Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BIDANG PERDAGANGAN Kajian Terhadap Pasar Kajian Terhadap Pasar Tradisional : 1.Adanya keinginan berbelanja dipasar modern karena kebanggaan atau gengsi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BIDANG PERDAGANGAN Kajian Terhadap Pasar Kajian Terhadap Pasar Tradisional : 1.Adanya keinginan berbelanja dipasar modern karena kebanggaan atau gengsi."— Transcript presentasi:

1 BIDANG PERDAGANGAN Kajian Terhadap Pasar Kajian Terhadap Pasar Tradisional : 1.Adanya keinginan berbelanja dipasar modern karena kebanggaan atau gengsi. 2.Menghendaki dalam satu tempat memiiliki banyak jenis barang yang dapat dibeli. 3.Menghendaki adanya rasa nyaman dan menyenangkan (aman dan sejuk). 4.Keinginan harga pasti dari masing-masing jenis barang yang dijual karena tidak ada keinginan bernegoisasi. 5.Tingkat harga yang reasonable, tidak terlalu menyolok. 6.Pembayaran bisa diangsur. Mengelola Pasar 1. Pengelola pasar perlu memiliki etos kerja dan disiplin kerja yang tinggi. 2. Mengelola pasar yang berorientasi pada perilaku konsumen.

2 LANGKAH-LANGKAH ANTISIPATIF 1.Membuat suasana pasar menjadi nyaman, bersih, dan rapi. 2.Barang yang dijual perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. 3.Inovasi para pengelola sangat diperlukan. 4.Prinsipnya, pasar tradisional perlu berbenah diri untuk menangkap perilaku konsumen dengan menerapkan tampilan pasar modern sehingga disebut pasar modern sehingga disebut pasar tradisional berpenampilan modern.

3 Mengoptimalkan Sumber-Sumber Pendanaan dan Investasi Melalui Penciptaan Iklim Usaha Yang Kondusif  STRATEGI : -Penciptaan lingkungan yang kondusif bagi kepariwisataan -Peningkatan iklim berusaha dan berinvestasi -Peningkatan daya saing dan daya tarik berinvestasi melalui promosi -Peningkatan pola kerja sama antara swasta dan pemerintah secara kewilayahan -Peningkatan kemitraan dibidang perdagangan antar daerah/ wilayah -Peningkatan mutu dan kualitas hasil produksi utamanya produksi lokal.

4 PENGUATAN PASAR DOMESTIK DAN EFESIENSI PASAR PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN PELAKU USAHA PERDAGANGAN  Penyempurnaan dan penyusunan kebijakan pembinaan dan pengembangan kelembagaan usaha perdagangan untuk mendorong peningkatan iklim usaha yang lebih kondusif  Pengembangan dan peningkatan data dan informasi perusahaan  Penumbuhan model usaha baru  Pembinaan dan pengembangan PKL  Pameran produk lokal/ daerah  Pengembangan perwakilan antar daerah

5 PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF  Memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan  Menciptakan iklim bisnis yang positif  Membangun citra dan identitas bangsa  Berbasis pada sumber daya yang terbarukan  Menciptakan inovasi dan kreatifitas yang merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa  Memberikan dampak sosial yang positif

6 PEMBANGUNAN PUSAT GROSIR Kesungguhan Pemkab Maros tergambar dalam penjabaran APBD selama 2 (dua) tahun anggaran, dalam pembinaan dunia usaha (wirausaha) yang senantiasa menjadi prioritas. Pembangunan sarana dan prasarana mulai ke pusat produksi ke daerah pemasaran dengan kualitas jalan beton, penciptaan iklim usaha, jaringan pemasaran, pembiayaan serta peningkatan kualitas produk. Kabupaten Maros adalah kabupaten penyangga Kota Makassar dan simpul dari beberapa propinsi yaitu : Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat serta Kalimantan dan 10 kabupaten/ kota lainnya yang berada dibagian utara Sulawesi Selatan yang selama ini aktivitas bisnis barang grosir dilaksanakan di Makassar. Jarak dari Kota Maros ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sepanjang ± 15 km dan ke Pelabuhan Internasional Soekarno Hatta berjarak ± 40 km dan dengan jarak tempuh ± 30 menit melalui Jalan Tol Reformasi

7 PEMBANGUNAN PUSAT GROSIR PEMBANGUNAN PUSAT GROSIR KABUPATEN MAROS INI BERTUJUAN : 1.Sebagai pusat transaksi bisnis dari seluruh kabupaten/ kota dibagian utara Propinsi Sulawesi Selatan serta kabupaten/ kota di Ssulawesi Barat yang melintasi Kabupaten Maros ke Makassar. 2.Sebagai pusat transaksi baru sebagai expansi dari Kota Makassar (dampak interland). 3.Sebagai wadah menghimpun usaha menengah, usaha kecil dan usaha mikro lokal untuk melakukan aktivitas jual beli dalam Kawasan Pusat Grosir Maros. 4.Dengan kehadiran Pusat grosir Maros dapat menampung serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Propinsi Sulawesi Selatan pada umumnya dan di Kabupaten Maros pada khususnya sehingga menurunkan angka pengangguran. 5.Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi, iuran, atau pajak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh Pemkab Maros.

