Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRINSIP-PRINSIP DASAR. 1. MANFAAT MATA KULIAH Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRINSIP-PRINSIP DASAR. 1. MANFAAT MATA KULIAH Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan."— Transcript presentasi:

1 PRINSIP-PRINSIP DASAR

2 1. MANFAAT MATA KULIAH Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan laporan penelitian serta presentasi dengan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran

3 2. DESKRIPSI PERKULIAHAN Metodologi Penelitian merupakan rangkaian penjelasan, pemahaman dan praktek tentang cara-cara berpikir ilimiah, melakukan studi pustaka, menyusun proposal, evaluasi proposal, menyusun tulisan ilmiah, dan teknik presentasi

4 3. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan laporan penelitian serta presentasi dengan didasarkan pada cara berfikir dan kaidah-kaidah ilmiah

5 4. ORGANISASI MATERI Bhs. Indonesia, Bhs. Inggris dan Metoda Statistika Kontrak perkuliahan, Arti dan ruang lingkup MP (1) Berpikir ilmiah (2) Studi Pustaka(3-4) Penyusunan Tulisan Ilmiah (11-12) TIU: Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan dan presentasi dengan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran Penyusunan Proposal (5-7) Evaluasi Proposal (9-10)Teknik Presentasi (13-15)

6 5. STRATEGI PERKULIAHAN Perkuliahan ini dilaksanakan dengan menggunakan metoda ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan dan demonstrasi. Penyampaian materi perkuliahan dengan menggunakan LCD dan papan tulis

7 6. TUGAS-TUGAS  Mahasiswa secara kelompok menyusun proposal dan mempresentasikannya di depan kelas.  Mahasiswa secara individu melakukan telaah terhadap paper dari hasil penelitian yang sebelumnya

8 Kegiatan pencarian atas sesuatu secara sistimatis, terkendali, empiris, dan kritis untuk mendapatkan kebenaran ilmiah PENGERTIAN PENELITIAN Pengertian penelitianPengertian penelitian

9 Prosesnya dilakukan dari suatu tahap ke tahap berikutnya secara berurutan SISTEMATIS Pengertian penelitianPengertian penelitian TERKENDALI Perumusan masalah dan hipotesis secara operasional merupakan kendali dalam mengarahkan seluruh kegiatan penelitian

10 Masalah yang akan diteliti adalah masalah yang bersifat empiris. Bukti empiris adalah suatu sumber pengetahuan yang diperoleh dari observasi atau percobaan. Semua konsep yang tercakup dalam penelitian harus terhubung secara operasional dalam dunia nyata EMPIRIS Pengertian penelitianPengertian penelitian

11 Ada tolak ukur (kriteria) yang dipakai untuk menentukan sesuatu yang dapat diterima: Tolak ukur dalam menetapkan hipotesis, Tolak ukur dalam menetapkan besarnya sampel, Tolak ukur dalam memilih metode pengumpulan data, Tolak ukur dalam memilih analisis data KRITIS Pengertian penelitianPengertian penelitian

12 1.Berfikir skeptis: peneliti harus selalu menanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung setiap pernyataan. 2.Berfikir analitis: peneliti selalu menganalisa setiap persoalan, mana yang pokok mana yang tidak pokok, mana yang relevan mana yang tidak relevan. 3.Berfikir kritis: peneliti harus selalu mendasarkan pikiran dan pendapatnya pada logika dan mampu menimbang berbagai hal secara obyektif berdasarkan data dan mendasarkan pada analisa akal sehat KONSEP ILMIAH Pengertian penelitianPengertian penelitian

13 1.Koheren: konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. 2.Koresponden: suatu pernyataan dianggap benar, jika materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan tersebut berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut. 3.Pragmatis: pernyataan dipercayai benar karena pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan praktis KEBENARAN ILMIAH Pengertian penelitianPengertian penelitian

14 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 1.Berdasarkan Segi Kepraktisannya a. Penelitian Dasar Penelitian yang hasilnya tanpa memikirkan segi kepraktisannya dalam memecahkan masalah di masyarakat Keluarannya adalah: sebuah teori yang sejalan dengan teori yang ada atau menolak teori yang telah ada atau menemukan teori baru yang bersifat melengkapi/menjelaskan teori yang telah ada b. Penelitian Terapan Penelitian yang hasilnya untuk memecahkan masalah di masyarakat Keluarannya: metode, sistem managemen, paket teknologi baru yang dapat meningkatkan efektifitas atau efisiensi dari kegiatan pembangunan

15 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 2.Hadirnya Variabel a. Penelitian deskriptif/survei Penelitian untuk menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang b. Penelitian eksperimen Penelitian yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang

