Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Materi kuliah Ekonomika makro EKU. 102 3 SKS. Ekonomika Makro Ekonomika Makro Oleh Oleh Ari Sudarman, Drs., M.Ec. Ari Sudarman, Drs., M.Ec.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Materi kuliah Ekonomika makro EKU. 102 3 SKS. Ekonomika Makro Ekonomika Makro Oleh Oleh Ari Sudarman, Drs., M.Ec. Ari Sudarman, Drs., M.Ec."— Transcript presentasi:

1 Materi kuliah Ekonomika makro EKU SKS

2 Ekonomika Makro Ekonomika Makro Oleh Oleh Ari Sudarman, Drs., M.Ec. Ari Sudarman, Drs., M.Ec.

3 An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations: An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations: “If a pin manufacturer tried to charge more than his competitor, they would take away his trade, if a workman asked for more than the going wage he would not be able to find work if a landlord sought to exact a rent steeper than another with land of the same quality he would get no tenant” “If a pin manufacturer tried to charge more than his competitor, they would take away his trade, if a workman asked for more than the going wage he would not be able to find work if a landlord sought to exact a rent steeper than another with land of the same quality he would get no tenant” Point: setiap pelaku kegiatan ekonomi harus tunduk pada pasar kalau tidak ia akan terlempar dari perekonomian ybs. Point: setiap pelaku kegiatan ekonomi harus tunduk pada pasar kalau tidak ia akan terlempar dari perekonomian ybs.

4 Bab 1: Pendahuluan Bab 1: Pendahuluan Ilmu ekonomi (economics) adalah bagian ilmu sosial yang mempelajari bagaimana manusia menentukan pilihan dalam menggunakan sumberdaya (resources) untuk menghasilkan benda (commodity) yang mereka butuhkan dalam hidup mereka agar memperoleh guna/manfaat (utility) yang sebesar-besarnya. Ilmu ekonomi (economics) adalah bagian ilmu sosial yang mempelajari bagaimana manusia menentukan pilihan dalam menggunakan sumberdaya (resources) untuk menghasilkan benda (commodity) yang mereka butuhkan dalam hidup mereka agar memperoleh guna/manfaat (utility) yang sebesar-besarnya. Ilmu ini lahir pada tahun 1776 yaitu pada waktu ditulisnya buku “the Wealth of Nations” oleh Adam Smith seorang ilmuwan Skotlandia. Ilmu ini lahir pada tahun 1776 yaitu pada waktu ditulisnya buku “the Wealth of Nations” oleh Adam Smith seorang ilmuwan Skotlandia.

5 Ekonomika Makro (Macro Economics) atau Ekonomika Agregatif (Aggregative Economics) adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menaruh perhatian pada kinerja perekonomian secara keseluruhan (overall performance of the economy) dan segala aspek yang berkaitan dengan itu baik yang menyangkut pertanyaan apa, kenapa dan bagaimana. Ekonomika Makro (Macro Economics) atau Ekonomika Agregatif (Aggregative Economics) adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menaruh perhatian pada kinerja perekonomian secara keseluruhan (overall performance of the economy) dan segala aspek yang berkaitan dengan itu baik yang menyangkut pertanyaan apa, kenapa dan bagaimana. Ilmu ini berkembang pesat sejak tahun 1936 yaitu sejak ditulisnya buku “General theory of employment, interest and money” oleh ilmuwan Inggris J.M.Keynes. Ilmu ini berkembang pesat sejak tahun 1936 yaitu sejak ditulisnya buku “General theory of employment, interest and money” oleh ilmuwan Inggris J.M.Keynes.

6 Pertanyaannya adalah: Pertanyaannya adalah: 1.Faktor-faktor apa yang menentukan tinggi-rendahnya kegiatan ekonomi makro? 1.Faktor-faktor apa yang menentukan tinggi-rendahnya kegiatan ekonomi makro? 2.Akankah setiap ekonomi makro selalu mencapai tingkat kesempatan kerja penuh (full employment)? 2.Akankah setiap ekonomi makro selalu mencapai tingkat kesempatan kerja penuh (full employment)? 3.Apakah pengaruh dari perubahan jumlah uang yang beredar terhadap ekonomi makro? 3.Apakah pengaruh dari perubahan jumlah uang yang beredar terhadap ekonomi makro? 4.Untuk terjadinya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi makro sebaiknya dilakukan melalui sistem pasar bebas atau kebijakan-kebijakan pemerintah? 4.Untuk terjadinya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi makro sebaiknya dilakukan melalui sistem pasar bebas atau kebijakan-kebijakan pemerintah? 5.Apabila melewati kebijakan pemerintah maka melalui kebijakan fiskal atau kebijakan moneter? 5.Apabila melewati kebijakan pemerintah maka melalui kebijakan fiskal atau kebijakan moneter?

7 Untuk menjawab pertanyaan tadi ada beberapa pemikiran/mazhab, yaitu: Untuk menjawab pertanyaan tadi ada beberapa pemikiran/mazhab, yaitu: 1. Ekonom Klasik 1. Ekonom Klasik 2. Ekonom Keynes 2. Ekonom Keynes 3. Ekonom Monetarist 3. Ekonom Monetarist 4. Ekonom Neo Klasik 4. Ekonom Neo Klasik 5. Ekonom Keynesian Baru 5. Ekonom Keynesian Baru 6. Ekonom Rationale Expectation 6. Ekonom Rationale Expectation 7. Ekonom Supply Side 7. Ekonom Supply Side

8 Secara umum dapat disepakati bahwa tingkat kesejahteraan manusia ditentukan oleh : Secara umum dapat disepakati bahwa tingkat kesejahteraan manusia ditentukan oleh : seberapa banyak manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, semakin banyak ia dapat memenuhi kebutuhan itu semakin tinggi tingkat kesejahteraannya dan begitu sebaliknya. seberapa banyak manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, semakin banyak ia dapat memenuhi kebutuhan itu semakin tinggi tingkat kesejahteraannya dan begitu sebaliknya. Kemampuan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tergantung kepada ketersedian benda (barang dan jasa) pada manusia yang bersangkutan.Semakin tersedia akan semakin tinggi kemampuannya dan begitu sebaliknya. Kemampuan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tergantung kepada ketersedian benda (barang dan jasa) pada manusia yang bersangkutan.Semakin tersedia akan semakin tinggi kemampuannya dan begitu sebaliknya.

9 Jadi kesimpulannya adalah membicarakan upaya kesejahteraan manusia (human wellbeeing) adalah membicarakan : Jadi kesimpulannya adalah membicarakan upaya kesejahteraan manusia (human wellbeeing) adalah membicarakan : Kebutuhan manusia (human need) Kebutuhan manusia (human need) versus versus Ketersediaan benda (commodity) Ketersediaan benda (commodity) Permasalahan pokoknya adalah : Permasalahan pokoknya adalah : Kebutuhan manusia sifatnya tak terbatas (unlimited) sedang Kebutuhan manusia sifatnya tak terbatas (unlimited) sedang Ketersediaan benda terbatas (limited). Ketersediaan benda terbatas (limited). Jadi problematik ekonominya adalah bagaimana dengan benda yang terbatas itu tingkat kesejahteraan manusia bisa dicapai secara maksimal. Jadi problematik ekonominya adalah bagaimana dengan benda yang terbatas itu tingkat kesejahteraan manusia bisa dicapai secara maksimal.

10 Sumber kebutuhan manusia : Sumber kebutuhan manusia : 1.tuntutan biologis (biological human-want) 1.tuntutan biologis (biological human-want) 2.tuntutan kultural (cultural human-want) 2.tuntutan kultural (cultural human-want) Sumber ketersediaan benda : Sumber ketersediaan benda : 1.alamiah 1.alamiah 2.upaya manusia (man-made) 2.upaya manusia (man-made) Dimana untuk menghasilkan benda tsb.diperlukan ketersediaan sumberdaya (resources) atau faktor produksi (factor of production) yaitu : Dimana untuk menghasilkan benda tsb.diperlukan ketersediaan sumberdaya (resources) atau faktor produksi (factor of production) yaitu : 1.alam: tanah,air,udara,snr.matahari dst.(nature) 1.alam: tanah,air,udara,snr.matahari dst.(nature) 2.tenaga kerja (labour) 2.tenaga kerja (labour) 3.peralatan modal (capital equipment) dan 3.peralatan modal (capital equipment) dan 4.ketrampilan (skill) 4.ketrampilan (skill) Sifat umum dari sumberdaya adalah: Sifat umum dari sumberdaya adalah: 1.jumlah tertentu/terbatas 1.jumlah tertentu/terbatas 2.penggunaannya bersifat alternatif/saling mengorbankan 2.penggunaannya bersifat alternatif/saling mengorbankan 3.untuk menghasilkan suatu benda dapat dilakukan dengan berbagai kemungkinan kombinasi. 3.untuk menghasilkan suatu benda dapat dilakukan dengan berbagai kemungkinan kombinasi.

11 Jadi problematik ekonomi dasar setiap manusia meraih kesejahteraan adalah memilih secara tepat : Jadi problematik ekonomi dasar setiap manusia meraih kesejahteraan adalah memilih secara tepat : 1.alokasi sumberdaya atau benda apa harus diproduksi (What) 1.alokasi sumberdaya atau benda apa harus diproduksi (What) 2.tekhnik produksi atau bagaimana benda diproduksi (How) dan 2.tekhnik produksi atau bagaimana benda diproduksi (How) dan 3.distribusi pendapatan atau untuk siapa benda diproduksi (For Whom) 3.distribusi pendapatan atau untuk siapa benda diproduksi (For Whom) Problematik di atas disebut : trio- basic economic problems. Problematik di atas disebut : trio- basic economic problems.

12 Untuk memecahkan ketiga problematik ekonomi dasar di atas ada 3 (tiga) alternatif sistim ekonomi yaitu : Untuk memecahkan ketiga problematik ekonomi dasar di atas ada 3 (tiga) alternatif sistim ekonomi yaitu : 1.sistim ekonomi komando (command economy system) 1.sistim ekonomi komando (command economy system) 2.sistim ekonomi pasar (market economy system) dan 2.sistim ekonomi pasar (market economy system) dan 3.sistim ekonomi campuran (mixed economy system) 3.sistim ekonomi campuran (mixed economy system) Di mana masing-masing sistim memiliki kelebihan- kekurangan sendiri-sendiri. Di mana masing-masing sistim memiliki kelebihan- kekurangan sendiri-sendiri. (Utk.melihat bagaimana sistim ekonomi pasar memecahkan TBEP lihat figure 2-1, page 29) (Utk.melihat bagaimana sistim ekonomi pasar memecahkan TBEP lihat figure 2-1, page 29)

13 Kelebihan sistim ekonomi pasar : Kelebihan sistim ekonomi pasar : 1.memberi kebebasan penuh kepada masyarakat 1.memberi kebebasan penuh kepada masyarakat 2.mendorong penggunaan sumberdaya secara efisien 2.mendorong penggunaan sumberdaya secara efisien 3.merangsang kegiatan usaha dan timbulnya inovasi 3.merangsang kegiatan usaha dan timbulnya inovasi Sedang kekurangannya adalah : Sedang kekurangannya adalah : 1.menimbulkan penindasan kelompok kuat kepada kelompok lemah 1.menimbulkan penindasan kelompok kuat kepada kelompok lemah 2.mendorong timbulnya monopoli 2.mendorong timbulnya monopoli 3.ketersediaan barang-barang publik menjadi terbengkalai 3.ketersediaan barang-barang publik menjadi terbengkalai 4.munculnya eksternal-disekonomi spt.:kerusakan lingkungan, polusi, dekadensi moral dll. 4.munculnya eksternal-disekonomi spt.:kerusakan lingkungan, polusi, dekadensi moral dll. Kelebihan dan kekurangan sistim ekonomi komando adalah lawan yang disebut di atas. Kelebihan dan kekurangan sistim ekonomi komando adalah lawan yang disebut di atas.

14 Untuk menutup kekurangan sistim ekonomi pasar perlu adanya campur tangan (intervensi) pemerintah dalam bentuk : Untuk menutup kekurangan sistim ekonomi pasar perlu adanya campur tangan (intervensi) pemerintah dalam bentuk : 1.melakukan kegiatan ekonomi secara langsung 1.melakukan kegiatan ekonomi secara langsung 2.menyediakan barang publik 2.menyediakan barang publik 3.membuat aturan-aturan 3.membuat aturan-aturan 4.merumuskan kebijaksanaan baik fiskal atau moneter 4.merumuskan kebijaksanaan baik fiskal atau moneter Yang semuanya bertujuan : Yang semuanya bertujuan : 1.increase efficientcy: promoting competition,curbing externalities,providing public goods. 1.increase efficientcy: promoting competition,curbing externalities,providing public goods. 2.promote equity: using taxe and spending to redistribute income dan 2.promote equity: using taxe and spending to redistribute income dan 3.foster macroeconomic stability and growth: reducing unemployment and inflation, encouraging growth through fiscal and monetary policy. 3.foster macroeconomic stability and growth: reducing unemployment and inflation, encouraging growth through fiscal and monetary policy.

15 Bab 2: Ukuran Kinerja Ekonomi Makro Bab 2: Ukuran Kinerja Ekonomi Makro Beberapa ukuran yang sering digunakan utk.menilai kinerja ekonomi makro adalah : Beberapa ukuran yang sering digunakan utk.menilai kinerja ekonomi makro adalah : 1.output nasional yg.dihasilkan: GNP/GDP 1.output nasional yg.dihasilkan: GNP/GDP 2.kesempatan kerja yg.diciptakan: unemployment rate/LFPR 2.kesempatan kerja yg.diciptakan: unemployment rate/LFPR 3.stabilitas tingkat harga: inflation rate 3.stabilitas tingkat harga: inflation rate 4.stabilitas neraca perdagangan (BOT), 5.stabilitas neraca pembayaran (BOP) dan 6.stabilitas kurs valuta asing (FOREX). 4.stabilitas neraca perdagangan (BOT), 5.stabilitas neraca pembayaran (BOP) dan 6.stabilitas kurs valuta asing (FOREX).

