Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Metode Penelitian Ilmiah Session 10. Objective Materi kuliah Hari ini : Materi kuliah Hari ini : Buku yang dipergunakan : Buku yang dipergunakan : Drs.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Metode Penelitian Ilmiah Session 10. Objective Materi kuliah Hari ini : Materi kuliah Hari ini : Buku yang dipergunakan : Buku yang dipergunakan : Drs."— Transcript presentasi:

1 Metode Penelitian Ilmiah Session 10

2 Objective Materi kuliah Hari ini : Materi kuliah Hari ini : Buku yang dipergunakan : Buku yang dipergunakan : Drs. Husein Umar, SE, MM, MBA, Riset Akuntansi Dilengkapi dengan panduan membuat skripsi dan empat bahasan kasus bidang akuntansi, Penerbit GramediaDrs. Husein Umar, SE, MM, MBA, Riset Akuntansi Dilengkapi dengan panduan membuat skripsi dan empat bahasan kasus bidang akuntansi, Penerbit Gramedia Drs. Husein Umar, SE, MM, MBA, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis BisnisDrs. Husein Umar, SE, MM, MBA, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Panduan Penulisan Ilmiah yang diterbitkan oleh bagian Penulisan Ilmiah ST ASIA MalangPanduan Penulisan Ilmiah yang diterbitkan oleh bagian Penulisan Ilmiah ST ASIA Malang

3 Hipotesa Hipotesa adalah pernyataan spesifik yang bersifat prediksi dari hubungan antara dua atau lebih variabel Hipotesa adalah pernyataan spesifik yang bersifat prediksi dari hubungan antara dua atau lebih variabel Mendeskripsikan secara kongkrit apa yang ingin dicapai/diharapkan terjadi dalam penelitian. Mendeskripsikan secara kongkrit apa yang ingin dicapai/diharapkan terjadi dalam penelitian.

4 Apakah semua penelitian ilmiah perlu membuat hipotesa ? Apakah semua penelitian ilmiah perlu membuat hipotesa ? Ya, jika berkenaan dengan verifikasi suatu teori atau masalah Ya, jika berkenaan dengan verifikasi suatu teori atau masalah Tidak, jika penelitian masih bersifat eksploratif dan deskriptif Tidak, jika penelitian masih bersifat eksploratif dan deskriptif

5 Hipotesis menurut pengertian statistik dengan penelitian memiliki perbedaan : Hipotesis menurut pengertian statistik dengan penelitian memiliki perbedaan : Dalam penelitian, hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian.Dalam penelitian, hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Rumusan masalah bisa berupa pernyataan tentang hubungan antar variabel, perbandingan(komparasi), atau variabel mandiri (deskripsi)Rumusan masalah bisa berupa pernyataan tentang hubungan antar variabel, perbandingan(komparasi), atau variabel mandiri (deskripsi)

6 Kegunaan Hipotesa Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan penelitian dan kerja penelitian Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan penelitian dan kerja penelitian Mensiagakan peneliti kepada kondisi fakta dan kaitan antarfakta, yang kadangkala hilang begitu saja dari perhatian peneliti Mensiagakan peneliti kepada kondisi fakta dan kaitan antarfakta, yang kadangkala hilang begitu saja dari perhatian peneliti Alat yang sederhana untuk memfokuskan fakta yang bercerai-berai kedalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh Alat yang sederhana untuk memfokuskan fakta yang bercerai-berai kedalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh Sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta dan antarfakta Sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta dan antarfakta

7 Perumusan hipotesa Dirumuskan secara jelas, padat dan spesifik Dirumuskan secara jelas, padat dan spesifik Dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan Dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan Sebaiknya menyatakan hubungan antardua atau lebih variabel Sebaiknya menyatakan hubungan antardua atau lebih variabel Hendaknya dapat diuji Hendaknya dapat diuji Sebaiknya mempunyai kerangka teori Sebaiknya mempunyai kerangka teori

8 Jenis hipotesa Hipotesa Alternatif (Alternative Hypothesis) Hipotesa Alternatif (Alternative Hypothesis) Hipotesa yang mendukung prediksiHipotesa yang mendukung prediksi Diterima jika hasil penelitian mendukung hipotesaDiterima jika hasil penelitian mendukung hipotesa Dinyatakan dengan H1 atau HADinyatakan dengan H1 atau HA Hipotesa Nul (Null Hypothesis) Hipotesa Nul (Null Hypothesis) Hipotesa yang mendeskripsikan keluaran selain dari hipotesa alternatifHipotesa yang mendeskripsikan keluaran selain dari hipotesa alternatif Biasanya mendeskripsikan tidak ada hubungan/pengaruh antara variabel yang diujiBiasanya mendeskripsikan tidak ada hubungan/pengaruh antara variabel yang diuji Dinyatakan dengan H0Dinyatakan dengan H0

