Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SOSIALISASI ANAK BERKEBUTUHANNKHUSUS DENGAN GANGGUAN TUMBANG CEREBRAL PALCY DAN SYNDROMA DOWN UNGARAN, 28 MARET 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SOSIALISASI ANAK BERKEBUTUHANNKHUSUS DENGAN GANGGUAN TUMBANG CEREBRAL PALCY DAN SYNDROMA DOWN UNGARAN, 28 MARET 2013."— Transcript presentasi:

1 SOSIALISASI ANAK BERKEBUTUHANNKHUSUS DENGAN GANGGUAN TUMBANG CEREBRAL PALCY DAN SYNDROMA DOWN UNGARAN, 28 MARET 2013

2 BAYI 0-1 thn BALITA 1-5 thn USEK 6-18 thn Hipothyroid Kongenital Hidrocephalus Cerebral Palsy Down Syndrome Thalasemia Keterlambatan bicara & bahasa Kelainan berjalan Gangguan pendengaran Gangguan penglihatan Gangguan belajar spesifik (disleksia, dispraksia) Ganguan Pemusatan Perhatian Hiperaktif (Autis) DAMPAK KONDISI TERTENTU GANGGUAN TUMBUH KEMBANG REMAJA thn ANAK DI LAPAS/ RUTAN ANAK JALANAN/ PEKERJA ANAK ANAK DI SLB ANAK DI DAERAH TERPENCIL/ BENCANA/ KONFLIK ANAK KORBAN KEKERASAN (ESKA, TRAFIKING) ANAK BERKELAINAN/ PENYANDANG CACAT ANAK DI PANTI

3 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ABK adalah anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, emosi, dan sosial. Mereka tetap sebagai aset sumber daya manusia di masa depan.

4 ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS( ABK) Gadalah: Anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang antara lain adalah : – Palsi serebral – Sindroma Down – Gangguan bicara dan bahasa – Perawakan pendek – Gangguan autisme – Retardasi mental – Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas

5 Gangguan Tumbuh Kembang Anak Perkembangan dan tumbuh kembang anak perlu kita pantau secara terus menerus. Dengan memperhatikan tumbuh kembangnya kita berharap dapat mengetahuinya secara dini kelainan pada anak kita sehingga langkah- langkah antisipatif lebih cepat kita ambil. Anak yang cedas adalah harapan setiap orang tua.

6 Palsi Serebral Palsi serebral merupakan salah satu penyakit yang memiliki berbagai masalah fungsi Terjadi kelainan gerak dan postur sebagai akibat kerusakan di otak yang sedang tumbuh Fungsi yang paling banyak terganggu adalah fungsi mobilisasi (berdiri, berjalan), motorik halus, makan

7 Kondisi di atas menyebabkan perlunya perawatan anak palsi serebral dan alat bantu khusus agar anak dapat melakukan aktivitasnya Sebagian besar penderita palsi serebral berasal dari keluarga kurang mampu  perlu bekal pengetahuan dan ketrampilan untuk merawat serebral palsi secara mudah bagi orang tua dan kader kesehatan di daerah.

8 Sindroma Down Anak dengan sindrom down adalah individu yang dapat dikenal dari fenotipnya dan mempunyai kecerdasan yang terbatas, sebagai akibat adanya jumlah kromosom 21 yang lebih. Beberapa faktor seperti kelainan jantung kongenital, hipotonia yang berat, masalah biologis atau lingkungan lainnya dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik dan keterampilan untuk menolong diri sendiri

9 Ciri khas fisik meliputi : – Mikrogenia (dagu kecil), [ [ – Bentuk celah mata melengkung dengan lipatan epikantus pada sisi tengah (wajah mongoloid), – Telinganya kecil dan terletak lebih rendah – Tonus otot yang lemah – Hidung mendatar – Garis tangan mendatar tunggal, – Lidah menonjol Penderita sindroma Down memiliki karakteristik berupa keterlambatan proses maturasi dan morfogensesis yang tidak komplet