16 Gross National Product ( Produk Nasional Bruto) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi negara ttt. dalam arti politis (konsep kewarganegaraan) selama 1 tahun. Gross National Product ( Produk Nasional Bruto) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi negara ttt. dalam arti politis (konsep kewarganegaraan) selama 1 tahun. Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi negara ttt. dalam arti geografis (konsep kewilayahan) selama 1 tahun. Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi negara ttt. dalam arti geografis (konsep kewilayahan) selama 1 tahun. Jadi, perbedaan antara GNP dan GDP adalah terletak pada nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara negara ttt. diluar negri dan yang dihasilkan warganegara asing di dalam negri.Kalau antara keduanya sama besar berarti GNP=GDP dan kalau keduanya tidak sama besar GNP tidak sama dengan GDP. Jadi, perbedaan antara GNP dan GDP adalah terletak pada nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara negara ttt. diluar negri dan yang dihasilkan warganegara asing di dalam negri.Kalau antara keduanya sama besar berarti GNP=GDP dan kalau keduanya tidak sama besar GNP tidak sama dengan GDP. Pertanyaan: menurut sdr. mana yang lebih penting angka GNP atau GDP dan kenapa? Pertanyaan: menurut sdr. mana yang lebih penting angka GNP atau GDP dan kenapa?

17 Nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara ttt.di luar negeri dikurangi nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara asing di dalam negeri disebut pendapatan netto luar negeri atas faktor produksi (net factor income from abroad=NFIA) sehingga GDP=GNP-NFIA atau GNP=GDP+NFIA. Nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara ttt.di luar negeri dikurangi nilai barang dan jasa yang dihasilkan warganegara asing di dalam negeri disebut pendapatan netto luar negeri atas faktor produksi (net factor income from abroad=NFIA) sehingga GDP=GNP-NFIA atau GNP=GDP+NFIA. Akibatnya dapat diperoleh hubungan sbb.: Akibatnya dapat diperoleh hubungan sbb.: 1.NFIA > 0 maka GNP > GDP 1.NFIA > 0 maka GNP > GDP 2.NFIA = 0 maka GNP = GDP dan 2.NFIA = 0 maka GNP = GDP dan 3.NFIA < 0 maka GNP < GDP 3.NFIA < 0 maka GNP < GDP

18 National Income (Pendapatan Nasional) adalah seluruh penghasilan yang diterima oleh pemilik faktor produksi negara ttt. (bisa dalam artian politis bisa geografis tergantung definisinya) karena mereka mengikut sertakan faktor produksi miliknya dalam proses produksi, selama 1 tahun.Penghasilan tsb. dapat berupa upah/gaji, bunga modal, sewa tanah dan keuntungan. National Income (Pendapatan Nasional) adalah seluruh penghasilan yang diterima oleh pemilik faktor produksi negara ttt. (bisa dalam artian politis bisa geografis tergantung definisinya) karena mereka mengikut sertakan faktor produksi miliknya dalam proses produksi, selama 1 tahun.Penghasilan tsb. dapat berupa upah/gaji, bunga modal, sewa tanah dan keuntungan. Perbedaan antara GNP/GDP dan NI adalah terletak pada depresiasi (D) dan pajak/subsidi tidak langsung (Ti) karena baik depresiasi maupun pajak/subsidi tiadak langsung pada dasarnya bukan pendapatan pemilik faktor produksi. Perbedaan antara GNP/GDP dan NI adalah terletak pada depresiasi (D) dan pajak/subsidi tidak langsung (Ti) karena baik depresiasi maupun pajak/subsidi tiadak langsung pada dasarnya bukan pendapatan pemilik faktor produksi. NI = GNP/GDP – D – Ti- Sts.descr NI = GNP/GDP – D – Ti- Sts.descr

19 GNP dan GDP yang disajikan secara runtut waktu (time series) dapat berbentuk : GNP dan GDP yang disajikan secara runtut waktu (time series) dapat berbentuk : 1.angka riil yaitu angka yang perhitungannya didasarkan atas harga konstan/tetap tahun ttt.(at constant price) atau 1.angka riil yaitu angka yang perhitungannya didasarkan atas harga konstan/tetap tahun ttt.(at constant price) atau 2.angka nominal yaitu angka yang perhitungannya atas dasar harga yang berlaku di masing-masing tahun (at market price). 2.angka nominal yaitu angka yang perhitungannya atas dasar harga yang berlaku di masing-masing tahun (at market price). Hubungan atr.angka riil dan nominal adalah sbb.: Hubungan atr.angka riil dan nominal adalah sbb.: Angka riil = (angka nominal : IHK) x 100 Angka riil = (angka nominal : IHK) x 100 Jadi,dengan demikian hubungan antara angka riil dan nominal adalah sbb.: Jadi,dengan demikian hubungan antara angka riil dan nominal adalah sbb.: 1.bila IHK > 100 maka angka riil 100 maka angka riil < angka nominal 2.bila IHK = 100 maka angka riil = angka nominal dan 2.bila IHK = 100 maka angka riil = angka nominal dan 3.bila IHK angka nominal 3.bila IHK angka nominal Dalam analisis ekonomi angka riil lebih penting dari angka nominal. Dalam analisis ekonomi angka riil lebih penting dari angka nominal. Kenapa? Kenapa?

20 Metoda penghitungan GNP/GDP: Metoda penghitungan GNP/GDP: 1.pendekatan produksi (production approach) 1.pendekatan produksi (production approach) A.menjumlah nilai barang akhir A.menjumlah nilai barang akhir B.menjumlah nilai tambah B.menjumlah nilai tambah 2.pendekatan pendapatan (income approach 2.pendekatan pendapatan (income approach 3.pendekatan pengeluaran (expenditure approach) 3.pendekatan pengeluaran (expenditure approach) Secara teoritis kalau dilakukan dengan benar dari tiga pendekatan tsb. akan diperoleh angka GNP/GDP yang sama. Secara teoritis kalau dilakukan dengan benar dari tiga pendekatan tsb. akan diperoleh angka GNP/GDP yang sama.

21 Berdasarkan pendekatan pengeluaran, dlm.sebuah perekonomian modern/terbuka dapat dirumuskan sbb.: Berdasarkan pendekatan pengeluaran, dlm.sebuah perekonomian modern/terbuka dapat dirumuskan sbb.: GNP/GDP/Y = C + I + G + (X – M) GNP/GDP/Y = C + I + G + (X – M) Di mana : Di mana : C = pengeluaran konsumsi rt.keluarga C = pengeluaran konsumsi rt.keluarga I = pengeluaran investasi rt.perusahaan I = pengeluaran investasi rt.perusahaan G = pengeluaran konsumsi dan investasi rt.pemerintah dan G = pengeluaran konsumsi dan investasi rt.pemerintah dan X – M = pengeluaran ekspor netto rt.luar negri X – M = pengeluaran ekspor netto rt.luar negri

22 Bab 3. Konsumsi dan Investasi Bab 3. Konsumsi dan Investasi Berdasarkan data empirik, dpt.diketahui bahwa dari seluruh pengeluaran total (total expenditures) sebuah perekonomian sebagian besar (lebih dari 50%) didominasi oleh pengeluaran konsumsi rt.keluarga (C) dan pengeluaran investasi rt.perusahaan (I). Berdasarkan data empirik, dpt.diketahui bahwa dari seluruh pengeluaran total (total expenditures) sebuah perekonomian sebagian besar (lebih dari 50%) didominasi oleh pengeluaran konsumsi rt.keluarga (C) dan pengeluaran investasi rt.perusahaan (I). (Lihat tabel 5-6, page 99) (Lihat tabel 5-6, page 99) Oleh karena itu dlm.upaya utk.memahami kemungkinan peningkatan output nasional dari waktu ke waktu perlu pemahaman gerak-gerik dan tingkahlaku (behaviour) dari kedua besaran/variabel tsb. Oleh karena itu dlm.upaya utk.memahami kemungkinan peningkatan output nasional dari waktu ke waktu perlu pemahaman gerak-gerik dan tingkahlaku (behaviour) dari kedua besaran/variabel tsb.

23 Teori Konsumsi yg.berupaya utk.menjelaskan perilaku C diantaranya adalah : Teori Konsumsi yg.berupaya utk.menjelaskan perilaku C diantaranya adalah : 1.”Current national income hypothesis” oleh: J.M.Keynes 1.”Current national income hypothesis” oleh: J.M.Keynes 2.”Permanent income hypothesis” oleh: Milton Friedman 2.”Permanent income hypothesis” oleh: Milton Friedman 3.”Relative income hypothesis” oleh: James Duesenberry 3.”Relative income hypothesis” oleh: James Duesenberry 4.”Lifecycle hypothesis” oleh: Ando- Brumberg-Modigliani 4.”Lifecycle hypothesis” oleh: Ando- Brumberg-Modigliani 5.”Longrun-shortrun consumption function hypothesis” oleh: Simon Kuznets 5.”Longrun-shortrun consumption function hypothesis” oleh: Simon Kuznets

24 Berdasarkan teori konsumsi di atas faktor-faktor yg.mempengaruhi C : Berdasarkan teori konsumsi di atas faktor-faktor yg.mempengaruhi C : 1.pendapatan disposibel/siap pakai saat ini 1.pendapatan disposibel/siap pakai saat ini 2.pendapatan permanen selama kurun waktu ttt. 2.pendapatan permanen selama kurun waktu ttt. 3.pendapatan relatif 3.pendapatan relatif 4.jumlah kekayaan yg.dimiliki dan 4.jumlah kekayaan yg.dimiliki dan 5.siklus hidup seseorang 5.siklus hidup seseorang

25 Teori konsumsi J.M.Keynes Teori konsumsi J.M.Keynes Menurut teori ini faktor utama yg.mempengaruhi C adalah pendapatan disposibel saat ini (current disposable income) yaitu pendapatan nasional saat ini setelah dikurangi berbagai macam pajak langsung (direct taxes) dan ditambah dengan berbagai macam subsidi (transfer payment). Menurut teori ini faktor utama yg.mempengaruhi C adalah pendapatan disposibel saat ini (current disposable income) yaitu pendapatan nasional saat ini setelah dikurangi berbagai macam pajak langsung (direct taxes) dan ditambah dengan berbagai macam subsidi (transfer payment). (Lihat figure 6-6, page 118) (Lihat figure 6-6, page 118) Yd=DI=GNP/GDP-D-Ti-Td+Tr atau Yd=DI=GNP/GDP-D-Ti-Td+Tr atau Yd=DI=NI-Tx+Tr Yd=DI=NI-Tx+Tr (Lihat figure 5-4, page 101) (Lihat figure 5-4, page 101)

26 Hubungan spesifik atr. C dan Yd utk.sebuah perekonomian disebut : Hubungan spesifik atr. C dan Yd utk.sebuah perekonomian disebut : Hasrat konsumsi (propensity to consume) atau Hasrat konsumsi (propensity to consume) atau Fungsi konsumsi (consumption function). Fungsi konsumsi (consumption function). Secara umum dpt.diformulasikan : Secara umum dpt.diformulasikan : C = a + bYd atau C = a + b(Y-Tx+Tr) C = a + bYd atau C = a + b(Y-Tx+Tr) Di mana : Di mana : C=pengeluaran konsumsi rt.keluarga C=pengeluaran konsumsi rt.keluarga Yd=pendapatan disposibel Yd=pendapatan disposibel a=tingkat konsumsi otonom/minimal (TKO/M )yg.dipengaruhi variabel selain Yd yg.biasanya bil.positif dan a=tingkat konsumsi otonom/minimal (TKO/M )yg.dipengaruhi variabel selain Yd yg.biasanya bil.positif dan b=hasrat konsumsi marjinal = ΔC/ΔDI, (HKM),marginal propencity to consume (MPC) yg.biasanya > 0,5 dan 0,5 dan < 1,0

27 Yd = C + S atau S = Yd – C Yd = C + S atau S = Yd – C Sehingga Sehingga S=Yd-a-bYd atau S=Yd-a-bYd atau S=Yd-bYd-a atau S=Yd-bYd-a atau S=-a + (1-b)Yd yg.sering disebut S=-a + (1-b)Yd yg.sering disebut Fungsi tabungan/hasrat menabung dimana (1-b)=marginal propensity to save. Fungsi tabungan/hasrat menabung dimana (1-b)=marginal propensity to save. Sehingga MPC+MPS=1 Sehingga MPC+MPS=1 Contoh: Contoh: C = ,75 Yd maka C = ,75 Yd maka S = ,25 Yd S = ,25 Yd (Lihat tabel 6-3 dan 6-4 serta figure 6-3 dan 6-4) (Lihat tabel 6-3 dan 6-4 serta figure 6-3 dan 6-4)

28 Berdasarkan tujuan pengeluaran rt.perusahaan investasi adalah sangat berbeda dengan pengeluaran rt.keluarga utk.konsumsi. Berdasarkan tujuan pengeluaran rt.perusahaan investasi adalah sangat berbeda dengan pengeluaran rt.keluarga utk.konsumsi. C bertujuan utk.memenuhi kebutuhan sedang I utk.memperoleh keuntungan C bertujuan utk.memenuhi kebutuhan sedang I utk.memperoleh keuntungan Secara teoritis faktor yg.mempengaruhi I adalah faktor-faktor yg.mempengaruhi besarnya keuntungan usaha yaitu: Secara teoritis faktor yg.mempengaruhi I adalah faktor-faktor yg.mempengaruhi besarnya keuntungan usaha yaitu: 1.tingkat penerimaan perusahaan (internal rate of returns=r) 1.tingkat penerimaan perusahaan (internal rate of returns=r) 2.tingkat biaya investasi (interest rate of borrowing funds=i) dan 2.tingkat biaya investasi (interest rate of borrowing funds=i) dan 3.kepastian hukum,keamanan dan ketersediaan infra struktur.Dgn.kata lain besar kecilnya harapan investor thd.situasi bisnis di waktu-waktu y.a.d.(business confidence and expectation) 3.kepastian hukum,keamanan dan ketersediaan infra struktur.Dgn.kata lain besar kecilnya harapan investor thd.situasi bisnis di waktu-waktu y.a.d.(business confidence and expectation) (Lihat tabel 6-5 dan figure 6-9 dan 6-10 page ) (Lihat tabel 6-5 dan figure 6-9 dan 6-10 page )

29 Internal rate of returns (r) adalah tingkat diskonto yang menyamakan antara nilai total investasi saat ini dengan total present value dari seluruh expected gross profit yang diterima investor dari investasi ybs. selama umur tekhnis dari investasi itu Internal rate of returns (r) adalah tingkat diskonto yang menyamakan antara nilai total investasi saat ini dengan total present value dari seluruh expected gross profit yang diterima investor dari investasi ybs. selama umur tekhnis dari investasi itu r = ΣRi di mana i adalah 1 s/d n r = ΣRi di mana i adalah 1 s/d n r=IRR, Ri=expected gross profit thn. i r=IRR, Ri=expected gross profit thn. i

30 “Business Cycle”/”Fluctuation” “Business Cycle”/”Fluctuation” adalah pasang-surutnya perekonomian secara umum yang ditandai oleh naik-turunnya output nasional, pendapatan nasional dan pengangguran yang terjadi pada semua sektor ekonomi dan biasanya berlaku dalam kurun waktu antara 2-10 tahun. adalah pasang-surutnya perekonomian secara umum yang ditandai oleh naik-turunnya output nasional, pendapatan nasional dan pengangguran yang terjadi pada semua sektor ekonomi dan biasanya berlaku dalam kurun waktu antara 2-10 tahun. Business Cycle dibagi : Business Cycle dibagi : A.Recession (resesi) yaitu pada waktu ekonomi surut dan A.Recession (resesi) yaitu pada waktu ekonomi surut dan B.Expansion (ekspansi) yaitu pada waktu ekonomi pasang. B.Expansion (ekspansi) yaitu pada waktu ekonomi pasang.

