Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Cherrya Dhia Wenny. Globalisasi Globalisasi merupakan sebuah fenomena dimana negara-negara di dunia secara langsung maupun tidak langsung mengharapkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Cherrya Dhia Wenny. Globalisasi Globalisasi merupakan sebuah fenomena dimana negara-negara di dunia secara langsung maupun tidak langsung mengharapkan."— Transcript presentasi:

1 Cherrya Dhia Wenny

2 Globalisasi Globalisasi merupakan sebuah fenomena dimana negara-negara di dunia secara langsung maupun tidak langsung mengharapkan terjadinya sebuah interaksi antar masyarakat yang jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan saat-saat sebelumnya. Jika dahulu sebuah pemerintah terkenal dengan birokrasinya yang sangat lambat, boros, dan sangat fungsional, maka masyarakat saat ini membutuhkan sebuah kinerja pemerintah yang cepat, Pada saat inilah teknologi yang diciptakan untuk mempermudah dan memperbaiki kualitas kehidupan manusia menunjukkan peranannya. Di negara-negara maju, hasil dari manfaatan teknologi digital (Electronic Digital Services) telah melahirkan sebuah bentuk mekanisme birokrasi pemerintahan yang baru, yang mereka istilahkan sebagai Electronic Government (E-Government). Teknologi Informasi Electronik Government

3  Information (informasi) : hasil dari data yang diolah dan menerangkan sesuatu serta berguna bagi yang mengetahuinya.  Communications (komunikasi) : pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara 2 pihak atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.  Technology (teknologi) : kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis.  Dengan demikian TIK merupakan teknologi yang dapat diandalkan untuk memberikan layanan yang efektif dan efisien

4 AplikasiContoh Pengolah kataMicrosoft Word: Write letters, contoh: laporan Spreadsheets Microsoft Excel; Analisa informasi keuangan; perhitungan; menciptakan model-model peramalan, dll. Perangkat lunak basis data Oracle, Microsoft SQL Server, Access; Mengelola data dalam berbagai bentuk, dari dasar daftar (misalnya pelanggan melalui kontak ke kompleks Presentation software Misalnya Microsoft PowerPoint; membuat presentasi, baik secara langsung dengan menggunakan layar komputer atau proyektor data. Desktop publishingMisalnya Adobe Indesign, Quark Express, Microsoft Penerbit; memproduksi newsletter, majalah dan dokumen lainnya yang rumit.

5 AplikasiContoh Graphics softwareAdobe Photoshop dan Illustrator, Macromedia Freehand dan Fireworks untuk membuat dan mengedit gambar seperti logo, gambar atau foto untuk DTP, situs web atau publikasi Accounting packageSage, Oracle; Kelola sebuah organisasi termasuk rekening pendapatan / penjualan, pembelian, rekening bank dll Berbagai sistem yang tersedia mulai dari dasar paket cocok untuk usaha kecil sampai canggih yang ditujukan untuk perusahaan-perusahaan multinasional. Computer Aided DesignComputer Aided Design (CAD) adalah penggunaan komputer untuk membantu proses desain. ada program khusus untuk berbagai jenis desain: arsitektur, teknik, elektronik. Customer Relations Management Software yang memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami pelanggan mereka dengan mengumpulkan data dan analisis mereka

6 Media TIK

7 Perkembangan TIK pun membuat rangkaian teknologi ini memiliki fungsi yang terus berkembang, saat ini TIK dapat membantu kita untuk : 1. Meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi 2. Mengatur dan mengelola informasi dengan lebih mudah 3. Memonitor keuangan dengan akurat 4. Memperluas jangkauan berbisnis atau berorganisasi 5. Berkomunikasi dengan cara online 6. Menghemat biaya operasi perusahaan. 7. Dll.

8 Sejak beberapa decade yang lalu, penggunaan TIK sudah dilakukan oleh kalangan bisnis, sebagai organisasi private, dalam mendukung fungsi-fungsi bisnisnya. Hal ini tercermin pada berbagai aplikasi yang digunakan seperti aplikasi accounting, payroll, manajemen informasi, dan sebagainya. Pada perkembangannya, kemudian organisasi pemerintah mulai mengikuti kalangan bisnis dalam mengadopsi TIK untuk mengotomatisasi pekerjaan-pekerjaan mereka. Kunci inovasinya terdapat pada computer-network dari Internet ke Internet, yang oleh organisasi pemerintah kemudian diimplementasikan dalam menghasilkan hubungan G2C dan G2B.

9 E-Government Layanan Pemerintah Online Pemerintah Tanpa kertas Pemerintah yang transparan Pemerintah berbasis pengetahuan

10 E-Government secara umum dapat didefinisikan sebagai penggunaan teknologi digital untuk mentransformasi kegiatan-kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan penyampaian layanan. (Mark A. Forman, “Using it to transform the effectiveness and efficiency of government”, June 2005) E-Government bukanlah sebuah sebuah obat atau jalan pintas menuju perbaikan atau pertumbuhan ekonomi yang signifikan secara cepat, atau pencapaian efisiensi kinerja pemerintahan dalam waktu singkat, atau oembenrukan mekanisme pemerintahan yang bersih dan transparan.

11  Tujuan dari e-government ialah penyampaian layanan pemerintah kepada masyarakat dengan lebih efektif.  Semakin banyak layanan online yang tersedia dan semakin luas  penggunaan layanan tersebut, maka akan semakin besar dampaknya terhadap e-government.