16 JENIS PENELITIAN Jenis penelitian 3. Pendekatan a. Penelitian one-shot Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu pada satu subyek b. Penelitian cross-sectional Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu pada subyek yang berbeda c. Penelitian longitudinal Penelitian yang pengamatannya time series pada subyek yang sama

17 TAHAPAN KEGIATAN PENELITIAN MEMILIH MASALAH PENELITIAN STUDI PENDAHULUAN MERUMUSKAN MASALAH MERUMUSKAN TUJUAN MERUMUSKAN TOPIK/JUDUL MERUMUSKAN HIPOTESIS MEMILIH PENDEKATAN (METODA PENELITIAN) MENENTUKAN VARIABELMENENTUKAN SUMBER DATA MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN MENGUMPULKAN DATA ANALISIS DATA MENARIK KESIMPULAN MENULIS LAPORAN

18 MASALAH Kesenjangan antara harapan dan kenyataan Penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar-benar terjadi Penyimpangan antara teori dengan praktek, antara aturan dengan pelaksanaan, antara apa yang direncana dengan kenyataan Masalah adalah:

19 MASALAH Khasanah ilmu pengetahuan yang ada pada saat tersebut belum mampu menjawabnya atau Bila masalah tersebut bersifat terapan dan multi disiplin, teori-teori ilmu pengetahuan yang terdapat di bidang- bidang ilmu yang mendukungnya belum mampu untuk menjadi landasan dalam pemencahan masalah tersebut Suatu masalah dikatakan masalah penelitian bila:

20 CIRI MASALAH YANG BAIK Masalah harus mempunyai nilai penelitian  Asli / original ( up to date )  Dapat diuji secara empiris atau dapat dinyatakan dalam variabel yang dapat diukur  Menyatakan hubungan antara dua atau lebih variabel  Urgent (mempunyai arti dan nilai dalam bidang ilmunya sendiri atau dalam bidang aplikasi) Masalah yang dipilih harus mempunyai feasibilitas  Layak dari aspek kemungkinan mendapatkan data yang diperlukan, ketersediaan waktu, biaya, dan fasilitas pendukung lainnya  Tidak bertentangan dengan agama, norma, dan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat Masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti (sesuai dengan tingkat intelegensia peneliti)

21 SUMBER MASALAH SUMBER BACAAN PERTEMUAN ILMIAH PENGAMATAN TERHADAP ALAM SEKITAR INTUISI KONSULTASI DENGAN NARA SUMBER PEMEGANG OTORITAS, DLL

22 PERUMUSAN MASALAH Rumusan masalah = suatu pertanyaan yang didasarkan pada masalah yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data BERUPA PERTANYAAN RUMUSAN HARUS JELAS, SINGKAT DAN BERMAKNA DIRUMUSKAN SECARA OPERASIONAL (JELAS VARIABEL DAN CARA MENGUKURNYA) JELAS RUANG LINGKUPNYA (MEMUDAHKAN PENARIKAN KESIMPULAN)

23 PERUMUSAN MASALAH CONTOH PERUMUSAN MASALAH Apakah prestasi mahasiswa akan meningkat jika diberikan tugas yang banyak? APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN KINERJA PEGAWAI?

24 JENIS MASALAH PENELITIAN 1) Masalah untuk mengetahui status dan mendiskripsikan fenomena (masalah deskriptif) Rumusan masalahnya berkenaan dengan pertanyaan terhadap variabel mandiri, peneliti tidak membuat perbandingan atau hubungan antara variabel itu dengan variabel tersebut Contoh: 1.Seberapa besar pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai?  menanyakan hubungan dengan variabel lain 2.Seberapa besar pendapatan petani di Kabupaten Sumedang? 3.Seberapa tinggi tingkat partisipasi mahasiswa terhadap kegiatan UKM?

25 JENIS MASALAH PENELITIAN 2) Masalah untuk membandingkan dua atau lebih fenomena (masalah komparatif) Contoh: a)Adakah perbedaan bobot domba Garut antara yang diberi pakan rumput gajah dengan alang-alang? b) Adakah perbedaan mutu lulusan perguruan tinggi antara pola recuitment tanpa test ujian masuk dengan test ujian masuk?

26 JENIS MASALAH PENELITIAN 3) Masalah untuk mencari hubungan antar fenomena (masalah asosiatif / korelatif): Hubungan simetris (hubungan antar dua variabel atau lebih yang kebetulan munculnya bersama). Contoh rumusan masalahnya: 1)Apakah ada hubungan antara kelimpahan anakan meranti merah dengan kelimpahan babi hutan? 2)Apakah ada hubungan antara produksi padi jenis IR dengan besarnya pendapatan petani?