31 Resesi yang berat/sangat berat disebut: Resesi yang berat/sangat berat disebut: “Depression”/”Great Depression”. “Depression”/”Great Depression”. Peralihan dari resesi ke ekspansi disebut: Peralihan dari resesi ke ekspansi disebut: Trough (palung) sedang peralihan dari ekspansi ke resesi disebut: Trough (palung) sedang peralihan dari ekspansi ke resesi disebut: Peak (puncak). Peak (puncak). Palung ada yang “deep and broad” ada yang “shallow and narrow”. Palung ada yang “deep and broad” ada yang “shallow and narrow”.

32 Secara umum perekonomian yang dilanda resesi ditandai oleh: Secara umum perekonomian yang dilanda resesi ditandai oleh: 1.daya beli konsumen yang menurun 1.daya beli konsumen yang menurun 2.permintaan tenaga kerja yang berkurang 2.permintaan tenaga kerja yang berkurang 3.produksi merosot,inflasi meningkat, permintaan thdp.faktor produksi berkurang, upah buruh turun dan 3.produksi merosot,inflasi meningkat, permintaan thdp.faktor produksi berkurang, upah buruh turun dan 4.keuntungan perusahaan merosot. 4.keuntungan perusahaan merosot. Sedang tanda-tanda perekonomian yang mengalami ekspansi sebaliknya. Sedang tanda-tanda perekonomian yang mengalami ekspansi sebaliknya.

33 Apa sebab terjadinya Business Cycle: Apa sebab terjadinya Business Cycle: 1.Faktor eksternal (exogeneous factor) 1.Faktor eksternal (exogeneous factor) 2.Faktor internal (internal factor). 2.Faktor internal (internal factor). Ad1. Ad1. timbul sebagai akibat dari adanya kejadian- kejadian yang terjadi di luar sistim ekonomi seperti: perang,revolosi,PEMILU,krisis BBM,penemuan teknologi baru,inovasi/trobosan IPTEK,perubahan iklim/cuaca dll. timbul sebagai akibat dari adanya kejadian- kejadian yang terjadi di luar sistim ekonomi seperti: perang,revolosi,PEMILU,krisis BBM,penemuan teknologi baru,inovasi/trobosan IPTEK,perubahan iklim/cuaca dll. Ad2. Ad2. timbul sebagai akibat adanya kejadian-kejadian yg.ada dalam sitim ekonomi itu sendiri. timbul sebagai akibat adanya kejadian-kejadian yg.ada dalam sitim ekonomi itu sendiri.

34 Faktor internal penting yang dianggap menyebabkan terjadinya business cycle adalah: Faktor internal penting yang dianggap menyebabkan terjadinya business cycle adalah: Demand-induced cycle yaitu adanya perubahan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Aggregate Demand. Demand-induced cycle yaitu adanya perubahan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Aggregate Demand. Aggregate Demand (AD) adalah jumlah barang/jasa yg.diminta/ingin dibeli oleh perekonomian pada berbagai kemungkinan tingkat harga umum, dimana psr barang dan pasar uang dalam keseimbangan. Aggregate Demand (AD) adalah jumlah barang/jasa yg.diminta/ingin dibeli oleh perekonomian pada berbagai kemungkinan tingkat harga umum, dimana psr barang dan pasar uang dalam keseimbangan.

35 AD terdiri dari : AD terdiri dari : 1.Private consumption (C) 1.Private consumption (C) 2.Domestic investment (I) 2.Domestic investment (I) 3.Goverment purchases (G) dan 3.Goverment purchases (G) dan 4.Net export (X-M). 4.Net export (X-M). AD dapat dipengaruhi melalui: AD dapat dipengaruhi melalui: 1.Fiscal policy (Keb.Fiskal) 1.Fiscal policy (Keb.Fiskal) 2.Monetary policy (Keb.Moneter) 2.Monetary policy (Keb.Moneter) 3.Others policy (Keb.Ekonomi yg.lain) 3.Others policy (Keb.Ekonomi yg.lain)

36 Secara umum bentuk garis AD adalah garis yang berlereng negatif (downward sloping). Secara umum bentuk garis AD adalah garis yang berlereng negatif (downward sloping). Mengapa? Kalau harga barang secara umum (baca IHK) naik-cet.par- maka yang akan terjadi dlm.perekonomian adalah: Kalau harga barang secara umum (baca IHK) naik-cet.par- maka yang akan terjadi dlm.perekonomian adalah: 1.real disposible income turun 1.real disposible income turun 2.real value of wealth turun 2.real value of wealth turun 3.real money supply turun 3.real money supply turun yg.utk. selanjutnya akan mengakibatkan elemen AD (C,I,G,X-M) turun dan begitu sebaliknya. yg.utk. selanjutnya akan mengakibatkan elemen AD (C,I,G,X-M) turun dan begitu sebaliknya.

37 Pengantar Bab 4 Pengantar Bab 4 Karena adanya siklus perekonomian, elemen-elemen AD (C,I,G,X-M) antar waktu akan mengalami perubahan.Pertanyaannya adalah bagaimana adanya perubahan tsb.berdampak terhadap output, pendapatan dan employment nasional? Proses tsb dapat dirunut melalui konsep angka pengganda model Keynes (Keynesian multiplier model). Karena adanya siklus perekonomian, elemen-elemen AD (C,I,G,X-M) antar waktu akan mengalami perubahan.Pertanyaannya adalah bagaimana adanya perubahan tsb.berdampak terhadap output, pendapatan dan employment nasional? Proses tsb dapat dirunut melalui konsep angka pengganda model Keynes (Keynesian multiplier model). Angka pengganda model Keynes ini dibangun berdasarkan asumsi :tingkat harga tetap,tingkat bunga tetap (karena mengabaikan faktor aset finansial),tingkat upah tetap dan dalam perekonomian terdapat unemployed resources. Oleh karena itu model ini sering dinilai “oversimplification” karena ada tendensi angka pengganda yang diperoleh terlalu besar. Angka pengganda model Keynes ini dibangun berdasarkan asumsi :tingkat harga tetap,tingkat bunga tetap (karena mengabaikan faktor aset finansial),tingkat upah tetap dan dalam perekonomian terdapat unemployed resources. Oleh karena itu model ini sering dinilai “oversimplification” karena ada tendensi angka pengganda yang diperoleh terlalu besar.

38 Bab 4: Output Keseimbangan dan Angka Pengganda Model Keynes Bab 4: Output Keseimbangan dan Angka Pengganda Model Keynes Output (GNP/GDP) atau Pendapatan Nasional (Y) keseimbangan adalah satu tingkat output/pendapatan nasional dimana pada tingkat itu output/pendapatan nasional cenderung tetap (tends to persist) kecuali ada kebijaksanaan yang secara sengaja mengubah variabel-variabel ekonomi makro. Output (GNP/GDP) atau Pendapatan Nasional (Y) keseimbangan adalah satu tingkat output/pendapatan nasional dimana pada tingkat itu output/pendapatan nasional cenderung tetap (tends to persist) kecuali ada kebijaksanaan yang secara sengaja mengubah variabel-variabel ekonomi makro. Output keseimbangan = Yeq. Output keseimbangan = Yeq.

39 Kapan output/pendapatan nasional keseimbangan terjadi? Kapan output/pendapatan nasional keseimbangan terjadi? Dalam hal ini ada beberapa pandangan: Dalam hal ini ada beberapa pandangan: 1.Ekonom Klasik 1.Ekonom Klasik 2.Ekonom Keynesian 2.Ekonom Keynesian 3.Ekonom Monetarist 3.Ekonom Monetarist 4.Ekonom Klasik Baru 4.Ekonom Klasik Baru 5.Ekonom Keynesian Baru 5.Ekonom Keynesian Baru 6.Dll 6.Dll

40 Alat analisis yang digunakan: Alat analisis yang digunakan: 1.Total Spending/Total Expenditures, Total Leakages dan Total Injections (dngn asumsi tingkat bunga dan harga barang tetap). 1.Total Spending/Total Expenditures, Total Leakages dan Total Injections (dngn asumsi tingkat bunga dan harga barang tetap). 2.IS-LM (dngn asumsi tingkat bunga berubah-ubah, harga barang tetap) dan 2.IS-LM (dngn asumsi tingkat bunga berubah-ubah, harga barang tetap) dan 3.AD-AS (dngn asumsi tingkat bunga dan harga barang dua-duanya berubah-ubah). 3.AD-AS (dngn asumsi tingkat bunga dan harga barang dua-duanya berubah-ubah).

41 Ad.1 Ad.1 A.Total bocoran yg.diinginkan=total suntikan yg.direncanakan (total desired leakages=total planned injections) A.Total bocoran yg.diinginkan=total suntikan yg.direncanakan (total desired leakages=total planned injections) B.Total output yg.diinginkan=total pengeluaran yg.direncanakan (total desired output=total planned expenditures) B.Total output yg.diinginkan=total pengeluaran yg.direncanakan (total desired output=total planned expenditures)

42 Secara simbolis dpt.ditulis sbb.: Secara simbolis dpt.ditulis sbb.: A.Total Leakages = Total Injections A.Total Leakages = Total Injections 1.S = I 1.S = I 2.S +(TX-Tr) = I + G 2.S +(TX-Tr) = I + G 3.S +(Tx-Tr) + M = I + G + X 3.S +(Tx-Tr) + M = I + G + X Dlm.grafik Yeq.terlihat pada waktu garis TL berpotongan dgn.garis TI Dlm.grafik Yeq.terlihat pada waktu garis TL berpotongan dgn.garis TI (Lihat figure 24-2 dan 24-4) (Lihat figure 24-2 dan 24-4) B.Total Output = Total Expenditures B.Total Output = Total Expenditures 1.Y = C + I 1.Y = C + I 2.Y = C + I + G 2.Y = C + I + G 3.Y = C + I + G + (X-M) 3.Y = C + I + G + (X-M) Dlm.grafik Yeq.terlihat pada waktu garis skala berpotongan dgn.garis TE Dlm.grafik Yeq.terlihat pada waktu garis skala berpotongan dgn.garis TE (Lihat figure 24-3,24-7 dan table 24-1,24-2) (Lihat figure 24-3,24-7 dan table 24-1,24-2)

43 Contoh 1. Contoh 1. Diketahui perokonomian 3 sektor dgn.data sbb.: Diketahui perokonomian 3 sektor dgn.data sbb.: C=1000+0,75Yd C=1000+0,75Yd I=100 ; G=200 dan Tx=100 I=100 ; G=200 dan Tx=100 Ditanya: Yeq=? Ditanya: Yeq=? Jawab : Jawab : Cara A. Cara A. Yeq → S+(Tx-Tr)=I+G Yeq → S+(Tx-Tr)=I+G ,25Yd+100= ,25Yd+100= ,25(Y-100+0)+100= ,25(Y-100+0)+100= ,25Y = ,25Y = ,25Y=1225 0,25Y=1225 Y=1225x4=4900 Y=1225x4=4900 Jadi Yeq=4900 Jadi Yeq=4900

44 Cara B. Cara B. Yeq → Y=C+I+G Yeq → Y=C+I+G Y=1000+0,75Yd Y=1000+0,75Yd Y=1000+0,75(Y-100+0) Y=1000+0,75(Y-100+0) Y=1000+0,75Y Y=1000+0,75Y Y-0,75Y= Y-0,75Y= ,25Y=1225 0,25Y=1225 Y=1225x4=4900 Y=1225x4=4900 Jadi Yeq=4900 Jadi Yeq=4900

45 Angka pengganda Keynes (Keynesian’s Multiplier) Angka pengganda Keynes (Keynesian’s Multiplier) Angka pengganda Keynes (K) adalah sebuah angka yg.memperlihatkan berapa kali Yeq.berubah (tambah/kurang) apabila TS pada satu saat mengalami perubahan (tambah/kurang). Angka pengganda Keynes (K) adalah sebuah angka yg.memperlihatkan berapa kali Yeq.berubah (tambah/kurang) apabila TS pada satu saat mengalami perubahan (tambah/kurang). Sebagai contoh kalau K=2 maka jikalau TS tambah 10 (ΔI=10), maka Yeq.akan tambah 2x10=20 (ΔYeq=20). Sebagai contoh kalau K=2 maka jikalau TS tambah 10 (ΔI=10), maka Yeq.akan tambah 2x10=20 (ΔYeq=20). Angka pengganda Keynes benar dg.catatan tingkat bunga (i) dan tingkat harga secara umum (P) tetap atau tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Angka pengganda Keynes benar dg.catatan tingkat bunga (i) dan tingkat harga secara umum (P) tetap atau tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

