Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Linguistik : Sebuah Pengantar 24 Februari 2014.  Letak Keilmiahan Linguistik  Tahap-tahap Penelitian Linguistik  Metode dalam Linguistik  Alur dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Linguistik : Sebuah Pengantar 24 Februari 2014.  Letak Keilmiahan Linguistik  Tahap-tahap Penelitian Linguistik  Metode dalam Linguistik  Alur dalam."— Transcript presentasi:

1 Linguistik : Sebuah Pengantar 24 Februari 2014

2  Letak Keilmiahan Linguistik  Tahap-tahap Penelitian Linguistik  Metode dalam Linguistik  Alur dalam Penelitian Linguistik  Pendekatan dalam Linguistik  Manfaat Penelitian Linguistik

3 Syarat KeeksplisitanSyarat KesistematisanSyarat Keobjektifan

4 Dipenuhi dengan menyatakan secara jelas kriteria yang mendasari suatu penelitian dan menyusun peristilahan secara jelas dan konsisten

5 kerangka deskriptif  Dipenuhi dengan menentukan kerangka deskriptif yang dipakai untuk menyesuaikan pandangannya tentang data yang dilihat dan dicari. pengujian  Dipenuhi dengan pengujian yang ketat terhadap hipotesis, perkiraan, atau pandangan tentang bahasa. kerangka deskriptif  Dipenuhi dengan menentukan kerangka deskriptif yang dipakai untuk menyesuaikan pandangannya tentang data yang dilihat dan dicari. pengujian  Dipenuhi dengan pengujian yang ketat terhadap hipotesis, perkiraan, atau pandangan tentang bahasa.

6  Sikap terbuka dalam analisis.  Sikap kritis dengan ‘mencurigai’ setiap hipotesis sampai dapat dibuktikan secara memadai.  Berhati-hati terhadap dugaan yang tidak berdasar.  Berusaha sejauh mungkin memakai prosedur standar yang telah ditentukan.  Sikap terbuka dalam analisis.  Sikap kritis dengan ‘mencurigai’ setiap hipotesis sampai dapat dibuktikan secara memadai.  Berhati-hati terhadap dugaan yang tidak berdasar.  Berusaha sejauh mungkin memakai prosedur standar yang telah ditentukan.

7 Tahap Spekulasi Tahap Observasi & Klasifikasi Tahap Perumusan Teori

8 TAHAP SPEKULASI TAHAP OBSERVASI & KLASIFIKASI Tahap dimana peneliti masih berspekulasi atau memperkirakan atau menduga atas fakta yang belum tentu benar. Tahap dimana para ahli mengumpulkan dan menggolong-golongkan segala fakta secara teliti, tanpa memberikan teori apapun.

9 Tahap dimana...  berusaha memahami dan mengajukan pertanyaan atas masalah-masalah.  merumuskan hipotesis atas pertanyaan2 tersebut.  menyusun tes untuk menguji hipotesis atas fakta yang ada. Tahap dimana...  berusaha memahami dan mengajukan pertanyaan atas masalah-masalah.  merumuskan hipotesis atas pertanyaan2 tersebut.  menyusun tes untuk menguji hipotesis atas fakta yang ada. Dalam tahap ini, suatu teori harus...  Tuntas, artinya dapat mencakup semua fakta.  Konsisten, artinya tidak mengandung pernyataan2 yang saling bertentangan.  Sederhana, artinya mengungkapkan pernyataan2 secara lugas tentang data. Dalam tahap ini, suatu teori harus...  Tuntas, artinya dapat mencakup semua fakta.  Konsisten, artinya tidak mengandung pernyataan2 yang saling bertentangan.  Sederhana, artinya mengungkapkan pernyataan2 secara lugas tentang data.

10 Metode Sinkronis Bahasa dikaji dari satu kurun waktu tertentu Metode Diakronis Bahasa dikaji dari waktu ke waktu

11 Linguistik Sinkronis Sinkronis Linguistik Diakronis Diakronis

12 Metode Deduktif Dari umum ke khusus Metode Induktif Dari khusus ke umum

13 Metode Induktif Metode yang berlangsung dari fakta ke teori Metode Deduktif Metode yang berlangsung dari teori ke fakta

14 METODE INDUKTIFMETODE DEDUKTIF Pengamatan Data Wawasan Struktur Data Perumusan Hipotesis Pengujian Hipotesis Dilaksanakan dengan merumuskan hipotesis terlebih dahulu, kemudian mengujikannya pada data.

15 HipotesisDataUji Hipotesis GeneralisasiInduktif

16  Linguistik mendekati bahasa secara deskriptif, dimana apa yang sebenarnya diungkapkan seseorang, BUKAN apa yang menurut peneliti seharusnya diungkapkan.  Linguistik tidak berusaha untuk memaksakan aturan-aturan suatu bahasa dengan kerangka bahasa lain.  Linguistik mendekati bahasa secara deskriptif, dimana apa yang sebenarnya diungkapkan seseorang, BUKAN apa yang menurut peneliti seharusnya diungkapkan.  Linguistik tidak berusaha untuk memaksakan aturan-aturan suatu bahasa dengan kerangka bahasa lain.

17  Linguistik memperlakukan bahasa sebagai suatu sistem dan BUKAN hanya sebagai kumpulan dari unsur-unsur yang terlepas.  Linguistik memperlakukan bahasa BUKAN sebagai sesuatu yang statis, melainkan sesuatu yang selalu berkembang sejalan dengan perkembangan sosial budaya pemakainya.  Linguistik memperlakukan bahasa sebagai suatu sistem dan BUKAN hanya sebagai kumpulan dari unsur-unsur yang terlepas.  Linguistik memperlakukan bahasa BUKAN sebagai sesuatu yang statis, melainkan sesuatu yang selalu berkembang sejalan dengan perkembangan sosial budaya pemakainya.

18 Teoritis Bagi org yg mempelajari linguistik scr mendalam Praktis Bagi org yg mengganggap linguistik sbg pendukung bidang lain

19 Bunyi ujaranKosakataKalimat Pemerolehan Bahasa Sosio- kultural

20 LINGUISTIK MURNI LINGUISTIK TERAPAN  Fonetik  Fonologi  Morfologi  Sintaksis  Semantik  Pragmatik  Sosiolinguistik  Psikolinguistik  Linguistik Kognitif  Pengajaran  Penerjemahan  Leksikologi  dll

21 Kajian Linguistik Jepang


Download ppt "Linguistik : Sebuah Pengantar 24 Februari 2014.  Letak Keilmiahan Linguistik  Tahap-tahap Penelitian Linguistik  Metode dalam Linguistik  Alur dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google