27 JENIS MASALAH PENELITIAN 4) Hubungan kausal (yang bersifat hubungan sebab akibat, ada variabel independent dan variabel dependent) Contoh rumusan masalahnya: 1)Adakah pengaruh sistem insentif terhadap prestasi kerja? 2)Adakah pengaruh budaya terhadap kinerja pegawai? 3)Seberapa besar pengaruh metoda pengajaran terhadap kualitas lulusan?

28 JENIS MASALAH PENELITIAN 5) Hubungan interaktif/timbal balik/resiprocal (hubungan yang saling mempengaruhi, tidak diketahui mana variabel independent dan variabel dependent) Contoh rumusan masalahnya: 1)Seberapa besar hubungan antara motivasi dengan prestasi belajar? 2)Seberapa besar hubungan antara tingkat kecerdasan mahasiswa dengan kekayaan orang tuanya?

29 TUGAS 1.Bacalah artikel tentang teori- teori dalam penelitian Sistem Informasi, pilih salah satu topik dari teori-teori tersebut. 2.Buatlah rumusan masalah dari masing-masing Jenis Masalah Penelitian tersebut di atas (ada 5 jenis masalah penelitian)

30 STUDI PENDAHULUAN MANFAAT STUDI PENDAHULUAN MEMPERJELAS MASALAH MENJAJAGI KEMUNGKINAN DILANJUTKANNYA PENELITIAN MENGETAHUI INFORMASI PETA PERMASALAHAN CARA MELAKSANAKAN STUDI PENDAHULUAN MEMBACA LITERATUR BERKONSULTASI DENGAN NARA SUMBER MENGADAKAN PENINJAUAN KE TEMPAT PENELITIAN

31 MERUMUSKAN JUDUL (TOPIK) MENARIK, POSITIF, SINGKAT (TIDAK LEBIH DARI 12 KATA, TIDAK TERMASUK KATA SAMBUNG DAN KATA DEPAN), SPESIFIK DAN MERUJUK PADA POKOK BAHASAN (BERSIFAT INDIKATIF) HINDARI KATA KERJA PADA AWAL JUDUL DAN PENGGUNAAN KATA-KATA KLISE (SEPERTI: PENELAAHAN, PENGARUH, PENELITIAN PENDAHULUAN) JUDUL YANG LENGKAP MENCAKUP JENIS PROBLEMATIKA PENELITIAN, SUBYEK ATAU PENELITIAN DIMANA DATA DAPAT DIPEROLEH, OBYEK PENELITIAN, TEMPAT, DAN WAKTU PENELITIAN (BILA PERLU) CONTOH: KURANG BAIK: PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK TERHADAP RIAP DIAMETER SEMAI SENGON YANG BAIK: RIAP DIAMETER SEMAI SENGON PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK KURANG BAIK : STUDI PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI YANG BAIK : LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MERANTI: PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH KERAGAMAN GENETIK JENIS SUNGAI DI PULAU KALIMANTAN SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG

32 MERUMUSKAN TUJUAN TUJUAN PENELITIAN DINYATAKAN DENGAN KALIMAT PERNYATAAN (BENTUK DEKLARATIF), SINGKAT, MENGGAMBARKAN APA YANG INGIN DIPEROLEH DARI PENELITIAN TUJUAN HARUS LEBIH SPESIFIK/KONKRIT SESUAI DENGAN MASALAH PENELITIAN DIBANDINGKAN PERUMUSAN MASALAH YANG MASIH BERSIFAT ABSTRAK GUNAKAN KATA KERJA YANG HASILNYA DAPAT DIUKUR ATAU DILIHAT (SEPERTI: MENJAJAKI, MENGURAIKAN, MENERANGKAN, MENGUJI, MEMBUKTIKAN, MENERAPKAN SUATU GEJALA, KONSEP, DUGAAN, MEMBUAT PROTOTIPE) HINDARI KATA-KATA YANG SULIT DIUKUR (SEPERTI: MENGETAHUI, MEMAHAMI)

33 CONTOH PENYUSUNAN TUJUAN CONTOH 1)JUDUL: PENDUGAAN POTENSI TEGAKAN HUTAN DI KELOMPOK HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT RUMUSAN MASALAH: SEBERAPA BESAR POTENSI TEGAKAN HUTAN DI KELOMPOK HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT? TUJUANNYA: UNTUK MENDUGA BESARNYA POTENSI TEGAKAN HUTAN DI HUTAN SUNGAI KAPUAS, KALIMANTAN BARAT SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG 2)JUDUL: SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG RUMUSAN MASALAH: RUMUSAN MASALAH: BAGAIMANA PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG? BAGAIMANA PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG? TUJUANNYA: TUJUANNYA: UNTUK MENERANGKAN PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG UNTUK MENERANGKAN PROSES SUKSESI VEGETASI PADA AREAL HUTAN BEKAS TEBANGAN DI KELOMPOK HUTAN WAY KAMBAS, LAMPUNG