46 Karena TS terdiri dari beberapa elemen, maka angka pengganda juga dibeda-bedakan sesuai dg.elemen- elemen yg.membentuk TS tsb. Karena TS terdiri dari beberapa elemen, maka angka pengganda juga dibeda-bedakan sesuai dg.elemen- elemen yg.membentuk TS tsb. Secara lengkap angka pengganda dibedakan sbb.: Secara lengkap angka pengganda dibedakan sbb.: 1.Ki=angka pengganda investasi 1.Ki=angka pengganda investasi 2.Kg=angka pengganda peng.pem. 2.Kg=angka pengganda peng.pem. 3.Ktx=angka pengganda pajak 3.Ktx=angka pengganda pajak 4.Ktr=angka pengganda subsidi 4.Ktr=angka pengganda subsidi 5.Kx=angka pengganda ekspor 5.Kx=angka pengganda ekspor 6.Km=angka pengganda impor 6.Km=angka pengganda impor

47 Besarnya masing-masing angka pengganda tsb.adalah sbb.: Besarnya masing-masing angka pengganda tsb.adalah sbb.: A.Model ekonomi 2 sektor A.Model ekonomi 2 sektor 1.Ki=1/(1-b) 1.Ki=1/(1-b) B.Model ekonomi 3 sektor B.Model ekonomi 3 sektor I.Pajak tetap II.Pajak proporsional I.Pajak tetap II.Pajak proporsional 1.Ki=1/(1-b) 1.Ki=1/(1-b+bt) 1.Ki=1/(1-b) 1.Ki=1/(1-b+bt) 2.Kg=1/(1-b) 2.Kg=1/(1-b+bt) 2.Kg=1/(1-b) 2.Kg=1/(1-b+bt) 3.Ktx=-b/(1-b) 3.Ktx=-b/(1-b+bt) 3.Ktx=-b/(1-b) 3.Ktx=-b/(1-b+bt) 4.Ktr= b/(1-b) 4.Ktr=b/(1-b+bt) 4.Ktr= b/(1-b) 4.Ktr=b/(1-b+bt)

48 C.Model ekonomi 4 sektor C.Model ekonomi 4 sektor I.Pajak tetap II.Pajak proporsional I.Pajak tetap II.Pajak proporsional Impor prop. Impor prop. Impor prop. Impor prop. 1.Ki=1/(1-b+m) 1.Ki=1/(1-b+bt+m) 1.Ki=1/(1-b+m) 1.Ki=1/(1-b+bt+m) 2.Kg=1/(1-b+m) 2.Kg=1/(1-b+m) 2.Kg=1/(1-b+m) 2.Kg=1/(1-b+m) 3.Ktx=-b/(1-b+m) 3.Ktx=-b/(1-b+bt+m) 3.Ktx=-b/(1-b+m) 3.Ktx=-b/(1-b+bt+m) 4.Ktr=b/(1-b+m) 4.Ktr=b/(1-b+bt+m) 4.Ktr=b/(1-b+m) 4.Ktr=b/(1-b+bt+m) 5.Kx=1/(1-b+m) 5.Kx=1/(1-b+bt+m) 5.Kx=1/(1-b+m) 5.Kx=1/(1-b+bt+m) (Lihat figure 8-4 dan 8-8 page 151 dan 157) (Lihat figure 8-4 dan 8-8 page 151 dan 157)

49 Contoh 2 Contoh 2 Diketahui ekonomi 4 sektor dgn.data sbb.: Diketahui ekonomi 4 sektor dgn.data sbb.: C=1000+0,75Yd; I=100; G=200; Tx=0,25Y; Tr=40; X=250 dan M=0,10Y C=1000+0,75Yd; I=100; G=200; Tx=0,25Y; Tr=40; X=250 dan M=0,10Y Ditanya: Ditanya: a.Berapa Yeq? a.Berapa Yeq? b.Kalau ada ΔI=100, maka berapa Yeq yg.baru? b.Kalau ada ΔI=100, maka berapa Yeq yg.baru?

50 Jawab Cara B. Jawab Cara B. Yeq → Y=C+I+G+(X-M) Yeq → Y=C+I+G+(X-M) Y=1000+0,75(Y- 0,25Y+40) ,10Y Y=1000+0,75(Y- 0,25Y+40) ,10Y Y=1000+0,75Y- 0,1875Y ,10Y Y=1000+0,75Y- 0,1875Y ,10Y Y-0,75Y+0,1875Y+0,10Y=1580 Y-0,75Y+0,1875Y+0,10Y=1580 0,5375Y=1580 0,5375Y=1580 Y=1580/0,5375=2939,53 Y=1580/0,5375=2939,53 Jadi Yeq=2939,53 Jadi Yeq=2939,53 Coba pikirkan: bagaimana kalau dihitung dgn,cara A! dan berapa Yeq’ kalau ada ΔI=100? Coba pikirkan: bagaimana kalau dihitung dgn,cara A! dan berapa Yeq’ kalau ada ΔI=100? → Yeq’=3125,58 karena Ki=1,8604 (Buktikan!) → Yeq’=3125,58 karena Ki=1,8604 (Buktikan!)

51 Setiap perekonomian selain memiliki tingkat output keseimbangan (Yeq), secara teoritis juga memiliki tingkat output kapasitas maksimal (Yfe). Setiap perekonomian selain memiliki tingkat output keseimbangan (Yeq), secara teoritis juga memiliki tingkat output kapasitas maksimal (Yfe). Antara Yeq dan Yfe ada 3 kemungkinan yg.terjadi: Antara Yeq dan Yfe ada 3 kemungkinan yg.terjadi: 1.Yeq < Yfe → Underemployment 1.Yeq < Yfe → Underemployment 2.Yeq = Yfe → Fullemployment 2.Yeq = Yfe → Fullemployment 3.Yeq > Yfe → Overemployment 3.Yeq > Yfe → Overemployment (lihat figure 8-3 dan 8-7) (lihat figure 8-3 dan 8-7) Perekonomian dlm.kondisi underemployment akan deflatoir krn.memiliki deflationary-gap Perekonomian dlm.kondisi underemployment akan deflatoir krn.memiliki deflationary-gap Perekonomian dlm.kondisi overemployment akan inflatoir krn.memiliki inflationary-gap Perekonomian dlm.kondisi overemployment akan inflatoir krn.memiliki inflationary-gap Deflationary dan inflationary-gap dpt.dihilangkan melalui Deflationary dan inflationary-gap dpt.dihilangkan melalui 1.kebijaksanaan fiskal (fiscal policy) dan atau 1.kebijaksanaan fiskal (fiscal policy) dan atau 2.kebijaksanaan moneter (monetary policy). 2.kebijaksanaan moneter (monetary policy).

52 Bentuk-bentuk Kebijaksanaan Fiskal: Bentuk-bentuk Kebijaksanaan Fiskal: 1.Mengubah tingkat beban pajak/subsidi 1.Mengubah tingkat beban pajak/subsidi 2.Mengubah pengeluaran pemerintah 2.Mengubah pengeluaran pemerintah 3.Mendorong/menghambat pembentukan modal perusahaan melalui :deregulasi, debirokratisasi atau pemberian kredit 3.Mendorong/menghambat pembentukan modal perusahaan melalui :deregulasi, debirokratisasi atau pemberian kredit 4.Mendorong/menghambat ekspor netto 4.Mendorong/menghambat ekspor netto

53 Bentuk-bentuk Kebijaksanaan Moneter: Bentuk-bentuk Kebijaksanaan Moneter: 1.Operasi pasar terbuka melalui jual- beli surat-surat berharga 1.Operasi pasar terbuka melalui jual- beli surat-surat berharga 2.Mengubah tingkat diskonto yang harus dibayar bank umum 2.Mengubah tingkat diskonto yang harus dibayar bank umum 3.mengubah tingkat cadangan minimal yang harus disimpan oleh bank-bank umum di bank sentral 3.mengubah tingkat cadangan minimal yang harus disimpan oleh bank-bank umum di bank sentral

54 Bab 5: Pasar Finansial, Uang dan Bank Bab 5: Pasar Finansial, Uang dan Bank Dalam sebuah perekonomian yg modern sistem finansial (yg terdiri dari pasar finansial dan lembaga finansial) merupakan sektor ekonomi yg paling penting dan inovatif. Dalam sebuah perekonomian yg modern sistem finansial (yg terdiri dari pasar finansial dan lembaga finansial) merupakan sektor ekonomi yg paling penting dan inovatif. Pasar finansial terdiri dari : Pasar finansial terdiri dari : 1.Pasar saham (stock market) 1.Pasar saham (stock market) 2.Pasar obligasi (bond market) dan 2.Pasar obligasi (bond market) dan 3.Pasar faluta asing (forex market) 3.Pasar faluta asing (forex market) Sedang lembaga finansial terdiri dari : Sedang lembaga finansial terdiri dari : 1.Bank 1.Bank 2.Perusahaan asuransi (insurance company) dan 2.Perusahaan asuransi (insurance company) dan 3.Pengelola dana pension (pension fund) 3.Pengelola dana pension (pension fund) Fungsi dari sebuah sistim finasial adalah menjembatani antara mereka yg mememiliki kelebihan dana (saver) dan mereka yag memerlukan dana (investor) Fungsi dari sebuah sistim finasial adalah menjembatani antara mereka yg mememiliki kelebihan dana (saver) dan mereka yag memerlukan dana (investor)

55 Fungsi dari sebuah sistim finansial: Fungsi dari sebuah sistim finansial: 1,Transfer resources 1,Transfer resources 2.Manages risk 2.Manages risk 3.Pools and subdivides funds 3.Pools and subdivides funds 4.Clearinghouse function 4.Clearinghouse function Instrument/asset finansial yg penting meliputi : Instrument/asset finansial yg penting meliputi : 1.Uang 1.Uang 2.Rekening giro/saving account 2.Rekening giro/saving account 3.Government securities 3.Government securities 4.Equities 4.Equities 5.Financial derivatives dan 5.Financial derivatives dan 6.Pension funds 6.Pension funds

56 Masing-masing asset finansial tsb, di atas menghasilkan return/yield yg berbeda-beda. Secara umum hasil tsb. Namanya “return on investment” dan apabila nilainya konstant disebut “interest rate” yg dinyatakan dalam % yang besar-kecilnya ditentukan oleh : Masing-masing asset finansial tsb, di atas menghasilkan return/yield yg berbeda-beda. Secara umum hasil tsb. Namanya “return on investment” dan apabila nilainya konstant disebut “interest rate” yg dinyatakan dalam % yang besar-kecilnya ditentukan oleh : 1.Maturity 1.Maturity 2.Risk 2.Risk 3.Tax status dan 3.Tax status dan 4.other attributes of borrower 4.other attributes of borrower Interest rate dibedakan: Interest rate dibedakan: 1.Nominal/money interest rate 1.Nominal/money interest rate 2.Real interest rate 2.Real interest rate

57 Uang adalah segala sesuatu yang diterima oleh umum yang dapat berfungsi sebagai alat untuk mempermudah pertukaran, menyatakan satuan hitung dan menyimpan kekayaan. Uang adalah segala sesuatu yang diterima oleh umum yang dapat berfungsi sebagai alat untuk mempermudah pertukaran, menyatakan satuan hitung dan menyimpan kekayaan. The evolution of money: The evolution of money: 1.Commodity Money 1.Commodity Money 2.Modern/Paper/Bank Money 2.Modern/Paper/Bank Money Jenis-jenis uang Modern: Jenis-jenis uang Modern: A.Berdasarkan bahan yg.digunakan : A.Berdasarkan bahan yg.digunakan : 1.uang logam (emas,perak,perunggu) 1.uang logam (emas,perak,perunggu) 2.uang kertas (kartal, giral) 2.uang kertas (kartal, giral)

58 B.Berdasarkan nilai: B.Berdasarkan nilai: 1.bernilai penuh (full-bodied money) 1.bernilai penuh (full-bodied money) 2.bernilai tdk.penuh (representative full-bodied money) 2.bernilai tdk.penuh (representative full-bodied money) C.Berdasarkan liquiditas: C.Berdasarkan liquiditas: 1.uang kartal dan giral (DDM) 1.uang kartal dan giral (DDM) 2.time deposit dan saving deposit di bank umum 2.time deposit dan saving deposit di bank umum 3.simpanan di lembaga keuangan bukan bank 3.simpanan di lembaga keuangan bukan bank

59 Dari sekian banyak jenis “uang barang” (commodity money) yang paling banyak disukai dan diterima olek banyak pihak adalah emas dan perak karena dianggap memiliki beberapa kelebihan. Dari sekian banyak jenis “uang barang” (commodity money) yang paling banyak disukai dan diterima olek banyak pihak adalah emas dan perak karena dianggap memiliki beberapa kelebihan. A.Kelebihannya adalah: A.Kelebihannya adalah: 1.mutu terukur 1.mutu terukur 2.tdk.mudah rusak dan dapat dibagi-bagi tanpa mengubah/merusak nilainya 2.tdk.mudah rusak dan dapat dibagi-bagi tanpa mengubah/merusak nilainya 3.nilainya stabil 3.nilainya stabil B.Kekurangannya adalah: B.Kekurangannya adalah: 1.bongkah (bulky) 1.bongkah (bulky) 2.sangat berat 2.sangat berat 3.jumlahnya relatif terbatas dan sulit ditambah guna mengimbangi kebutuhan 3.jumlahnya relatif terbatas dan sulit ditambah guna mengimbangi kebutuhan

60 Yg.dimaksud dengan uang beredar (money supply) adalah mencakup seluruh uang yang berada di tangan masyarakat bukan bank yang komponennya terdiri dari: Yg.dimaksud dengan uang beredar (money supply) adalah mencakup seluruh uang yang berada di tangan masyarakat bukan bank yang komponennya terdiri dari: A.Dalam arti sempit (narrow money) M1: A.Dalam arti sempit (narrow money) M1: 1.uang kartal (kertas dan logam) 1.uang kartal (kertas dan logam) 2.uang giral (demand deposit money) 2.uang giral (demand deposit money) B.Dalam arti luas (broad money) M2: B.Dalam arti luas (broad money) M2: 1.uang kartal 1.uang kartal 2.uang giral 2.uang giral 3.uang kuasi yang terdiri dari deposito berjangka, valuta asing,tabungan di bank umum selain giro. 3.uang kuasi yang terdiri dari deposito berjangka, valuta asing,tabungan di bank umum selain giro.

