Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CECEP KUSMANA FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CECEP KUSMANA FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011."— Transcript presentasi:

1 CECEP KUSMANA FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011

2 1. IDENTITAS MATA KULIAH Judul Mata Kuliah: Metodologi Penelitian Judul Mata Kuliah: Metodologi Penelitian Nomor Kode: SVK 501 Nomor Kode: SVK 501 Departemen: MNH, HH, KSHE, SVK Departemen: MNH, HH, KSHE, SVK Bobot SKS: 2 (1-3) Bobot SKS: 2 (1-3) Sifat Mata Kuliah: Wajib Sifat Mata Kuliah: Wajib Mata Kuliah Prasyarat: Bahasa Indonesia, Bahasa Mata Kuliah Prasyarat: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Metoda Statistika Inggris, Metoda Statistika Pengajar: Prof. Dr. Cecep Kusmana Pengajar: Prof. Dr. Cecep Kusmana Dr. Lailan Syaufina Dr. Lailan Syaufina Jumlah mahasiswa: 3 orang Jumlah mahasiswa: 3 orang Semester: 3 Semester: 3 Hari Pertemuan: Kamis, Hari Pertemuan: Kamis, Tempat pertemuan: Bagian Perlindungan Hutan Tempat pertemuan: Bagian Perlindungan Hutan

3 2. MANFAAT MATA KULIAH Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan laporan penelitian serta presentasi dengan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran

4 3. DESKRIPSI PERKULIAHAN Praktikum Metodologi Penelitian merupakan rangkaian penjelasan, pemahaman dan praktek tentang cara- cara berpikir ilimiah, melakukan studi pustaka, menyusun proposal, evaluasi proposal, menyusun tulisan ilmiah, dan teknik presentasi

5 4. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah menyelesaikan praktikum mata kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan laporan penelitian serta presentasi dengan didasarkan pada cara berfikir dan kaidah- kaidah ilmiah

6 5. ORGANISASI MATERI Bhs. Indonesia, Bhs. Inggris dan Metoda Statistika Kontrak perkuliahan, Arti dan ruang lingkup MP (1) Berpikir ilmiah (2) Studi Pustaka(3-4) Penyusunan Tulisan Ilmiah (11-12) TIU Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan dan presentasi dengan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran Penyusunan Proposal (5-7) Evaluasi Proposal (9-10)Teknik Presentasi (13-15)

7 6. STRATEGI PERKULIAHAN Perkuliahan ini dilaksanakan dengan menggunakan metoda ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan dan demonstrasi. Penyampaian materi perkuliahan dengan menggunakan LCD dan papan tulis

8 7. MATERI/BAHAN BACAAN Arikunto, S Manajemen Penelitian. Arikunto, S Manajemen Penelitian. PT. Rineka Cipta. Jakarta. Nazar, M Metode Penelitian. Nazar, M Metode Penelitian. PT. Ghalia Indonesia. Jakarta. Siswadi Pedoman Penulisan Siswadi Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Program Pascasarjana, IPB. Bogor Suharni Metodologi Penelitian. Suharni Metodologi Penelitian. PT Gramedia. Jakarta.

9 Abdullah, Mohd. Faiz, Nor Aini Ab. Shukor, and Wong Ee Ding. Technical Forestry English, Research Module. Asia Pasific Association of Forestry Research Institutions and Universiti Putra Malaysia. Abdullah, Mohd. Faiz, Nor Aini Ab. Shukor, and Wong Ee Ding. Technical Forestry English, Research Module. Asia Pasific Association of Forestry Research Institutions and Universiti Putra Malaysia. Lindsay, D A Guide to Scientific Writing. Longman. Australia. Lindsay, D A Guide to Scientific Writing. Longman. Australia. Van Wagenen, R. K Writing a Thesis, Substance and Style. Prentice Hall. New Jersey. Van Wagenen, R. K Writing a Thesis, Substance and Style. Prentice Hall. New Jersey.

10 8. TUGAS-TUGAS  Mahasiswa secara individu menyusun proposal dan mempresentasikannya di depan kelas.  Mahasiswa secara individu menyusun makalah prakolokium  Mahasiswa secara berkelompok melakukan bedah buku dan presentasi

11 Kegiatan pencarian atas sesuatu secara sistimatis, terkendali, empiris, dan kritis untuk mendapatkan kebenaran ilmiah PENGERTIAN PENELITIAN Pengertian penelitianPengertian penelitian

12 Prosesnya dilakukan dari suatu tahap ke tahap berikutnya secara berurutan SISTEMATIS Pengertian penelitianPengertian penelitian TERKENDALI Perumusan masalah dan hipotesis secara operasional merupakan kendali dalam mengarahkan seluruh kegiatan penelitian

13 Masalah yang akan diteliti adalah masalah yang bersifat empiris. Semua konsep yang tercakup dalam penelitian harus terhubung secara operasional dalam dunia nyata EMPIRIS Pengertian penelitianPengertian penelitian

14 Ada tolak ukur (kriteria) yang dipakai untuk menentukan sesuatu yang dapat diterima: Tolak ukur dalam menetapkan hipotesis, Tolak ukur dalam menetapkan besarnya sampel, Tolak ukur dalam memilik metode pengumpulan data, Tolak ukur dalam memilih analisis data KRITIS Pengertian penelitianPengertian penelitian

15 1.Berfikir skeptis: peneliti harus selalu menanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung setiap pernyataan. 2.Berfikir analitis: peneliti selalu menganalisa setiap persoalan, mana yang pokok mana yang tidak pokok, mana yang relevan mana yang tidak relevan. 3.Berfikir kritis: peneliti harus selalu mendasarkan pikiran dan pendapatnya pada logika dan mampu menimbang berbagai hal secara obyektif berdasarkan data dan mendasarkan pada analisa akal sehat KONSEP ILMIAH Pengertian penelitianPengertian penelitian

16 1.Koheren: konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. 2.Koresponden: suatu pernyataan dianggap benar, jika materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan tersebut berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut. 3.Pragmatis: pernyataan dipercayai benar karena pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan praktis KEBENARAN ILMIAH Pengertian penelitianPengertian penelitian

17 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 1.Berdasarkan Segi Kepraktisannya a. Penelitian Dasar Penelitian yang hasilnya tanpa memikirkan segi kepraktisannya dalam memecahkan masalah di masyarakat Keluarannya adalah: sebuah teori yang sejalan dengan teori yang ada atau menolak teori yang telah ada atau menemukan teori baru yang bersifat melengkapi/menjelaskan teori yang telah ada b. Penelitian Terapan Penelitian yang hasilnya untuk memecahkan masalah di masyarakat Keluarannya: metode, sistem managemen, paket teknologi baru yang dapat meningkatkan efektifitas atau efisiensi dari kegiatan pembangunan