34 MERUMUSKAN TUJUAN MASALAH HAL YANG DIPERTANYAKAN TUJUAN PENELITIAN JAWABAN YANG INGIN DICARI KESIMPULAN JAWABAN YANG DIPEROLEH HIPOTESIS JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA

35 MERUMUSKAN HIPOTESIS HIPOTESIS : JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA HIPOTESIS DIRUMUSKAN DALAM KALIMAT DEKLARATIF YANG RELATIF SEDERHANA CARA MERUMUSKAN HIPOTESIS 1. MENYUSUN KERANGKA TEORI DALAM RANGKA MEMPEROLEH INFORMASI DENGAN MASALAH YANG DITELITI 2. MENGEKSPLORASI HUBUNGAN-HUBUNGAN YANG TERJADI DALAM PERMASALAHAN (MEMANDANG SUATU PERMASALAHAN SEBAGAI SUATU KEJADIAN SEBAB AKIBAT) 3. MENGGUNAKAN INTUISI DAN DAYA KHAYAL CIRI HIPOTESIS YANG BAIK MENYATAKAN HUBUNGAN SESUAI DENGAN FAKTA DAN DAPAT MENERANGKAN FAKTA DIDUKUNG OLEH TEORI-TEORI YANG ADA DAPAT DIUJI SECARA EMPIRIS PENELITIAN BERHIPOTESIS: PENELITIAN TENTANG MAGNITUDE, DIFFERENCIES, DAN RELATIONSHIP.

36 PENELITIAN BERHIPOTESIS  PENELITIAN TENTANG MAGNITUDE,  PENELITIAN TENTANG DIFFERENCIES,  PENELITIAN TENTANG RELATIONSHIP.

37 JENIS HIPOTESIS Hipotesis berdasarkan pada kategori rumusannya: a.Hipotesis Nihil (Ho) Hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lain Hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lainRumusannya:  Tidak ada perbedaan antara ………. dengan ………..  Tidak ada pengaruh …….. terhadap ………

38 JENIS HIPOTESIS b. Hipotesis Alternatif (H1) Hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lain Hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antar suatu variabel dengan variabel lainRumusannya:  Jika ……………. maka …………..  Ada perbedaan antara ………. dan ……….  Ada pengaruh ………….. terhadap ………….

39 JENIS HIPOTESIS a. Hipotesis berdasarkan sifat variabel yang akan diuji: Hipotesis tentang hubunganHipotesis tentang hubungan Hipotesis tentang hubungan hipotesis yang menyatakan tentang saling hubungan antara dua variabel atau lebih Hipotesis tentang hubungan hipotesis yang menyatakan tentang saling hubungan antara dua variabel atau lebih 1)Hubungan sejajar tidak timbal balik, contoh: Hubungan antara kemampuan fisika dengan kimia 2)Hubungan sejajar timbal balik, contoh: Hubungan antara tingkat kekayaan dengan kelancaran usaha 3)Hubungan sebab akibat, tetapi tidak timbal balik, contoh: Hubungan antara waktu PBM dengan kejenuhan mahasiswa.

40 JENIS HIPOTESIS b. Hipotesis tentang perbedaan Hipotesis yang menyatakan perbedaan dalam variabel tertentu pada kelompok yang berbeda (mendasari penelitian komparatif dan eksperimen) Hipotesis yang menyatakan perbedaan dalam variabel tertentu pada kelompok yang berbeda (mendasari penelitian komparatif dan eksperimen)Contoh: 1)Ada perbedaan prestasi belajar siswa SMA antara yang diajar dengan metode ceramah dan tanya jawab (CT) dan metode diskusi (penelitian eksperimen) 2)Ada perbedaan prestasi belajar di kota dan di desa (penelitian komparatif )

41 MEMILIH PENDEKATAN JENIS PENDEKATAN 1. MENURUT TEKNIK PENGAMBILAN UNIT CONTOH PENDEKATAN POPULASI PENDEKATAN SAMPEL 2. MENURUT TIMBULNYA VARIABEL PENDEKATAN NON-EKSPERIMEN PENDEKATAN EKSPERIMEN 3. MENURUT MODEL PENGEMBANGAN ONE SHOOT MODEL LONGITUDINAL MODEL CROSS - SECTIONAL MODEL

