Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penelitian etnografi bidang hukum Islam Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penelitian etnografi bidang hukum Islam Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi."— Transcript presentasi:

1 Penelitian etnografi bidang hukum Islam Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi

2 Penelitian etnografi Tujuan: untuk mendeskripsikan tentang kebudayaan dalam suatu entitas tertentu secara mendalam dan holistik Sasaran: membuat pemaparan yang lebih rinci (thick description) tentang pandangan, penghayatan, pengalaman warga budaya (emic view) atau from the native’s point of view atau local knowledge

3 Ciri-ciri penelitian etnografi Deskripsi etnografis sepenuhnya disusun sesuai dengan pandangan, pengalaman warga pribumi (emic view) Memanfaatkan metode wawancara mendalam dan observasi terlibat. Peneliti tinggal di lapangan untuk belajar tentang budaya yang dikajinya. Analisis datanya bercorak menyeluruh (holistik) yaitu menghubungkan antarasuatu fenomena budaya dengan fenomena budaya lainya atau menghubungkan antara suatu konsep dengan konsep lainnya.

4 Langkah-langkah penelitian etnografi Menetapkan seorang informan. Misalnya ketika meneliti tentang Budaya Kawin Sirri di Rembang Pasuruan. Maka yang harus ditemukan adalah siapa yang menjadi informannya. Melakukan wawancara dengan informan-informan, yaitu wawancara mendalam untuk mengetahui tentang fenomena yang diteliti. Membuat catatan etnografis melalui catatan harian hasil wawancara (nama informan, tempat, waktu, tanggal, catatan hasil wawancara dan catatan refleksi). Mengajukan pertanyaan deskriptif, yaitu pertanyaan tentang fenomena budaya yang diteliti.

5 Lanjutan langkah-langkah penelitian etnografi Melakukan analisis wawancara etnografis, yaitu dengan membuat catatan-catatan refleksi dan menghubungkannya dengan catatan- catatan lainnya untuk memperoleh kesamaan, kategori sementara dan sebagainya. Membuat analisis domain (diperoleh dari grand tour observation) yaitu melalui universal semantic relationship. Hubungan semantis tersebut terkategori, yaitu: jenis, ruang, sebab akibat, rasional, lokasi tindakan, cara sampai ke tujuan, fungsi, urutan dan atribut. Untuk ini buatlah lembaran analisis domain. Mengajukan pertanyaan struktural, yaitu pertanyaan yang menyangkut keseluruhan dari analisis domain. Misalnya, apa saja jenis keseluruhan perkawinan di desa ini.

6 Lanjutan: langkah-langkah.. Membuat analisis taksonomis: pada analisis ini sudah difokuskan pada fenomena budaya yang diteliti, jadi pada domain tertentu, misalnya pada domain fungsi (kawin sirri). Pemenuhan hasrat seksual, menolong kesulitan ekonomi, pemenuhan aktualisasi diri. Masing- masing akan memiliki subfungsi yang akan berkembang sesuai dengan penelusuran wawancara dan dikategorikan sesuai dengan kesamaannya. Mengajukan pertanyaan kontras, yaitu pertanyaan untuk mengungkap adanya kontras di setiap elemen di dalam domain. Misalnya apakah ada yang berbeda pendapat dalam menanggapi fungsi kawin sirri tersebut.

7 Lanjutan langkah… Analisis komponensial: yang dibidik oleh analisis komponensial adalah adanya perbedaan-perbedaan di setiap elemen dalam analisis domain. Melalui contrast questions maka akan diperoleh dimensi-dimensi kontras di dalam setiap domain. Misalnya: pemenuhan kebutuhan seksual vs bukan pemenuhan kebutuhan seksual dan sebagainya. Analisis tema budaya, yaitu memahami tema budaya apa yang dominan dari suatu entitas budaya pada masyarakat. Dari setiap domain tersebut tentunya terdapat domain penting dan dominan, yang darinya dapat diketahui apa tema budaya yang ada di masyarakat tersebut.

8 Lanjutan langkah… Menulis laporan etnografis, yaitu berperspektif personal voice, bahasa informal, menerima kaidah-kaidah bahasa kualitatif.


Download ppt "Penelitian etnografi bidang hukum Islam Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google