Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KINERJA GUR BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (BPSDMPK-PMP) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KINERJA GUR BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (BPSDMPK-PMP) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."— Transcript presentasi:

1 KINERJA GUR BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (BPSDMPK-PMP) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

2 1 Tidak ada sekolah yang tidak memperoleh pembinaan oleh LPMP tahun 2013 (Tidak menganut pentahapan tentang jumlah tetapi pada jenis dan intensitas kegiatan) 2 Tidak ada guru yang tidak memperoleh “CPD” oleh P4TK tahun 2013 (Tidak menganut pentahapan berdasarkan jumlah tetapi dikelompokkan sesuai jenis dan intensitas kegiatan berupa (1) on line, (2) off line, (3) modul atau (4) tatap muka/pendampingan langsung 3 Tidak ada KS dan PS yang tidak memperoleh CPD oleh LP2KS) tahun 2013 (Tidak menganut pentahapan tentang jumlah tetapi pada jenis dan intensitas kegiatan)

3 Uji kompetensi awal (UKA) Portofolio Pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) SERTIFIKASI Kajian regulasi/harmonisasi regulasi Perancangan sistem Software Rekruitmen assesor Instrumen penilaian kinerja Pelaksanaan/analisa PENILAIAN KINERJA Penetapan peserta Hasil pemetaan berdasarkan UK (kompetensi dan materi) Distribusi kewilayahan, prioritas mapel, karakteristik sekolah Penetapan materi dan strategi Rekrutmen instruktur/fasilitator Sistem penilaian Monitoring dan evaluasi PENINGKATAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) / CONTINUOUS PROFESIONAL DEVELOPMENT (CFD) Rasional, tujuan dan dampak sesuai regulasi Instrumentasi Pelaksanaan Membangun sistem Penganalisis Penyampaian informasi dan instrumen EDS Pendampingan dan pelatihan EDS Penilaian dan pemetaan Penilaian hasil intervensi berdasarkan hasil EDS Pemetaan overlay (UN, UKA/UKG, PK, CPD/PKB) Penyusunan prioritas dan intervensi kebijakan EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS)/EMI Efektifitas peningkatan Efisiensi SIM NUPTK SIM Diklat SIM PK PTK SIM Uji Kompetensi SIM EDS PENATAAN NUPTK Inovasi Regulasi/Standarisasi Sarana dan Prasarana DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA

4 NOTARGET KINERJA 2013 TARGET SASARAN INDIKATOR OUTCOMES SERTIFIKASI 1.1. PORTFOLIO PENINGKATAN KUALITAS KINERJA GURU MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI, DISIPLIN DAN PRESTASI UJI KOMPETENSI AWAL (UKA) 1.3. PLPG 2. UJI KOMPETENSI PRA PENILAIAN KINERJA GURU 2.1. PEMBINAAN PRA PENILAIAN 1.UKURAN PREDIKSI KINERJA GURU 2.PENINGKATAN KUALITAS PEMBINAAN GURU 2.2. PENILAIAN 3. PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PEMETAAN 8 SNP MELALUI EDS DAN PEMETAAN MUTU PT 3.1. PENYAMPAIN INSTRUMEN PENINGKATAN STATUS/PERINGKAT SEKOLAH DARI KATEGORI

5 STANDAR MUTU INSTRUMEN, BORANG, FORMULIR dan SOP PENGUKURAN/ PENGGUNAAN INSTRUMEN ANALISIS DAN REKOMENDASI PENILAIAN KESESUAIAN ANTARA REKOMENDASI DGN PROGRAM BERJALAN INSTRUMEN DAN ANALISIS KEMAJUAN HASIL PERBAIKAN 6

6 Filosofi Teori Praksis Data empirik Strategi Impelementasi Konstruksi Kebijakan SMP PT exploring – strengthening - empowering SMA/K Pendidikan KARAKTER INTEGRASI & PEMBIASAAN SD TK PAUD Pendidikan AKADEMIK OTONOMI PENDIDIKANMP3EIRSBI

7 Standar Deviasi InternallyDriven Phase I Phase II Phase III ExternallyDriven InternallyDriven InternallyDriven ExternallyDriven ExternallyDriven TRADISI MUTU MENUJU BUDAYA MUTU BUDAYA MUTU

8 PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL PENJAMINAN MUTU INTERNAL OUTPUT & OUTCOME  Budaya Mutu  Peringkat Akreditasi  Peringkat Perguruan Tinggi (WCU)  Perencanaan dan Postur Anggaran  Opini BPK  Daya serap lulusan  Kerjasama eksternal, lokal, nasional dan internasional STAKEHOLDER BALITBANG BADAN BAHASA SEKJEN STAKEHOLDER DAERAH DAN REGIONAL BADAN PSDMP & PMP STAKEHOLDER PUSAT (UNIT TEKNIS) DITJEN PAUDNI DITJEN DIKDAS DITJEN DIKMEN DITJEN DIKTI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI/KAB/ KOTA LPMP P4TK LP2KS SATUAN PENDIDIKAN PENYELARASAN, INTEGRASI, DAN SINTESIS PENGUATAN PENGENDALIAN DAN IMPLEMENTASI PENGUATAN KOORDINASI ITJEN QUALITY CONTROL ASOSIASI PROFESI P2PNFI & BPPNFI DATA POKOK PENDIDIKAN DAN PANGKALAN DATA PENDIDIKAN TINGGI ACUAN DATA BSNP BAN LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI LSM EXTERNAL STAKE HOLDERS