61 Pihak-pihak yang dapat menciptakan dan mempengaruhi jumlah uang yg beredar : Pihak-pihak yang dapat menciptakan dan mempengaruhi jumlah uang yg beredar : 1.Bank sentral → uang kartal 1.Bank sentral → uang kartal 2.Bank umum → uang giral (dengan mendapat pengawasan dari bank sentral 2.Bank umum → uang giral (dengan mendapat pengawasan dari bank sentral Saat ini bank umum banyak yg.menciptakan sarana baru (dalam bentuk kartu) utk.lebih memberikan kenyamanan nasabahnya dlm.menggunakan uang simpanannya utk.bertransaksi dan jenisnya meliputi: Saat ini bank umum banyak yg.menciptakan sarana baru (dalam bentuk kartu) utk.lebih memberikan kenyamanan nasabahnya dlm.menggunakan uang simpanannya utk.bertransaksi dan jenisnya meliputi: 1.kartu kredit (credit card) 1.kartu kredit (credit card) 2.kartu tagih (charge card) 2.kartu tagih (charge card) 3.kartu debet (debit card) 3.kartu debet (debit card) 4.kartu beli (purchasing card) 4.kartu beli (purchasing card)

62 Tugas pokok setiap bank sentral: Tugas pokok setiap bank sentral: 1.sebagai bank pemerintah (treasury bill) 1.sebagai bank pemerintah (treasury bill) 2.sebagai bank dari semua bank umum (lender of last resort) 2.sebagai bank dari semua bank umum (lender of last resort) 3.mencetak dan mengedarkan uang kartal utk memperlancar perekonomian serta mengawasi nilainya 3.mencetak dan mengedarkan uang kartal utk memperlancar perekonomian serta mengawasi nilainya 4.mengawasi bank umum 4.mengawasi bank umum 5.mengawasi keseimbangan neraca perdagangan luar negeri 5.mengawasi keseimbangan neraca perdagangan luar negeri

63 Tiga instrument yg dapat ditempuh oleh Bank Sentral utk.pengendalian uang beredar. Tiga instrument yg dapat ditempuh oleh Bank Sentral utk.pengendalian uang beredar. 1.Open market operation: jual-beli government securities di pasar finansial utk.mempengaruhi level of reserves 1.Open market operation: jual-beli government securities di pasar finansial utk.mempengaruhi level of reserves 2.Discount rate policy: menetapkan interest rate yg diberlakukan bagi bank komersial pada waktu mrk ingin pinjam dana guna menjaga reserve mrk 2.Discount rate policy: menetapkan interest rate yg diberlakukan bagi bank komersial pada waktu mrk ingin pinjam dana guna menjaga reserve mrk 3.Reserve requirement policy: menetapkan LRR on deposit with bank and other financial institutions 3.Reserve requirement policy: menetapkan LRR on deposit with bank and other financial institutions

64 Secara lebih rinci berkaitan dgn.ketentuan umum, tugas dan fungsi dari Bank Indonesia selaku bank sentral di Indonesia baca: Secara lebih rinci berkaitan dgn.ketentuan umum, tugas dan fungsi dari Bank Indonesia selaku bank sentral di Indonesia baca: 1.UURI No.23 thn.1999 ttg.Bank Indonesia beserta penjelasannya. 1.UURI No.23 thn.1999 ttg.Bank Indonesia beserta penjelasannya. (13 bab 79 pasal) (13 bab 79 pasal) 2.UURI No.3 th.2004 ttg. Perubahan atas UURI No.23 thn.1999 ttg.Bank Indonesia beserta penjelasannya. 2.UURI No.3 th.2004 ttg. Perubahan atas UURI No.23 thn.1999 ttg.Bank Indonesia beserta penjelasannya.

65 UURI No.23 thn.1999 UURI No.23 thn.1999 Psl.4 Psl.4 (1)Bank Indonesia adalah adalah Bank Sentral Republik Indonesia (2)Bank Indonesia adalah lembaga negara yg.independen/bebas dari campurtangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya. (1)Bank Indonesia adalah adalah Bank Sentral Republik Indonesia (2)Bank Indonesia adalah lembaga negara yg.independen/bebas dari campurtangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya. Psl.7 Psl.7 Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah Psl.8 Psl.8 Utk.mencapai tujuan sebagai dimaksud psl.7 Bank Indonesia mempunyai tugas sbb.(a)menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter (b)mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran (c)mengatur dan mengawasi Bank Utk.mencapai tujuan sebagai dimaksud psl.7 Bank Indonesia mempunyai tugas sbb.(a)menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter (b)mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran (c)mengatur dan mengawasi Bank

66 Psl.10 Psl.10 Dlm.menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter sebagaimana dimaksud dlm.psl.8 hurf (a) Bank Indonesia berwenang: (a)menetapkan sasaran-sasarn moneter dgn.memeperhatikan sasaran laju inflasi yg.ditetapkannya (b)melakukan pengendalian moneter dg.menggunakan cara-cara yg.termasuk tetapi tdk.terbatas pada (1)operasi pasar terbuka di psr.uang baik rupiah maupun valuta asing (2)penetapan tingkat diskonto (3)penetapan cadangan wajib minimum dan (4)pengaturan kredit atau pembiayaan. Dlm.menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter sebagaimana dimaksud dlm.psl.8 hurf (a) Bank Indonesia berwenang: (a)menetapkan sasaran-sasarn moneter dgn.memeperhatikan sasaran laju inflasi yg.ditetapkannya (b)melakukan pengendalian moneter dg.menggunakan cara-cara yg.termasuk tetapi tdk.terbatas pada (1)operasi pasar terbuka di psr.uang baik rupiah maupun valuta asing (2)penetapan tingkat diskonto (3)penetapan cadangan wajib minimum dan (4)pengaturan kredit atau pembiayaan.

67 Psl.20 Psl.20 Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yg.berwenang utk.nengeluarkan dan mngedarkan uang rupiah serta mencabut,menarik dan memusnahkan uang dimaksud dari peredaran. Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yg.berwenang utk.nengeluarkan dan mngedarkan uang rupiah serta mencabut,menarik dan memusnahkan uang dimaksud dari peredaran. Psl.36 Psl.36 Dlm.melaksanakan tugasnya Bank Indonesia dipimpin oleh Dewan Gubernur. Dlm.melaksanakan tugasnya Bank Indonesia dipimpin oleh Dewan Gubernur. Psl.37 Psl.37 Dewan Gubernur terdiri atas seorang Gubernur,seorang Deputi Gubernur Senior dan sekurang-kurangnya 4 atau sebanyak- banyaknya 7orang Deputi Gubernur. Dewan Gubernur terdiri atas seorang Gubernur,seorang Deputi Gubernur Senior dan sekurang-kurangnya 4 atau sebanyak- banyaknya 7orang Deputi Gubernur.

68 Cara kerja setiap bank umum sebagai lembaga komersial : Cara kerja setiap bank umum sebagai lembaga komersial : 1.menyeleksi calon debitor 1.menyeleksi calon debitor 2.menetapkan tingkat bunga tabungan dan tingkat bunga pinjaman 2.menetapkan tingkat bunga tabungan dan tingkat bunga pinjaman 3.meminimalkan dana mengendap sampai batas aman baik dari segi aturan bank sentral/pemerintah maupun pengelolaan bank umum itu sendiri, karena pada dasarnya setiap dana yang mengendap ada beban biayanya meski liquiditasnya tinggi. 3.meminimalkan dana mengendap sampai batas aman baik dari segi aturan bank sentral/pemerintah maupun pengelolaan bank umum itu sendiri, karena pada dasarnya setiap dana yang mengendap ada beban biayanya meski liquiditasnya tinggi.

69 Secara rinci mengenai ketentuan umum, asas, fungsi dan tujuan Bank Umum di Indonesia baca: Secara rinci mengenai ketentuan umum, asas, fungsi dan tujuan Bank Umum di Indonesia baca: 1.UURI No.7 th.1992 ttg. Perbankan beserta penjelasannya. 1.UURI No.7 th.1992 ttg. Perbankan beserta penjelasannya. (10 bab 60 pasal) (10 bab 60 pasal) 2.UURI No.10 th.1998 ttg.perubahan atas UURI N0.7 Thn.1992 ttg.Perbankan. 2.UURI No.10 th.1998 ttg.perubahan atas UURI N0.7 Thn.1992 ttg.Perbankan.

70 Psl.3 Psl.3 Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dana penyalur dana masyaraakat. Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dana penyalur dana masyaraakat. Psl.5 Psl.5 Menurut jenisnya bank terdiri dari (a) Bank Umum dan (2) Bank Perkreditan Rakyat Menurut jenisnya bank terdiri dari (a) Bank Umum dan (2) Bank Perkreditan Rakyat Psl.6 Psl.6 Usaha Bank Umum meliputi (a) s/d (n) Usaha Bank Umum meliputi (a) s/d (n) Psl.10 Psl.10 Bank Umum dilarang (a) s/d (c) Bank Umum dilarang (a) s/d (c) Psl.13 Psl.13 Usaha BPR meliputi (a) s/d (d) Usaha BPR meliputi (a) s/d (d) Psl.14 BPR dilarang (a) s/d (e) Psl.14 BPR dilarang (a) s/d (e)

71 Bagaimana proses terciptanya uang giral? Bagaimana proses terciptanya uang giral? Berdasarkan prinsip “multiple expansion of bank deposit”, maka: Berdasarkan prinsip “multiple expansion of bank deposit”, maka: ΔMs = (1/R) x S ΔMs = (1/R) x S Di mana: ΔMs=tambahan Ms Di mana: ΔMs=tambahan Ms R=bagian (%) dari R=bagian (%) dari tabungan giral yg.ha tabungan giral yg.ha rus tetap ditahan di rus tetap ditahan di bank sebagai cadangan bank sebagai cadangan S=uang giral awal yg.disim S=uang giral awal yg.disim pan di bank pertama pan di bank pertama (lihat tabel ) (lihat tabel )

72 Prinsip penciptaan uang giral oleh sistim bank umum seperti di atas hanya benar dgn. asumsi: Prinsip penciptaan uang giral oleh sistim bank umum seperti di atas hanya benar dgn. asumsi: 1.semua kelebihan uang di atas cadangan yg.ditetapkan seluruhnya dipinjamkan kembali oleh bank ybs. 1.semua kelebihan uang di atas cadangan yg.ditetapkan seluruhnya dipinjamkan kembali oleh bank ybs. 2.setiap transaksi yg.dilakukan selalu dibayar dengan uang giral 2.setiap transaksi yg.dilakukan selalu dibayar dengan uang giral 3.semua tabungan nasabah yg.berkaitan dgn.penciptaan uang tsb.dalam bentuk rekening giro/koran 3.semua tabungan nasabah yg.berkaitan dgn.penciptaan uang tsb.dalam bentuk rekening giro/koran Catatan:dlm.kenyataan jarang semua asumsi di atas dipenuhi, sehingga akibatnya dlm.prkatek uang giral yg.diciptakan akan lebih kecil/sedikit dari yg.dirumuskan dlm.formula itu. Catatan:dlm.kenyataan jarang semua asumsi di atas dipenuhi, sehingga akibatnya dlm.prkatek uang giral yg.diciptakan akan lebih kecil/sedikit dari yg.dirumuskan dlm.formula itu.

73 Mengapa uang diminta dlm.perekonomian? Mengapa uang diminta dlm.perekonomian? A. Menurut J.M.Keynes : A. Menurut J.M.Keynes : 1.utk.pemenuhan kebutuhan sehari- hari (transaction motives) → f(Y) 1.utk.pemenuhan kebutuhan sehari- hari (transaction motives) → f(Y) 2.utk.pemenuhan kebutuhan berjaga- jaga (precautionary motives) → f(Y) 2.utk.pemenuhan kebutuhan berjaga- jaga (precautionary motives) → f(Y) 3.utk.pemenuhan spekulasi (speculative motives) → f(i) 3.utk.pemenuhan spekulasi (speculative motives) → f(i) Jadi. Md=Mtr+Mpr+Msp=f(Y,i) Jadi. Md=Mtr+Mpr+Msp=f(Y,i)

74 B.Menurut Teori Klasik/Kuantitas: B.Menurut Teori Klasik/Kuantitas: MV = PT atau MV = PT atau M = 1/V (PT) krn. 1/V=k dan PT=Y, mk M = 1/V (PT) krn. 1/V=k dan PT=Y, mk M = kY M = kY dimana : dimana : M=jumlah uang yg.diminta M=jumlah uang yg.diminta V=perputaran uang di masyarakat V=perputaran uang di masyarakat P=tingkat harga umum P=tingkat harga umum T=volume brg.yg.ditransaksikan T=volume brg.yg.ditransaksikan k=bilangan ttt.yg.merupakan kebalikan dari V k=bilangan ttt.yg.merupakan kebalikan dari V

75 Banyaknya uang yg.beredar (Ms) bersama-sama dengan besarnya uang yg.diminta dlm.perekonomian (Md) akan menentukan “harga” dari uang ybs. Banyaknya uang yg.beredar (Ms) bersama-sama dengan besarnya uang yg.diminta dlm.perekonomian (Md) akan menentukan “harga” dari uang ybs. Bagaimana cara melihat “harga” dari uang? Bagaimana cara melihat “harga” dari uang? Secara umum harga dari uang dapat dilihat dari: Secara umum harga dari uang dapat dilihat dari: 1.tingkat harga barang secara umum 1.tingkat harga barang secara umum 2.tingkat bunga tabungan/pinjaman 2.tingkat bunga tabungan/pinjaman

76 Financial intermediary adalah sebuah lembaga yg berkecimpung dalam pelayanan finansial (financial services). Financial intermediary adalah sebuah lembaga yg berkecimpung dalam pelayanan finansial (financial services). Bentuknya dapat berupa: Bentuknya dapat berupa: 1.Bank Komersial/Umum 1.Bank Komersial/Umum 2.Perusahaan Asuransi 2.Perusahaan Asuransi 3.Lembaga Pengelola Dana Pensiun 3.Lembaga Pengelola Dana Pensiun Fungsi Sistem Finansial: Fungsi Sistem Finansial: 1.Transfer resources across time,sector and region 1.Transfer resources across time,sector and region 2.Manages risks for economy 2.Manages risks for economy 3.Pools and subdivides funds 3.Pools and subdivides funds 4.Clearinghouse function 4.Clearinghouse function