18 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 2.Hadirnya Variabel a. Penelitian deskriptif/survei Penelitian untuk menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang b. Penelitian eksperimen Penelitian yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang

19 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 3. Pendekatan a. Penelitian one-shot Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu pada satu subyek b. Penelitian cross-sectional Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu pada subyek yang berbeda c. Penelitian longitudinal Penelitian yang pengamatannya time series pada subyek yang sama

20 TAHAPAN KEGIATAN PENELITIAN MEMILIH MASALAH PENELITIAN STUDI PENDAHULUAN MERUMUSKAN MASALAH MERUMUSKAN TUJUAN MERUMUSKAN TOPIK/JUDUL MERUMUSKAN HIPOTESIS MEMILIH PENDEKATAN (METODA PENELITIAN) MENENTUKAN VARIABELMENENTUKAN SUMBER DATA MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN MENGUMPULKAN DATA ANALISIS DATA MENARIK KESIMPULAN MENULIS LAPORAN

21 MASALAH Kesenjangan antara harapan dan kenyataan Kesenjangan antara harapan dan kenyataan Penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar-benar terjadi Penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar-benar terjadi Penyimpangan antara teori dengan praktek, antara aturan dengan pelaksanaan, antara apa yang direncana dengan kenyataan Penyimpangan antara teori dengan praktek, antara aturan dengan pelaksanaan, antara apa yang direncana dengan kenyataan Masalah adalah:

22 MASALAH Khasanah ilmu pengetahuan yang ada pada saat tersebut belum mampu menjawabnya atau Khasanah ilmu pengetahuan yang ada pada saat tersebut belum mampu menjawabnya atau Bila masalah tersebut bersifat terapan dan multi disiplin, teori-teori ilmu pengetahuan yang terdapat di bidang- bidang ilmu yang mendukungnya belum mampu untuk menjadi landasan dalam pemencahan masalah tersebut Bila masalah tersebut bersifat terapan dan multi disiplin, teori-teori ilmu pengetahuan yang terdapat di bidang- bidang ilmu yang mendukungnya belum mampu untuk menjadi landasan dalam pemencahan masalah tersebut Suatu masalah dikatakan masalah penelitian bila:

23 CIRI MASALAH YANG BAIK Masalah harus mempunyai nilai penelitian  Asli / original ( up to date )  Dapat diuji secara empiris atau dapat dinyatakan dalam variabel yang dapat diukur  Menyatakan hubungan antara dua atau lebih variabel  Urgent (mempunyai arti dan nilai dalam bidang ilmunya sendiri atau dalam bidang aplikasi) Masalah yang dipilih harus mempunyai feasibilitas  Layak dari aspek kemungkinan mendapatkan data yang diperlukan, ketersediaan waktu, biaya, dan fasilitas pendukung lainnya  Tidak bertentangan dengan agama, norma, dan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat Masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti (sesuai dengan tingkat intelegensia peneliti)

24 SUMBER MASALAH  SUMBER BACAAN  PERTEMUAN ILMIAH  PENGAMATAN TERHADAP ALAM SEKITAR  INTUISI  KONSULTASI DENGAN NARA SUMBER  PEMEGANG OTORITAS, DLL

25 PERUMUSAN MASALAH Rumusan masalah = suatu pertanyaan yang didasarkan pada masalah yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data  BERUPA PERTANYAAN  RUMUSAN HARUS JELAS, SINGKAT DAN BERMAKNA  DIRUMUSKAN SECARA OPERASIONAL (JELAS VARIABEL DAN CARA MENGUKURNYA)  JELAS RUANG LINGKUPNYA (MEMUDAHKAN PENARIKAN KESIMPULAN)

26 PERUMUSAN MASALAH CONTOH PERUMUSAN MASALAH CONTOH PERUMUSAN MASALAH  APAKAH HASIL PADI AKAN BERTAMBAH JIKA DIPUPUK DENGAN UREA?  APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS CAHAYA DENGAN RIAP DIAMETER ANAKAN MERANTI MERAH?

27 JENIS MASALAH PENELITIAN 1) Masalah untuk mengetahui status dan mendiskripsikan fenomena (masalah deskriptif) Rumusan masalahnya berkenaan dengan pertanyaan terhadap variabel mandiri, peneliti tidak membuat perbandingan atau hubungan antara variabel itu dengan variabel tersebut Contoh: 1.Seberapa besar potensi kayu komersial dikelompok hutan Sungai Kapuas? 2.Seberapa besar pendapatan petani di Kabupaten Sumedang? 3.Seberapa tinggi tingkat partisipasi masyarakat terhadap kegiatan Gerhan?

28 JENIS MASALAH PENELITIAN 2) Masalah untuk membandingkan dua atau lebih fenomena (masalah komparatif) Contoh: a)Adakah perbedaan besarnya riap diameter batang anakan pulai antara yang dipupuk dengan urea dan dengan NPK? b)Adakah perbedaan bobot domba Garut antara yang diberi pakan rumput gajah dengan alang-alang? c) Adakah perbedaan mutu lulusan perguruan tinggi antara pola recuitment tanpa test ujian masuk dengan test ujian masuk?

29 JENIS MASALAH PENELITIAN 3) Masalah untuk mencari hubungan antar fenomena (masalah asosiatif/korelatif): a)Hubungan simetris (hubungan antar dua variabel atau lebih yang kebetulan munculnya bersama). Contoh rumusan masalahnya: 1)Adakah hubungan antara kelimpahan semai ramin dengan kelimpahan burung rangkong? 2)Apakah ada hubungan antara kelimpahan anakan meranti merah dengan kelimpahan babi hutan? 3)Apakah ada hubungan antara produksi padi jenis IR dengan besarnya pendapatan petani?

30 JENIS MASALAH PENELITIAN 4) Hubungan kausal (yang bersifat hubungan sebab akibat, ada variabel independent dan variabel dependent) Contoh rumusan masalahnya: 1)Adakah pengaruh sistem insentif terhadap prestasi kerja? 2)Adakah pengaruh besarnya intensitas cahaya terjadap riap tinggi anakan jelutung? 3)Adakah pengaruh frekuensi penyiangan gulma terhadap produksi kedelai? 4)Seberapa besar pengaruh metoda pengajaran terhadap kualitas lulusan?

