Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMETAAN SWADAYA. Pemetaan Swadaya Merupakan proses identifikasi masalah (kebutuhan) yang saling terkait dengan refleksi kemiskinan, sehingga terjadi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMETAAN SWADAYA. Pemetaan Swadaya Merupakan proses identifikasi masalah (kebutuhan) yang saling terkait dengan refleksi kemiskinan, sehingga terjadi."— Transcript presentasi:

1 PEMETAAN SWADAYA

2 Pemetaan Swadaya Merupakan proses identifikasi masalah (kebutuhan) yang saling terkait dengan refleksi kemiskinan, sehingga terjadi refleksi – kajian – refleksi. Merupakan proses identifikasi masalah (kebutuhan) yang saling terkait dengan refleksi kemiskinan, sehingga terjadi refleksi – kajian – refleksi.

3 Kegiatan dalam PS Menggali informasi, kondisi nyata dari masalah – masalah yang diidentifikasi bersama Menggali informasi, kondisi nyata dari masalah – masalah yang diidentifikasi bersama Mengkaji, proses analisa kritis terhadap informasi dan fakta yang sudah didapatkan Mengkaji, proses analisa kritis terhadap informasi dan fakta yang sudah didapatkan Merumuskan masalah, masalah yang sudah didapat dikelompokkan dan dianalisa hubungan sebab akibatnya. Merumuskan masalah, masalah yang sudah didapat dikelompokkan dan dianalisa hubungan sebab akibatnya.

4 Mengapa disebut Swadaya? Pengertian swadaya, bahwa semua proses penggalian informasi, analisa dan perumusan masalah dilakukan oleh masyarakat. Pengertian swadaya, bahwa semua proses penggalian informasi, analisa dan perumusan masalah dilakukan oleh masyarakat. masyarakatlah yang menjadi peneliti bagi dirinya sendiri melalui diskusi – diskusi warga, “orang luar” hanyalah sebagai Fasilitator. masyarakatlah yang menjadi peneliti bagi dirinya sendiri melalui diskusi – diskusi warga, “orang luar” hanyalah sebagai Fasilitator. masyarakatlah yang menjadi aktor utama pembangunan, sesuai dengan prinsip pembangunan partisipatif masyarakatlah yang menjadi aktor utama pembangunan, sesuai dengan prinsip pembangunan partisipatif

5 Mengapa Masyarakat penting untuk Meneliti sendiri ? Wujud tanggungjawab sosial sebagai manusia Wujud tanggungjawab sosial sebagai manusia Penghargaan terhadap manusia yang merdeka untuk menentukan nasibnya sendiri Penghargaan terhadap manusia yang merdeka untuk menentukan nasibnya sendiri Kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan informasi Kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan informasi Meminimalkan bias – bias dalam penelitian, karena ‘orang luar’ dalam meneliti seringkali melihat dan mengkaji berdasarkan sudut pandangnya yang belum tentu sesuai dengan sudut pandang masyarakat. Meminimalkan bias – bias dalam penelitian, karena ‘orang luar’ dalam meneliti seringkali melihat dan mengkaji berdasarkan sudut pandangnya yang belum tentu sesuai dengan sudut pandang masyarakat.

6 Bias orang luar dalam memahami kemiskinan Bias musim, kajian dilakukan hanya pada musim tertentu Bias musim, kajian dilakukan hanya pada musim tertentu Bias tempat/lokasi,kajian dilakukan hanya di lokasi-lokasi yang mudah terjangkau Bias tempat/lokasi,kajian dilakukan hanya di lokasi-lokasi yang mudah terjangkau Bias tokoh,kajian dilakukan hanya dengan tokoh masyarakat Bias tokoh,kajian dilakukan hanya dengan tokoh masyarakat Bias gender,kajian dilakukan hanya dengan kelompok laki laki saja atau perempuan saja Bias gender,kajian dilakukan hanya dengan kelompok laki laki saja atau perempuan saja Bias profesi, kecenderungan untuk memahami masyarakat dari aspek profesi peneliti Bias profesi, kecenderungan untuk memahami masyarakat dari aspek profesi peneliti Bias lainnya???? Bias lainnya????

