Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bagaimana para Ahli Biologi Bekerja? A. Hasrat Ingin tahu B Pendekatan Non Ilmiah C. Pendekatan Ilmiah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bagaimana para Ahli Biologi Bekerja? A. Hasrat Ingin tahu B Pendekatan Non Ilmiah C. Pendekatan Ilmiah."— Transcript presentasi:

1

2 Bagaimana para Ahli Biologi Bekerja? A. Hasrat Ingin tahu B Pendekatan Non Ilmiah C. Pendekatan Ilmiah

3 Pendekatan Non ilmiah a.Akal sehat b.Penemuan secara Kebetulan ex. Penemuan kina untuk obat malaria c. Penemuan Coba-coba d. Pendapat para Ahli (tanpa diuji Kebenaran

4 Pendekatan ilmiah Penyelesaian permasalahan melalui metode Ilmiah

5 METODE ILMIAH Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project). Secara umum metode ilmiah meliputi langkah-langkah berikut:

6 LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH Observasi Awal Mengidentifikasi Masalah Merumuskan atau Menyatakan HipotesisMerumuskan atau Menyatakan Hipotesis Melakukan Eksperimen Menyimpulkan Hasil Eksperimen

7 Setelah topik yang akan diteliti dalam proyek ilmiah ditentukan, langkah pertama untuk melakukan proyek ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan topik tersebut melalui pengalaman, berbagai sumber ilmu pengetahuan, berkonsultasi dengan ahli yang sesuai.

8 OBSERVASI AWAL Gunakan semua referensi: buku, jurnal, majalah, koran, internet, interview, dll. Kumpulkan informasi dari ahli: instruktur, peneliti, insinyur, dll. Lakukan eksplorasi lain yang berhubungan dengan topik.

9 IDENTIFIKASI MASALAH Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan, bukan jawaban ya atau tidak. Sebagai contoh: Bagaimana cara menyimpan energi surya di rumah?

10 . Batasi permasalahan seperlunya agar tidak terlalu luas. Pilih permasalahan yang penting dan menarik untuk diteliti. Pilih permasalahan yang dapat diselesaikan secara eksperimen

11 MENYUSUN RUMUSAN MASALAH Hal-hal yang harus diperhatikan: MMasalah menyatakan adanya keterkaitan antara beberapa variabel MMasalah tersebut merupakan masalah yang dapat diuji dan dapat dipecahkan MMasalah disusun dalam bentuk pertanyaan yang singkat, padat dan jelas

12 MERUMUSKAN HIPOTESIS Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.

13 PENGUJIAN HIPOTESIS Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.

14 Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.

15 . Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen. Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan. Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil. Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama

16 MENYIMPULKAN HASIL EKSPERIMEN Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan- alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.

17 Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis: Jangan ubah hipotesis Jangan abaikan hasil eksperimen Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen.

18 . Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah. Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu : Sikap ilmiah Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah. Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu:

19 1) Ketrampilan proses sains dasar, meliputi: a. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan.

20 b. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan. c. Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya.

21 d. Mempraktikkan/meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi; kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi. e. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses.

22 2) Ketrampilan proses sains terpadu, yang terdiri dari: a. Mengidentifikasi variabel b. Menyusun tabel data c. Menyusun grafik d. Mendeskripsikan hubungan antar variabel e. Perolehan data dan pemrosesan data f. Menganalisia penyelidikan g. Merumuskan hipotesis h. Mendefinisikan variabel secara operasional i. Melakukan eksperimen j. Inferens

23 Produk ilmiah Dengan menggunakan sikap dan proses ilmiah, para ahli memperoleh produk ilmiah, yaitu penemuan-penemuan yang dapat berupa ”fakta, konsep, prinsip, teori, dan hukum” Produk ilmiah sangat berpengaruh pada perkembangan ilmu dan teknologi. Produk ilmiah ditujukan untuk kesejahteraan manusia dengan menciptakan sesuatu yang baru dan berdaya guna bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia

24 a.Fakta adalah data nyata yang diperoleh dari hasil pengamatan b.Konsep adalah suatu gagasan/ide yg digeneralisasikan dari pengalaman- pengalaman tertentu dan relevan, misal: konsep tentang logam, konsep tentang cahaya c.Prinsip adalah generalisasi dari konsep- konsep yg saling berhubungan, misal: logam dipanaskan akan memuai

25 d. Teori adalah suatu generalisasi dari prinsip-prinsip ilmiah yang saling berkaitan yg menjelaskan gejala-gejala ilmiah,misal teori gravitasi, teori evolusi, teori sel e. Hukum merupakan pernyataan yg mengungkapkan adanya hubungan antar gejala alam yg konsisten. Hukum telah diuji kebenarannya oleh para ahli di bidangnya, bersifat umum dan mempunyai derajad ketetapan yg tinggi, contohnya hukum Mendel, hukum Boyle

26


Download ppt "Bagaimana para Ahli Biologi Bekerja? A. Hasrat Ingin tahu B Pendekatan Non Ilmiah C. Pendekatan Ilmiah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google