Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Permasalahan suhu pada ampermeter. Belum pengaruh perubahan suhu I = m I’ dimana m = (R1 + R2)/R2 Bila R1= 5 KOhm R2 = 5,005 Ohm Arus maksimum 100 μA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Permasalahan suhu pada ampermeter. Belum pengaruh perubahan suhu I = m I’ dimana m = (R1 + R2)/R2 Bila R1= 5 KOhm R2 = 5,005 Ohm Arus maksimum 100 μA."— Transcript presentasi:

1 Permasalahan suhu pada ampermeter

2 Belum pengaruh perubahan suhu I = m I’ dimana m = (R1 + R2)/R2 Bila R1= 5 KOhm R2 = 5,005 Ohm Arus maksimum 100 μA Berapa batas ukur maksimum Arus yg dapat diukur?

3 Perubahan suhu ruangan dapat mempengaruhi alat ukur Contoh nilai tahanan tembaga berubah kira-kira 0,4% perderajat Celcius. Contoh jika pada suhu 20 o C tahanan pada kumparan yg terbuat dari tembaga sebesar R1=5 Kohm. Nilai tahanan tersebut diukur pada suhu ruangan sebesar 30 o C maka nilainya berubah menjadi R1= 5,2 Kohm Jadi pada soal sebelumnya, jika ingin mengukur 100 mA maka kemungkinan alat ukur akan menunjuk 104 mA (berubah 4%)

4

5

6

7

8

9

10 Contoh: 1. Bila R1=10 Kohm, R2 = 3 Ohm, R3 = 100 Kohm dan koefiisien temperatur kawat tembaga 0,4%/ o C. Alat ukur ingin mengukur arus sebesar 40mA pada suhu 24 o C. A. Berapa arus yang masuk pada kumparan putar. B. Berapa hasil pengukuran arus pada suhu ruangan 32 o C. 2. Hitunglah arus yang masuk pada kumparan putar jika alat ukur dibuat sesuai dengan metode swinburne. R1=R4=1 Ohm, R2 = 2 Ohm, R3=R5=3 Ohm. Jika Arus yang akan diukur sebesar 100 mA pada keadaan : a.pertama-tama pada suhu 20 o C. b.Yang kedua pada suhu 30 o C.

11

12

13


Download ppt "Permasalahan suhu pada ampermeter. Belum pengaruh perubahan suhu I = m I’ dimana m = (R1 + R2)/R2 Bila R1= 5 KOhm R2 = 5,005 Ohm Arus maksimum 100 μA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google