9 Dalam statistik : Dalam statistik : H0 : tidak adanya perbedaan antara parameter dgn statistik, atau tidak adanya perbedaan antara ukuran populasi dgn ukuran sampel.H0 : tidak adanya perbedaan antara parameter dgn statistik, atau tidak adanya perbedaan antara ukuran populasi dgn ukuran sampel. HA : adanya perbedaan.HA : adanya perbedaan. Dalam statistik yang diuji adalah H0, karena diharapkan tidak ada perbedaan data populasi dgn sampel sehingga hasil penelitian diharapkan sudah sesuai harapan. Dalam statistik yang diuji adalah H0, karena diharapkan tidak ada perbedaan data populasi dgn sampel sehingga hasil penelitian diharapkan sudah sesuai harapan.

10 Dalam penelitian Dalam penelitian H0 : tidak adanya hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya, atau tidak ada perbedaanH0 : tidak adanya hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya, atau tidak ada perbedaan Ha : ada perbedaan, atau ada hubunganHa : ada perbedaan, atau ada hubungan

11 Hipotesa satu arah Secara spesifik mendeskripsikan hipotesa yang berarah (direction) Secara spesifik mendeskripsikan hipotesa yang berarah (direction) Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan antara variabel dan diprediksikan kearah yang berlawanan Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan antara variabel dan diprediksikan kearah yang berlawanan Hipotesa pada hipotesis satu arah akan menyatakan prediksi satu arah antar kelompok atau variabel. Hipotesa pada hipotesis satu arah akan menyatakan prediksi satu arah antar kelompok atau variabel.

12 Bila mengenai perbedaan, hipotesis satu arah akan mengatakan, misalnya, bahwa kelompok I lebih agresif daripada kelompok II. Bila mengenai perbedaan, hipotesis satu arah akan mengatakan, misalnya, bahwa kelompok I lebih agresif daripada kelompok II. Bila mengenai hubungan, misalnya, hipotesis akan mengatakan bahwa variabel X berkorelasi negatif dengan variabel Y. Bila mengenai hubungan, misalnya, hipotesis akan mengatakan bahwa variabel X berkorelasi negatif dengan variabel Y.

13 Contoh hipotesa satu arah Problem: pengaruh hasil program training terhadap tingkat absen pegawai, dimana kita yakin bahwa program training akan menurunkan tingkat absen pegawai Problem: pengaruh hasil program training terhadap tingkat absen pegawai, dimana kita yakin bahwa program training akan menurunkan tingkat absen pegawai H0: Program training pada perusahaan ABC tidak berpengaruh terhadap tingkat absen pegawai atau menyebabkan tingkat absen pegawai meningkat secara signifikan H0: Program training pada perusahaan ABC tidak berpengaruh terhadap tingkat absen pegawai atau menyebabkan tingkat absen pegawai meningkat secara signifikan H1:Program training pada perusahaan ABC menyebabkan tingkat absen pegawai menurun secara signifikan H1:Program training pada perusahaan ABC menyebabkan tingkat absen pegawai menurun secara signifikan

14 One-Tailed Hypothesis Example

15 Hipotesa Dua arah Prediksi yang tidak berarah Prediksi yang tidak berarah Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan/pengaruh/hubungan antara variabel Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan/pengaruh/hubungan antara variabel Hipotesis dua arah berisi semata- mata pernyataan mengenai adanya perbedaan atau adanya hubungan Hipotesis dua arah berisi semata- mata pernyataan mengenai adanya perbedaan atau adanya hubungan

16 Bila mengenai perbedaan, maka hipotesis dua arah akan menyatakan bahwa kelompok I berbeda dari kelompok II tanpa mengatakan kelompok mana yang lebih dari yang lainnya. Bila mengenai perbedaan, maka hipotesis dua arah akan menyatakan bahwa kelompok I berbeda dari kelompok II tanpa mengatakan kelompok mana yang lebih dari yang lainnya. Bila mengenai hubungan, maka hipotesis dua arah akan menyatakan bahwa variabel X berkorelasi atau memiliki hubungan dengan variabel Y tanpa mengatakan apakah hubungan tersebut negatif atau positif. Bila mengenai hubungan, maka hipotesis dua arah akan menyatakan bahwa variabel X berkorelasi atau memiliki hubungan dengan variabel Y tanpa mengatakan apakah hubungan tersebut negatif atau positif.

