Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RISKESDAS 2010. LATAR BELAKANG  Salah satu indikator kemiskinan dalam MDGs: Jumlah penduduk yang mengkonsumsi energi di bawah angka kecukupannya (AKG)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RISKESDAS 2010. LATAR BELAKANG  Salah satu indikator kemiskinan dalam MDGs: Jumlah penduduk yang mengkonsumsi energi di bawah angka kecukupannya (AKG)"— Transcript presentasi:

1 RISKESDAS 2010

2 LATAR BELAKANG  Salah satu indikator kemiskinan dalam MDGs: Jumlah penduduk yang mengkonsumsi energi di bawah angka kecukupannya (AKG)  Kebutuhan energi per orang per hari berbeda antar kelompok umur dan jenis kelaminumur dan jenis kelamin

3 Tujuan : Untuk mengestimasi proporsi penduduk yang mengonsumsi energi di bawah kecukupan yang dianjurkan (AKG) menurut umur dan jenis kelamin Metode : Recall 1 x 24 jam  Konsumsi makan 24 jam yg lalu  semua makanan yg dikonsumsi responden sejak bangun tidur sampai akan tidur lagi Sasaran : Seluruh anggota rumah tangga  termasuk anak umur < 24 bulan

4 Contoh Makanan yang dikonsumsi individu

5 150 gr 25 gr/pot 20 gr/tsk 100 gr 150 gr 100 gr/bh 250 gr 100 gr

6 30 gr/kue 100 gr 30 gr/kue 100 gr

7 PENGISIAN FORMULIR 1. Isikan hari mengkonsumsi makanan (sehari sebelum wawancara). Kode : 1 = Senin-Jum’at, 2 = Sabtu dan Minggu. 2. Isikan kode kondisi : 1 = Biasa 2 = Hajatan 3 = Hari raya, 4 = Puasa 5 = Sakit 6 = Diit Jenis dan jumlah makanan yg dikonsumsi berbeda pd saat hajatan, hari raya, puasa, sakit dan diit

8 3. Tanyakan seluruh makanan/masakan yang dikonsumsi sehari kemarin termasuk makanan selingan (kecuali bumbu tidak perlu ditanyakan) 4. Tanyakan jumlah air minum yang dikonsumsi sehari kemarin 5. Isikan kode masakan/makanan seperti tercantum pada Buku Kode Daftar Makanan Pengisian kode :

9 Utk makanan/masakan yg terdiri dr beberapa bahan makanan (seperti : soto bandung) A. Bila TIDAK ADA di buku kode  maka harus dirinci jenis dan berat bahan makanan yg digunakan (kecuali bumbu tidak perlu dirinci) Selanjutnya beri kode masing-masing bahan makanan yang digunakan. Misal kan  Soto Bandung terdiri dari : - daging sapi (CA026) : 20 gram - bihun (AB003) : 20 gram - lobak (FB039) : 20 gram

10 B. Bila makanan tersebut ADA di buku kode  maka TIDAK PERLU dirinci berat masing- masing jenis bahan makanan yg digunakan, Berat yang dicatat adalah berat per porsi makanan tersebut Selanjutnya diisi kode makanan sesuai yang ada di buku kode). Misal : Sayur Asem kode : PF034

11 6. Untuk jenis makanan yg tidak terdapat dalam buku kode  cari kode makanan yang hampir menyerupai Misal : Empal Gentong = Gulai daging (PC019) 7. Isikan URT yg digunakan utk mempermudah estimasi berat makanan tsb. Seperti : 1 sdm, 1 sdt, 1 centong,1 buah, dan 1 butir

12 8.Isikan berat masakan/makanan  mencari padanan beratnya dgn menimbang bahan makanan sesuai URT nya 9. Catat juga air yang diminum setiap individu pada hari kemarin - 1 gelas sedang = 200 gr - 1 gelas besar = 300 gram.  Setiap 1 ml = 1 gram