42 MENENTUKAN VARIABEL  VARIABEL : GEJALA (ATRIBUT) YANG BERVARIASI : OBYEK PENELITIAN YANG BERVARIASI CONTOH: TINGGI POHON, DIAMETER POHON, DLL  KLASIFIKASI VARIABEL  VARIABEL KUANTITATIF (MISAL TINGGI POHON) DAN KUALITATIF (MISAL KEPANDAIAN) VARIABEL KUANTITATIF: 1) VARIABEL DISKRIT (VARIABEL NOMINAL/KATEGORIK) - V ARIABEL DIKHOTOM (DUA KUTUB) - VARIABEL POLITOM ( LEBIH DARI DUA KUTUB) Angka dinyatakan sebagai frekuensi 2) VARIABEL KONTINUM - VARIABEL ORDINAL, MENUNJUKAN TINGKAT TINGKATAN (VARIABEL LEBIH KURANG), CONTOH: PANJANG, KURANG PANJANG, DAN PENDEK -- VARIABEL INTERVAL, VARAIBEL YANG MEMPUNYAI JARAK DAN MENUNJUKKAN PERINGKAT, CONTOH: SUHU UDARA, JARAK TEMPAT -- VARIABEL RATIO, VARIABEL PERBANDINGAN (VARIABEL DALAM HUBUNGAN ANATAR SESAMANYA MERUPAKAN SEKIAN KALI), CONTOH: BERATBADAN  VARIABEL KUALITATIF, MISAL: KEPANDAIAN  VARIABEL TERIKAT DAN VARIABEL BEBAS, CONTOH: Y = f (X1, X2, X3)

43 DATA DAN SUMBER DATA DATA : HASIL PENCATATAN, BAIK BERUPA ANGKA MAUPUN FAKTA YANG DAPAT DIJADIKAN BAHAN UNTUK MENYUSUN SUATU INFORMASI Contoh: jenis pekerjaan, motivasi karyawan, jabatan, jenis kelamin, keuntungan perusahaan, gaji pegawai, tinggi badan, dan biaya sekolah SUMBER DATA SUBYEK PENELITIAN DARI MANA DATA DAPAT DIPEROLEH Contoh: PENELITI YANG MENGAMATI PERTUMBUHAN MERANTI, SUMBER DATANYA ADALAH MERANTI PENELITI YANG MENGGUNAKAN TEKNIK WAWANCARA, SUMBER DATANYA ADALAH RESPONDEN

44 Bagaimana suatu penelitian dilaksanakan yaitu dengan alat apa (teknik penelitian) dan prosedur bagaimana suatu penelitian dilakukan (prosedur penelitian) biasanya mencakup: a. Waktu dan tempat penelitian b. Bahan dan alat c. Jenis data atau variabel yang diamati d. Sumber data (data primer dan data sekunder) e. Rancangan penelitian (rancangan percobaan/desain sampling) f. Teknik pengumpulan data (misal: observasi, wawancara, eksperimen, dsb) g. Prosedur pengukuran variabel h. Teknik analisis data METODA PENELITIAN

45 MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN INSTRUMEN: ALAT MENGUMPULKAM DATA PADA WAKTU PENELITIAN SESUAI DENGAN METODA PENELITIAN YANG DIGUNAKAN Contoh: METODA WAWANCARA, INSTRUMENNYA PEDOMAN WAWANCARA METODA OBSERVASI, INSTRUMENNYA CHECK LIST BERKAITAN DENGAN METODA / CARA PENGUMPULAN DATA

46 MENGUMPULKAN DATA PENGUMPULAN DATA : MENGAMATI VARIABEL YANG AKAN DITELITI PENGUMPULAN DATA PERLU LATIHAN UNTUK : MEMAHAMI DAN MEMPELAJARI INSTRUMEN DAN MEMAHAMI CARA MENGGUNAKANNYA PRAKTEK MENGGUNAKAN INSTRUMEN METODE PENGUMPULAN DATA : METODA PENGAMATAN LANGSUNG METODA PENGAMATAN TIDAK LANGSUNG

47 ANALISIS DATA PENGOLAHAN DATA DENGAN MENGGUNAKAN RUMUS-RUMUS (ATURAN-ATURAN) YANG ADA SESUAI DENGAN PENDEKATAN PENELITIAN YANG DITETAPKAN PROBLEMA JENIS RISET TEKNIK ANALISIS DATA Mengetahui status dan mendeskripsikan fenomena PENELITIAN DESKRIPTIF Presentase dan komparasi dengan kriteria strandar Membandingkan dua fenomena atau lebih PENELITIAN KOMPARASI Teknik komparasi (Uji t, Uji F) Mencari hubungan antara dua fenomena yang kedudukannya sejajar (bukan merupakan sebab akibat) PENELITIAN KORELASI (NON-EXPERIMENTAL) Teknik korelasi bivariate dan korelasi multivariate Melihat pengaruh suatu perlakuan terhadap respon atau melihat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat PENELITIAN EXPERIMEN ANOVA (Uji F) Uji-t