31 JENIS MASALAH PENELITIAN 5) Hubungan interaktif/timbal balik/resiprocal (hubungan yang saling mempengaruhi, tidak diketahui mana variabel independent dan variabel dependent) Contoh rumusan masalahnya: 1)Seberapa besar hubungan antara motivasi dengan prestasi belajar? 2)Seberapa besar hubungan antara ketersediaan unsur posfor dalam tanah dengan kelimpahan mikoriza? 3)Seberapa besar hubungan antara tingkat kecerdasan mahasiswa dengan kekayaan orang tuanya?

32 STUDI PENDAHULUAN MANFAAT STUDI PENDAHULUAN MANFAAT STUDI PENDAHULUAN  MEMPERJELAS MASALAH  MENJAJAGI KEMUNGKINAN DILANJUTKANNYA PENELITIAN  MENGETAHUI INFORMASI PETA PERMASALAHAN CARA MELAKSANAKAN STUDI PENDAHULUAN CARA MELAKSANAKAN STUDI PENDAHULUAN  MEMBACA LITERATUR  BERKONSULTASI DENGAN NARA SUMBER  MENGADAKAN PENINJAUAN KE TEMPAT PENELITIAN

33 MERUMUSKAN JUDUL (TOPIK) MENARIK, POSITIF, SINGKAT (TIDAK LEBIH DARI 12 KATA, TIDAK TERMASUK KATA SAMBUNG DAN KATA DEPAN), SPESIFIK DAN MERUJUK PADA POKOK BAHASAN (BERSIFAT INDIKATIF) MENARIK, POSITIF, SINGKAT (TIDAK LEBIH DARI 12 KATA, TIDAK TERMASUK KATA SAMBUNG DAN KATA DEPAN), SPESIFIK DAN MERUJUK PADA POKOK BAHASAN (BERSIFAT INDIKATIF) HINDARI KATA KERJA PADA AWAL JUDUL DAN PENGGUNAAN KATA-KATA KLISE (SEPERTI: PENELAAHAN, PENGARUH, PENELITIAN PENDAHULUAN) HINDARI KATA KERJA PADA AWAL JUDUL DAN PENGGUNAAN KATA-KATA KLISE (SEPERTI: PENELAAHAN, PENGARUH, PENELITIAN PENDAHULUAN) JUDUL YANG LENGKAP MENCAKUP JENIS PROLEMATIKA PENELITIAN, SUBYEK ATAU PENELITIAN DIMANA DATA DAPAT DIPEROLEH, OBYEK PENELITIAN, TEMPAT, DAN WAKTU PENELITIAN (BILA PERLU) JUDUL YANG LENGKAP MENCAKUP JENIS PROLEMATIKA PENELITIAN, SUBYEK ATAU PENELITIAN DIMANA DATA DAPAT DIPEROLEH, OBYEK PENELITIAN, TEMPAT, DAN WAKTU PENELITIAN (BILA PERLU) CONTOH: CONTOH: KURANG BAIK: PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK TERHADAP RIAP DIAMETER SEMAI SENGON KURANG BAIK: PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK TERHADAP RIAP DIAMETER SEMAI SENGON YANG BAIK: RIAP DIAMETER SEMAI SENGON PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK YANG BAIK: RIAP DIAMETER SEMAI SENGON PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK KURANG BAIK : STUDI PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI KURANG BAIK : STUDI PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI YANG BAIK : LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI: PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH YANG BAIK : LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI: PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH KERAGAMAN GENETIK JENIS SUNGKAI DI PULAU KALIMANTAN KERAGAMAN GENETIK JENIS SUNGKAI DI PULAU KALIMANTAN SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG

34 MERUMUSKAN TUJUAN TUJUAN PENELITIAN DINYATAKAN DENGAN KALIMAT PERNYATAAN (BENTUK DEKLARATIF), SINGKAT, MENGGANBARKAN APA YANG INGIN DIPEROLEH DARI PENELITIAN TUJUAN HARUS LEBIH SPESIFIK/KONKRIT SESUAI DENGAN MASALAH PENELITIAN DIBANDINGKAN PERUMUSAN MASALAH YANG MASIH BERSIFAT ABSTRAK GUNAKAN KATA KERJA YANG HASILNYA DAPAT DIUKUR ATAU DILIHAT (SEPERTI: MENJAJAKI, MENGURAIKAN, MENERANGKAN, MENGUJI, MEMBUKTIKAN, MENERAPKAN SUATU GEJALA, KONSEP, DUGAAN, MEMBUAT PROTOTIPE) HINDARI KATA-KATA YANG SULIT DIUKUR (SEPERTI: MENGETAHUI, MEMAHAMI)

35 CONTOH PENYUSUNAN TUJUAN CONTOH 1)JUDUL: PENDUGAAN POTENSI TEGAKAN HUTAN DI KELOMPOK HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT RUMUSAN MASALAH: SEBERAPA BESAR POTENSI TEGAKAN HUTAN DI KELOMPOK HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT? TUJUANNYA: UNTUK MENDUGA BESARNYA POTENSI TEGAKAN HUTAN DI HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG 2)JUDUL: SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG RUMUSAN MASALAH: RUMUSAN MASALAH: BAGAIMANA PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG? BAGAIMANA PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG? TUJUANNYA: TUJUANNYA: UNTUK MENERANGKAN PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG UNTUK MENERANGKAN PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG

36 MERUMUSKAN TUJUAN MASALAH HAL YANG DIPERTANYAKAN TUJUAN PENELITIAN JAWABAN YANG INGIN DICARI KESIMPULAN JAWABAN YANG DIPEROLEH HIPOTESIS JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA

