Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Asri Rifkika: (2005-71-025)  Adellayda Laurentia: (2008-71-004)  Dina Augestyasti: (2010-71-001)  Bunga Untari: (2010-71-056)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Asri Rifkika: (2005-71-025)  Adellayda Laurentia: (2008-71-004)  Dina Augestyasti: (2010-71-001)  Bunga Untari: (2010-71-056)"— Transcript presentasi:

1  Asri Rifkika: (2005-71-025)  Adellayda Laurentia: (2008-71-004)  Dina Augestyasti: (2010-71-001)  Bunga Untari: (2010-71-056)

2

3 LATAR BELAKANG Ivan Petrovich Pavlov Lahir 14 September 1849 di Ryazan Rusia Meninggal di Leningrad pada tanggal 27 Februari 1936 Sekolah Seminari Teologi Gelaran Doktor pada 1879 Universiti, St. Petersburg (Kimia dan Fisiologi) Profesor Fisiologi (institute of Experimental Medicine) pada 1884 Meraih penghargaan nobel pada bidang Physiology or Medicine tahun 1904

4  Di sekolah gereja dan melanjutkan ke Seminari Teologi  Pavlov lulus sebagai sarjana kedokteran dengan bidang dasar fisiologi  Pada tahun 1884 ia menjadi direktur departemen fisiologi pada institute of Experimental Medicine dan memulai penelitian mengenai fisiologi pencernaan.  Ivan Pavlov meraih penghargaan nobel pada bidang Physiology or Medicine tahun 1904  Karyanya mengenai pengkondisian sangat mempengaruhi psikology behavioristik di Amerika  Karya tulisnya adalah Work of Digestive Glands(1902) dan Conditioned Reflexes(1927).

5  Pavlov (1849-1936) mengembangkan prosedur untuk mempelajari tingkah laku dan prinsip belajar dalam bidang psikolog  Percobaan awal : studi sekresi getah lambung pada anjing  Classical conditioning  1904 menerima Nobel

6  Proses belajar pengkondisian menitik beratkan pada belajar assosiatif.  Membuat suatu asosiasi atau hubungan baru dari dua peristiwa adalah bentuk belajar yang paling dasar

7

8  Gambar pertama. Dimana anjing, bila diberikan sebuah makanan (UCS) maka secara otonom anjing akan mengeluarkan air liur (UCR).  Gambar kedua. Jika anjing dibunyikan sebuah bel maka ia tidak merespon atau mengeluarkan air liur.  Gambar ketiga. Sehingga dalam eksperimen ini anjing diberikan sebuah makanan (UCS) setelah diberikan bunyi bel (CS) terlebih dahulu, sehingga anjing akan mengeluarkan air liur (UCR) akibat pemberian makanan.  Gambar keempat. Setelah perlakukan ini dilakukan secara berulang-ulang, maka ketika anjing mendengar bunyi bel (CS) tanpa diberikan makanan, secara otonom anjing akan memberikan respon berupa keluarnya air liur dari mulutnya (CR).

9  Law of Respondent Conditioning yakni hukum pembiasaan yang dituntut. Jika dua macam stimulus dihadirkan secara simultan (yang salah satunya berfungsi sebagai reinforcer), maka refleks dan stimulus lainnya akan meningkat.  Law of Respondent Extinction yakni hukum pemusnahan yang dituntut. Jika refleks yang sudah diperkuat melalui Respondent conditioning itu didatangkan kembali tanpa menghadirkan reinforcer, maka kekuatannya akan menurun.

10  Generalisasi : Respon yang sudah diasosiasikan dengan stimulus yang awalnya netral juga bisa diasosiasikan dengan stimulus yang serupa.  Diskriminasi : Ketika percobaan dilakukan berulang dimana hanya beberapa stimulus yang diikuti oleh unconditioned stimulus dan subjek menyadari perbedaan antara stimulus-stimulus tersebut.  Extinction : Jika stimulus yang awalnya netral dihadirkan berulang- ulang tanpa diikuti oleh unconditioned stimulus, maka asosiasi yang telah terbentuk akan melemah.


Download ppt " Asri Rifkika: (2005-71-025)  Adellayda Laurentia: (2008-71-004)  Dina Augestyasti: (2010-71-001)  Bunga Untari: (2010-71-056)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google