Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok V III: 1.S yafira Imaniar(080610099) 2.M.Z. Fanani(080610100) 3.N ency(080610157) 4.Z iya Dwi A.(080610171) 5.I na Oktaviani S.(080610175) 6.S.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok V III: 1.S yafira Imaniar(080610099) 2.M.Z. Fanani(080610100) 3.N ency(080610157) 4.Z iya Dwi A.(080610171) 5.I na Oktaviani S.(080610175) 6.S."— Transcript presentasi:

1 Kelompok V III: 1.S yafira Imaniar( ) 2.M.Z. Fanani( ) 3.N ency( ) 4.Z iya Dwi A.( ) 5.I na Oktaviani S.( ) 6.S ilviana( )

2 Reproduksi tumbuhan dibagi menjadi 2, yaitu : 1. Reproduksi Aseksual adalah reproduksi tanpa melalui persatuan antar gamet jantan dan betina, disebut pula sebagai reproduksi vegetatif karena individu baru berasal dari bagian vegetatif tumbuhan satu induk. 2. Reproduksi Seksual adalah reproduksi melalui persatuan antar gamet jantan dan betina, disebut juga sebagai reproduksi generatif karena individu baru berasal dari bagian generatif tumbuhan.

3 Reproduksi Aseksual Reproduksi Aseksual Alami : Reproduksi Aseksual Alami : 1. Pembentukan spora Pembentukan spora Pembentukan spora contoh : tumbuhan lumut (bryophita) 2. Fragmentasi  individu berasal dari potongan bagian tubuh induk Fragmentasi  individu berasal dari potongan bagian tubuh induk Fragmentasi  individu berasal dari potongan bagian tubuh induk contoh : tumbuhan air & selada air 3. Pembentukan tunas  pembentukan tunas dimulai dari pembelahan sel pada bagian embrional/meristem. contoh : tumbuhan pisang 4. Tunas Adventif  tunas yang muncul bukan dari ujung batang atau pada ketiak daun,melainkan pada bagian tubuh lainnya. contoh : cocor bebek, kersen, cemara, sukun & kesemek 5. Rhizoma (Rimpang)  batang atau bagian batang di dalam tanah yang tumbuh horizontal & biasanya bercabang. Rhizoma (Rimpang) Rhizoma (Rimpang) contoh : lengkuas,kunyit,kencur&teki 6. Kormus atau umbi palsu  batang pendek dan gemuk yang berorientasi tegak dalam tanah. Kormus atau umbi palsu Kormus atau umbi palsu contoh : Gladiolus

4 7. Umbi lapis atau bulbus  batang yang pendek dengan ruas-ruas yang sangat rapat, dikelilingi oleh daun yang berlapis-lapis, tebal,lunak & berdaging. contoh : bawang merah, bunga cokelat, lili & tulip 8. Umbi akar  akar yang mengembung yang berisi cadangan makanan Umbi akar Umbi akar contoh : bunga dahlia 9. Umbi batang  batang yang mengandung cadangan makanan contoh : kentang 10. Geragih atau stolon  bagian batang yang menjalar di atas tanah Geragih atau stolon Geragih atau stolon contoh : tumbuhan pegagan & arbei/stroberi.

5 Reproduksi Aseksual Buatan : Reproduksi Aseksual Buatan : 1. Mencangkok 2. Menyetek Menyetek Menyetek 3. Merunduk Merunduk Merunduk 4. Menyambung 5. Menempel Mencangkok,menyetek,& merunduk merupakan cara pembiakan yang melibatkan satu individu. Sedangkan menyambung&menempel tidak memperbanyak tanaman namun menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda.

6 Reproduksi Seksual Memerlukan gamet jantan dan betina Memerlukan gamet jantan dan betina Proses perkawinan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) diawali oleh proses penyerbukan,yaitu menempelnya serbuk sari ke kepala putik, yang dilanjutkan proses pembuahan,yaitu bersatunya inti sperma dengan inti ovum. Proses perkawinan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) diawali oleh proses penyerbukan,yaitu menempelnya serbuk sari ke kepala putik, yang dilanjutkan proses pembuahan,yaitu bersatunya inti sperma dengan inti ovum. Proses perkawinan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) Proses perkawinan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) Proses perkawinan tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) diawali oleh proses penyerbukan,yaitu menempelnya serbuk sari ke mikropil, yang dilanjutkan proses pembuahan,yaitu bersatunya inti sperma dengan inti ovum. Proses perkawinan tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) diawali oleh proses penyerbukan,yaitu menempelnya serbuk sari ke mikropil, yang dilanjutkan proses pembuahan,yaitu bersatunya inti sperma dengan inti ovum. Pada Angiospermae terjadi pembuahan ganda sedangkan pada Gymnospermae terjadi pembuahan tunggal. Pada Angiospermae terjadi pembuahan ganda sedangkan pada Gymnospermae terjadi pembuahan tunggal.