17 Contoh Problem: pengaruh pemakaian obat baru terhadap tingkat depresi pasien, dimana kita yakin bahwa pemakaian obat baru tersebut akan berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien Problem: pengaruh pemakaian obat baru terhadap tingkat depresi pasien, dimana kita yakin bahwa pemakaian obat baru tersebut akan berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien H0: Pemakaian obat ABC sebesar 300 mg/hari tidak berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien H0: Pemakaian obat ABC sebesar 300 mg/hari tidak berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien H1:Pemakaian obat ABC sebesar 300 mg/hari berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien H1:Pemakaian obat ABC sebesar 300 mg/hari berpengaruh terhadap tingkat depresi pasien

18 Two-Tailed Hypothesis

19 Tipe Kesalahan Setiap hipotesis hendaknya dapat diuji. Setiap hipotesis hendaknya dapat diuji. Dalam melakukan pengujian harus diperhatikan tingkat kesalahan (Error) Dalam melakukan pengujian harus diperhatikan tingkat kesalahan (Error) Hal ini dikarenakan keputusan penolakan atau penerimaan hipotesis tentu mengandung kemungkinan terjadinya kesalahan. Hal ini dikarenakan keputusan penolakan atau penerimaan hipotesis tentu mengandung kemungkinan terjadinya kesalahan.

20 Ada dua macam Error atau tingkat kesalahan : Ada dua macam Error atau tingkat kesalahan : Error tipe I (kesalahan alpha)Error tipe I (kesalahan alpha) Menyangkal hipotesis yang benar, atau menolak hipotesis Null yang seharusnya diterima Menyangkal hipotesis yang benar, atau menolak hipotesis Null yang seharusnya diterima Berada dalam kontrol peneliti Berada dalam kontrol peneliti Error tipe II (kesalahan betha)Error tipe II (kesalahan betha) Menyangkal hipotesis yang salah, atau menerima hipotesis Null yang seharusnya ditolak Menyangkal hipotesis yang salah, atau menerima hipotesis Null yang seharusnya ditolak Tidak dalam kontrol peneliti Tidak dalam kontrol peneliti

21 Seharusnya Hal yang Dilakukan Keputusan untuk Menerima H0 Menolak H0 Error Tipe I (Taraf kepercayaan) Menerima H0 (Power of the test) Error tipe II

22 Pengujian hipotesis Pengujian hipotesis dilakukan dengan menguji hipotesis Null (H0) Pengujian hipotesis dilakukan dengan menguji hipotesis Null (H0) Apabila hipotesis nol ditolak, maka hipotesis alternatif diterima. Begitu juga sebaliknya. Apabila hipotesis nol ditolak, maka hipotesis alternatif diterima. Begitu juga sebaliknya. Dalam menguji hipotesis harus dipertimbangkan adanya kemungkinan kesalahan. Dalam menguji hipotesis harus dipertimbangkan adanya kemungkinan kesalahan.

23 Langkah-langkah pengujian hipotesis Penetapan hipotesis nol (H0) Penetapan hipotesis nol (H0) Pemilihan alat uji secara statistik Pemilihan alat uji secara statistik Tergantung pada bentuk dan jumlah data yang dikumpulkan, pengukuran yang digunakan, dan lain lainTergantung pada bentuk dan jumlah data yang dikumpulkan, pengukuran yang digunakan, dan lain lain Spesifikasi tingkat signifikansi (alpha) Spesifikasi tingkat signifikansi (alpha) Berapa kemungkinan suatu hipotesis nol akan ditolakBerapa kemungkinan suatu hipotesis nol akan ditolak Melakukan perhitungan menggunakan rumus atau formula yang dipergunakan dalam pengujian, untuk mendapatkan nilai. Melakukan perhitungan menggunakan rumus atau formula yang dipergunakan dalam pengujian, untuk mendapatkan nilai.

24 Mencari nilai kritis Mencari nilai kritis Dengan cara mencari di tabel statistik yang dipergunakan, misalnya tabel distribusi t dengan menggunakan tingkat signifikansi tertentu.Dengan cara mencari di tabel statistik yang dipergunakan, misalnya tabel distribusi t dengan menggunakan tingkat signifikansi tertentu. Menarik kesimpulan Menarik kesimpulan Dengan cara membandingkan nilai hasil dari perhitungan menggunakan rumus tertentu dengan nilai kritis dari tabel statistik.Dengan cara membandingkan nilai hasil dari perhitungan menggunakan rumus tertentu dengan nilai kritis dari tabel statistik. Bila nilai hasil perhitungan lebih besar dari nilai kritis, berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Bila nilai hasil perhitungan lebih besar dari nilai kritis, berarti H0 ditolak dan Ha diterima.