37 MERUMUSKAN HIPOTESIS HIPOTESIS : HIPOTESIS : JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA  HIPOTESIS DIRUMUSKAN DALAM KALIMAT DEKLARATIF YANG RELATIF SEDERHANA CARA MERUMUSKAN HIPOTESIS CARA MERUMUSKAN HIPOTESIS 1. MENYUSUN KERANGKA TEORI DALAM RANGKA MEMPEROLEH INFORMASI DENGAN MASALAH YANG DITELITI 1. MENYUSUN KERANGKA TEORI DALAM RANGKA MEMPEROLEH INFORMASI DENGAN MASALAH YANG DITELITI 2. MENGEKSPLORASI HUBUNGAN-HUBUNGAN YANG TERJADI DALAM PERMASALAHAN (MEMANDANG SUATU PERMASALAHAN SEBAGAI SUATU KEJADIAN SEBAB AKIBAT) 2. MENGEKSPLORASI HUBUNGAN-HUBUNGAN YANG TERJADI DALAM PERMASALAHAN (MEMANDANG SUATU PERMASALAHAN SEBAGAI SUATU KEJADIAN SEBAB AKIBAT) 3. MENGGUNAKAN INTUISI DAN DAYA KHAYAL 3. MENGGUNAKAN INTUISI DAN DAYA KHAYAL CIRI HIPOTESIS YANG BAIK CIRI HIPOTESIS YANG BAIK  MENYATAKAN HUBUNGAN  SESUAI DENGAN FAKTA DAN DAPAT MENERANGKAN FAKTA  DIDUKUNG OLEH TEORI-TEORI YANG ADA  DAPAT DIUJI SECARA EMPIRIS PENELITIAN BERHIPOTESIS: PENELITIAN TENTANG MAGNITUDE, DIFFERENCIES, DAN RELATIONSHIP. PENELITIAN BERHIPOTESIS: PENELITIAN TENTANG MAGNITUDE, DIFFERENCIES, DAN RELATIONSHIP.

38 PENELITIAN BERHIPOTESIS  PENELITIAN TENTANG MAGNITUDE,  PENELITIAN TENTANG DIFFERENCIES,  PENELITIAN TENTANG RELATIONSHIP.

39 JENIS HIPOTESIS Hipotesis berdasarkan pada kategori rumusannya: Hipotesis Nihil (Ho)Hipotesis Nihil (Ho) Hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lain Hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lainRumusannya:  Tidak ada perbedaan antara ………. dengan ………..  Tidak ada pengaruh …….. terhadap ………

40 JENIS HIPOTESIS b. Hipotesis Alternatif (H1) Hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lain Hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lainRumusannya:  Jika ……………. maka …………..  Ada perbedaan antara ………. dan ……….  Ada pengaruh ………….. terhadap ………….

41 JENIS HIPOTESIS a. Hipotesis berdasarkan sifat variabel yang akan diuji: Hipotesis tentang hubunganHipotesis tentang hubungan Hipotesis tentang hubungan hipotesis yang menyatakan tentang saling hubungan antara dua variabel atau lebih Hipotesis tentang hubungan hipotesis yang menyatakan tentang saling hubungan antara dua variabel atau lebih 1)Hubungan sejajar tidak timbal balik, contoh: Hubungan antara kemampuan fisika dengan kimia 2)Hubungan sejajar timbal balik, contoh: Hubungan antara tingkat kekayaan dengan kelancaran usaha 3)Hubungan sebab akibat, tetapi tidak timbal balik, contoh: Hubungan antara waktu PBM dengan kejenuhan mahasiswa

42 JENIS HIPOTESIS b. Hipotesis tentang perbedaan Hipotesis yang menyatakan perbedaan dalam variabel tertentu pada kelompok yang berbeda (mendasari penelitian komparatif dan eksperimen) Hipotesis yang menyatakan perbedaan dalam variabel tertentu pada kelompok yang berbeda (mendasari penelitian komparatif dan eksperimen)Contoh: 1)Ada perbedaan prestasi belajar siswa SMA antara yang diajar dengan metode ceramah dan tanya jawab (CT) dan metode diskusi (penelitian eksperimen) 2)Ada perbedaan prestasi belajar di kota dan di desa (penelitian komparatif)

43 MEMILIH PENDEKATAN JENIS PENDEKATAN 1. MENURUT TEKNIK PENGAMBILAN UNIT CONTOH PENDEKATAN POPULASI PENDEKATAN SAMPEL 2. MENURUT TIMBULNYA VARIABEL PENDEKATAN NON-EKSPERIMEN PENDEKATAN EKSPERIMEN 3. MENURUT MODEL PENGEMBANGAN ONE SHOOT MODEL LONGITUDINAL MODEL CROSS - SECTIONAL MODEL

44 MENENTUKAN VARIABEL  VARIABEL : GEJALA (ATRIBUT) YANG BERVARIASI : OBYEK PENELITIAN YANG BERVARIASI CONTOH: TINGGI POHON, DIAMETER POHON, DLL  KLASIFIKASI VARIABEL  VARIABEL KUANTITATIF (MISAL TINGGI POHON) DAN KUALITATIF (MISAL KEPANDAIAN) VARIABEL KUANTITATIF: 1) VARIABEL DISKRIT (VARIABEL NOMINAL/KATEGORIK) - VARIABEL DIKHOTOM (DUA KUTUB) - VARIABEL POLITOM ( LEBIH DARI DUA KUTUB) Angka dinyatakan sebagai frekuensi 2) VARIABEL KONTINUM - VARIABEL ORDINAL, MENUNJUKAN TINGKAT TINGKATAN (VARIABEL LEBIH KURANG), CONTOH: PANJANG, KURANG PANJANG, DAN PENDEK -- VARIABEL INTERVAL, VARAIBEL YANG MEMPUNYAI JARAK DAN MENUNJUKKAN PERINGKAT, CONTOH: SUHU UDARA, JARAK TEMPAT -- VARIABEL RATIO, VARIABEL PERBANDINGAN (VARIABEL DALAM HUBUNGAN ANATAR SESAMANYA MERUPAKAN SEKIAN KALI), CONTOH: BERATBADAN  VARIABEL KUALITATIF, MISAL: KEPANDAIAN  VARIABEL TERIKAT DAN VARIABEL BEBAS, CONTOH: Y = f (X1, X2, X3)

45 DATA DAN SUMBER DATA DATA : HASIL PENCATATAN, BAIK BERUPA ANGKA MAUPUN FAKTA YANG DAPAT DIJADIKAN BAHAN UNTUK MENYUSUN SUATU INFORMASI Contoh: jenis pekerjaan, motivasi karyawan, jabatan, jenis kelamin, keuntungan perusahaan, gaji pegawai, tinggi badan, dan biaya sekolah SUMBER DATA SUBYEK PENELITIAN DARI MANA DATA DAPAT DIPEROLEH Contoh: PENELITI YANG MENGAMATI PERTUMBUHAN MERANTI, SUMBER DATANYA ADALAH MERANTI PENELITI YANG MENGGUNAKAN TEKNIK WAWANCARA, SUMBER DATANYA ADALAH RESPONDEN

