sebagaimana yang telah ditetapkan.

36 Pengertian Evaluasi Evaluasi adalah analisis sistematis data anak untuk memahami keefektifan suatu program yang diberikan dan untuk mengetahui pengaruh program tersebut terhadap anak. Evaluasi dapat juga diartikan sebagai penilaian terhadap tingkat keberhasilan siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah program

37 Memperoleh pemahaman pelaksanaan dan hasil pembelajaran/ program stimulasi yang telah berlangsung/ dilaksanakan pendidik (guru) Membuat keputusan berkenaan berkenaan dengan pelaksanaan dan hasil pembelajaran/ program stimulasi terhadap anak Meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran atau program stimulasi dalam rangka upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak Manfaat Evaluasi

38 Teknik Penilaian (Assesmen) Ada empat proses yang terjadi dalam pelaksanaan asesmen, yakni: Menentukan kebutuhan anak dan menentukan tujuan asesmen Mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif dengan metode yang tepat Memproses informasi yang bermanfaat untuk melakukan penilaian Membuat keputusan (judgment) profesional

39 Penilaian Perkembangan a. Penilaian formal Asesmen ini menggunakan tes standar sebagai strateginya, tes ini dirancang khusus untuk mengukur karakteristik individual seperti mengukur kemampuan, prestasi, minat atau karakteristik kepribadian anak. Misalnya: Tes psikologis untuk bayi atau balita dan tes untuk anak pra sekolah seperti; Hannah/Gardner Preschool Language test: fokus pada tugas perkembangan visual, auditory, motorik dan konsep untuk usia 3-5 tahun. Carolina Development Profile: usia 2-5 tahun, mengukur perkembangan motorik perceptual, penalaran dan bahasa.

40 b. Penilaian informal Asesmen informal strateginya meliputi: observasi, pengukuran yang dirancang guru (teacher-designed measure), check list perkembangan, skala rating, rubrik, performansi dan asesmen portofolio dan asesmen berdasarkan teknologi. Pengumpulan data dalam pelaksanaan asesmen dapat dilakukan dengan cara observasi, konferensi dengan guru, survey, interview dengan orang tua, hasil kerja anak dan sebagainya

41 teknik penilaian Running Record Catatan Anekdot Time Sampling Narasi Guru Check List Skala Rating Portofolio

42


Download ppt "Kompetensi dasar Menerapkan berbagai pendekatan strategi metode dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistic, otentik, dan bermakna yang terkait."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google