8 REKAPITULASI PENJABARAN SEKTOR USAHA PER KECAMATAN DI KABUPATEN MAROS S/D TAHUN 2011 NOKECAMATANKOPERASIUMKMINDUSTRIPERDAGANGANTOTAL 1LAU 2CAMBA 3MANDAI 4BONTOA 5MARUSU 6SIMBANG 7CENRANA 8MALLAWA 9TANRALILI 10TURIKALE 11MAROS BARU 12TOMPOBULU 13BANTIMURUNG 14MONCONGLOE JUMLAH

9 PENERBITAN SIUP TAHUN 2011 NOBULAN GOLONGAN USAHA JUMLAH PKPMPB 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 15 35 32 28 26 28 19 25 13 19 9 19 4695845-22124695845-2212 -3415--1-11--3415--1-11- 44 45 34 39 32 24 26 15 22 11 21 JUMLAH26848332

10 PENERBITAN TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP) TAHUN 2011 NOBULAN GOLONGAN USAHA JUMLAH PTKOPCVPOBUL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 31424316-21-31424316-21- -1341---11---1341---11-- 7 18 15 5 13 11 3 13 7 5 2 4 11 19 23 22 21 19 20 12 7 11 8 18 -----1-----------1------ 21 39 45 33 39 34 24 31 15 19 11 22 JUMLAH27111031911333

11 REKAPITULASI PENERBITAN SIUP S/D TAHUN 2011 NOKECAMATAN GOLONGAN USAHA JUMLAH PKPMPB 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 LAU CAMBA MANDAI BONTOA MARUSU SIMBANG CENRANA MALLAWA TANRALILI TURIKALE MAROS BARU TOMPOBULU BANTIMURUNG MONCONGLOE 101 59 527 101 322 59 30 22 68 1.074 171 34 140 67 5 4 29 3 31 3 2 5 68 16 3 6 5 6 2 15 - 17 1 2 48 1 2 7 1 112 65 571 104 370 63 34 25 75 1.190 188 39 153 73 JUMLAH2.7751831043.062

12 PENERBITAN TDP PER KECAMATAN S/D TAHUN 2011 NOKECAMATAN GOLONGAN USAHA JUMLAH PTKOPCVPOBUL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 LAU CAMBA MANDAI BONTOA MARUSU SIMBANG CENRANA MALLAWA TANRALILI TURIKALE MAROS BARU TOMPOBULU BANTIMURUNG MONCONGLOE 2 3 39 4 14 - 2 3 69 8 6 12 - 5 2 12 7 3 1 3 2 5 39 5 6 1 23 21 254 29 92 14 11 7 16 436 73 9 23 15 80 39 316 123 275 48 18 13 51 1.053 138 14 112 57 2 - 2 - 1 - 11 - 1 - 112 65 623 163 384 63 34 36 75 1.597 188 34 153 73 JUMLAH165969872.337173.600

13 PERKEMBANGAN PENERBITAN SIUP DI KAB. MAROS TAHUN 2007 S/D 2011 NOTAHUN GOLONGAN USAHA JUMLAH JUMLAH TENAGA KERJA PKPMPB 1234512345 2007 2008 2009 2010 2011 1.565 1.979 2.181 2.366 2.775 80 96 113 132 183 38 47 65 84 104 1.683 2.122 2.359 2.583 3.062 7.125 8.841 10.130 11.300 11.355 JUMLAH10.86660433811.80848.751

14 JENIS KEGIATAN USAHA DI KAB. MAROS TAHUN 2007 S/D 2011 NOJENIS USAHAJUMLAH JUMLAH TENAGA KERJA 123456789123456789 BARANG CAMPURAN HASIL BUMI / LAUT HASIL PETERNAKAN LEVERANSIR KONTRAKTOR ALAT TULIS KANTOR BAHAN BANGUNAN PEDAGANG EMAS LAINNYA 2.273 178 121 90 135 24 30 26 185 8.638 690 516 260 475 96 75 52 553 TOTAL3.06211.355

15 PERTUMBUHAN USAHA PERDAGANGAN GOLONGAN USAHA JUMLAHPERTUMBUHAN 2010 - 2011 20102011JUMLAHPERSENTASE PER. KECIL2.3662.77540514,73% PER. MENENGAH1321835127,86% PER. BESAR841042019,23% JUMLAH2.5823.06248015,67%


Download ppt "BIDANG PERDAGANGAN Kajian Terhadap Pasar Kajian Terhadap Pasar Tradisional : 1.Adanya keinginan berbelanja dipasar modern karena kebanggaan atau gengsi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google