9 Aktivitas Penjaminan Mutu: Memantau pelaksanaan pendidikan di satuan pendidikan dan lingkungannya (sampling maupun populasi, survey maupun sensus) Membandingkan realisasi pelaksanaan dengan standar pendidikan yang ditetapkan dan mengukur penyimpangannya Mengevaluasi penyimpangan yang terjadi untuk menentukan tingkat kewajarannya Menentukan sebab-sebab terjadinya penyimpangan Melaporkan penyimpangan dan penyebabnya kepada pembuat kebijakan dan penyusun program Perlu dukungan: Data melalui pengumpulan data oleh direktorat jenderal Standar yang ditetapkan oleh BSNP Metode analisis mutu yang harus dirancang sendiri SDM yang kompeten yang harus disiapkan sendiri Prosedur penjaminan mutu yang menjamin peningkatan mutu berkesinambungan yang harus dirancang bersama

10 Penjaminan Mutu mencakup 8 SNP, meliputi: – Standar Isi – Standar Proses – Standar Kompetensi Lulusan – Standar Pendidik dan Tenaga kependidikan – Standar Sarana dan Prasarana – Standar Pengelolaan – Standar Pembiayaan (termasuk pungutan) – Standar Penilaian Pendidikan (termasuk UN) Nilai standar mengacu pada nilai SNP, SPM, dan SBI (bila sudah ada), sesuai kondisi sekolah Walaupun dengan guru bermutu (sesuai standar kompetensi) dapat menjamin mutu sebagian besar proses pembelajaran dan penilaian, sehingga dapat menjamin mutu lulusan, pemantauan terhadap tiap standar harus dilakukan secara independen sehingga analisis masalah dapat lebih fokus.

11 KOMPETENSI UTUH LULUSAN ISI PROSES PTK PENGELOLAAN PEMBIAYAAN LIFE SKILL : KARAKTER (SOFT SKILL) ILMU DAN KETERAMPILAN (HARD SKILL) STANDAR LOKAL, NASIONAL DAN INTERNASIONAL SPESIFIKASI DAN KEUNGGULAN SARPRAS EVALUASI

12 LPMP Satuan Pendidikan Pemantauan Pembandingan Analisis Penyimpangan Penyimpangan Realisasi Standar Sebab Analisis Sebab Saran Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan/ Direktorat Jenderal/Badan Terakit Laporan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan/ Direktorat Jenderal/Badan Terakit Kebijakan 12

13 CAPACITY BUILDING EFISIENSI INTERNAL EFISIENSI EKSTERNAL (PENGUATAN LAYANAN) DAYA SAYANG 1.EVALUASI DIRI LEMBAGA 2.MANAJEMEN INTERNAL SISTEM PERENCANAAN LEADERSHIP ATMOSFIR (KESEHATAN ORGANISASI) PENGANGGARAN KUALITAS WI KUALITAS PRODUK OUT PUT KEGIATAN DAMPAK ATAU OUT COMES KETERGANTUNG AN EXTERNAL STAKEHOLDERS

14 Standar Deviasi NOAKTIVITASBPSDMP-PMPBANBSNP 1.Penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan 2.Penyusunan program penjaminan mutu pendidikan; 3.Koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan; 4.Pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan; 5.Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan 6.Pelaksanaan administrasi pusat penjaminan mutu pendidikan. (Sesuai Permendiknas 36 Tahun 2010)

15 Standar Deviasi (Sesuai Permendiknas 36 Tahun 2010) NOAKTIVITASBPSDMP-PMPBANBSNP 1.Penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu PAUDNI 2.Penyusunan program penjaminan mutu PAUDNI 3.Pemetaan mutu PAUDNI 4.Penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu PAUDNI 5.Pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu PAUDNI 6.Pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu PAUDNI 7.Penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu PAUDNI

16 Standar Deviasi (Sesuai Permendiknas 36 Tahun 2010) NOAKTIVITASBPSDMP-PMPBANBSNP 1. Penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar 2. Penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar 3. Pemetaan mutu pendidikan dasar 4. Penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar; 5. Pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar; 6. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar 7. Penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar

17 Standar Deviasi (Sesuai Permendiknas 36 Tahun 2010) NOAKTIVITASBPSDMP-PMPBANBSNP 1.Penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu DIKMENTI 2.Penyusunan program penjaminan mutu DIKMEN 3.Pemetaan mutu DIKMENTI 4.Penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu DIKMEN 5.Pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu DIKMENTI 6.Pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu DIKMEN 7.Penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu DIKMENTI