7 Pembelajaran Nilai dalam PS Melalui kegiatan yang dilakukan bersama, diharapkan : Tumbuh saling menghargai Tumbuh saling menghargai Saling mengerti Saling mengerti Saling berbagi pengetahuan dan informasi Saling berbagi pengetahuan dan informasi Saling peduli terhadap permasalahan pihak lain Saling peduli terhadap permasalahan pihak lain

8 Topik Kajian dan Penggalian Informasi Topik kajian dalam pemetaan swadaya didasarkan kepada masalah – masalah yang muncul dalam refleksi kemiskinan (dilihat dari hasil pohon persoalan kemiskinan). Topik kajian dalam pemetaan swadaya didasarkan kepada masalah – masalah yang muncul dalam refleksi kemiskinan (dilihat dari hasil pohon persoalan kemiskinan).

9 Tidak punya penghasilan Tidak punya pekerjaan Tidak punya keterampilan Cari kerja sulit Kemiskinan Tidak ada peluang Pendidikan rendah Biaya pendidikan tinggi Frustrasi (apatis) Malas Kebijakan Tidak ada informasi Masalah ekonomi Masalah Akses informasi Masalah politik Lembaga/pengambil keputusan tidak mampu menegakkan keadilan.  Menipisnya kepedulian  Meningkatnya keserakahan  Lunturnya nilai nilai kemanusiaan Masalah Perilaku (akar masalah) Masalah Sosial Percaya miskin = nasib Masalah Perilaku Kurang dipercaya Refleksi kepemimpinan Kajian Kelembagaan Kajian peraturan dan program Kajian masalah sosial, ekonomi dan lingkungan LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KEMISKINAN Kajian Kkdan Jiwa Miskin (daftar dan profil)

10 Keluaran yang Diharapkan Adanya data – data dan rumusan permasalahan warga miskin menyangkut permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan. Adanya data – data dan rumusan permasalahan warga miskin menyangkut permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan. Adanya daftar KK dan jiwa miskin serta permasalahan yang khusus dari masing – masing jiwa. Adanya daftar KK dan jiwa miskin serta permasalahan yang khusus dari masing – masing jiwa. Adanya peta wilayah, peta sebaran warga miskin dan peta – peta topikal (kesehatan, pendidikan, sarana – prasarana lingkungan, dan sebagainya sesuai kebutuhan). Adanya peta wilayah, peta sebaran warga miskin dan peta – peta topikal (kesehatan, pendidikan, sarana – prasarana lingkungan, dan sebagainya sesuai kebutuhan). Adanya kriteria kepemimpinan yang disepakati oleh masyarakat sebagai dasar bagi pemilihan anggota ” Badan Keswadayaan Masyarakat” Adanya kriteria kepemimpinan yang disepakati oleh masyarakat sebagai dasar bagi pemilihan anggota ” Badan Keswadayaan Masyarakat” Teridentifikasinya lembaga pengambil keputusan untuk penanggulangan kemiskinan di tingkat Kelurahan/Desa, yang sesuai dengan kriteria BKM – P2KP Teridentifikasinya lembaga pengambil keputusan untuk penanggulangan kemiskinan di tingkat Kelurahan/Desa, yang sesuai dengan kriteria BKM – P2KP Adanya kebutuhan masyarakat terhadap lembaga untuk penanggulangan kemiskinan yang demokratis. Adanya kebutuhan masyarakat terhadap lembaga untuk penanggulangan kemiskinan yang demokratis. Adanya daftar potensi untuk pemecahan masalah – masalah sosial, ekonomi dan lingkungan. Adanya daftar potensi untuk pemecahan masalah – masalah sosial, ekonomi dan lingkungan.

11 Manfaat : Bagi masyarakat : merupakan proses belajar dan penyadaran tentang keadaan kehidupan dan lingkungan yangmereka hadapi, sehingga diharapkan tumbuh kepedulian terhadap warga sekitar dan mencari jalan keluar dari keadaan – keadaan yang dianggap mengganggu ( masalah) Bagi masyarakat : merupakan proses belajar dan penyadaran tentang keadaan kehidupan dan lingkungan yangmereka hadapi, sehingga diharapkan tumbuh kepedulian terhadap warga sekitar dan mencari jalan keluar dari keadaan – keadaan yang dianggap mengganggu ( masalah) Bagi ‘orang luar’ : merupakan proses belajar dan penyadaran dalam memahami keadaan masyarakat, dan mendapatkan dukungan terhadap program yang dikembangkan. Bagi ‘orang luar’ : merupakan proses belajar dan penyadaran dalam memahami keadaan masyarakat, dan mendapatkan dukungan terhadap program yang dikembangkan.

12 Terima Kasih


Download ppt "PEMETAAN SWADAYA. Pemetaan Swadaya Merupakan proses identifikasi masalah (kebutuhan) yang saling terkait dengan refleksi kemiskinan, sehingga terjadi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google