77 Bentuk-bentuk instrumens/assets finansial: Bentuk-bentuk instrumens/assets finansial: 1.Uang 1.Uang 2.Savings accounts 2.Savings accounts 3.Goverment securities 3.Goverment securities 4.Equities dalam bentuk kepemilikan sebuah perusahaan 4.Equities dalam bentuk kepemilikan sebuah perusahaan 5.Financial derivatives (stock option) 5.Financial derivatives (stock option) 6.Pension fund 6.Pension fund

78 Borrowing (meminjam) dan lending (meminjami) sebuah asset finansial dapat dilakukan lewat sebuah lembaga fintermedia finansial (financial intermediary) ttt.yang tersedia di pasar finansial. Borrowing (meminjam) dan lending (meminjami) sebuah asset finansial dapat dilakukan lewat sebuah lembaga fintermedia finansial (financial intermediary) ttt.yang tersedia di pasar finansial. Pasar finansial yg penting adalah: Pasar finansial yg penting adalah: 1.Pasar saham (stock market) 1.Pasar saham (stock market) 2.Pasar obligasi (bond market) dan 2.Pasar obligasi (bond market) dan 3.Pasar valas (foreign exchange market) 3.Pasar valas (foreign exchange market)

79 Ad. 2 Ad. 2 Bab 6 Analisis IS dan LM (Model Hicks). Bab 6 Analisis IS dan LM (Model Hicks). Analisis ini pada dasarnya ingin mempelajari terjadinya keseimbangan Analisis ini pada dasarnya ingin mempelajari terjadinya keseimbangan ekonomi makro dgn.menggunakan 2 pasar yaitu pasar barang dan pasar uang dgn.kata lain dalam analisis ini dianggap tingkat bunga berubah-ubah sepanjang analisis. ekonomi makro dgn.menggunakan 2 pasar yaitu pasar barang dan pasar uang dgn.kata lain dalam analisis ini dianggap tingkat bunga berubah-ubah sepanjang analisis. IS adalah sebuah persamaan yg.memperlihatkan hubungan antara pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) di mana pasar barang dlm.keseimbangan parsial. IS adalah sebuah persamaan yg.memperlihatkan hubungan antara pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) di mana pasar barang dlm.keseimbangan parsial. Pasar barang dlm.keseimbangan parsial bila: Pasar barang dlm.keseimbangan parsial bila: 1.income=expenditures atau 1.income=expenditures atau 2.leakages=injections 2.leakages=injections

80 LM adalah sebuah persamaan yg.memperlihatkan hubungan atr.pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) dimana pasar uang secara parsial dalam keseimbangan. LM adalah sebuah persamaan yg.memperlihatkan hubungan atr.pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) dimana pasar uang secara parsial dalam keseimbangan. Pasar uang dlm.keseimbangan parsial apabila : Pasar uang dlm.keseimbangan parsial apabila : 1.Ms= Md atau 1.Ms= Md atau 2.Ms= Mtr’(Mtr+Mpr)+Msp 2.Ms= Mtr’(Mtr+Mpr)+Msp Perekonomian dalam keseimbangan umum (general equilibrium) apabila: IS =LM Perekonomian dalam keseimbangan umum (general equilibrium) apabila: IS =LM

81 Contoh 1: Contoh 1: Diketahui ekonomi 3 sektor sbb.: Diketahui ekonomi 3 sektor sbb.: C=100+0,75 Yd C=100+0,75 Yd I=60 – 200i I=60 – 200i G=90 G=90 Mtr’=0,20Y Mtr’=0,20Y Msp= i dan Ms=500 Msp= i dan Ms=500 Pertanyaan: Pertanyaan: A.Bagaimana bentuk IS? A.Bagaimana bentuk IS? B.Bagaimana bentuk LM? B.Bagaimana bentuk LM? C.Berapa nilai Y,i,C,S,I,G,M1,M2 keseimbangan umum pasar barang dan pasar uang? C.Berapa nilai Y,i,C,S,I,G,M1,M2 keseimbangan umum pasar barang dan pasar uang?

82 Jawab: Jawab: a.IS → Y=C+I+G a.IS → Y=C+I+G Y=100+0,75Yd i+90 Y=100+0,75Yd i+90 =100+0,75(Y-0+0) i+90 =100+0,75(Y-0+0) i+90 0,25Y= i 0,25Y= i Y= i Y= i b.LM → Ms=Mtr+Msp b.LM → Ms=Mtr+Msp 500=0,2Y i 500=0,2Y i 0,2Y= i 0,2Y= i Y= i Y= i c.KU → IS=LM c.KU → IS=LM i= i i= i -4000i= i=-500 i=0,125=12,5% dan Y=900 i=0,125=12,5% dan Y=900 C=775; I=35; G=90; S=125; Mtr=180 dan Msp=320 C=775; I=35; G=90; S=125; Mtr=180 dan Msp=320

83 Kurva IS akan bergeser : Kurva IS akan bergeser : A.Ke kanan atas → Fiskal ekspansif A.Ke kanan atas → Fiskal ekspansif B.Ke kiri bawah → Fiskal konstraktif B.Ke kiri bawah → Fiskal konstraktif Kurva LM akan bergeser: Kurva LM akan bergeser: A.Ke kanan bawah → Moneter ekspansif A.Ke kanan bawah → Moneter ekspansif B.Ke kiri atas → Moneter konstraktif B.Ke kiri atas → Moneter konstraktif

84 Tugas: Tugas: Berdasarkan contoh 1 di atas, hitung kembali Y,i keseimbangan umum bila: Berdasarkan contoh 1 di atas, hitung kembali Y,i keseimbangan umum bila: a.ada ΔG=10 (kebijaksanaan fiskal ekspansif)! a.ada ΔG=10 (kebijaksanaan fiskal ekspansif)! b.ada ΔMs=50 (kebijaksanaan moneter ekspansif)! b.ada ΔMs=50 (kebijaksanaan moneter ekspansif)!

85 Bab 7: Perdagangan internasional dan model ekonomi 4 sektor (terbuka) Bab 7: Perdagangan internasional dan model ekonomi 4 sektor (terbuka) Faktor pendorong PI antara lain adalah 1.Adanya perbedaan kondisi produksi antar negara (diverssity in natural resources) 2.Adanya perbedaan selera dan preferensi konsumen antar negara (differences in tastes) 3.Adanya tendensi penghematan biaya produksi akibat produksi yg.semakin besar (differences in costs) 4.Adanya peningkatan kemakmuran global akibat penggunaan SDE yang lebih efisien (absolute and comparative advantage principles)

86 Absolute advantage (keunggulan absolut) → Adam Smith Absolute advantage (keunggulan absolut) → Adam Smith adalah keunggulan/kelebihan yg.dimiliki sebuah negara tertentu dlm.memproduksi/menghasilkan suatu barang dengan cara yang lebih efisien (dgn. jumlah korbanan yg.lebih sedikit) dibandingkan dgn.negara lain. adalah keunggulan/kelebihan yg.dimiliki sebuah negara tertentu dlm.memproduksi/menghasilkan suatu barang dengan cara yang lebih efisien (dgn. jumlah korbanan yg.lebih sedikit) dibandingkan dgn.negara lain. Comparative advantage (keunggulan komparatif) → David Ricardo Comparative advantage (keunggulan komparatif) → David Ricardo adalah keunggulan yg. dimiliki sebuah negara ttt.dlm.memproduksi/menghasilkan sebuah barang dengan cara yg.lebih efisien (jumlah korbanan lebih sedikit) relatif dibandingkan dgn.barang lain di negara itu sendiri dibandingkan dengan negara lain. adalah keunggulan yg. dimiliki sebuah negara ttt.dlm.memproduksi/menghasilkan sebuah barang dengan cara yg.lebih efisien (jumlah korbanan lebih sedikit) relatif dibandingkan dgn.barang lain di negara itu sendiri dibandingkan dengan negara lain.

87 Contoh Contoh Jumlah jam kerja orang yg.dibutuhkan utk.menghasilkan 1 unit pangan dan 1 unit sandang di negara A dan B Jumlah jam kerja orang yg.dibutuhkan utk.menghasilkan 1 unit pangan dan 1 unit sandang di negara A dan B neg.A neg.B neg.A neg.B pangan 1 3 pangan 1 3 sandang 2 4 sandang 2 4 Neg.A memiliki keunggulan absolut baik utk.komoditi pangan maupun sandang sedang neg.B sama sekali tidak memiliki keunggulan abolut baik di bidang pangan maupun sandang.Why? Neg.A memiliki keunggulan absolut baik utk.komoditi pangan maupun sandang sedang neg.B sama sekali tidak memiliki keunggulan abolut baik di bidang pangan maupun sandang.Why? Neg.A hanya memiliki keunggulan komparatif di bidang pangan sedang neg.B sebenarnya memiliki keunggulan komparatif di bidang sandang.Why? Neg.A hanya memiliki keunggulan komparatif di bidang pangan sedang neg.B sebenarnya memiliki keunggulan komparatif di bidang sandang.Why?

88 Penjelasan: Penjelasan: I.Di neg.A secara absolut/berdiri sendiri- sendiri baik sandang maupun pangan dpt.diproduksi lebih murah dibanding dengan neg.B → lihat contoh angka- angkanya (1<3 utk.pangan dan 2<4 utk.sandang) I.Di neg.A secara absolut/berdiri sendiri- sendiri baik sandang maupun pangan dpt.diproduksi lebih murah dibanding dengan neg.B → lihat contoh angka- angkanya (1<3 utk.pangan dan 2<4 utk.sandang) II.Di neg.A: 1 unit sandang=2 unit pangan atau 1 unit pangan=1/2 unit sandang sedang II.Di neg.A: 1 unit sandang=2 unit pangan atau 1 unit pangan=1/2 unit sandang sedang Di neg.B: 1 unit sandang=4/3 unit pangan atau 1 unit pangan=3/4 unit sandang Di neg.B: 1 unit sandang=4/3 unit pangan atau 1 unit pangan=3/4 unit sandang Jadi, secara relatif pangan lebih murah di neg.A (1/2<3/4), sedang sandang secara relatif lebih murah di neg.B (4/3<2) Jadi, secara relatif pangan lebih murah di neg.A (1/2<3/4), sedang sandang secara relatif lebih murah di neg.B (4/3<2)

89 Faktor-faktor yg.mempengaruhi ekspor: Faktor-faktor yg.mempengaruhi ekspor: 1.tingkat pendapatan nasional negara mitra dagang 1.tingkat pendapatan nasional negara mitra dagang 2.kurs mata uang negara mitra dagang 2.kurs mata uang negara mitra dagang 3.tingkat harga barang di pasar internasional 3.tingkat harga barang di pasar internasional Jenis-jenis eksport barang: Jenis-jenis eksport barang: 1.eksport biasa 1.eksport biasa 2.barter/imbal-beli 2.barter/imbal-beli 3.package deal/trade agreement 3.package deal/trade agreement 4.konsinyasi 4.konsinyasi 5.smuggling/penyelundupan 5.smuggling/penyelundupan

90 Faktor-faktor yg.mempengaruhi import: Faktor-faktor yg.mempengaruhi import: 1.tingkat pendapatan nasional 1.tingkat pendapatan nasional 2.tingkat harga relatif DN dibandingkan dgn.harga LN 2.tingkat harga relatif DN dibandingkan dgn.harga LN 3.nilai tukar/kurs mata uang 3.nilai tukar/kurs mata uang

91 Pendapatan Nasional Keseimbangan dan Angka Pengganda: Pendapatan Nasional Keseimbangan dan Angka Pengganda: Yeq → A. Y=C+I+G+(X-M) Yeq → A. Y=C+I+G+(X-M) B. S+T+M=I+G+X B. S+T+M=I+G+X Ki=1/(1-b+bt+m) Ki=1/(1-b+bt+m) secara rinci lihat slide dan contoh yg.ada didepan! secara rinci lihat slide dan contoh yg.ada didepan! Menurut sdr.angka pengganda ini lebih besar/kecil dibanding model ekonomi tertutup? Why? Menurut sdr.angka pengganda ini lebih besar/kecil dibanding model ekonomi tertutup? Why?

92 Protectionism. Protectionism. 1.Supply and demand analysis of trade and tariff (Fig.15-7 s/d 15-9) 1.Supply and demand analysis of trade and tariff (Fig.15-7 s/d 15-9) 2.Multilateral trade negotiations (Fig ) 2.Multilateral trade negotiations (Fig )

93 Macroeconomic policy and the exchange rate system. Macroeconomic policy and the exchange rate system. 1.Fixed exchange rates →fiscal policy will be highly effective because there will be no monetary reaction to changes in G or T 1.Fixed exchange rates →fiscal policy will be highly effective because there will be no monetary reaction to changes in G or T 2.Flexible exchange rates→monetary policy becomes highly effective because raised interst rate will attracted funds from abroad into domestic securites. 2.Flexible exchange rates→monetary policy becomes highly effective because raised interst rate will attracted funds from abroad into domestic securites.