48 MENARIK KESIMPULAN KESIMPULAN DIRUMUSKAN BERDASARKAN DATA YANG DIPEROLEH DAN HARUS SINKRON DENGAN PERMASALAHAN DAN HIPOTESIS KESIMPULAN YANG DIBUAT DARI PENELITIAN NON- STATISTIK DIDASARKAN ATAS KRITERIA ATAU STANDAR YANG DITENTUKAN KESIMPULAN DARI PENELITIAN STATISTIK DIDASARKAN ATAS HARGA KRITIK YANG TERTERA PADA TABEL (BESAR TARAF SIGNIFIKANSI, DERAJAT BEBAS, PERUMUSAN SATU ARAH ATAU DUA ARAH) Menarik kesimpulan

49 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR (OPTIONAL) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL) PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA METODA PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN PERSONALIA PENELITIAN ANGGARAN BIAYA DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN (BILA ADA)

50 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN JUDUL Singkat (tidak lebih dari 12 kata tidak termasuk kata sambung dan kata depan), Spesifik Menggambarkan pokok bahasan (bersifat indikatif) Contoh: Efektifitas Implementasi TI pada Perguruan Tinggi di Indonesia Produktivitas Serasah Hutan Mangrove di Kawasan Pantai Angke Kapuk Jakarta

51 LEMBAR PENGESAHAN Sesuai dengan format yang disediakan Biasanya ditandatangani oleh ketua peneliti dan pimpinan institusi atau komisi pembimbing dan Ketua Departemen/Ketua Program Studi/Dekan untuk skripsi/tesis/desertasi Tidak lebih dari satu halaman

52 LATAR BELAKANG MASALAH (MENGAPA PENELITIAN PENTING DILAKUKAN) MASALAH PENELITIAN TUJUAN PENELITIAN KEGUNAAN/MANFAAT YANG DIHARAPKAN BAGI IPTEK DAN PEMBANGUNAN/PRAKTIS HIPOTESIS (BILA ADA) PENDAHULUAN AGAK SPESIFIK UMUM LEBIH SPESIFIK SANGAT SPESIFIK (OPERASIONAL)

53 TINJAUAN PUSTAKA Relevan dengan masalah penelitian (mengungkap landasan teori yang terkait dengan variabel-variabel penelitian) Mutakhir (umumnya dari jurnal ilmiah) KAJIAN KEPUSTAKAAN HENDAKNYA DITUJUKAN UNTUK MENGETAHUI STATE OF THE ART INFORMASI (TEORI DAN HASIL PENELITIAN TERDAHULU) YANG RELEVAN DENGAN MASALAH PENELITIAN SEHINGGA SI PENELITI DAPAT MENYUSUN KERANGKA KONSEPSI BAGI PENELITIAN YANG AKAN DILAKUKAN

54 METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/ DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA (APAKAH TEKNIK WAWANCARA ATAU TEKNIK ANGKET ATAU TEKNIK OBSERVASI/ PENGAMATAN) f. TEKNIK ANALISIS DATA

55 JADWAL KEGIATAN PENELITIAN Jadwal kegiatan penelitian memuat kegiatan apa saja yang akan dilakukan dan berapa lama waktu yang diperlukannya yang biasanya disajikan dalam suatu barchart. Sebagai contoh: NoKegiatanBulan IPersiapan 1Mengurus perizinan 2……………… IIPelaksanaan 1Menyiapan bahan dan alat IIIPenyusunan Laporan Penelitian 1Menyusun konsep laporan

56 a. Persiapan  Mengurus perizinan  Mengadakan pertemuan awal antara ketua dan anggota tim  Menetapkan rencana jadwal kerja, menetapkan pembagian kerja diantara tim peneliti (ketua, anggota, teknisi/laboran, pekerja lapangan/pencacah, dan tenaga administrasi)  Menetapkan instrumen penelitian dan uji cobanya (ilmu-ilmu sosial dan humaniora) atau bahan dan peralatan penelitian (ilmu pengetahuan alam dan teknologi)  Menetapkan lokasi penelitian  Menyusun format-format pengumpulan data mentah CONTOH RANGKAIAN KEGIATAN PENLITIAN

57 b. Pengorganisasian Pelaksanaan di Lapangan/Lab  Pengujian penelitian (untuk tujuan mempersiapkannya)  Mempersiapan dan menyediakan bahan dan peralatan penelitian, pengumpulan data  Melakukan pemantauan atas pengumpulan data dengan frekuensi bergantung pada keperluan  Menyusun dan mengisi format tabulasi agar data siap dianalisis  Menganalisis data secara keseluruhan  Menyimpulkan hasil analisis, membuat tafsiran, dan  Kesimpulan hasil serta membahasnya