12

13 Pemerintah membangun dan menerapkan berbagai portofolio teknologi informasi dengan tujuan utama untuk memperbaiki hubungan interaksi dengan masyarakat (rakyat). Contoh:  Kepolisian membangun dan menawarkan jasa pelayanan perpanjangan Surat Ijin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) melalui internet dengan maksud untuk mendekatkan aparat administrasi kepolisian dengan komunitas para pemilik kendaraan bermotor dan para pengemudi, sehingga yang bersangkutan tidak harus bersusah payah datang ke Komdak dan antre untuk memperoleh pelayanan

14  Para perusahaan wajib pajak dapat dengan mudah menjalankan aplikasi berbasi web untuk menghitung besarnya pajak yang harus dibayarkan ke pemerintah dan melakukan pembayaran melalui internet;

15  Hubungan administrasi antara kantor-kantor pemerintah setempat dengan sejumlah kedutaan-kedutaan besar atau konsulat jenderal untuk membantu penyediaan data dan informasi akurat yang dibutuhkan oleh para warga negara asing yang sedang berada di tanah air

16  Pada akhirnya, aplikasi e-Government juga diperuntukkan untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para pegawai negeri atau karyawan pemerintahan yang bekerja di sejumlah institusi sebagai pelayan masyarakat.  Contoh: Sistem pengembangan karir pegawai pemerintah yang selain bertujuan untuk meyakinkan adanya perbaikan kualitas sumber daya manusia, diperlukan juga sebagai penunjang proses mutasi, rotasi, demosi, dan promosi seluruh karyawan pemerintahan

17  Penayangan hasil pemilu 1999 secara on-line dan real time.  RI-Net. Sistem ini menyediakan dan akses Internet kepada para pejabat.  Informasi lengkap dapat diperoleh di  Info RI. Penyedia informasi dari BIKN.  Penggunaan berbagai media komunikasi elektronik (Internet) di beberapa pemerintah daerah tempat.

18  Departemen Agama  Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia  Departemen Kehutanan  Departemen Kesehatan  Departemen Keuangan  Departemen Koperasi  Departemen Luar Negeri

19 Kultur berbagi belum ada. Kultur mendokumentasi belum lazim. Langkanya SDM yang handal Infrastruktur yang belum memadai dan masih mahal Tempat akses yang terbatas.

20 Pemerintah (Government) lebih berkaitan dengan lembaga yang mengemban fungsi memerintah dan mengemban fungsi mengelola administrasi pemerintahan. Di tingkat Pemerintahan Pusat maka konsep Pemerintah (Government) merujuk pada Presiden sebagai Kepala Pemerintahan Negara beserta Para Kabinet Pemerintahan. Sedangkan Tata Pemerintahan (Governance) lebih menggambarkan pada pola hubungan yang sebaik-baiknya antar elemen yang ada. Di tingkat Pemerintahan Negara konsep Tata Pemerintahan (Good Governance) merujuk pada pola hubungan antara pemerintah Indonesia ( Presiden & Kabinet), kelembagaan politik, kelembagaan ekonomi dan kelembagaan sosial dalam upaya menciptakan kesepakatan bersama menyangkut pengaturan proses pemerintahan.Hubungan yang diidealkan adalah sebuah hubungan yang seimbang dan proporsional antara empat kelembagaan tersebut.

21 Schwab dan Kubler (2001) melihat dari 5 fitur dimensi: 1. Dimensi Aktor 2. Dimensi Fungsi 3. Dimensi struktur 4. Dimensi konvensi interaksi 5. Dimensi distribusi kekuasaan

22  Dilihat dari dimensi aktor, governance dicirikan dengan banyaknya jumlah peserta baik yang berasal dari sektor publik maupun privat yang terlibat dalam pengaturan sebuah kebijakan. Sementara goverment dicirikan dengan sangat sedikit peserta dalam proses pengaturan kebijakan tersebut, aktor yang terlibat pun biasanya merupakan badan-badan (lembaga) pemerintahan.

23  Governance dicirikan melalui banyaknya konsultasi yang dilakukan dalam pengaturan kebijakan. Hal ini memungkinkan bagi adanya kerjasama dalam pembuatan kebijakan antara aktor-aktor yang terlibat sehingga isue-isue kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih sempit. Berbeda dengan government yang dicirikan dengan sedikitnya konsultasi, tidak adanya kerjasama antar aktor dalam pembuatan kebijakan yang menyebabkan luasnya issue kebijakan yang dihasilkan

24  Governance dicirikan dengan adanya batas-batas yang didefinisikan secara fungsional dan sangat terbuka selain keanggotaan dari struktur yang bersifat sukarela. Government mendefinisikan batas-batas berdasarkan kewilayahan dan bersifat tertutup selain tentu saja keanggotaannya yang tidak sukarela

25  governance dicirikan dengan konsultasi yang sifatnya horizontal dengan pola hubungannya yang bersifat kooperatif sehingga lebih banyak keterbukaan. Sementara government dicirikan dengan adanya hirarki kewenangan sehingga pola hubungan yang terjadi lebih banyak bersifat konflik dan dipenuhi dengan banyak kerahasiaan

26  Governance dicirikan dengan rendahnya dominasi negara, dipertimbangkannya kepentingan masyarakat dalam pengaturan kebijakan serta adanya keseimbangan atau simbiosis antar aktor. Government dicirikan dengan adanya dominasi negara yang dalam banyak hal tidak terlalu memperhatikan kepentingan masyarakat serta tidak adanya keseimbangan antar aktor yang terlibat.


Download ppt "Cherrya Dhia Wenny. Globalisasi Globalisasi merupakan sebuah fenomena dimana negara-negara di dunia secara langsung maupun tidak langsung mengharapkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google