94 Economic growth in the open economy meliputi faktor-faktor: Economic growth in the open economy meliputi faktor-faktor: 1.tingkat tabungan dan investasi 1.tingkat tabungan dan investasi 2.technological frontier 2.technological frontier 3.spirit of enterprise 3.spirit of enterprise 4.trade policy 4.trade policy 5.secure intellectual property rights 5.secure intellectual property rights 6.policy toward direct investment 6.policy toward direct investment 7.overall macroeconomic climate 7.overall macroeconomic climate

95 Bab 8 Inflasi,Pengangguran dan Penawaran Agregat (Aggregate Supply) Bab 8 Inflasi,Pengangguran dan Penawaran Agregat (Aggregate Supply) Inflasi adalah satu kondisi ekonomi makro dimana tingkat harga barang secara umum (indikatornya a.l.IHK) cenderung mengalami peningkatan secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama. Inflasi adalah satu kondisi ekonomi makro dimana tingkat harga barang secara umum (indikatornya a.l.IHK) cenderung mengalami peningkatan secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama. Dampak dari inflasi: Dampak dari inflasi: A.Bagi perekonomian: A.Bagi perekonomian: 1.mendorong penanaman modal spekulatif 1.mendorong penanaman modal spekulatif 2.menghambat investasi 2.menghambat investasi 3.menimbulkan ketidakpastian 3.menimbulkan ketidakpastian 4.BOP dan BOT akan defisit 4.BOP dan BOT akan defisit

96 B.Bagi individu: B.Bagi individu: 1.merosotnya pendapatan riil 1.merosotnya pendapatan riil 2.merosotnya tabungan riil 2.merosotnya tabungan riil 3.semakin timpangnya distribusi pendapatan masyarakat 3.semakin timpangnya distribusi pendapatan masyarakat Penggolongan inflasi: Penggolongan inflasi: A.Berdasarkan intensitas A.Berdasarkan intensitas 1.inflasi ringan (<10%) 1.inflasi ringan (<10%) 2.inflasi sedang (10-30%) 2.inflasi sedang (10-30%) 3.inflasi berat (30-100%) 3.inflasi berat (30-100%) 4.inflasi hiper (>100%) 4.inflasi hiper (>100%)

97 B.Berdasarkan asal inflasi: B.Berdasarkan asal inflasi: 1.dalam negeri (domestic) 1.dalam negeri (domestic) 2.luar negeri (imported) 2.luar negeri (imported) Sebab terjadinya inflasi: Sebab terjadinya inflasi: A.Teori Kuantitas Irving Fisher. A.Teori Kuantitas Irving Fisher. Inflasi terjadi sebagai akibat dari adanya penambahan jumlah uang beredar (Ms) oleh otoritas moneter secara terus menerus yang melebihi naiknya produktifitas ekonomi.Hal ini akan berakibat masyarakat merasa semakin kaya dan mereka akan menaikkan konsumsinya dan keadaan ini akan mendorong terjadinya kenaikan harga secara umum.Laju inflasi akan ditentukan oleh banyaknya tambahan jumlah uang yang beredar dan ekspektasi masyarakat tenatng naiknya harga umum di masq y.a.d. Inflasi terjadi sebagai akibat dari adanya penambahan jumlah uang beredar (Ms) oleh otoritas moneter secara terus menerus yang melebihi naiknya produktifitas ekonomi.Hal ini akan berakibat masyarakat merasa semakin kaya dan mereka akan menaikkan konsumsinya dan keadaan ini akan mendorong terjadinya kenaikan harga secara umum.Laju inflasi akan ditentukan oleh banyaknya tambahan jumlah uang yang beredar dan ekspektasi masyarakat tenatng naiknya harga umum di masq y.a.d.

98 B.Teori Keynes B.Teori Keynes Menurut teori ini inflasi terjadi akibat masyarakat mengiginkan barang/jasa melebihi dari kemampuan maksimal yang disediakan oleh perekonomian (full- employment output).Hal ini akan menimbulkan terjadinya inflationary-gap yang dampaknya akan mendorong terjadinya kenaikkan harga barang secara umum dari waktu ke waktu.Masyarakat tsb.dapat terdiri dari pemerintah,pengusaha atau pekerja yg.berusaha mendapat barang yang mereka inginkan melebihi dari produktifitas mereka masing-masing. Menurut teori ini inflasi terjadi akibat masyarakat mengiginkan barang/jasa melebihi dari kemampuan maksimal yang disediakan oleh perekonomian (full- employment output).Hal ini akan menimbulkan terjadinya inflationary-gap yang dampaknya akan mendorong terjadinya kenaikkan harga barang secara umum dari waktu ke waktu.Masyarakat tsb.dapat terdiri dari pemerintah,pengusaha atau pekerja yg.berusaha mendapat barang yang mereka inginkan melebihi dari produktifitas mereka masing-masing.

99 C.Teori Strukturalis C.Teori Strukturalis Teori ini mengatakan bahwa inflasi terjadi sebagai akibat dari adanya ketidakfleksibelan (inflexibility) struktur ekonomi terhadap perkembangan yang terjadi di luar negeri.Ada 2 macam infleksibilitas yaitu: Teori ini mengatakan bahwa inflasi terjadi sebagai akibat dari adanya ketidakfleksibelan (inflexibility) struktur ekonomi terhadap perkembangan yang terjadi di luar negeri.Ada 2 macam infleksibilitas yaitu: 1.ekspor barang → lebih lamban dibanding pertumbuhan sektor lain 1.ekspor barang → lebih lamban dibanding pertumbuhan sektor lain 2.produksi bahan pangan → tumbuh lebih lamban dibanding pertumbuhan penduduk sehingga harganya akan meningkat dan mendorong pekerja menuntut kenaikan upah yang selanjutnya hal ini akan menaikkan biaya produksi dan produsen akan menaikkan harga jual produk mereka. 2.produksi bahan pangan → tumbuh lebih lamban dibanding pertumbuhan penduduk sehingga harganya akan meningkat dan mendorong pekerja menuntut kenaikan upah yang selanjutnya hal ini akan menaikkan biaya produksi dan produsen akan menaikkan harga jual produk mereka.

100 Cara mengatasi inflasi: Cara mengatasi inflasi: A.Kebijaksanaan moneter A.Kebijaksanaan moneter 1.menaikkan suku bunga 1.menaikkan suku bunga 2.menjual surat berharga (OMO) 2.menjual surat berharga (OMO) 3.mengawasi kredit secara ketat 3.mengawasi kredit secara ketat 4.menaikkan CWM 4.menaikkan CWM B.Kebijaksanaan fiskal B.Kebijaksanaan fiskal 1.mengurangi G 1.mengurangi G 2.menaikkan tingkat pajak 2.menaikkan tingkat pajak 3.mengurang subsidi 3.mengurang subsidi 4.menambah pinjaman pem.baik DN/LN 4.menambah pinjaman pem.baik DN/LN C.Keb.non-moneter/non-fiskal C.Keb.non-moneter/non-fiskal 1.mendorong produksi nasional 1.mendorong produksi nasional 2.kebijaksanaan pengupahan 2.kebijaksanaan pengupahan 3.pengawasan harga dan memperlancar distribusi barang 3.pengawasan harga dan memperlancar distribusi barang

101 Penghitungan laju inflasi. Penghitungan laju inflasi. TI = [(IHKt-IHKt-1)/IHKt- 1]x100% TI = [(IHKt-IHKt-1)/IHKt- 1]x100% Dimana : Dimana : IHKt={∑Pt.Qo/∑Po.Qo}x100 IHKt={∑Pt.Qo/∑Po.Qo}x100

102 `` Penganggur (unemployed person) dan tingkat pengangguran (unemployment rate) Penganggur (unemployed person) dan tingkat pengangguran (unemployment rate) Penganggur adalah bagian dari angkatan kerja (labor force) yg.tidak memperoleh pekerjaan Penganggur adalah bagian dari angkatan kerja (labor force) yg.tidak memperoleh pekerjaan Angkatan kerja adalah bagian dari penduduk usia kerja (working age population) → utk.Indonesia 15 thn. Ke ats utk.Amerika Serikat thn.; yang masuk ke pasar tenaga kerja Angkatan kerja adalah bagian dari penduduk usia kerja (working age population) → utk.Indonesia 15 thn. Ke ats utk.Amerika Serikat thn.; yang masuk ke pasar tenaga kerja Tingkat Pengangguran=(penganggur/angkatan kerja)x100% Tingkat Pengangguran=(penganggur/angkatan kerja)x100% Unemployment by reasons: Unemployment by reasons: 1.Job loser 1.Job loser 2.Reentrant 2.Reentrant 3.New entrant 3.New entrant 4.Job leaver 4.Job leaver

103 Jenis-jenis pengangguran Jenis-jenis pengangguran A.Konjungtural → terjadi sebagai akibat adanya penurunan kegiatan ekonomi secara umum (resesi atau depresi) A.Konjungtural → terjadi sebagai akibat adanya penurunan kegiatan ekonomi secara umum (resesi atau depresi) B.Struktural → terjadi akibat adanya perubahan struktur kegiatan ekonomi dari agraris ke industri mendorong terjadinya perubahan permintaan jenis dan sifat tenaga kerja serta perubahan teknologi yg.digunakan B.Struktural → terjadi akibat adanya perubahan struktur kegiatan ekonomi dari agraris ke industri mendorong terjadinya perubahan permintaan jenis dan sifat tenaga kerja serta perubahan teknologi yg.digunakan C.Friksional → terjadi akibat adanya keinginan pekerja utk.mendapat jenis pekerjaan yg.lebih baik dgn.gaji yg.lebih banyak,namun kesempatan kerja seperti itu jumlahnya tdk.terlalu banyak. C.Friksional → terjadi akibat adanya keinginan pekerja utk.mendapat jenis pekerjaan yg.lebih baik dgn.gaji yg.lebih banyak,namun kesempatan kerja seperti itu jumlahnya tdk.terlalu banyak.

104 Akibat buruk pengangguran Akibat buruk pengangguran A.Bagi perekonomian A.Bagi perekonomian 1.GNP tidak maksimal 1.GNP tidak maksimal 2.pendapat pajak pem.berkurang 2.pendapat pajak pem.berkurang 3.pertumbuhan ekonomi terganggu 3.pertumbuhan ekonomi terganggu B.Bagi individu B.Bagi individu 1.kehilangan utk.memeroleh pendapatan 1.kehilangan utk.memeroleh pendapatan 2.kehilangan ketrampilan 2.kehilangan ketrampilan 3.ketidakstabilan sosial-ekonomi 3.ketidakstabilan sosial-ekonomi

105 Upaya-upaya memerangi pengangguran: Upaya-upaya memerangi pengangguran: 1.memperbaiki pelayanan pasar tenaga kerja → menyediakan informasi sebanyak-banyaknya ttg.pasar tk. 1.memperbaiki pelayanan pasar tenaga kerja → menyediakan informasi sebanyak-banyaknya ttg.pasar tk. 2.menyelenggarakan program pelatihan tenaga kerja 2.menyelenggarakan program pelatihan tenaga kerja 3.menghilangkan hambatan- hambatan yang ada di pasar tk. 3.menghilangkan hambatan- hambatan yang ada di pasar tk.

106 Hukum Okun (Arthur Okun Law): Hukum Okun (Arthur Okun Law): Setiap penurunan 2% GNP dari GNP potensialnya, maka akan menaikkan tingkat pengangguran sebesar 1% Setiap penurunan 2% GNP dari GNP potensialnya, maka akan menaikkan tingkat pengangguran sebesar 1% AW.Phillips menemukan data empirik yg.menjelaskan adanya hubungan yg.terbalik antara tingkat penganggguran dan perubahan nilai rupiah (inflasi).Artinya tingkat inflasi yang cenderung meningkat maka tingkat pengangguran akan menurun dan begitu sebaliknya. AW.Phillips menemukan data empirik yg.menjelaskan adanya hubungan yg.terbalik antara tingkat penganggguran dan perubahan nilai rupiah (inflasi).Artinya tingkat inflasi yang cenderung meningkat maka tingkat pengangguran akan menurun dan begitu sebaliknya.

107 Data Penduduk dan pengangguran 2007 dan Data Penduduk dan pengangguran 2007 dan Februari 2007: Februari 2007: 15 thn ke atas 162,35 juta TPAK : 66,6 7% 15 thn ke atas 162,35 juta TPAK : 66,6 7% -Bekerja 97,58 juta TPT : 9,75 % -Bekerja 97,58 juta TPT : 9,75 % -Penganggur 10,58 juta SP : 30,24 juta -Penganggur 10,58 juta SP : 30,24 juta -Bkn angk.kerja 54,22 juta -Bkn angk.kerja 54,22 juta Februari 2008: Februari 2008: 15 thn ke atas 165,57 juta TPAK : 67,33 % 15 thn ke atas 165,57 juta TPAK : 67,33 % -Bekerja 102,57 juta TPT : 8,46 % -Bekerja 102,57 juta TPT : 8,46 % -Penganggur 9,43 juta SP : 30,64 juta -Penganggur 9,43 juta SP : 30,64 juta -Bkn angk.kerja 54,09 juta -Bkn angk.kerja 54,09 juta Sumber: BPS Sumber: BPS

108 Ad.3 AD dan AS Ad.3 AD dan AS Dengan asumsi tingkat bunga dan tingkat harga barang dua-duanya berubah-ubah, output/pendapatan nasional dalam keseimbangan terjadi bila kurva AD berpotongan dengan kurva AS. Dengan asumsi tingkat bunga dan tingkat harga barang dua-duanya berubah-ubah, output/pendapatan nasional dalam keseimbangan terjadi bila kurva AD berpotongan dengan kurva AS. Kurva AD adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr berbagai tingkat harga dan pendapatan nasional dimana pasar barng dan pasar uang dalam keseimbangan. Kurva AD adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr berbagai tingkat harga dan pendapatan nasional dimana pasar barng dan pasar uang dalam keseimbangan. Kurva AS adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr tingkat harga dan pendapatan nasional dimana pasar input (ten.kerja) dalam kesimbangan. Kurva AS adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr tingkat harga dan pendapatan nasional dimana pasar input (ten.kerja) dalam kesimbangan.

109 Bagaimana caranya menentukan kurva AD? Bagaimana caranya menentukan kurva AD? 1.Menurut Keynes: perubahan harga akan mempengaruhi Y keseimbangan melalui pengaruhnya thdp real money supply (JUB secara riil) dan ini berarti pengaruh perubahan harga akan melewati mekanisme di pasar uang (menggeser kurva LM) →lihat grafik! 1.Menurut Keynes: perubahan harga akan mempengaruhi Y keseimbangan melalui pengaruhnya thdp real money supply (JUB secara riil) dan ini berarti pengaruh perubahan harga akan melewati mekanisme di pasar uang (menggeser kurva LM) →lihat grafik!

110 2.Menurut ekonom klasik (Pigou): perubahan harga mempengaruhi Y keseimbangan melalui real cash balance yang utk selanjutnya hal ini akan mempengarhi pengeluaran konsumsi rt.keluarga dan berikutnya akan mempengaruhi total spending (pasar barang) yang pada akhirnya akan menggeser kurva IS →lihat grafik! 2.Menurut ekonom klasik (Pigou): perubahan harga mempengaruhi Y keseimbangan melalui real cash balance yang utk selanjutnya hal ini akan mempengarhi pengeluaran konsumsi rt.keluarga dan berikutnya akan mempengaruhi total spending (pasar barang) yang pada akhirnya akan menggeser kurva IS →lihat grafik!