58 c. Penyusunan Laporan Hasil Penelitian Menyusun konsep laporan Melakukan diskusi antar anggota tim atas konsep laporan dan konsultasi dengan rekan senior seprofesi (peer group) Menyusun konsep laporan akhir Menyusun laporan akhir dan bahan untuk seminar, serta Penyelenggaraan seminar (oleh lembaga penelitian)

59 d. Pengadaan dan Pengiriman Laporan Hasil Penelitian Penggandaan laporan Pengiriman laporan e. Artikel Ilmiah Menyusun naskah artikel ilmiah Biaya pemuatan artikel di jurnal ilmiah (kalau ada, sebutkan nama jurnal)

60 PERSONALIA PENELITIAN Ketua peneliti Anggota peneliti Tenaga laboran/teknisi Pekerja lapangan/pencacah Tenaga administrasi Keanggotaan personalia: Personalia harus sesuai dengan bidangnya dan jelas track record penelitiannya yang relevan dengan topik penelitian yang diajukan

61 ANGGARAN BIAYA PENELITIAN Rincian biaya mengacu pada kegiatan penelitian yang direncanakan dengan rekapitulasi sbb: a. Honorarium (optional) b. Bahan dan peralatan penelitian c. Perjalanan d. Biaya lain-lain (seminar, laporan, penelusuran pustaka, dokumentasi, dll) Sebaiknya anggaran biaya ini disajikan dalam bentuk tabel

62 DAFTAR PUSTAKA Nama pengarang Tahun terbit Judul artikel Nama jurnal Volume Nomor Halaman Jurnal Daftar pustaka harus mencantumkan semua pustaka yang dikutip dalam teks kecuali pernyataan lisan yang tiak dipublikasikan Contoh: Kusmana, C, P. Puradyatmika, Y.A. Husin, G. Shea & D. Martindale Mangrove Litter-Fall Studies at the Ajkwa Estuary, Irian Jaya. Indonesian Journal of Tropical Agriculture 9 (3): 39 – 47.

63 Nama pengarang Tahun terbit Judul buku Tempat penerbitan Nama penerbit Buku Contoh: Tomlinson, P.B The Botany of Mangroves. Cambridge: Cambridge University Press Surat Kabar Nama pengarang Judul Nama surat kabar Tanggal terbit: nomor halaman (nomor kolom) Contoh: Budiarso, I.T. Suami Mandul an menurun Keperkasaannya: Akibat Pencemaran Mitotoksin dan Pestisida? Kompas 24 Desember 1995: 11 (kolom 6 – 8)

64 Area yang diwakili: Judul (jenis peta. Tempat terbit: nama penerbit; tahun terbit. Desksripsi fisik Peta Contoh: Indonesia. Malaria DDT Spraying Programs (demograhic map). Washington: US Army Map Service; lembar. Publikasi Elektronik Nama pengarang. Tahun penerbitan. Judul artikel. Nama jurnal (tipe media) volume (nomor): halaman. Ketersediaan. (Tanggal, bulan, dan tahun akses/pembuktian jika diperlukan) Contoh: Hamilton, J.D Programming CGI (18 Oktober 2000) (18 Adsavakulchai S, Baimai V, Prachabrued W. Gore PJ, Lertlum S Morphometric Study Using Wing Image Analysis for Identification of Bactrocera Dorsalis Complex (Diptera: Tephritidae). WWW J Biol 1998: 1 (serial online). (17 Mar 20090). (17

65 LAMPIRAN (OPTIONAL) Bila ada lampirkan data/informasi yang relevan (misal: daftar jenis tumbuhan di daerah penelitian, dll)

66 FORMAT PROPOSAL PENELITIAN HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR (OPTIONAL) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL) PENDAHULUAN a. LATAR BELAKANG MASALAH b. PERUMUSAN MASALAH c. TUJUAN PENELITIAN d. HIPOTESIS PENELITIAN e. KEGUNAAN PENELITIAN TINJAUAN PUSTAKA METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/ DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA f. TEKNIK ANALISIS DATA JADWAL KEGIATAN PENELITIAN PERSONALIA PENELITIAN ANGGARAN BIAYA DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN (BILA ADA)

67 FORMAT LAPORAN ILMIAH Judul Kata Pengantar Daftar Isi Abstrak Pendahuluan Tinjauan Pustaka Bahan dan Metode Hasil dan Pembahasan Kesimpulan dan Saran Ringkasan Ucapan Terima Kasih Daftar Pustaka Lampiran