18 SNPPENDIDIKAN MASA LALUPENDIDIKAN MASA KINI KOMPETENSI LULUSAN MEMILIKI DEDIKASI KAPASITAS, INTEGRITAS, DAN KINERJA MEMADAI OVER PRODUCTION RELEVANSI RENDAH TDK BERIMBANG ANTARA SOFT SKILL DAN HARD SKILL ISI (MATERI)SUMBER TERBATASSANGAT KAYA DENGAN BERBAGAI SARANA DAN VENDOR PROSESKONVENSIONALMODERN PENILAIANPAP, OBJEKTIF, ACCEPTABLE, KREDIBELTDK ACCEPTABLE, ADA KECURANGAN, DLL PENGELOLAANMANAGEMENT SEDERHANA OTONOMI SEKOLAH MBS KTSP PTK BELUM MEMENUHI SYARAT MINIMAL KUALIFIKASI AKSES THD ILMU PENGETAHUAN RENDAH PENGHASILAN RENDAH DEDIKASI DAN PENGABDIAN TINGGI MEMENUHI KUALIFIKASI SERTIFIKASI TUNJANGAN PROFESI KARIR GURU HARLINDUNG PEMBIAYAANSANGAT TERBATAS20 % APBN SARANA/ PRASARANA SANGAT MINIM BAIK KECUKUPAN MAUPUN KESESUAIAN MULAI MEMADAI

19 NOSISWAGURU KEPALA SEKOLAH PENGAWAS 1. Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan Kepribadian 2. Bersemangat juang tinggi Sosial 3. Mandiri PedagogikManajerialSupervisi Manajerial 4. Pantang menyerah ProfesionalSupervisiSupervisi Akademik 5. Pembangun dan pembina jejaring KewirausahaanEvaluasi Pendidikan 6. Bersahabat dengan perubahan Penelitian dan Pengembangan 7. Inovatif dan menjadi agen perubahan 8. Produktif 9. Sadar mutu 10. Berorientasi global 11. Pembelajar sepanjang hayat 12. Menjadi rahmat bagi semesta alam

20 SMP PT exploring – strengthening - empowering SMA/K Pendidikan KARAKTER INTEGRASI & PEMBIASAAN SD TK PAUD Pendidikan AKADEMIK PENINGKATAN AKSES DAN MUTU PENDIDIKAN VOKASI. PERCEPATAN PENINGKATAN KUALIFIKASI AKADEMIK GURU KE S1/D4, SERTIFIKASI, DAN RINTISAN PENDIDIKAN PROFESI GURU PERCEPATAN PENINGKATAN JUMLAH DOSEN S3 DAN DAYA SAING PT PENINGKATAN AKSES & MUTU PAUD PENUNTASAN PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN pembangunan pendidikan diarahkan untuk menghasilkan insan Indonesia cerdas dan kompetitif melalui peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas dan relevansi, kesetaraan dan kepastian memperoleh layanan pendidikan... 20

21 21 SPM SSN RSBI SBI   SPM    KRITERIA  : 1.LEGAL 2.PEDAGOGIK 3.SOSIAL (0%) (0,65%) 1.SNP dan diperkaya Standar kualitas pendidikan Negara Maju 2.Berakreditasi A (95) dari BAN Sekolah/Madrasah 3.Pembelajaran Matematika, IPA dan kejuruan (SMK) dilakukan dalam bahasa Indonesia dan/atau bahasa Internasional (bilingual) 4.Nilai rata-rata UN 8,0 1.Sudah memenuhi SNP 2.Berakreditasi A dari BAN Sekolah/Madrasah 3.Pembelajaran Matematika IPA, dan kejuruan (SMK) dilakukan dalam bahasa Indonesia dan/atau bahasa Internasional (bilingual) 4.Nilai rata-rata UN 7,0 1.Memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) 2.Memiliki rata-rata UN 6,5 3.Tidak Double Shift 4.Berakreditasi B dari BAN Sekolah/Madrasah

22 Percepatan Pembangunan Pendidikan Pembangunan Satuan Pendidikan Penyediaan dan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bantuan Pendanaan Peserta Didik Penyempurnaan Sistem Pembelajaran SD/SMP 1-Atap BOS, BOMM Beasiswa PMT-AS Pendidikan Karakter Sistem Evaluasi Pendidikan Kewirausahaan Perpustakaan USB, RKB Laboratorium Kualifikasi Sertifikasi Distribusi Penyediaan Kesejahtera an Pelatihan Peningkatan LPTK Kurikulum Penyediaan & Penyebaran Materi SPM Akreditasi Bantuan Buku Penyelarasan 22