13 10. Untuk anak usia < 24 bulan, jawablah pertanyaan tentang pemberian ASI yang terdapat di bagian bawah kuesioner 11. Khusus untuk minuman beralkohol : isikan kode yang sesuai : - JA064 (Bir), - JA065 (Whisky), - JA066 (cap tikus), - JA067 (saguer)

14 12. Untuk minuman berkarbonat, isikan kode JA039 (sirup) Catatan : Setiap hasil penimbangan makanan di catat pada LOG BOOK, sehingga bila ditemukan makanan yang sama, pewawancara tidak perlu menimbang lagi

15 CARA MENGISI KODE BAHAN MAKANAN 1. Dalam buku daftar kode bahan makanan dicantumkan bahan makanan berdasarkan golongan dan berdasarkan jenis mentah dan matang 2. Di dalam buku daftar kode bahan makanan juga dicantumkan daftar isi yang menunjukkan nomor halaman untuk setiap golongan bahan makanan baik mentah maupun matang.

16 Contoh : 1. Makanan  Nasi putih - Termasuk makanan matang, gol. Serealia - Gol. Serealia matang terletak di halaman 9 - Cari hal. 9 pada buku daftar kode bahan makanan dan cari bahan makanan nasi putih - Kode bahan makanan nasi putih : PA067 - Isikan kode PA067

17 Contoh: Konsumsi makanan individu sehari 1.Hari wawancara : 1= Senin – Jumat 2= Sabtu – Minggu 3. Ibu hamil : 1. trimester 1 2. trimester 2 3. trimester 3 2. Kondisi tertentu: 1=Biasa; 2=Hajatan; 3=Hari Raya; 4=Puasa 5=Sakit 6=Diit 4. Ibu Menyusui : 1. 6 bulan pertama 2. 6 bulan kedua Waktu MakanMasakan/Menu Bahan Makanan Kode Bahan Makanan Banyaknya yg dikonsumsi URTBerat (gr) Pagi Teh manis JA0491 cangkir200 Perkedel jagung PA0771 buah50 Nasi gorengNasi GorengPA0631 centong penuh 100 Telur ceplokTelur ayam ceplok PD0021 butir50 Pisang Ambon GA0591 buah sedang70 3 1

18 Waktu MakanMasakan/Menu Bahan Makanan Kode Bahan Makanan Banyaknya yg dikonsumsi URTBerat (gr) SiangNasi PA0672 centong penuh 200 Tempe goreng PB0141 potong sedang 25 Ikan cue goreng EB0221 ekor kecil30 Sayur asemPF0341 sendok sayur 25 Pisang goreng GA0641 buah sedang60 MalamNasi PA0671 centong penuh Tempe goreng PB0141 potong sedang 25 Ikan cueIkan cue goreng EB0221 ekor kecil30 Kerupuk aci PA1371 bungkus plastik 5 Air putih10 gelas aqua2000

19 Contoh: Konsumsi makan sehari anak 0-24 bulan Waktu Makan Masakan/ Menu Bahan Makanan Kode Bahan Makanan Banyaknya yg dikonsumsi URTBerat (gr) PagiBubur susuMilna rasa pisang PH0071 bungkus BiskuitBiskuit romaPJ0364 buah Pisang Ambon Ga0591 buah kecil70 SusuSusu bubuk Dancow HA0062 takar Bubur ayam PA012Rp 1.000,-100 Khusus untuk anak umur < 24 bulan : 3.Apakah masih mendapat ASI : 1. Ya; 2. Tidak 1 4. Bila Ya, Frekuensi : 0 9

20 TEAM WORKS MEANS WORKING TOGETHER WINNING TOGETHER


Download ppt "RISKESDAS 2010. LATAR BELAKANG  Salah satu indikator kemiskinan dalam MDGs: Jumlah penduduk yang mengkonsumsi energi di bawah angka kecukupannya (AKG)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google