10 Sebagian besar penderita sindroma Down memiliki gangguan intelektual ringan (IQ 50–70) hingga moderat (IQ 35–50) Selain itu penderita juga sering kali mengalami keterlambatan perkembangan kemampuan bicara, motorik halus maupun motorik kasar Gangguan medis yang sering menyertai sindroma Down: epilepsi, penyakit Alzheimer's, dan penyakit jantung bawaan Hal-hal tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam merawat dan melatih penderita sindroma Down

11 Jari tangan kelima biasanya melengkung dan pendek (bradiklinodaktili) oleh karena hipoplasia midfalanks. Tangan lebar & jari tangan pendek & didapatkan garis simian. Terdapat celah yang lebar antara jari kaki pertama dan kedua

12 Makroglossia pada sindroma Down

13 PROBLEM ABK Keterlambatan perkembangan motorik Gangguan aktivitas sehari-hari Ambulasi Perkembangan mental Gangguan makan dan wicara

14 Pedoman Perawatan di rumah Perawatan Kulit – Menjaga kebersihan kulit – Mempertahankan kulit tetap kering dan bersih, jangan lembab – Beri lotion pada kulit yang kering atau pecah- pecah – Ubah posisi tiap 2-3 jam sekali

15 Masalah Pemberian Makan:  Tentukan masalah yang berhubungan dengan makan: kesulitan menghisap, mengunyah, menggigit, dll  Pemberian makanan yang anak mampu makan  Porsi pemberian makan : kecil tapi sering

16 Posisi Saat Feeding Jangan memberi makan pada posisi bayi terlentang mendatar karena dapat meningkatkan resiko tersedak seringkali terjadi kekakuan otot punggung sehingga menghisap maupun menelan jadi lebih sulit Berilah makan pada posisi bayi setengah duduk dan kepala sedikit ke depan Untuk menjaga agar kepala tidak menekuk ke belakang, sanggalah dengan lengan, pegang bagian bahu, buat paha anak sedikit menekuk, dan dekapkan ke arah dada ibu Pada pemberian ASI Salah Betul

17 Jangan sampai membiarkan kepala anak menekuk ke belakang (hiper ekstensi). Hal ini akan membuat proses menelan menjadi lebih sulit dan berisiko tersedak Hindari juga mendorong kepala ke arah depan (lihat gambar). Karena justru akan membuat anak memberikan reaksi dengan semakin menekuk kepalanya ke belakang Salah

18 Pada pemberian Botol Susu Jika anak tidak mau/mampu untuk menghisap dan menelan dengan baik, jangan semakin memperbesar lubang dot, atau memposisikan kepala anak kebelakang, dan menuangkan susu ke mulut bayi Posisi yang benar: Kepala anak condong ke depan, pemberian botol dari arah depan, bukan dari atas Berikan tekanan ringan dan nyaman pada dada anak untuk mencegah anak melengkungkan punggung ke arah belakang. Salah Betul

19 Bisa digunakan penyangga kaki untuk membantu menaikkan kaki anak Untuk mencegah anak melengkungkan punggung kepala ke belakang dan dada ke depan: Upayakan agar paha anak sedikit menekuk Berilah penyangga agar kepala sedikit condong ke depan Berikan makanan dari arah depan-bawah anak, jangan dari atas atau belakang Betul

20 Manfaat barang yang ada disekitar kita untuk membantu memposisikan anak Ember plastik dapat kita modifikasi sebagai 'baby seat' dan membantu memposisikan anak saat makan. Tekuk keluar, bila perlu dipanaskan terlebih dahulu agar lebih mudah di bentuk

21 Atau bisa juga menggunakan bantalan berbentuk segitiga/baji dari busa Memberi makanan dari depan membantu mencegah kekakuan badan. Mempermudah menelan Memberi makan dari atas seringkali menyebabkan kepala ke belakang dan tubuh menjadi kaku. Mempersulit menelan Salah Betul