23 LAYANAN PENDIDIKAN INSANCERDASKOMPREHENSIF KONSTRUKSI REGULASI PENDIDIKAN PERANGKAT REGULASI UUPPPERMEN UU SISDIKNAS UU 14 UU 32 PP 19 PP 74 PP 38 PP 41 PERMENDIKNAS 27, 28, dan 35 PERMENEG PAN-RB 16 INTEGRASI PERAN: PEMERINTAH KAB./KOTAPEMERINTAH PROPINSIKEMENDIKBUD 1.Perencanaan Kebutuhan PTK 2.Pengangkatan dan Penempatan 3.Pemindahan 4.Peningkatan Kesejahteraan 5. Perlindungan 6.Pemberhentian 7.Sertifikasi. 1.Perencanaan Kebutuhan PTK SBI 2.Pengangkatan dan Penempatan 3.Pemindahan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PNS antar Kabupaten/Kota 4.Peningkatan Kesejahteraan 5.Perlindungan 6.Pemberhentian. 1.Perencanaan PTK Nasional 2.Pemindahan antar Propinsi 3.Peningkatan Kesejahteraan 4.Perlindungan 5.Pemberhantian karena Pelanggaran 6.Sertifikasi. Pendidikan didrive dan dimanage by design bukan by sinyalemen Ada ruang negosiasi yang sangat terbuka bagi Kemendibud dengan Pemerintah Daerah Ada UU 32 yang ditafsirkan belum berpihak pada pemberdayaan Perlu ada platform yang sama antara kemendikbud dengan pemerintah daerah: insan cerdas komprehensif, dengan ruh melayani dengan amanah tetapi belum ditangani di daerah dengan cerdas. Ada kunci Inggris dengan 4 komponen, tetapi tidak ditangani secara integratif (infrastrutur, PTK, peserta didik, dan content. Ada Segitiga “Ajaib” yang belum dipahami dengan baik Ada pilar 5 K tetapi belum dipahami dan diimplementasikan.

24 KOMPETENSI LULUSAN 1.Berpikir logis (beragumentasi) Berkomunikasi (lisan dan tulisan) 2.Problem Solving 3.Berani mengambil resiko 4.Bekerja mandiri dan Bekerjasama 5.Penguasaan Teknologi 6.Kapasitas Pebelajar Mandiri 1 OUPUT BELAJAR 1.Critical Book Report, Jurnal Report, Research Review 2.Mini Research Report 3.Project 4.Rekayasa Ide 4 5 PILAR BELAJAR 1.Learning Activities 2.Learning Ouput 3.Learning Outcomes 4.Learning Resources 5.Learning Assesment 2 AKTVITAS BELAJAR 1.Mengamati. 2.Meneliti 3.Menganalisis Data 4.Melaporkan Hasil 3 Isu strategis : Apakah masih diajarkan, dilatihkan dan dicontohkan kompetensi tersbut di sekolah ??? 1.Orientasinya bukan materi, tetapi kompetensi (dari content based  competence based) 2.Seluruh aktivitas belajar diarahkan pada kompetensi tersebut, sehingga yang diukur juga kompetensi dimaksud 3.Dielaborasi secara berjenjang dan proporsional ke masing jenjang pendidikan 4.Seluruh Mapel diarahkan untuk membangun kompetensi tesebut Isu strategis : Apakah lima pilar ini menjadi acuan seluruh proses di sekolah? 1.Bagaimana tingkat pemahaman dan kemampuan guru mengaplikasikan berbagai pendekatan dan teori yang relevan 2.Apakah isi, proses, dan penilaian bersesuaian dengan kompetensi yang diharapkan 3.Bagaimana tingkat pemahaman siswa tentang lima pilar tersebut? 4.Apakah kapasitas siswa dilkembangkan untuk melakukannya secara mandiri ? Isu strategis : Bagaimana kesinambungan aktivitas tersebut antar jenjang pendidikan ? 1.Apakah kapasitas untuk melakukan aktivitas tersebut masih dikembangkan untuk semua jalur dan jenjang pendidikan 2.Bagaimana benang merah detail kegiatan tersebut mulai dari SD, SMP, SMA sampai PT ? 3.Apakah semua pendidik pada setiap jenjang memahami kapasitas siswa antar jenjang ? 4.Apakah kapasitas tersebut berkelanjutan antar jenjang ? Isu strategis : Apakah produk belajar tersebut dielaborasi secara proporsional untuk semua jenjang pendidikan ? 1.Apakah produk tersebut menjadi fokus output belajar peserta didik ? 2.Bagaimana tingkat pemahaman dan kapasitas guru mempertahankan keberlanjutan produk tersebut antar jenjang pendidikan ? 3.Apakah produk tersebut digunakan sebagai alat evaluasi bagi siswa ?

25

26 KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF SPIRITUAL KOMPETENSI (LEVEL OF COMPETENCE) Suatu bidang kemampuan HARD SKILL endro.its SOFT SKILL

27 1.Kapasitas dan kapabilitas guru untuk mengevaluasi 2.Standar dan panduan penilaian 3.Kesesuaian penilaian dengan kompetensi, materi, proses. 4.Sistem penjaminan mutu evaluasi (evnstrumen monev dan konsistensi terhadap perbaikan evaluasi)

28 didukung oleh penguasaan sumber dan IT/ICT 1.Kecukupan Sumber belajar dan Kapasitas Menguasai Sumber (Buku Teks, Hasil Penelitian, dan Jurnal) 2.Ketersediaan dan Penguasaan terhadap IT/ICT 1.Kecukupan Sumber belajar dan Kapasitas Menguasai Sumber (Buku Teks, Hasil Penelitian, dan Jurnal) 2.Ketersediaan dan Penguasaan terhadap IT/ICT

