Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB II LAPORAN KEUANGAN, ARUS KAS dan PAJAK  Laporan Tahunan (Annual report) ada dua: a) Pertama, adalah bagian verbal, yang seringkali disajikan sebagai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB II LAPORAN KEUANGAN, ARUS KAS dan PAJAK  Laporan Tahunan (Annual report) ada dua: a) Pertama, adalah bagian verbal, yang seringkali disajikan sebagai."— Transcript presentasi:

1 BAB II LAPORAN KEUANGAN, ARUS KAS dan PAJAK  Laporan Tahunan (Annual report) ada dua: a) Pertama, adalah bagian verbal, yang seringkali disajikan sebagai surat dari presiden direktur yang menguraikan hasil operasi perusahaan selama tahun lalu dan membahas perkembangan baru yang akan mempengaruhi operasi perusahaan di masa depan b)Kedua, laporan tahunan yang menyajikan empat laporan keuangan dasar : neraca, laporan laba-rugi, laporan laba ditahan dan laporan arus kas, ditambah catatan atas laporan keuangan

2  Informasi yang tercantum pada laporan tahunan digunakan oleh investor untuk membuat ekspektasi tentang laba dan dividen di masa mendatang  Neraca : Laporan posisi keuangan perusahaan pada suatu waktu tertentu. =============lihat tabel=======================

3  Laporan laba-rugi: laporan yang mengikhtisarkan pendapatan dan beban perusahaan selama periode akuntansi tertentu, yang umumnya setiap kuartal atau satu tahun ===========lihat tabel=================

4  Untuk tujuan perencanaan dan pengendalian, manajemen biasanya meramalkan laporan laba-rugi secara bulanan, kuartalan dan tahunan dan kemudian membandingkan hasil aktual dengan laporan yang dianggarkan.  Jika pendapatan lebih rendah dan biaya lebih tinggi daripada tingkat yang diramalkan maka manajemen harus mengambil langkah-langkah korektif sebelum masalah ini menjadi serius.

5  Laporan laba ditahan : laporan yang menunjukkan berapa banyak laba perusahaan yang ditahan bila dibandingkaan dengan yang dibayarkan sebagai dividen.  Jumlah laba ditahan yang terlihat disini adalah jumlah laba ditahan tahunan untuk setiap tahun sejarah perusahaan. Contoh: Allied Food Product Laporan Laba Ditahan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2012 (dalam jutaan dollar)

6 Saldo laba ditahan per 31 Desember 2011 $ 710,0 Ditambah: laba bersih ,5 Dikurangi dividen untuk pemegang saham biasa (57,5) Saldo laba ditahan per 31 Desember 2012 $ 766,0

7 LABA AKUNTANSI VS ARUS KAS  Dalam mempelajari laporan laba-rugi akuntansi,penekanannya adalah laba bersih perusahaan.  Dalam bidang keuangan, difokuskan pada arus kas bersih (net cash flow)  Arus kas bersih : kas bersih aktual, sebagai kebalikan dari laba bersih akuntansi, yang dihasilkan perusahaan selama beberapa periode tertentu.  Laba akuntansi : laba bersih perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi.

8  Laporan arus kas : laporan yang menjelaskan dampak aktivitas operasi,investasi,dan pembiayaan perusahaan terhadap arus kas selama satu periode akuntansi.  Laporan ini memisahkan aktivitas menjadi tiga kategori: 1. Aktivitas operasi, mencakup laba bersih, penyusutan dan perubahan aktiva lancar serta kewajiban lancar selain kas utang jangka pendek 2. Aktivitas investasi, yang mencakup investasi dalam, atau menjual aktiva tetap

9 3. Aktivitas pembiayaan, mencakup kas yang diperoleh selama tahun berjalan dengan menerbitkan utang jangka pendek, utang jangka panjang, atau saham. Selain itu karena pembayaran dividen atau kas yang digunakan untuk membeli kembali saham atau obligasi menurunkan kas perusahaan.

10  Nilai tambah pasar(MVA): perbedaan antara nilai pasar akuitas dan jumlah modal ekuitas yang diinvestasikan investor.  Kekayaan pemegang saham akan menjadi maksimal dengan memaksimalkan perbedaan antara nilai pasar ekuitas perusahaan dan jumlah modal ekuitas yang dinvestasikan investor MVA = nilai pasar ekuitas – modal ekuitas yang diinvestasikan oleh investo = (saham yang beredar X harga saham) – Total ekuitas saham biasa

11  Contoh : Coca Cola : nilai pasar total ekuitas adalah $ 69 M sedangkan neraca menunjukkan pemegang saham hanya memiliki $ 8 M  MVA = $ 61 M  $1 yang dinvestasikan menghasilkan $ 8,63 ( 69/8) GM : nilai pasar total ekuitas adalah $ 69 M sedangkan neraca menunjukkan pemegang saham hanya memiliki $ 87 M  MVA = - $ 18 M  $1 yang dinvestasikan menghasilkan $ 0,79 (69/87)

12  PAJAK : kontribusi wajib pajak kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan imbalan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar- besarnya kemakmuran rakyat  Laba operasi yang dibayarkan sebagai dividen akan menjadi subjek pajak berganda : pertama tama laba akan dibebani pajak pada tingkat perusahaan dan kemudian para pemegang saham harus membayar pajak pribadi atas dividen yang diterima  Karena bunga yang dibayarkan oleh perusahaan merupakan beban yang dapat dikurangkan sedangkan dividen tidak, maka sistem pajak lebih menyukai pembiayaan dengan utang daripada dengan ekuitas.

13 Contoh: Alternatif pembiayaan dengan cara (1). PT usahaku menerbitkan obligasi atau pinjam uang di bank sebesar Rp. 10 M dengan bunga kredit 10% per tahun, (2) PT usahaku menerbitkan saham biasa lembar saham dengan harga jual per lembar saham Rp ,- yang sebelumnya diketahui jumlah saham yang beredar sebanyak lembar. Dengan adanya tambahan dana Rp. 10 M, PT usahaku memperoleh Laba sebelum bunga dan pajak sebesar Rp. 5 M dan diketahui tarif pajak penghasilan sebesar 20% maka pembiayaan mana yang sebaiknya di pilih PT usahaku.

14 Alternatif 1Alternatif 2 Laba sebelum bunga & pajak Rp jt Laba sebelum bunga & pajak Rp jt Biaya bunga Rp jtBiaya bunga Rp. 0 jt Laba setelah Rp jt Bunga Laba setelah Rp jt Bunga Pajak Rp. 800 jt (20%) Pajak Rp jt (20%) Laba setelah Rp jt pajak Laba setelah Rp jt pajak Lembar Saham : Lembar Saham : Laba per saham : Rp Laba per saham : Rp ALTERNATIF 1 YANG DIPILIH


Download ppt "BAB II LAPORAN KEUANGAN, ARUS KAS dan PAJAK  Laporan Tahunan (Annual report) ada dua: a) Pertama, adalah bagian verbal, yang seringkali disajikan sebagai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google