22 Latihan untuk membantu kontrol fungsi mulut Anak juga memerlukan latihan untuk meningkatkan refleks menghisap dan menelan (sucking- swallowing reflex) Latihan yang dapat dilakukan adalah 'jaw control'. Cara:

23 Pada awalnya, anak mungkin akan menekankan kepalanya pada tangan anda, namun setelah anak terbiasa, posisi ini dapat membantu kontrol gerakan mulut dan lidahnya. Harus dipastikan bahwa kita tidak menekan kepala anak ke belakang, namun tetap menjaganya sedikit condong ke depan. Pada saat memberi makan anak, posisikan tangan dengan dengan gentle, yakin dan konsisten- jangan lepas-pegang

24 Pemilihan Sendok Sendok terbaik adalah yang ujungnya bundar, dan dangkal Jangan memilih yang dalam, karena akan sulit untuk menuangkan makanan Jangan yang terlalu panjang dan ujung meruncing karena resiko tersedak

25 Makan mandiri pada anak palsi serebral Permasalahan umumSaran Tangan yang tidak digunakan dan punggung akan diposisikan ke belakang Kepala menengok ke samping dan belakang Anak memiliki pola memegang yang lemah, kaku dan kontrol gerakan tangan yang lemah Seluruh tubuh kaku ke belakang Bantulah anak untuk mengkontrol gerakan tangan pada daerah bahu. Latih anak untuk memegang wadah makan Latih anak untuk memegang sendok dengan mantap Luruskan tangan anak dengan mengarahkan bagian pangkal ibu jari

26 26 Alat makan adaptif Pegangan yang besar dapat membantu anak menggenggam dengan mantap Alat minum adaptif

27 Feeding Feeding anak dengan Down Syndrome merupakan suatu tantangan tersendiri dan seringkali menjadi sumber stress bagi anak maupun orang tua. Disamping penyebab gangguan makan yang umum pada anak, Penderita Down Syndrome mengalami beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi keberhasilan feedingnya

28 Problem utama yang dialami penderita down syndrome yang mempengaruhi feeding: – Tonus otot yang lemah, – Masalah pernafasan, – Gangguan gastroitestinal, dan – Masalah jantung. Semua masalah tersebut harus dievaluasi dan ditangani dengan baik untuk mengurangi resiko komplikasi lebih lanjut

29 Gangguan gastroitestinal Akibat lain dari lemahnya tonus otot, anak dengan Down Syndrome memiliki resiko lebih tinggi mengalami gastroesophageal reflux (GER) dan konstipasi

30 Masalah jantung Gangguan jantung dapat mengakibatkan anak menjadi mudah capai, sehingga mempengaruhi kemampuan anak dengan Down Syndrome untuk menghabiskan makanannya dan makan dengan jumlah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tumbuh-kembangnya

31 Makroglossia pada sindroma Down

32 DATA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PUSKESMAS NOPUSKESMASJUMLAH ABKKETERANGAN 1GETASANDATA TIDAK MASUK 2JETAK4Di lengkapi umur 3TENGARANData tidak masuk 4SUSUKAN51 5KALIWUNGUData tidak masuk 6SURUH17 7DADAPAYAM7Di lengkapi umur 8PABELAN8 9SEMOWO1Benarkah ?

33 DATA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PUSKESMAS 1GETASANJUMLAH ABKKETERANGAN 19BRINGIN37 20BANCAKData tidak masuk 21BERGAS7 22UNGARAN27Dilengkapi umur 23PRINGAPUS36 24LEREP12Dilengkapi umur 25LEYANGAN22 26KALONGAN13Dilengkapi umur JUMLAH


Download ppt "SOSIALISASI ANAK BERKEBUTUHANNKHUSUS DENGAN GANGGUAN TUMBANG CEREBRAL PALCY DAN SYNDROMA DOWN UNGARAN, 28 MARET 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google