Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Reproduksi Generatif pada Spermatophyta By : Yusliadi, S.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Reproduksi Generatif pada Spermatophyta By : Yusliadi, S.Pd."— Transcript presentasi:

1 Reproduksi Generatif pada Spermatophyta By : Yusliadi, S.Pd

2 Standar Kompetensi pertumbuhan dan perkembangan, Mengaplikasikan konsep kelangsungan hidup, dan pewarisan sifat pada organisme, serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi, dan masayarakat.

3 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan reproduksi organisme.

4 Alat reproduksi generatif pada tumbuhan biji Tumbuhan biji memiliki bunga. Bunga merupakan alat perkembangbiakan secara generatif. Pada bunga terdapat alat kelamin jantan dan betina.

5

6 Alat kelamin jantan pada bunga Benang sari merupakan alat kelamin jantan pada bunga. Benang sari terdiri atas tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari terdapat kantong sari yang berisi serbuk sari. Setiap serbuk sari berisi inti sel sperma (sel kelamin jantan) Benang sari merupakan alat kelamin jantan pada bunga. Benang sari terdiri atas tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari terdapat kantong sari yang berisi serbuk sari. Setiap serbuk sari berisi inti sel sperma (sel kelamin jantan)

7 Alat kelamin betina pada bunga Putik merupakan alat kelamin betina pada bunga. Putik merupakan alat kelamin betina pada bunga. Putik terdiri atas bakal buah dibagian dasar, tangkai putik yang ramping diatas bakal buah dan kepala putik pada ujung tangkai putik. Putik terdiri atas bakal buah dibagian dasar, tangkai putik yang ramping diatas bakal buah dan kepala putik pada ujung tangkai putik. Bakal buah berisi satu atau lebih bakal biji. Didalam bakal biji terdapat sebuah sel yang disebut kandung lembaga, yang berisi beberapa sel. Satu diantara sel itu adalah inti sel telur yang akan dibuahi oleh sperma. Bakal buah berisi satu atau lebih bakal biji. Didalam bakal biji terdapat sebuah sel yang disebut kandung lembaga, yang berisi beberapa sel. Satu diantara sel itu adalah inti sel telur yang akan dibuahi oleh sperma.

8 Bunga Lengkap Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki kelengkapan bunga seperti : Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki kelengkapan bunga seperti : - kelopak - mahkota - benang sari - putik. Contoh bunga lengkap adalah : bunga mawar, bunga melati dan bunga kembang sepatu

9 Bunga Tidak Lengkap Bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memilki satu atau beberapa bagian bunga. Bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memilki satu atau beberapa bagian bunga. Misalnya ada mahkota tidak ada kelopak atau ada benang sari tidak ada putik. Misalnya ada mahkota tidak ada kelopak atau ada benang sari tidak ada putik. Contoh bunga tidak lengkap adalah bunga rumput-rumputan yang tidak memiliki mahkota. Contoh bunga tidak lengkap adalah bunga rumput-rumputan yang tidak memiliki mahkota.

10 Bunga Sempurna Bunga sempurna adalah bunga yang mempunyai alat kelamin betina (putik) dan alat kelamin jantan (benang sari) Bunga sempurna adalah bunga yang mempunyai alat kelamin betina (putik) dan alat kelamin jantan (benang sari) Pada bunga sempurna terdapat putik dan benang sari pada satu bunga. Pada bunga sempurna terdapat putik dan benang sari pada satu bunga.

11 Bunga tidak sempurna Bunga tidak sempurna adalah bunga yang tidak memiliki salah satu alat kelamin. Baik itu putik atau benang sari Bunga tidak sempurna adalah bunga yang tidak memiliki salah satu alat kelamin. Baik itu putik atau benang sari Jadi, pada bunga tidak sempurna hanya memiliki putik saja atau benang sari saja. Jadi, pada bunga tidak sempurna hanya memiliki putik saja atau benang sari saja. Bunga yang mempunyai putik disebut bunga betina. Bunga yang mempunyai putik disebut bunga betina. Bunga yang mempunyai benang sari disebut bunga jantan Bunga yang mempunyai benang sari disebut bunga jantan Contohnya adalah : bunga salak, kelapa, jagung dan melinjo. Contohnya adalah : bunga salak, kelapa, jagung dan melinjo.