7 1. Bagian-bagian Bunga Bagian-bagian BungaBagian-bagian Bunga a. Perhiasan bunga, meliputi kelopak & mahkota bunga b. Alat kelamin bunga ( Alat perkembangbiakan), terletak pada bagian sebelah dalam dari lingkaran bunga. Bagian alat kelamin bunga terdiri dari : 1. Benang sari, terdiri dari kepala sari (antera) dan tangkai sari (filamen). 2. Putik, terdiri dari kepala putik(stigma), tangkai putik(stilus) & bakal buah (ovarium). (ovarium). 2. Variasi Macam Bunga a. Berdasarkan kelengkapan bagian bunga 1. Bunga Lengkap  mempunyai kelopak, mahkota, benang sari, & putik 1. Bunga Lengkap  mempunyai kelopak, mahkota, benang sari, & putik 2. Bunga tidak lengkap: 2. Bunga tidak lengkap: > tidak memiliki mahkota/kelopak > alat kelamin tidak lengkap b. Berdasarkan kelengkapan alat kelamin 1. Bunga sempurna  mempunyai 2 alat kelamin 2. Bunga tidak sempurna  hanya mempunyai salah satu alat kelamin

8 3.Proses Pembentukan Gamet : a. Megasporogenesis  Proses pembentukan alat kelamin betina b. Mikrosporogenesis  Proses pembentukan alat kelamin jantan 4.Penyerbukan : a. Berdasarkan Macam Perantaranya : > Anemofili  Penyerbukan dengan bantuan angin > Anemofili  Penyerbukan dengan bantuan angin> Anemofili > Anemofili Contoh : Kelapa dan jagung Contoh : Kelapa dan jagung > Hidrofili  Penyerbukan dengan bantuan air > Hidrofili  Penyerbukan dengan bantuan air> Hidrofili > Hidrofili Contoh : Hydrilla vertillata Contoh : Hydrilla vertillata > Zodiofili  Penyerbukan dengan bantuan hewan > Zodiofili  Penyerbukan dengan bantuan hewan 1.Serangga (Entomofili) 1.Serangga (Entomofili)1.Serangga (Entomofili)1.Serangga (Entomofili) 2.Burung (Ornitofili) 2.Burung (Ornitofili)2.Burung (Ornitofili)2.Burung (Ornitofili) 3.Kelelawar (Kriptofili) 3.Kelelawar (Kriptofili)3.Kelelawar (Kriptofili)3.Kelelawar (Kriptofili) 4.Siput (Malakofili) 4.Siput (Malakofili)

9 b. Berdasarkan Asal Serbuk Sari yang Jatuh di Kepala Putik : > Penyerbukan Sendiri (Autogami)  Serbuk Sari dan Putik berasal dari bunga itu sendiri > Penyerbukan Sendiri (Autogami)  Serbuk Sari dan Putik berasal dari bunga itu sendiri Contoh : Pada Bunga Turi Contoh : Pada Bunga Turi > Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)  Serbuk Sari menempel pada Putik berasal dari bunga lain > Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)  Serbuk Sari menempel pada Putik berasal dari bunga lain > Penyerbukan Silang (Allogami)  Serbuk Sari menempel pada putik berasal dari bunga tumbuhan lain > Penyerbukan Silang (Allogami)  Serbuk Sari menempel pada putik berasal dari bunga tumbuhan lain > Penyerbukan Bastar (Hibridogami)  Serbuk Sari berasal dari Bunga pada Tumbuhan lain yang berbeda jenisnya. > Penyerbukan Bastar (Hibridogami)  Serbuk Sari berasal dari Bunga pada Tumbuhan lain yang berbeda jenisnya.

10 5. Pembuahan a. Pembuahan Tunggal  Pembuahan yang terjadi pada kelompok tumbuhan terbuka Contoh : Tumbuhan Pakis Haji dan Damar Contoh : Tumbuhan Pakis Haji dan Damar b. Pembuahan Ganda  Pembuahan yang terjadi pada Tumbuhan Angiospermae Contoh : Mente dan Jambu Contoh : Mente dan Jambu

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26


Download ppt "Kelompok V III: 1.S yafira Imaniar(080610099) 2.M.Z. Fanani(080610100) 3.N ency(080610157) 4.Z iya Dwi A.(080610171) 5.I na Oktaviani S.(080610175) 6.S."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google