46 Bagaimana suatu penelitian dilaksanakan yaitu dengan alat apa (teknik penelitian) dan prosedur bagaimana suatu penelitian dilakukan (prosedur pebelitian) biasanya mencakup: a. Waktu dan tempat penelitian b. Bahan dan alat c. Jenis data atau variabel yang diamati d. Sumber data (data primer dan data sekunder) e. Rancangan penelitian (rancangan percobaan/desain sampling) f. Teknik pengumpulan data (misal: observasi, wawancara, eksperimen, dsb) g. Prosedur pengukuran variabel h. Teknik analisis data METODA PENELITIAN

47 MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN INSTRUMEN: ALAT MENGUMPULKAM DATA PADA WAKTU PENELITIAN SESUAI DENGAN METODA PENELITIAN YANG DIGUNAKAN Contoh: METODA WAWANCARA, INSTRUMENNYA PEDOMAN WAWANCARA METODA OBSERVASI, INSTRUMENNYA CHECK LIST BERKAITAN DENGAN METODA / CARA PENGUMPULAN DATA

48 MENGUMPULKAN DATA PENGUMPULAN DATA : MENGAMATI VARIABEL YANG AKAN DITELITI PENGUMPULAN DATA PERLU LATIHAN UNTUK : MEMAHAMI DAN MEMPELAJARI INSTRUMEN DAN MEMAHAMI CARA MENGGUNAKANNYA PRAKTEK MENGGUNAKAN INSTRUMEN METODE PENGUMPULAN DATA : METODA PENGAMATAN LANGSUNG METODA PENGAMATAN TIDAK LANGSUNG

49 ANALISIS DATA PENGOLAHAN DATA DENGAN MENGGUNAKAN RUMUS-RUMUS (ATURAN- ATURAN) YANG ADA SESUAI DENGAN PENDEKATAN PENELITIAN YANG DITETAPKAN PROBLEMA JENIS RISET TEKNIK ANALISIS DATA Mengetahui status dan mendeskripsikan fenomena PENELITIAN DESKRIPTIF Presentase dan komparasi dengan kriteria strandar Membandingkan dua fenomena atau lebih PENELITIAN KOMPARASI Teknik komparasi (Uji t, Uji F) Mencari hubungan antara dua fenomena yang kedudukannya sejajar (bukan merupakan sebab akibat) PENELITIAN KORELASI (NON-EXPERIMENTAL) Teknik korelasi bivariate dan korelasi multivariate Melihat pengaruh suatu perlakuan terhadap respon atau melihat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat PENELITIAN EXPERIMEN ANOVA (Uji F) Uji-t

50 MENARIK KESIMPULAN KESIMPULAN DIRUMUSKAN BERDASARKAN DATA YANG DIPEROLEH DAN HARUS SINKRON DENGAN PERMASALAHAN DAN HIPOTESIS KESIMPULAN YANG DIBUAT DARI PENELITIAN NON- STATISTIK DIDASARKAN ATAS KRITERIA ATAU STANDAR YANG DITENTUKAN KESIMPULAN DARI PENELITIAN STATISTIK DIDASARKAN ATAS HARGA KRITIK YANG TERTERA PADA TABEL (BESAR TARAF SIGNIFIKANSI, DERAJAT BEBAS, PERUMUSAN SATU ARAH ATAU DUA ARAH) Menarik kesimpulan

51 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR (OPTIONAL) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL) PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA METODA PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN PERSONALIA PENELITIAN ANGGARAN BIAYA DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN (BILA ADA)

52 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN JUDUL Singkat (tidak lebih dari 12 kata tidak termasuk kata sambung dan kata depan), Spesifik Menggambarkan pokok bahasan (bersifat indikatif) Contoh: Riap Diameter Semai Sengon pada Berbagai Dosis Pupuk NPK Laju Dekomposisi Serasah Meranti (Shorea leprosula): Pengaruh Suhu, Kelembaban, dan Jenis Tanah Produktivitas Serasah Hutan Mangrove di Kawasan Pantai Angke Kapuk Jakarta

53 LEMBAR PENGESAHAN Sesuai dengan format yang disediakan Biasanya ditandatangani oleh ketua peneliti dan pimpinan institusi atau komisi pembimbing dan Ketua Departemen/Ketua Program Studi/Dekan untuk skripsi/tesis/desertasi Tidak lebih dari satu halaman

54 LATAR BELAKANG MASALAH (MENGAPA PENELITIAN PENTING DILAKUKAN) MASALAH PENELITIAN TUJUAN PENELITIAN KEGUNAAN/MANFAAT YANG DIHARAPKAN BAGI IPTEK DAN PEMBANGUNAN/PRAKTIS HIPOTESIS (BILA ADA) PENDAHULUAN AGAK SPESIFIK UMUM LEBIH SPESIFIK SANGAT SPESIFIK (OPERASIONAL)

55 TINJAUAN PUSTAKA Relevan dengan masalah penelitian (mengungkap landasan teori yang terkait dengan variabel-variabel penelitian) Mutakhir (umumnya dari jurnal ilmiah) KAJIAN KEPUSTAKAAN HENDAKNYA DITUJUKAN UNTUK MENGETAHUI STATE OF THE ART INFORMASI (TEORI DAN HASIL PENELITIAN TERDAHULU) YANG RELEVAN DENGAN MASALAH PENELITIAN SEHINGGA SI PENELITI DAPAT MENYUSUN KERANGKA KONSEPSI BAGI PENELITIAN YANG AKAN DILAKUKAN

56 METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/ DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA (APAKAH TEKNIK WAWANCARA ATAU TEKNIK ANGKET ATAU TEKNIK OBSERVASI/ PENGAMATAN) f. TEKNIK ANALISIS DATA

57 JADWAL KEGIATAN PENELITIAN Jadwal kegiatan penelitian memuat kegiatan apa saja yang akan dilakukan dan berapa lama waktu yang diperlukannya yang biasanya disajikan dalam suatu barchart. Sebagai contoh: NoKegiatanBulan IPersiapan 1Mengurus perizinan 2……………… IIPelaksanaan 1Menyiapan bahan dan alat IIIPenyusunan Laporan Penelitian 1Menyusun konsep laporan

58 a. Persiapan Mengurus perizinan Mengadakan pertemuan awal antara ketua dan anggota tim Menetapkan rencana jadwal kerja, menetapkan pembagian kerja diantara tim peneliti (ketua, anggota, teknisi/laboran, pekerja lapangan/pencacah, dan tenaga administrasi) Menetapkan instrumen penelitian dan uji cobanya (ilmu-ilmu sosial dan humaniora) atau bahan dan peralatan penelitian (ilmu pengetahuan alam dan teknologi) Menetapkan lokasi penelitian Menyusun format-format pengumpulan data mentah CONTOH RANGKAIAN KEGIATAN PENELITIAN