12 Monoesis dan Diesis Agar terjadi penyerbukan diperlukan bunga jantan dan bunga betina. Agar terjadi penyerbukan diperlukan bunga jantan dan bunga betina. Bila bunga jantan dan bunga betina berada dalam satu pohon disebut MONOESIS Bila bunga jantan dan bunga betina berada dalam satu pohon disebut MONOESIS Bila bunga jantan dan bunga betina berada di pohon yang berbeda disebut DIESIS Bila bunga jantan dan bunga betina berada di pohon yang berbeda disebut DIESIS

13 Penyerbukan pada tumbuhan biji Proses bertemunya serbuk sari dengan putik disebut dengan penyerbukan. Proses bertemunya serbuk sari dengan putik disebut dengan penyerbukan. Ditinjau dari asal serbuk sari, penyerbukan dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu : Ditinjau dari asal serbuk sari, penyerbukan dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu : - Penyerbukan sendiri - Penyerbukan serumah - Penyerbukan silang

14 Proses penyerbukan Pernyerbukan sendiri, terjadi apabila serbuk sari dan kepala putik berasal dari satu bunga. Pernyerbukan sendiri, terjadi apabila serbuk sari dan kepala putik berasal dari satu bunga. Penyerbukan serumah, terjadi bila serbuk sari dan putik berasal dari bunga lain yang berada pada satu tanaman Penyerbukan serumah, terjadi bila serbuk sari dan putik berasal dari bunga lain yang berada pada satu tanaman Penyerbukan silang, terjadi bila serbuk sari dan putik masing-masing berasal dari tanaman lain yang sejenis. Penyerbukan silang, terjadi bila serbuk sari dan putik masing-masing berasal dari tanaman lain yang sejenis.

15 Polinator Sampainya serbuk sari ke kepala putik dapat melalui pelantara angin, hewan, air dan manusia. Sampainya serbuk sari ke kepala putik dapat melalui pelantara angin, hewan, air dan manusia. Pelantara yang menyebabkan terjadinya penyerbukan disebut Polinator Pelantara yang menyebabkan terjadinya penyerbukan disebut Polinator

16 Penyerbukan oleh Angin Bunga yang diserbukkan oleh angin biasanya tidak memiliki mahkota Bunga yang diserbukkan oleh angin biasanya tidak memiliki mahkota Jika menpunyai Mahkota, biasanya berwarna kurang menarik dan tidak mempunyai kelenjar madu. Jika menpunyai Mahkota, biasanya berwarna kurang menarik dan tidak mempunyai kelenjar madu. Bunga ini biasanya memiliki ciri-ciri : Bunga ini biasanya memiliki ciri-ciri : - serbuk sari banyak, kecil dan ringan - kepala sari besar dan tangkai sari panjang - kepala putik berbulu - tidak memiliki kelenjar madu - umumnya tidak bermahkota dan berwarna kurang menarik Contoh bunga yang diserbukkan oleh angin adalah bunga rumput-rumputan.

17 Penyerbukan oleh Hewan Bunga yang diserbukkan oleh hewan (serangga) memiliki ciri-ciri : Bunga yang diserbukkan oleh hewan (serangga) memiliki ciri-ciri : - berwarna cerah - berbau - mempunyai kelenjar madu untuk menarik serangga menarik serangga Bunga yang diserbukkan oleh hewan contohnya - bunga anggrek - bunga mawar - lili - kembang sepatu

18 Penyerbukan Oleh Air Air dapat membantu terjadinya penyerbukan. Air dapat membantu terjadinya penyerbukan. Penyerbukan ini umumnya terjadi pada tumbuhan yang bunganya terndam air. Penyerbukan ini umumnya terjadi pada tumbuhan yang bunganya terndam air. Contoh bunga yang diserbukkan oleh air adalah Hydrilla

19 Penyerbukan oleh Manusia Karena tidak ada pengantar serbuk sari ke kepala putik, maka manusia dapat membantu penyerbukan. Karena tidak ada pengantar serbuk sari ke kepala putik, maka manusia dapat membantu penyerbukan. Contohnya : Vanili Contohnya : Vanili Tanaman ini bukan tanaman asli indonesia. Dinegara asalnya Vanili serbukkan oleh serangga yang tidak ada di indonesia.

20 Pembentukan Sel Kelamin Perkembangbiakan secara generatif melibatkan sel kelamin jantan (sprma) dan sel kelamin betina (Sel Telur) Perkembangbiakan secara generatif melibatkan sel kelamin jantan (sprma) dan sel kelamin betina (Sel Telur) Proses pembentukan sel kelamin disebut gametogenesis. Gametogenesis mencakup pembentukan sperma (spermatogenesis) dan pembentukan sel telur (Oogenesis). Proses pembentukan sel kelamin disebut gametogenesis. Gametogenesis mencakup pembentukan sperma (spermatogenesis) dan pembentukan sel telur (Oogenesis).

21

22

23

24 Bagian-bagian bunga

25 Penyerbukan sendiri (autogami) Penyerbukan tetangga(geitonogami) Penyerbukan silang(allogami / xenogami) Penyerbukan bastar (hybridogami)


Download ppt "Reproduksi Generatif pada Spermatophyta By : Yusliadi, S.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google