25 Pengujian Hipotesis Ada dua cara untuk melakukan pengujian signifikansi : Ada dua cara untuk melakukan pengujian signifikansi : Uji ParametrikUji Parametrik Uji NonparametrikUji Nonparametrik

26 Pengujian Parametrik Pengujian terhadap satu sampel Pengujian terhadap satu sampel Pengujian terhadap dua sampel Pengujian terhadap dua sampel Pengujian dua sampel yang berkorelasi Pengujian dua sampel yang berkorelasi Korelasi liner bivariate Korelasi liner bivariate Pengujian kuadrat kecil Pengujian kuadrat kecil

27 Pengujian satu jenis sampel Pengujian satu jenis sampel bisa dilakukan dengan Uji satu pihak (one tail test) atau Dua pihak (Two tail test) Pengujian satu jenis sampel bisa dilakukan dengan Uji satu pihak (one tail test) atau Dua pihak (Two tail test) Two tail test digunakan bila H0 berbunyi “sama dengan” dan Ha berbunyi “tidak sama dengan”Two tail test digunakan bila H0 berbunyi “sama dengan” dan Ha berbunyi “tidak sama dengan” One tail test digunakan bila H0 berbunyi “lebih besar atau sama dengan” dan Ha berbunyi “lebih kecil”One tail test digunakan bila H0 berbunyi “lebih besar atau sama dengan” dan Ha berbunyi “lebih kecil”

28 Rumus yang dipergunakan untuk menguji hipotesis satu sampel Rumus yang dipergunakan untuk menguji hipotesis satu sampel t = Nilai t yg dihitung X = rata rata X = nilai yg dihipotesiskan μ 0 = nilai yg dihipotesiskan s = simpangan baku n = jumlah anggota sampel X – μ 0 t =  s /  n

29 Hipotesis : daya tahan karyawan bekerja didepan komputer secara terus menerus adalah 4 jam sehari. Hipotesis : daya tahan karyawan bekerja didepan komputer secara terus menerus adalah 4 jam sehari. Diambil sampel 31 orang secara random dari total populasi. Diambil sampel 31 orang secara random dari total populasi. Data yg dikumpulkan adalah : Data yg dikumpulkan adalah : Jika ditotal maka data tersebut = 144 Jika ditotal maka data tersebut = 144 Diketahui : Diketahui : n = 31, µ 0 = 4 jam/harin = 31, µ 0 = 4 jam/hari Rata-rata X = 144/31 = 4,645Rata-rata X = 144/31 = 4,645 Simpangan baku = 1,81Simpangan baku = 1,81

30 Jadi rata-rata karyawan utk berada didepan komputer tanpa behenti adalah 4,645/hari Jadi rata-rata karyawan utk berada didepan komputer tanpa behenti adalah 4,645/hari Selanjutnya rata-rata tersebut akan diuji apakah ada perbedaan secara signifikan atau tidak dgn nilai yg dihipotesiskan yaitu 4 jam/hari Selanjutnya rata-rata tersebut akan diuji apakah ada perbedaan secara signifikan atau tidak dgn nilai yg dihipotesiskan yaitu 4 jam/hari

31 Menggunakan rumus : Menggunakan rumus : t = 1,98 t = 1,98 X – μ 0 t =  s /  n 4, t =  1,81 /  31

32 Selanjutnya dilihat tabel t Selanjutnya dilihat tabel t Dgn melihat dk(derajat kebebasan) yaitu n-1, yaitu 31-1 = 30Dgn melihat dk(derajat kebebasan) yaitu n-1, yaitu 31-1 = 30 Dgn taraf kesalahan 5% dgn menggunakan uji dua pihak maka nilai tabel t = 2,042Dgn taraf kesalahan 5% dgn menggunakan uji dua pihak maka nilai tabel t = 2,042

33

34 Untuk membuat keputusan apakah hipotesis diterima atau tidak maka dibandingkan antara t hitung dengan t tabel. Untuk membuat keputusan apakah hipotesis diterima atau tidak maka dibandingkan antara t hitung dengan t tabel. T hitung = 1,98 T hitung = 1,98 T tabel = 2,042 T tabel = 2,042 Kesimpulan, karena t hitung lebih kecil dari t tabel, atau karena t hitung berada di dalam daerah penerimaan Ho (lihat gambar), maka hipotesis (Ho) diterima. Kesimpulan, karena t hitung lebih kecil dari t tabel, atau karena t hitung berada di dalam daerah penerimaan Ho (lihat gambar), maka hipotesis (Ho) diterima. Berarti hipotesis yang menyatakan bahwa daya tahan pegawai bekerja di depan komputer tanpa tergangu sama sekali adalah 4 jam dapat dipergunakan untuk semua populasi. Berarti hipotesis yang menyatakan bahwa daya tahan pegawai bekerja di depan komputer tanpa tergangu sama sekali adalah 4 jam dapat dipergunakan untuk semua populasi.


Download ppt "Metode Penelitian Ilmiah Session 10. Objective Materi kuliah Hari ini : Materi kuliah Hari ini : Buku yang dipergunakan : Buku yang dipergunakan : Drs."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google