59 b. Pengorganisasian Pelaksanaan di Lapangan/Lab Pengujian penelitian (untuk tujuan mempersiapkannya) Mempersiapan dan menyediakan bahan dan peralatan penelitian, pengumpulan data Melakukan pemantauan atas pengumpulan data dengan frekuensi bergantung pada keperluan Menyusun dan mengisi format tabulasi agar data siap dianalisis Menganalisis data secara keseluruhan Menyimpulkan hasil analisis, membuat tafsiran, dan Kesimpulan hasil serta membahasnya

60 c. Penyusunan Laporan Hasil Penelitian Menyusun konsep laporan Melakukan diskusi antar anggota tim atas konsep laporan dan konsultasi dengan rekan senior seprofesi (peer group) Menyusun konsep laporan akhir Menyusun laporan akhir dan bahan untuk seminar, serta Penyelenggaraan seminar (oleh lembaga penelitian)

61 d. Pengadaan dan Pengiriman Laporan Hasil Penelitian Penggandaan laporan Pengiriman laporan e. Artikel Ilmiah Menyusun naskah artikel ilmiah Biaya pemuatan artikel di jurnal ilmiah (kalau ada, sebutkan nama jurnal)

62 PERSONALIA PENELITIAN Ketua peneliti Anggota peneliti Tenaga laboran/teknisi Pekerja lapangan/pencacah Tenaga administrasi Keanggotaan personalia: Personalia harus sesuai dengan bidangnya dan jelas track record penelitiannya yang relevan dengan topik penelitian yang diajukan

63 ANGGARAN BIAYA PENELITIAN Rincian biaya mengacu pada kegiatan penelitian yang direncanakan dengan rekapitulasi sbb: a. Honorarium (optional) b. Bahan dan peralatan penelitian c. Perjalanan d. Biaya lain-lain (seminar, laporan, penelusuran pustaka, dokumentasi, dll) Sebaiknya anggaran biaya ini disajikan dalam bentuk tabel

64 DAFTAR PUSTAKA Nama pengarang Tahun terbit Judul artikel Nama jurnal Volume Nomor Halaman Jurnal Daftar pustaka harus mencantumkan semua pustaka yang dikutif dalam teks kecuali pernyataan lisan yang tiak dipublikasikan Contoh: Kusmana, C, P. Puradyatmika, Y.A. Husin, G. Shea & D. Martindale Mangrove Litter-Fall Studies at the Ajkwa Estuary, Irian Jaya. Indonesian Journal of Tropical Agriculture 9 (3): 39 – 47.

65 Nama pengarang Tahun terbit Judul buku Tempat penerbitan Nama penerbit Buku Contoh: Tomlinson, P.B The Botany of Mangroves. Cambridge: Cambridge University Press Surat Kabar Nama pengarang Judul Nama surat kabar Tanggal terbit: nomor halaman (nomor kolom) Contoh: Budiarso, I.T. Suami Mandul an menurun Keperkasaannya: Akibat Pencemaran Mitotoksin dan Pestisida? Kompas 24 Desember 1995: 11 (kolom 6 – 8)

66 Area yang diwakili: Judul (jenis peta. Tempat terbit: nama penerbit; tahun terbit. Desksripsi fisik Peta Contoh: Indonesia. Malaria DDT Spraying Programs (demograhic map). Washington: US Army Map Service; lembar. Publikasi Elektronik Nama pengarang. Tahun penerbitan. Judul artikel. Nama jurnal (tipe media) volume (nomor): halaman. Ketersediaan. (Tanggal, bulan, dan tahun akses/pembuktian jika diperlukan) Contoh: Hamilton, J.D Programming CGI (18 Oktober 2000) (18 Adsavakulchai S, Baimai V, Prachabrued W. Gore PJ, Lertlum S Morphometric Study Using Wing Image Analysis for Identification of Bactrocera Dorsalis Complex (Diptera: Tephritidae). WWW J Biol 1998: 1 (serial online). (17 Mar 20090). (17

67 LAMPIRAN (OPTIONAL) Bila ada lampirkan data/informasi yang relevan (misal: daftar jenis tumbuhan di daerah penelitian, dll)

68 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR (OPTIONAL) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL) PENDAHULUAN a. LATAR BELAKANG MASALAH b. PERUMUSAN MASALAH c. TUJUAN PENELITIAN d. HIPOTESIS PENELITIAN e. KEGUNAAN PENELITIAN TINJAUAN PUSTAKA METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/ DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA f. TEKNIK ANALISIS DATA JADWAL KEGIATAN PENELITIAN PERSONALIA PENELITIAN ANGGARAN BIAYA DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN (BILA ADA)

69 PROGRAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DITJEN DIKTI Penelitian Dosen Muda & Kajian Wanita Penelitian Hibah Bersaing Penelitian Dasar Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi (Hibah PEKERTI) Penelitian Tim Pasca Sarjana (Hibah PASCA) Sumber: Sofro Proposal Penelitian. penyusunan%20proposal%20Proposal%20Dikti%20&%Penilaiannya. (15 Desember 2009)

70 Program Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Penerapan Iptek Program Vucer Program Vucer Multi Tahun Unit Usaha Jasa dan Industri (UJI) Sinergi Pemberdayaan Potensi Masyarakat (Sibermas)

71 Penelitian Dosen Muda & Kajian Wanita Bab 1. Pendahuluan Bab 2. Perumusan Masalah Bab 3. Tinjauan Pustaka Bab 4. Tujuan Penelitian Bab 5. Metode Penelitian Bab 6. Jadwal Pelaksanaan Bab 7. Personalia Penelitian Bab 8. Perkiraan Biaya Penelitian Lampiran-lampiran a. Daftar Pustaka b. Riwayat Hidup Ketua dan Anggota Peneliti PDM dan PKW sebagai kegiatan pembinaan penelitian yang mengarahkan dan membimbing calon peneliti Sistematika proposal penelitian:

72 FORMULIR PENILAIAN USULAN PENELITIAN NoKriteriaIndikatorBobot (%)SkorNilai 1Perumusan masalahKetajaman perumusan masalah dan tujuan penelitian 30 2Manfaat hasil penelitianPengembangan Ipteks, pembangunan, dan atau pengembangan kelembagaan 20 3Tinjauan pustakaRelevansi, kemutakhiran, dan penyusunan daftar pustaka 15 4Metode penelitianKetepatan metode yang digunakan 25 5Kelayakan penelitianKesesuaian jadwal, keahlian personalia kewajaran biaya 10 Total100