29 Berbasis Pemetaan Kompetensi (Analisis Kebutuhan) Kecukupan dan Kesesuaian Instruktur, Materi, Proses Pelaksanaan Berbasis Kompetensi Pre Tes (Peta Entry Level) Authentic Assessment Post Test UK dan Penilaian Kinerja INPUTPROCESSOUTPUTOUTCOME MELAKUKAN INOVASI DAN PENGUATAN KKG DAN MGMP EVALUASI TERHADAP (1) INSTRUKTUR, (2) MATERI, (3) PROSES DAN (4) PENILAIAN MEMBANGUN DIKLAT DENGAN SISTEM (1) WEB BASED, (2) CAL/CIL, (3) MODUL, DAN (4) TATAPMUKA/ PENDAMPINGAN PENGUATAN PERAN LPMP, P4TK, LP2KS DAN LPTK

30 NOANALISIS BUTIR 1.DAYA SERAP 2.ANALISIS KESULITAN 3.STRUKTUR MATERI PARAMETERDIKLAT DASARDIKLAT LANJUTANDIKLAT PENGEMBANGAN ORIENTASI80 % SUBJECT MATTER, 20 % ACTIVE LEARNING METHOD 20 % SUBJECT MATTER, 80 % ACTIVE LEARNING METHOD, PERANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTI MEDIA, IT/ICT STRATEGI PRE – POST TEST PENILAIAN ACUAN PATOKAN KERJASAMA ANTARA LPTK, LPMP DAN P4TK PRE – POST TEST PENILAIAN ACUAN PATOKAN KERJASAMA ANTARA LPTK, LPMP DAN P4TK WORKSHOP PERAGAAN SHORT COURSE (SABATICAL LIVE) DALAM DAN LUAR NEGERI SISTEM INFORMASI TERPUSAT DI BPSDMPK UKURAN KEBERHASILAN ∆ (POST-PRE) ∆ (X2 - X1) UJIAN NASIONAL PERINGKAT SEKOLAH ∆ (POST-PRE) ∆ (X2 - X1) UJIAN NASIONAL PERINGKAT SEKOLAH LISENSI SERTIFIKAT LEGITIMASI MENGANALISIS : 1.HASIL UN 2.HASIL DIKLAT SEBELUMNYA 3.HASIL PENELITIAN 4.DATA SEKUNDER LAINNYA MELAKUKAN TES HASIL BELAJAR BAGI SISWA DAN UK BAGI GURU MERANCANG DIKLAT DALAM HAL : 1.MATERI 2.STRATEGI DAN METODE 3.UKURAN KEBERHASILAN PELAKSANAAN

31 UJI KOMPETENSI (2012: 10 %) SBG GURU (6 JP) SBG KS (18 JP TUGAS TEMBAHAN) ALTERNATIFSEBAGAI GURUSEBAGAI KSKEPUTUSAN UJI KOMPETENSI PENILAIAN KINERJA KOMPETEN DINILAI KINERJA SEBAGAI KS KOMPETENTIDAK KOMPETENDINILAI KINERJA SEBAGAI GURU TIDAK KOMPETEN WAJIB DIKLAT DASAR GURU PENILAIAN KINERJA SBG KS N ˂ SM N ≥ SM DIKLAT DASAR PENGUATAN KS KENAIKAN PANGKAT DAN PENGHARGAAN LAINNYA YANG RELEVAN DIKLAT LANJUT PENGUATAN KS

32 UJI KOMPETENSI N ˂ SM N ≥ SM PKB DIKLAT PENGEMBANGAN N ˂ SM N ≥ SM GURU PROFESIONAL 1.KENAIKAN PANGKAT/ JABATAN 2.PROMOSI 3.TUNJANGAN PROFESI PK INTERNALLY & EKSTERNALLY DRIVEN DIKLAT DASAR DIKLAT LANJUTAN SM : Standar Minimal PKB : Pembinaan Keprofesian Berkelanjutan PK : Penilaian Kinerja

33 UJI KOMPETENSI N ˂ SM N ≥ SM DIKLAT DIKLAT PIM N ˂ SM N ≥ SM SDM KOMPETEN 1.KENAIKAN PANGKAT/ JABATAN 2.PROMOSI 3.TUNJANGAN JABATAN PK INTERNALLY & EKSTERNALLY DRIVEN DIKLAT TEKNIS DIKLAT FUNGSIONAL PK : PENILAIAN KINERJA

34

35

36 Rata-Rata Nilai 8 Standar 64.73

37

38 Rata-Rata Nasional 68.58

39 Rata-Rata Nasional 68.96

40 Rata-Rata Nasional 68.22

41 Rata-Rata Nasional 49.81

42 Rata-Rata Nasional 59.53

43 Rata-Rata Nasional 56.87

44 Rata-Rata Nasional 50.72

45 Rata-Rata Nasional 72.77

46 46 PEMANFAATAN HASIL EDS 46 6

47 HASIL EDS: MEMBANGUN PETA MUTU PENDIDIKAN MEMBANGUN KAPABILITAS SEKOLAH UNTUK MELAKUKAN “CQI” MENGEMBANGKAN SISTEM PERENCANAAN PROGRAM PENDIDIKAN YG TERINTEGRASI, EFISIEN DAN EFEKTIF