111 Apakah perbedaan pokok antara pandangan ekonom klasik dan Keynes dlm hal bentuk kurva AD? Apakah perbedaan pokok antara pandangan ekonom klasik dan Keynes dlm hal bentuk kurva AD? 1.Menurut ekonom klasik: mereka tdk mengakui adanya liquidity trap (kurva LM horisontal) dan juga fungsi investasi (tergambar dal kurva IS) memilki elastisitas yg rendah yg akibatnya kurva AD diyakini akan benrbentuk berbentuk garis yg menurun/berlereng negatif. 1.Menurut ekonom klasik: mereka tdk mengakui adanya liquidity trap (kurva LM horisontal) dan juga fungsi investasi (tergambar dal kurva IS) memilki elastisitas yg rendah yg akibatnya kurva AD diyakini akan benrbentuk berbentuk garis yg menurun/berlereng negatif.

112 2.Menurut Keynes: diyakini adanya liquidity trap (kurva berbentuk garis horisontal) dan fungsi investasi dalam kondisi elastisitas yg rendah (kurva IS berbentuk garis vertikal) akan mengakibatkan kurva AD berbentuk garis menurun dan pada titik harga ttt akan berbentuk garis yg vertikal/tegak lurus sejajar dgn sumbu P 2.Menurut Keynes: diyakini adanya liquidity trap (kurva berbentuk garis horisontal) dan fungsi investasi dalam kondisi elastisitas yg rendah (kurva IS berbentuk garis vertikal) akan mengakibatkan kurva AD berbentuk garis menurun dan pada titik harga ttt akan berbentuk garis yg vertikal/tegak lurus sejajar dgn sumbu P

113 Penawaran Agregat (Aggregate Supply) Penawaran Agregat (Aggregate Supply) AS curve adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr output nasional yg dihasilkan perekonomian pd.berbagai tingkat harga umum, dimana pasar input /tenaga kerja dalam keseimbangan. AS curve adalah kurva yang memperlihatkan hubungan atr output nasional yg dihasilkan perekonomian pd.berbagai tingkat harga umum, dimana pasar input /tenaga kerja dalam keseimbangan. Dg.demikian kurva ini menggambarkan perilaku produksi sebuah perekonomian. Dg.demikian kurva ini menggambarkan perilaku produksi sebuah perekonomian.

114 Bagaimana caranya menentukan kurva AS? Bagaimana caranya menentukan kurva AS? 1.Menurut pendapat ekonom klasik: Upah nominal akan berubah sejalan dengan berubahnya tingkat harga →harga naik upah nominal naik dan begitu juga sebaliknya. Hal ini disebut dngn upward flexibility and downward flexibility. Akibatnya kurva AS akan berbentuk garis yang vertikal sejajar dngn sumbu P→lihat grafik! 1.Menurut pendapat ekonom klasik: Upah nominal akan berubah sejalan dengan berubahnya tingkat harga →harga naik upah nominal naik dan begitu juga sebaliknya. Hal ini disebut dngn upward flexibility and downward flexibility. Akibatnya kurva AS akan berbentuk garis yang vertikal sejajar dngn sumbu P→lihat grafik!

115 Menurut Keynes: upah nominal akan naik bila harga naik tapi upah nominal tetap kalau harga turun (upward flexibility and downward rigidity). Hal ini berakibat kurva AS akan berbentuk garis yang mula-mula vertikal sejajar dengan sumbu P dan mulai tingkat P ttt (rendah) akan berbentuk garis yang berlereng positif atau miring dari kanan atas ke kiri bawah →lihat grafik! Menurut Keynes: upah nominal akan naik bila harga naik tapi upah nominal tetap kalau harga turun (upward flexibility and downward rigidity). Hal ini berakibat kurva AS akan berbentuk garis yang mula-mula vertikal sejajar dengan sumbu P dan mulai tingkat P ttt (rendah) akan berbentuk garis yang berlereng positif atau miring dari kanan atas ke kiri bawah →lihat grafik!

116 Faktor-faktor penentu aggregat supply: Faktor-faktor penentu aggregat supply: 1.Output potensial terdiri dari: tersedianya jumlah input (kuantitas dan kualitas) dan teknologi dan efisiensi kerja 1.Output potensial terdiri dari: tersedianya jumlah input (kuantitas dan kualitas) dan teknologi dan efisiensi kerja 2.Biaya produksi terdiri dari: tingkat upah, tingkat harga produk impor dan lain-lain seperti krisis energi, aturan yg berkaitan dgn lingkungan hidup 2.Biaya produksi terdiri dari: tingkat upah, tingkat harga produk impor dan lain-lain seperti krisis energi, aturan yg berkaitan dgn lingkungan hidup

117 Bentuk Aggregate supply berbeda dalam jangka pendek (short-run) dan jangka panjang (long-run) →lihat Fiq.31-1s/d 31-3 Bentuk Aggregate supply berbeda dalam jangka pendek (short-run) dan jangka panjang (long-run) →lihat Fiq.31-1s/d 31-3 Dalam jangka pendek interaksi atr.AD dan AS akan menimbulkan fluktuasi siklus perekonomian yg indikatornya nampak pd inflasi, pengangguran, resesi dan boom Dalam jangka pendek interaksi atr.AD dan AS akan menimbulkan fluktuasi siklus perekonomian yg indikatornya nampak pd inflasi, pengangguran, resesi dan boom Sedang dalam jangka panjang interaksi atr AD dan AS akan menentukan pertumbuhan perekonomian makro yg indikatornya nampak pd tumbuhnya output potensial dan living standard Sedang dalam jangka panjang interaksi atr AD dan AS akan menentukan pertumbuhan perekonomian makro yg indikatornya nampak pd tumbuhnya output potensial dan living standard

118 Mengapa AS berbeda dalam jangka pendek (SR) dan jangka panjang (LR)? Mengapa AS berbeda dalam jangka pendek (SR) dan jangka panjang (LR)? Faktor utama penyebabnya adalah adanya inflexibility elements of cost →Dalam jangka pendek akibat adanya kenaikan permintaan produsen akan meningkatkan baik jumlah produksi dan harga.Sedang dalam jangka panjang akibat adanya kenaikan permintaan produsen hanya akan menaikkan harga saja dan tingkat output tetap tak berubah→Ini artinya dalam SR kurva AS berbentuk garis menaik (upward sloping) sedang dalam LR berbentuk garis vertikal Faktor utama penyebabnya adalah adanya inflexibility elements of cost →Dalam jangka pendek akibat adanya kenaikan permintaan produsen akan meningkatkan baik jumlah produksi dan harga.Sedang dalam jangka panjang akibat adanya kenaikan permintaan produsen hanya akan menaikkan harga saja dan tingkat output tetap tak berubah→Ini artinya dalam SR kurva AS berbentuk garis menaik (upward sloping) sedang dalam LR berbentuk garis vertikal

119 Bab 9 Proses Pertumbuhan Ekonomi Bab 9 Proses Pertumbuhan Ekonomi Perekonomian tumbuh apabila GDP potensial mengalami perluasan atau dgn kata lain PPF dari bangsa itu mengalami pergeseran kearah luar (kanan atas). Perekonomian tumbuh apabila GDP potensial mengalami perluasan atau dgn kata lain PPF dari bangsa itu mengalami pergeseran kearah luar (kanan atas). Dalam keadaan seperti itu output per orang meningkat yg berarti tingkat kesejahteraan dari bangsa itu juga semakin tinggi. Dalam keadaan seperti itu output per orang meningkat yg berarti tingkat kesejahteraan dari bangsa itu juga semakin tinggi.

120 The four wheels of growth: The four wheels of growth: 1.Human resources: labor supply,education,discipline,motivation. 1.Human resources: labor supply,education,discipline,motivation. 2.Natural resources: land,minerals,fuels,environmental quality. 2.Natural resources: land,minerals,fuels,environmental quality. 3.Capital formation: machines,factories,roads. 3.Capital formation: machines,factories,roads. 4.Technology: science,engineering,management.entrepre neurship. 4.Technology: science,engineering,management.entrepre neurship.

121 Theories of economic growth Theories of economic growth 1.The classical dynamics of Smith dan Malthus →lihat Fiq The classical dynamics of Smith dan Malthus →lihat Fiq Economic growth with capital accumulation: the neoclassical growth model →lihat Fiq.27-4 s/d Economic growth with capital accumulation: the neoclassical growth model →lihat Fiq.27-4 s/d 27-5

122 The challenges of economic development The challenges of economic development Problems of Economic growth in poor countries →lih.Table 28-1 dan Fiq.28-1 Problems of Economic growth in poor countries →lih.Table 28-1 dan Fiq Population explosion and low quality of human resources 1.Population explosion and low quality of human resources 2.Meager endowment of natural resources 2.Meager endowment of natural resources 3.Little saving,little investment in the productive capital →lih.Fiq Little saving,little investment in the productive capital →lih.Fiq Limited technological change and innovations 4.Limited technological change and innovations

123 Strategies of Economic development: Strategies of Economic development: 1.The backwardness hypothesis 1.The backwardness hypothesis industrialization vs agriculture industrialization vs agriculture state vs market state vs market 2.Growth and outward orientation 2.Growth and outward orientation Alternative models for development : Alternative models for development : 1.The Asian managed market approach 1.The Asian managed market approach 2.Socialism 2.Socialism 3.Soviet style communism 3.Soviet style communism

124 Ciri-ciri menonjol Asian model: Ciri-ciri menonjol Asian model: 1.High investment rate 1.High investment rate 2.Steady macroeconomic fundamentals 2.Steady macroeconomic fundamentals 3.Outward orientation 3.Outward orientation Ciri-ciri menonjol Socialism: Ciri-ciri menonjol Socialism: 1.Goverment ownership of productive resources 1.Goverment ownership of productive resources 2.Planning to coordinate different sectors 2.Planning to coordinate different sectors 3.Redistribution of income 3.Redistribution of income 4.Peaceful and democratic evolution 4.Peaceful and democratic evolution

125 The Chinese Giant: Market Leninism The Chinese Giant: Market Leninism Setelah melakukan revolusi thn 1949, China mengadopsi model ekonomi Uni Soviet (central planning system).Di bawah Mao Tsetung melakukan Revolusi Kebudayan ( ),hasilnya gagal total.Berikutnya dibawah Deng Xiaoping ( ) melakukan Reformasi Ekonomi tapi tanpa Reformasi politik.Ekonomi mengarah ke sistim pasar bebas tapi politik tetap sistim komunis. Dibangunlah “special economic zones” yg biasanya dekat pantai dan tak jauh dari Hongkong.Infrastruktur diperbaiki, kepastian hukum ditegakkan,keamanan diciptakan, akibatnya sejak thn 1970an perekonomian China rocketing.GDP tumbiuh rata-rata 9%, export tumbuh 16% dengan total nilai US $550 milyard (2003), cadangan devisa total US$ 300 milyard.Angkatan kerja di sektor pertanian turun dari 30% (1977) ke 18% (2000) dari seluruh angkatan kerja yg ada. Setelah melakukan revolusi thn 1949, China mengadopsi model ekonomi Uni Soviet (central planning system).Di bawah Mao Tsetung melakukan Revolusi Kebudayan ( ),hasilnya gagal total.Berikutnya dibawah Deng Xiaoping ( ) melakukan Reformasi Ekonomi tapi tanpa Reformasi politik.Ekonomi mengarah ke sistim pasar bebas tapi politik tetap sistim komunis. Dibangunlah “special economic zones” yg biasanya dekat pantai dan tak jauh dari Hongkong.Infrastruktur diperbaiki, kepastian hukum ditegakkan,keamanan diciptakan, akibatnya sejak thn 1970an perekonomian China rocketing.GDP tumbiuh rata-rata 9%, export tumbuh 16% dengan total nilai US $550 milyard (2003), cadangan devisa total US$ 300 milyard.Angkatan kerja di sektor pertanian turun dari 30% (1977) ke 18% (2000) dari seluruh angkatan kerja yg ada.

126 Seven basic trends of economic growth: Seven basic trends of economic growth: 1.Capital stock tumbuh lebih cepat dibanding penduduk dan employment →capital deepening 1.Capital stock tumbuh lebih cepat dibanding penduduk dan employment →capital deepening 2.Tahun 1900an terjadi peningkatan real average hourly earning 2.Tahun 1900an terjadi peningkatan real average hourly earning 3.Kontribusi labor compensation thd NI relatif mantap dan stabil dalam kurun waktu 100 tahunan 3.Kontribusi labor compensation thd NI relatif mantap dan stabil dalam kurun waktu 100 tahunan 4.Terjadi goncangan tingkat bunga riil dan tingkat keuntungan terlebih pada periode terjadi siklus perekonomian pasca tahun 1900an 4.Terjadi goncangan tingkat bunga riil dan tingkat keuntungan terlebih pada periode terjadi siklus perekonomian pasca tahun 1900an 5.Teknologi tetap tdk berubah pdahal terjadi diminising returns sehingga capital output rasio menurun 5.Teknologi tetap tdk berubah pdahal terjadi diminising returns sehingga capital output rasio menurun 6.Tahun 1980an saving rate turun naum stelah 1900an rasio S dan I terhadap GDP relatif stabil 6.Tahun 1980an saving rate turun naum stelah 1900an rasio S dan I terhadap GDP relatif stabil 7.Sesudah 1930an yaitu sesudah efek siklus bisnis dpt diredam,GNP naik 3% melebihi daritumbuhnya peralatan modal,tenagakerja dan input yg lain.Ini artinya peran dari inovasi dan teknologi dirasa semakin penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. 7.Sesudah 1930an yaitu sesudah efek siklus bisnis dpt diredam,GNP naik 3% melebihi daritumbuhnya peralatan modal,tenagakerja dan input yg lain.Ini artinya peran dari inovasi dan teknologi dirasa semakin penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.


Download ppt "Materi kuliah Ekonomika makro EKU. 102 3 SKS. Ekonomika Makro Ekonomika Makro Oleh Oleh Ari Sudarman, Drs., M.Ec. Ari Sudarman, Drs., M.Ec."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google