Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 1: Pengertian Statistika Nonparametrik Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta Tahun 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 1: Pengertian Statistika Nonparametrik Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta Tahun 2013."— Transcript presentasi:

1 STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 1: Pengertian Statistika Nonparametrik Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta Tahun 2013

2 Proses Penelitian Kuantitatif Penentuan Masalah dan Tujuan Penentuan Teori dan Kerangka Pikir Penentuan Hipotesis Penentukan Sampel Pengumpulan Data Penyajikan dan Analisis Data Kesimpulan dan Saran

3 Masalah dan Tujuan Target Populasi & Sampel SamplingMerancang Kuesioner Uji Coba Kuesioner Perbaikan Kuesioner Pelatihan Petugas Pengumpulan Data Pengolahan Data Penyajian & Analisis Data Kesimpulan dan Saran Data Sekunder: administratif/ sektoral METODE PENELITIAN SURVEI Teori dan Kerangka Pikir

4 Jenis Data Penelitian 1. Data Kualitatif: Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar. 2.Data Kuantitatif/Numerik: Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan. Data kuantitatif dibagi menjadi dua tipe, yaitu: 1) Data diskrit/nominal 2) Data kontinum (data ordinal, data interval, dan data rasio).

5 Skala Pengukuran Data Kuantitatif 1. Skala nominal Data dikelompokkan menurut kategori, dimana kategori diberi kode atau angka, tetapi kode/angka tdk menggambarkan besaran. Contoh: Jenis kelamin pelaku kejahatan: Laki-laki  kode 1, dan Wanita  kode 2. 2.Skala ordinal Pengelompokan data dengan dengan kode yang menggambarkan intensitas dari karakteristik data. Dalam pemberian kode, persyaratannya adalah ”semakin tinggi nilai kelompok semakin tinggi intensitasnya” Contoh:Kepuasan masyarakat terhadap Kelayanan Kesehatan di RS Sangat puas  kode 4, Cenderung Puas  kode 3, Cenderung tidak puas  kode 2, Sangat tidak Puas  1 3.Skala Interval Pengelompokan data dengan batas interval, tetapi batas interval setiap kelompok harus sama. Contoh: Kerugian korban: 0-1 jt  kode 1, 1-2 jt  kode 2, dst 4. Skala rasio Pemberian skala data dari 0 keatas, dan nilai menggambarkan besaran, dimana semakin tinggi nilainya,semakin tinggi besarannya. Contoh: umur pelaku kejahatan: A  18 tahun, B  21 thn

6 Skala Pengukuran HubunganContoh StatistikUji Statistik yang sesuai Nominal(1) EquivalenceMode Frequency Contingency coefficient Nonparametric statistical tests Ordinal(1)Equivalence (2)Greater than) Median Percentile Spearman rs Kendal r, Kendal W Nonparametric statistical tests Interval (1) Equivalence (2) Greater than (3)Known ratio of any two interval Mean Standard deviation Pearson and Multiple product moment correlation Nonparametric and parametric statistical tests Ratio(1)Equivalence (2)Greater than (3)Known ratio of any two interval (4)Known ratio of any two scale values As interval, and Geometric mean Coefficient Variation Nonparametric and parametric statistical tests

7 Penyajian dan Analisis Statistik 1. Statistik Deskriptif, Berhubungan dengan pengorganisasian peringkasan, dan penyajian data numerik kedalam bentuk yang mudah dimengerti: - Grafik - Tabel dan Distribusi Frekuensi - Pengukuran Nilai Sentral dan Dispersi, dsb 2.Statistik Inferens Statistik inferens digunakan ketika kita mengambil sampel dari populasi dan ingin membuat pernyataan tentang karakteristik dari populasi berdasarkan informasi yang diperoleh dari sampel - Estimasi dan - Pengujian Hipotesis 3.Topik spesial dalam statistik - Analisis regressi dan korelasi, - - Analisis time series - Analisis Jalur (Path Analysis), dsb

8 Statistik Inferens (1) 1.Definisi Estimasi Estimasi adalah dugaan/taksiran nilai karakteristik populasi (parameter) berdasarkan data yang diperoleh dari sampel (statistik) Populasi N Parameter Sampel n Statistik Generalisasi Probability Sampling