48 LEVEL PEMANFAATAN: Rencana Pengembangan Sekolah Sistem Kendali Yang Akurat Bagi Kepala Sekolah Dan Pengawas Sistem Informasi Kebijakan Yang Terintegrasi Bagi Segenap Internal Dan External Stakeholders Pendidikan Bahan Bencmarking bagi SPM Eksternal Pendidikan Dasar Eksekusi Kebijakan Yang Akurat Bagi Pemerintah Daerah Dan Pusatpada 8 Snp

49 KISI BAHAN DISKUSI: RASIONAL : Mengapa EDS? EDS BERBASIS 8 SNP DAN INSTRUMENNYA MEKANISME, PROSEDUR DAN PELAKSANAAN EDS PEMANFAATAN EDS UNTUK PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN HAKIKAT DAN ASPEK LEGAL FORMAL ATRIBUT EVALUASI DIRI MASTER PLAN SPMI

50 BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (BPSDMPK-PMP) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

51 1. REDISTRIBUSI 2. FLEKSIBILTAS (HORIZONTAL DAN VERTIKAL) SKB 5 MENTERI : BELUM EFEKTIF KARENA KOMITMEN, HAMBATAN POLITIS, TEKNIS, DAN LEGITIMASI REGULATIF DITINGKATKAN MENJADI PP BERBASIS PP NO 74 TH  Perencanaan kebutuhan guru  Pendidikan Akdemik dan Profesi Guru  Rekrutmen/Seleksi EVALUASI PENILAIAN PENGUKURAN KINERJA GURU TUNJANGAN  PROFESI  FUNGSIONAL  KHUSUS  MASLAHAT SUBSIDI KUALIFIKASI

52 NODASARDESKRIPSI 1.UU Guru dan Dosen No. 14/2005 Pasal 1 Kinerja guru dibingkai dalam lingkup beban tugas dan tanggungjawabnya, yaitu: merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok sesuai dengan beban kerjaGuru 2.T.R.Mitchell (2008) Secara umum ukuran kinerja dapat dilihat dari lima hal, yaitu: Quality of work kualitas hasil kerja, Promptness - ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan Initiative – prakarsa dalam menyelesaikan pekerjaan Capability – kemampuan menyelesaikan pekerjaan, Communication – kemampuan membina kerjasama dengan pihak lain 3.Patdono (SAM) 4.Permeneg PAN-RB Penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.Unsur yang dinilai dalam PK Guru adalah 14 kompetensi untuk guru mata pelajaran/guru kelas., 17 (tujuh belas) untuk kompetensi guru BK/konselor dan pelaksanaan tugas tambahan lain yang relevan dengan fungsPiussate Pekngoemlbaanhga/n mProfeasid Perndaidsikah DRIVEROUTCOME + KINERJA KOMPETENSIPRESTASI = KOMPETENSI PRESTASI +

53 NOISUKETERANGAN 1. KHALAYAK SASARANMENETAPKAN PESERTA BERBASIS PEMETAAN 2. PRIORITAS KOMPETENSIKURIKULUM BERBASIS ANALISI KESULITAN 3. MATERIMATERI YANG MENDUKUNG KOMEPETENSI 4. STRATEGI, INSTRUKTUR DAN SISTEM EVALUASI KETEPATAN DAN KEAKURATAN STRATEGI UNTUK MENDUKUNG EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS 5. POBMEMILIKI POB YANG DETAIL UNTUK SEMUA AKTIVITAS DAN SUB AKTIVITAS 6. MONEVRANCANGAN DAN PELAKSANAAN MONEV UNTUK CQI

54 NOASPEKKETERANGAN 1. SUBSTANSI1)TUJUAN DAN MANFAAT UKG 2)TELAH MENJADI MILIK PUBLIK: VALIDITAS, RELIABILITAS, TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS, KREDIBILITAS, DAN AKSEPTABILITAS 3)UMPAN BALIK BAGI GURU, SEKOLAH, LPTK, DAN BADAN 2. ASPEK LEGAL FORMALUU GURU dan DOSEN, PP 74, PERMENEG PAN & RB SOSIOKULTURALMERUPAKAN HAL BARU BAGI GURU 4. PSIKOLOGISSUASANA KEBATINAN GURU 5. “POLITIS”SANGAT MUNGKIN TERSERET KE RANAH POLITIS APALAGI TIDAK DIDESAIN DENGAN BAIK SEBAB MENYANGKUT JUMLAH YANG SANGAT BESAR 6. TEKNIS1)ON LINE, OFF LINE, KESIAPAN TEMPAT UJIAN DAN LAIN SEBAGAINYA 2)POB

55 UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI AWAL SERTIFIKASI(PRA & PASCA PLPG) UJI KOMPETENSI PRA PKG UJI KOMPETENSI PKB 1.SELEKSI 2.PEMETAAN 3.DIAGNOSTIK 4.UMPAN BALIK BAGI LPTK DAN LEMBAGA DIKLAT 1.SYARAT KELULUSAN 2.PEMETAAN 3.DIAGNOSTIK 4.UMPAN BALIK BAGI LPTK DAN LEMBAGA DIKLAT 1.PRASYARAT PKG 2.PEMETAAN 3.DIAGNOSTIK 4.UMPAN BALIK BAGI LPTK DAN LEMBAGA DIKLAT