68 JUDUL Singkat (tidak lebih dari 12 kata tidak termasuk kata sambung dan kata depan), Spesifik Menggambarkan pokok bahasan (bersifat indikatif) Contoh: Riap Diameter Semai Sengon pada Berbagai Dosis Pupuk NPK Laju Dekomposisi Serasah Meranti (Shorea leprosula): Pengaruh Suhu, Kelembaban, dan Jenis Tanah Produktivitas Serasah Hutan Mangrove di Kawasan Pantai Angke Kapuk Jakarta

69 DAFTAR ISI Memuat informasi dan lama penelitian dilakukan, lokasi dan sumber dana penelitian (bila bukan berasal dari dana sendiri Ucapan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan KATA PENGANTAR Disusun secara teratur menurut nomor halaman yang memuat daftar tabel, daftar gambar, judul bab serta sub bab, daftar pustaka, dan lampiran Keterangan halaman yang mendahukui Daftar Isi tidak perlu dimuat Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lampiran tidak selalu diperlukan kecuali bila lebih dari ua tabel dan dua gambar dipakai dalam teks Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lampiran diketik pada halaman tersendiri

70 Berupa teks: Bisa beberapa paragraf, tapi biasanya satu paragraf tidak lebih dari 200 kata Tidak menggunakan singkatan kecuali akan disebut sedikitnya dua kali lagi Bersifat informatif dan faktual ABSTRAK Kondensasi singkat dari isi keseluruhan laporan, disertai “kata-kata kunci” atau key words Substansi abstrak: Mengapa penelitian dilakukan (masalah penelitian dan alasan penelitian tersebut dilakukan) Apa yang diteliti dan bagaimana melakukan penelitiannya (bahan dan metode penelitian) Apa yang dihasilkan (hasil penelitian dan kesimpulan penting yang diperoleh) Mengandung kata-kata kunci atau key words Tidak ada pengacuan pada pustaka/gambar/tabel Tidak mengandung informasi yang tidak ada di dalam artikel

71 PENDAHULUAN Uraian tentang: Latar belakang masalah (hal-hal yang melatarbelakangi mengapa penelitian ini penting dilakukan) Masalah penelitian Tujuan Hipotesis (bila ada) dan manfaat penelitian Metode yang digunakan Manfaat/Kegunaan Penelitian TINJAUAN PUSTAKA Pustaka terbaru (mutakhir), relevan, dan asli (state of the art)

72 METODA PENELITIAN a. WAKTU DAN TEMPAT b. BAHAN DAN ALAT c. VARIABEL YANG DIAMATI d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING / DESIGN EKSPERIMEN) e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA (APAKAH TEKNIK WAWANCARA ATAU TEKNIK ANGKET ATAU TEKNIK OBSERVASI/ PENGAMATAN) f. TEKNIK ANALISIS DATA

73 HASIL Mengemukakan deskripsi hasil penelitian secara keseluruhan Sistematis, informatif, singkat-padat tanpa kata-kata yang tidak perlu Sinkron dengan masalah, tujuan dan hipotesis penelitian Tidak mengulang detail uraian pernelitian Mengemukakan representative data (bukan repetitif data) Untuk memperjelas dan mempersingkat uraian sajikan data dalam tabel, gambar, grafik atau alat penolong lain Data yang terlalu ekstensif perlu dibuat ikhtisarnya dan diulas dengan kata-kata

74 PEMBAHASAN Pembahasan merupakan penafsiran dan interpretasi terhadap hasil penelitian yang diperkuat dengan sekumpulan argumen mengenai relevansi, manfaat, dan kemungkinan, atau keterbatasan penelitian serta hasilnya. Unsur penting yang perlu dituliskan dalam argumen sebagai implikasi dari penemuan penelitian pada dasarnya mencakup: a. Situasi yang ada dalam penelitian b. Penyebab situasi tersebut c. Efek yang mungkin timbul dari situasi tersebut d. Upaya untuk mengatasi situasi tersebut e. Kajian faktor terkait yang mempengaruhi situasi tersebut Argumen harus memiliki dasar hukum yang kuat dengan cara membandingkan dengan hasil penelitian terdahulu. Argumen ini dikembangkan dalam paragraf yang sistematis dan logis (ada kalimat topik, pengembangan penalaran, kesimpulan atau ringkasan bilaman paragraf berikutnya ingin menampilkan gagasan yang berbeda)

75 KESIMPULAN Memuat ringkasan hasil penelitian dan jawaban atas tujuan penelitian atau hipotesis SARAN Saran sesuai hasil penelitian, dapat dikerjakan dengan praktis DAFTAR PUSTAKA Memuat semua bahan pustaka yang dirujuk didalam teks, kecuali pustaka berupa komunikasi pribadi

76


Download ppt "PRINSIP-PRINSIP DASAR. 1. MANFAAT MATA KULIAH Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian, penulisan proposal dan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google