9 Statistik Inferens (2) 2. Definisi Pengujian Hipotesis: Pengujian Hipotesis adalah suatu prosedur yang didasarkan pada data hasil sampel dan teori probabilitas yang digunakan untuk menentukan apakah suatu hipotesis atau pernyataan tentang parameter populasi dapat diterima atau ditolak. Populasi Sampel Tehnik Sampling Pernyataan tentang Populasi (Hipotesis) Pengujian Hipotesis Statistik Analisis

10 Prosedur Pengujian Hipotesis Langkah 1: Menyatahan Hipotesis Null (Ho) & Hipotesis Alternatif (Ha) Satu Arah atau Dua Arah Langkah 2 : Menentukan taraf nyata atau significance level (α) α = Resiko (menolak Ho ketika Ho Benar  1/5/10 %) Langkah 3 : Menentukan Statistik Uji Langkah 4 : Merumuskan aturan pembuatan keputusan Langkah 5 : Keputusan: Terima Ho, Tolak Ha atau Terima Ha, Tolak Ho

11 Hipotesa Keputusan Jika H 0 benarJika H 0 salah (Ha benar) Menerima H 0 Keputusan betul (1 - α) Kesalahan jenis II (  ) Menolak H 0 Kesalahan jenis I (α ) Keputusan betul (1 -  ) Hipotesis, Keputusan, dan Jenis Kesalahan

12 Pengujian Hipotesis: Metode Pengujian Parametrik 1. Uji hipotesis satu rata-rata 2.Uji hipotesis satu proporsi 3.Pengujian beda dua rata-rata 4.Pengujian beda dua proporsi Catatan: Metode pengujian parametrik memerlukan asumsi bahwa populasi penelitian terdistribusi secara normal.

13 Pengujian Statistik Nonparametrik 1.Pengujian Statistik Nonparametrik merupakan metode pengujian hipotesis tentang populasi, yang tidak memerlukan asumsi bahwa data populasi harus berdistribusi normal atau lainnya, seperti halnya pengujian hipotesis untuk statistik parametrik.

14 2.Meskipun tidak seakurat metode statistik parametrik, beberapa keuntungan metode nonparametrik, yaitu: 1) Distribution free method, yaitu tidak ada asumsi bahwa data populasi harus mengikuti distribusi normal; 2)Tidak hanya dapat digunakan untuk data berskala nominal dan ordinal (tidak mempunyai nilai numerik yan tepat), tapi juga dapat digunakan untuk data ber skala interval dan skala rasio (data kontinyu) Catatan: Pengujian hipotesis dengan metode pengujian parametrik hanya dapat digunakan untuk variabel data berskala interval dan rasio (data kontinyu) 3)Penghitungan lebih sederhana; mudah dimengerti dan mudah dilaksanakan; 4)memungkinkan untuk diterapkan pada sampel kecil

15 Kaitan Distribusi Data dan Uji Hipotesis Ya Tidak Ya Tidak Populasi Normal N  30  diketahui Uji non parametrik

16 Skala Pengukuran Data Bentuk Hipotesis Satu Populasi Dua PopulasiBanyak PopulasiHubungan BerpasanganIndependenBerpasanganIndependen Nominal Uji Binomial Uji Chi Squares Uji Mc Nemar Uji Fisher Uji Chi Squares Uji Chocran Uji Chi Squares Uji Cramer- Coerficient (C) OrdinalUji Runs Uji Kolmogorov- Smirnof Uji Tanda Uji Wilcoxon Uji Median Uji Wilcoxon Uji Mann- Whitney Uji Wald- Wolfowitz Uji Friedman Uji Page Uji Median Uji Krskal- Wallis Uji Jonckheere Uji Korelasi Sperman Rank Uji Konkordansi Kendal Kendal W Skala Pengukuran Data dan Pengujian Hipotesis dengan Metode NoParametrik


Download ppt "STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 1: Pengertian Statistika Nonparametrik Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta Tahun 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google