56 NOASPEKKETERANGAN 1. FUNGSI: UJI KOMPETENSI AWAL PRA PLPG UJI KOMPETENSI PASCA PLPG UJI KOMPETENSI PASCA DIKLAT DASAR KETIGA UJI DIKEMBANGKAN SETARA KARENA DELTANYA AKAN DIGUNAKAN UNTUK MENILAI KUALITAS PROSES DAN KUALITAS OUT PUT DENGAN FORMULA KEBERHASILAM : JIKA X2>X1; SIGNIFIKAN 2. DOMAINPROFESIONAL DAN PEDAGOGI 3. STRATEGI PENGEMBANGAN KONSTRUKSI INDIKATOR, BUTIR DAN RASIONALNYA KISI TES PENGEMBANGAN BUTIR TES 4. PROSES PEMBAKUAN (UJI COBA) VALIDITAS (ISI), RELIABILITAS, DAYA BEDA DAN TINGKAT 5. ADMINISTRASI KETERSDIAAN BUKTI KELAYAKAN KEMUDAHAN UNTUK MELAKUKAN ANALISIS

57 NOASPEKKETERANGAN 1. KOMPETENSI PROFESIONAL 1)Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 2)Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif KONSISTENSI PENGUASAAN MATERI GURU: ANTARA CONTENT DENGAN PERFORMANCE TEKS, KONTEKS, & REALITAS FAKTA, PRINSIP, KONSEP DAN PROSEDUR KETUNTASAN TENTANG PENGUASAAN FILOSOFI, ASAL-USUL, DAN APLIKASI ILMU 2. KOMPETENSI PEDAGOGI 1)Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik 2)Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif 3)Merencanakan dan mengembangkan kurikulum 4)Melaksanakan pembelajaran yang efektif 5)Menilai dan mengevaluasi pembelajaran KONSISTENSI PENGUASAAN PEDAGOGI ANTARA CONTENT DENGAN PERFORMANCE: BUKAN SEKEDAR PENGUASAAN GURU TENTANG PENGENALAN PESERTA DIDIK, MODEL BELAJAR, PERENCANAAN, PELAKSANAAN, EVALUASI, TETAPI TES YANG MAMPU MEMPREDIKSI BAGAIMANA GURU MENGINTAGRASIKAN KELIMANYA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN CATATAN : KELIMA HAL TERSEBUT BUKAN KOMPETENSI TETAPI STANDAR KOMPETENSI

58 Resources Teaching-Learning Process Graduates Incoming Students Staff Library Physical Facilities Laboratories Funding Organization Curriculum Management Leadership Quality Assurance Academic Community Job Market Community Acknowledgement Demand Ed. LRAISE in Education Academic Atmosphere Sustainability Internal Management Relevance Efficiency & Productivity

59 SITUASI PBM GURU: Situasi 1 Tidak mematuhi jadwal semester Situasi 2 Memenuhi jlh kehadiran tetapi tidak tepat waktu. Situasi 3 Memenuhi jlh kehadiran, tepat waktu, tetapi materi pembelajran tidak relevan dengan kompetensi. Situasi 4 Memenuhi jlh kehadiran, tepat waktu, materi relevan, tetapi ketuntasan dan kedalaman materi tidak memadai Situasi 7 Guru memenuhi semua kriteria di atas dan siswa kompeten Situasi 6 Memenuhi jlh kehadiran, tepat waktu, materi relevan, ketuntasan dan kedalaman materi memadai, berbasis kepada penyelesaian masalah stake holder, tetapi siswa tidak mencapai standar kompetensi. Situasi 5 Memenuhi jlh kehadiran, tepat waktu, materi relevan, ketuntasan dan kedalaman materi memadai, tetapi tidak berbasis kepada penyelesaian masalah stake holder

60 SITUASI MATERI PEMBELAJARAN : Situasi 2 Masih terbatas pada pada buku pegangan saja. Situasi 3 Dikembangkan sendiri dengan materi referensi yang relevan. Situasi 4 Dikembangkan bersama teman sejawat. Situasi 5 Dikembangkan dengan melibatkan teman sejawat, pakar dan praktisi serta berbasis keunggulan lokal dan kebutuhan masyarakat. Situasi 1 Tidak tuntas menyelesaikan materi sesuai kurikulum.