73 ALASAN PENOLAKAN USULAN PENELITIAN NoKriteriaIndikator PenilaianAlasan Penolakan 1Perumusan masalah Ketajaman perumusan masalah dan tujuan penelitian a. Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan penelitian tidak jelas 2Manfaat hasil penelitian Kontribusi hasil penelitian pada pengembangan ipteks, pembangunan, dan/atau kelembagaan b. Kontribusi hasil penelitian pada pengembangan ipteks, pembangunan, pengembangan kelembagaan tidak jelas 3Tinjauan pustakaRelevansi, kemutakhiran, dan penyusunan daftar pustaka c. Bahan kepustakaan kurang menunjang penelitian, pustaka tidak relevan, kurang mutakhir, umumnya bukan artikel jurnal ilmiah, dan penyusunan daftara pustaka kurang baik 4Metode penelitian d. Metode penelitian kurang tepat dan kurang rinci sehingga langkah penelitian yang dilakukan tidak jelas 5Kelayakan penelitian Kesesuaian jadwal, kesesuaian keahlian, personalia, dan kewajaran biaya e. Kelayakan penelitian kurang itinjau dari kualifikasi personalia dan kesesuaian jadwal f. Anggaran biaya yang diajukan kurang rinci, atau nilai terlalu tinggi 6Lain-lainFormat usulan, kesesuaian sumber dana, dsb g. Usulan belum mengikuti format yang ditentukan atau penyampaiannya terlambat h. Disarankan usul penelitian iajukan pada instansi lain yang relevan i. Lain-lain (masalh sudah banyak diteliti, permaslahan kurang relevan dengan bidang studi peneliti

74 PHB diaraahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan Ipteks Format & kelengkapan usulan, selain lembar kulit muka & lembar pengesahan Dekan & Ketua LP:   Uraian Umum   Abstrak (rencana penelitian)   Tujuan Khusus (maksimum 1 halaman)   Pentingnya atau keutamaan penelitian yang direncanakan (maksimum 3 halaman)   Studi Pustaka/Kemajuan yang telah dicapai dan studi pendahuluan yang sudah dilaksanakan (harus state of the arts/mutakhir & gayut) (maksimum 8 halaman) Penelitian Hibah Bersaing

75 FORMULIR PENILAIAN USULAN PENELITIAN PHB NoKriteriaIndikatorBobot (%)SkorNilai 1Perumusan masalahKetajaman perumusan masalah dan tujuan penelitian 15 2Manfaat hasil penelitianPengembangan Ipteks, pembangunan, dan atau pengembangan kelembagaan 35 3Tinjauan pustaka (studdi pustaka/kemajuan yang telah dicapai & studi pendahuluan) Relevansi, kemutakhiran, dan penyusunan daftar pustaka 15 4Metode penelitianKetepatan metode yang digunakan 20 5Kelayakan penelitianKesesuaian jadwal, keahlian personalia kewajaran biaya 15 Total100

76 Penelitian Dasar (PD, fundamental research) Mengarahkan peneliti untuk memperoleh modal ilmiah yang mungkin tidak berdampak ekonomi dalam jangka pendek Berorientasi pada penjelasan suatu gejala atau kaidah yang mendukung suatu proses, teknologi dll. (“penelitian untuk ilmu” dengan orisinalitas tinggi)  modal ilmiah yg dihasilkan dapat ditumbuh- kembangkan oleh peneliti ybs atau peneliti lain dalam kegiatan penelitian yang bersifat lebih terapan yang berdampak ekonomi dalam jangka pendek Dana maksimum Rp ,- selama 8-10 bl

77 Tidak mencakup semua bidang ilmu, bersifat top-down dalam 7 tema:   Landasan ilmiah produksi bahan bioaktif dalam budidaya & kultur jaringan   Mekanisma reaksi & laju reaksi pada proses kimiawi alami, industri & lingkungan   Perilaku perubahan pada sifat fisis & mekanis bahan   Hubungan perilaku manusia dengan lingkungan sosial & lingkungan binaan   Kajian bahan alam bahari dalam bidang Kefarmasian, Pangan & kosmetik   Biologi & fisiologi keragaman hayati dalam rangka pengendalian hama & penyakit secara terpadu   Kajian ilmiah khasiat obat tradisional

78 PD dibuat untuk kegiatan 1 th anggaran Format & kelengkapan:   Uraian umum (judul penelitian, ketua peneliti, tim peneliti, subjek penelitian, masa pelaksanaan, jumlah biaya yang diusulkan, lokasi penelitian, PT pengusul, instansi lain yang terlibat (jika ada), keterangan lain yang dianggap perlu   Kaitan tema dengan judul   Abstrak rencana penelitian   Masalah yang diteliti

79   Kajian pustaka dan kajian yang sudah dilaksanakan   Desain dan metoda penelitian   Luaran penelitian   Rincian biaya penelitian   Daftar pustaka   Lampiran:   Justifikasi anggaran   Biografi/daftar riwayat hidup peneliti   Sarana & prasarana penunjang penelitian yang telah dimiliki

80 Evaluasi Evaluasi usulan penelitian:   Masalah yang diteliti (kontribusi pada keilmuan, tinjauan pustaka, perumusan Masalah)  15%   Orientasi penelitian (kaitan tema dengan judul, makna ilmiah, orisinalitas, kemutakhiran)  30%   Metoda penelitian (pola pendekatan ilmiah, kesesuaian metoda)  30%   Luaran penelitian (hipotesis baru, metoda baru, material baru, informasi/desain baru)  15%   Kelayakan sumber daya (peneliti, teknis, laboratorium & peralatan, jadwal kerja, biaya)  10%

81 Hibah PEKERTI Memberi tempat kepada dosen kelompok peneliti yang relatif baru berkembang untuk memanfaatkan fasilitas & keahlian, mengadopsi & mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang telah maju di PT lain Mencakup semua bidang iptek, termasuk ilmu dasar, sosial, budaya & seni

82 Ada Tim peneliti Pengusul (TPP) dan Tim Peneliti Mitra (TPM) TPP: dosen bergelar S2 atau S3, baru berkembang terdiri atas ketua dan maksimum 2 anggota (tak boleh sedang ikut pasca, memangku jabatan struktural, asal PT yang sama) TPM: peneliti dari kelompok peneliti atau laboratorium atau pusat penelitian yang telah maju, terdiri atas ketua dan maksimum satu anggota