61 PENILAIAN : Situasi 1 Dikembangkan sendiri oleh guru Situasi 2 Dikembangkan dgn melibatkan teman sejawat Situasi 3 Dikembangkan dgn melibatkan teman sejawat dan external stakeholder untuk menetapkan evaluasi berstandar Situasi 4 Dikembangkan dgn melibatkan MGMP/KKG dan external stakeholder untuk menetapkan evaluasi berstandar dan memenuhi seluruh kaidah metodologis evaluasi

62 KOMPETENSI UTUH LULUSAN ISI PROSES PTK PENGELOLAAN PEMBIAYAAN LIFE SKILL : KARAKTER (SOFT SKILL) ILMU DAN KETERAMPILAN (HARD SKILL) STANDAR LOKAL, NASIONAL DAN INTERNASIONAL SPESIFIKASI DAN KEUNGGULAN SARPRAS EVALUASI

63 KOMPETENSI UTUH LULUSAN ISI PROSES PTK PENGELOLAAN PEMBIAYAAN SARPRAS EVALUASI

64 STANDAR 1 : ISI NO INDIKATOR 1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP 2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran 3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa 4. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 5. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

65 STANDAR 2 : PROSES NOINDIKATOR 1. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan panduan KTSP 2.Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok 3. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran 4. RPP memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik. 5. Siswa dapat mengakses buku panduan, buku pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah. 6. Guru menggunakan buku panduan, buku pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. 7. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. 8. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi 9. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.

66 3 KOMPETENSI LULUSAN 1ISI Kurikulum (berbasis KTSP BSNP, karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran 2PROSES Sylabus (berbasis SI, SKL, KTSP, mandiri atau berkelompok), RPP, akasesibilitas siswa terhadap sumber belajar, keterlibatan siswa, dan monev pembelajaran 8PENILAIAN 6PENGELOLAAN 4PTK 5SARPRAS 7PEMBIAYAAN

67 STANDAR 3 : KOMPETENSI LULUSAN NOINDIKATOR 1. Jumlah pendidik memenuhi standar 2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar 3. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 5. Kompetensi pendidik memenuhi standar 6. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar

68 STANDAR 4 : PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN NOINDIKATOR 1. Jumlah pendidik memenuhi standar 2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar 3. Kualifikasi pendidik memenuhi standar 4. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar 5. Kompetensi pendidik memenuhi standar 6. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar

69 STANDAR 5: SARANA DAN PRASARANA NOINDIKATOR 1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran rugaan, jumlah ruangan, persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya. 2. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar. 3. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. 4. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar 5. Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus

70 STANDAR 6 : PENGELOLAAN NOINDIKATOR 1. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 2. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas 3. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan 4. Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan 5. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. 7. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur, menilai kinerja, dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar. 8. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan 9. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien, efektif, dan dapat diakses 10. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. 11. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional 12. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis 13. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis

71 STANDAR 7 : PEMBIAYAAN NOINDIKATOR 1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 2. Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan. 3. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel 4. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan 5. Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri 6. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat 7. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. 8. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. 9. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi

72 STANDAR 8: PENILAIAN NOINDIKATOR 1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. 2. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). 3. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat 4. Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik 5. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik 6. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran 7. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. 8. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.

73 Masa Lalu Mutu Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Masa Mendatang Mutu Pendidikan secara keseluruhan (8 Standar) dan independen masing- masingnya. Interaksi erat dengan PMPTK/BPSDM-PMP Interaksi erat dengan semua Unit Utama Pelatihan Guru dan Kepala Sekolah pada Satuan Pend. Pemantauan, Supervisi, Fasilitasi thd Satuan Pend. Penyaluran tunjangan guru honor Sosialisasi dan pengawasan pelaksanaan kebijakan Kementerian secara umum Fokus pada Dikdas dan Dikmen (Sesuai PP19) Koordinasi dengan BPPNFI/P2PNFI untuk PAUD Kerjasama PT/LPTK untuk Sertifikasi Guru Kerjasama PT/LPTK untuk proses penjaminan mutu seutuhnya 73

74 BPSDMP & PMP DITJEN DIKDAS DITJEN DIKMEN SETJEN/PDSP BALITBANG SATUAN PENDIDIKAN LPMP DINAS PENDIDIKAN PPPPTK/LPPKS PT/LPT K Konsultasi, pelak- sanaan kebijakan dan pelaporan Penyaluran honor guru bantu Pengiriman data pendidikan dan fasilitasi uji kompetensi guru Koordinasi pelaksanaan Ujian Nasio- nal, guru bantu dan guru ber- prestasi Kerjasama pelatihan PTK Pelatihan guru & Kepala Sekolah Kerjasama sertifikasi guru 74

75 BPSDMP & PMP DITJEN DIKDAS DITJEN DIKMEN SETJEN/PDSP BALITBANG SATUAN PENDIDIKAN LPMP DINAS PENDIDIKAN PPPPTK/LPPKS PT/LPTK Konsultasi, pelak- sanaan kebijakan dan pelaporan Pengumpulan data, Pelaporan mutu Verifikasi data, Pengawasan ujian Koordinasi program dan data pendidi- kan, pemetaan mutu & pe- ngembangan sistem mutu Koordinasi/sinkronisa si data serta program kompetensi PTK, dan kerjasama pelatihan PTK Supervisi mutu dan fasilitasi, sampling mutu Kerjasama pelatihan PTK & sertifikasi guru BPPNFI/P2PN FI Koordinasi penja- minan mutu PAUD 75


Download ppt "KINERJA GUR BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (BPSDMPK-PMP) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google