83 Dana untuk 2 tahun anggaran, tiap tahun diadakan di 2 tempat (di lokasi TPM maksimum 2 peneliti yang dibiayai) Format & kelengkapan usul penelitian:   Halaman pengesahan tanda tangan TPP, Dekan & LP   Halaman endorsement, ditanda tangani TPM   Surat keterangan atasan langsung TPP, bahwa TPP tidak sedang menjalani pendidikan pascasarjana   Pernyataan full time TPP, cosign Dekan   Ringkasan usulan 1 halaman

84   Uraian tentang usulan penelitian yang diajukan:   Konteks (pendahuluan & latar belakang, tujuan & tinjauan pustaka)   Metoda, termasuk tahapan kerja di TPP & TPM   Target/indikator keberhasilan   Jadwal kerja, termasuk di TPP & TPM   Daftar Pustaka   Usulan dana   Road map penelitian 3 tahun berikutnya (setelah kontrak H. PEKERTI berakhir)   Lampiran:   Jadwal kerja   CV TPP   CV TPM

85 Evaluasi Kesesuaian keahlian pengusul dengan program penelitian  15% Kepentingan kerja sama penelitian  20% Track record Mitra (kesesuaian keahlian, prestasi penelitian mitra)  25% Kualitas penelitian  25% Kelayakan penelitian (biaya, perencanaan & pengalokasian waktu kerjasama  15%

86 PROGRAM HIBAH KOMPETITIF PENELITIAN UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL Daftar Isi Abstrak Pendahuluan Kelayakan Teknis Metode dan Mekanisme Alih Teknologi/Diseminasi Pemanfaatan Hasil Personil Pelaksana Kegiatan Jadwal Kegiatan Daftar Pustaka Sistematika proposal penelitian:

87 FORMAT LAPORAN ILMIAH Judul Kata Pengantar Daftar Isi Abstrak Pendahuluan Tinjauan Pustaka Bahan dan Metode Hasil dan Pembahasan Kesimpulan dan Saran Ringkasan Ucapan Terima Kasih Daftar Pustaka Lampiran

88 JUDUL Singkat (tidak lebih dari 12 kata tidak termasuk kata sambung dan kata depan), Spesifik Menggambarkan pokok bahasan (bersifat indikatif) Contoh: Riap Diameter Semai Sengon pada Berbagai Dosis Pupuk NPK Laju Dekomposisi Serasah Meranti (Shorea leprosula): Pengaruh Suhu, Kelembaban, dan Jenis Tanah Produktivitas Serasah Hutan Mangrove di Kawasan Pantai Angke Kapuk Jakarta

89 DAFTAR ISI Memuat informasi dan lama penelitian dilakukan, lokasi dan sumber dana penelitian (bila bukan berasal dari dana sendiri Ucapan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan KATA PENGANTAR Disusun secara teratur menurut nomor halaman yang memuat daftar tabel, daftar gambar, judul bab serta sub bab, daftar pustaka, dan lampiran Keterangan halaman yang mendahukui Daftar Isi tidak perlu dimuat Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lampiran tidak selalu diperlukan kecuali bila lebih dari ua tabel dan dua gambar dipakai dalam teks Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lampiran diketik pada halaman tersendiri

90 Berupa teks: Bisa beberapa paragraf, tapi biasanya satu paragraf tidak lebih dari 200 kata Tidak menggunakan singkatan kecuali akan disebut sedikitnya dua kali lagi Bersifat informatif dan faktual ABSTRAK Kondensasi singkat dari isi keseluruhan laporan, disertai “kata-kata kunci” atau key words Substansi abstrak: Mengapa penelitian dilakukan (masalah penelitian dan alasan penelitian tersebut dilakukan) Apa yang diteliti dan bagaimana melakukan penelitiannya (bahan dan metode penelitian) Apa yang dihasilkan (hasil penelitian dan kesimpulan penting yang diperoleh) Mengandung kata-kata kunci atau key words Tidak ada pengacuan pada pustaka/gambar/tabel Tidak mengandung informasi yang tidak ada di dalam artikel

91 PENDAHULUAN Uraian tentang: Latar belakang masalah (hal-hal yang melatarbelakangi mengapa penelitian ini penting dilakukan) Masalah penelitian Tujuan Hipotesis (bila ada) dan manfaat penelitian Metode yang digunakan Manfaat/Kegunaan Penelitian TINJAUAN PUSTAKA Pustaka terbaru (mutakhir), relevan, dan asli (state of the art)

92 METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/ DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA (APAKAH TEKNIK WAWANCARA ATAU TEKNIK ANGKET ATAU TEKNIK OBSERVASI/ PENGAMATAN) f. TEKNIK ANALISIS DATA

93 HASIL Mengemukakan deskripsi hasil penelitian secara keseluruhan Sistematis, informatif, singkat-padat tanpa kata- kata yang tidak perlu Sinkron dengan masalah, tujuan dan hipotesis penelitian Tidak mengulang detail uraian pernelitian Mengemukakan representative data (bukan repetitif data) Untuk memperjelas dan mempersingkat uraian sajikan data dalam tabel, gambar, grafik atau alat penolong lain Data yang terlalu ekstensif perlu dibuat ikhtisarnya dan diulas dengan kata-kata

94 PEMBAHASAN Pembahasan merupakan penafsiran dan interpretasi terhadap hasil penelitian yang diperkuat dengan sekumpulan argumen mengenai relevansi, manfaat, dan kemungkinan, atau keterbatasan penelitian serta hasilnya. Unsur penting yang perlu dituliskan dalam argumen sebagai implikasi dari penemuan penelitian pada dasarnya mencakup: a. Situasi yang ada dalam penelitian b. Penyebab situasi tersebut c. Efek yang mungkin timbul dari situasi tersebut d. Upaya untuk mengatasi situasi tersebut e. Kajian faktor terkait yang mempengaruhi situasi tersebut Argumen harus memiliki dasar hukum yang kuat dengan cara membandingkan dengan hasil penelitian terdahulu. Argumen ini dikembangkan dalam paragraf yang sistematis dan logis (ada kalimat topik, pengembangan penalaran, kesimpulan atau ringkasan bilaman paragraf berikutnya ingin menampilkan gagasan yang berbeda)

95 KESIMPULAN Memuat ringkasan hasil penelitian dan jawaban atas tujuan penelitian atau hipotesis SARAN Saran sesuai hasil penelitian, dapat dikerjakan dengan praktis DAFTAR PUSTAKA Memuat semua bahan pustaka yang dirujuk didalam teks, kecuali pustaka berupa komunikasi pribadi

96


Download ppt "CECEP KUSMANA FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google