Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TINJAUAN UMUM HUKUM PASAR MODAL INDONESIA Dosen: Munawar Kholil, SH., M.Hum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TINJAUAN UMUM HUKUM PASAR MODAL INDONESIA Dosen: Munawar Kholil, SH., M.Hum."— Transcript presentasi:

1 TINJAUAN UMUM HUKUM PASAR MODAL INDONESIA Dosen: Munawar Kholil, SH., M.Hum

2 PERANAN PASAR MODAL Alternatif Investasi Alternatif Investasi Penyehatan Usaha Penyehatan Usaha Sarana Divestasi Sarana Divestasi Sebagai Sumber Pembiayaan Sebagai Sumber Pembiayaan

3 Perkembangan Pasar Modal Indonesia 1. Periode Permulaan ( ) 2. Periode Pembentukan Bursa ( ) 3. Periode Awal Kemerdekaan( ) 4. Periode Kebangkitan ( ) 5. Periode Pengaktifan Kembali ( ) 6. Periode Deregulasi ( ) 7. Periode Kepastian Hukum (1995 – kini) 8. Periode Menyongsong Independensi Bapepam

4 Pra Deregulasi ( ) Jumlah Emiten masih sangat sedikit (27) Jumlah Emiten masih sangat sedikit (27) Index Harga Saham Gabungan (IHSG) antara Index Harga Saham Gabungan (IHSG) antara Masyarakat masih awam tentang Pasar Modal Masyarakat masih awam tentang Pasar Modal Investor asing dilarang berinvestasi di Pasar Modal Investor asing dilarang berinvestasi di Pasar Modal Bapepam menjalankan fungsi ganda sebagai Pengawas dan Pengelola Bursa Bapepam menjalankan fungsi ganda sebagai Pengawas dan Pengelola Bursa

5 Deregulasi ( ) Jumlah emiten meningkat drastis (145) Jumlah emiten meningkat drastis (145) IHSG sempat mencapai 680 IHSG sempat mencapai 680 Masyarakat mulai gandrung akan Pasar Modal Masyarakat mulai gandrung akan Pasar Modal Investor asing boleh berinvestasi di Pasar Modal Investor asing boleh berinvestasi di Pasar Modal DIbukanya Bursa Pararel Indonesia (1988) dan Bursa Efek Surabaya (1989) DIbukanya Bursa Pararel Indonesia (1988) dan Bursa Efek Surabaya (1989)

6 Konsolidasi ( ) Jumlah emiten terus meningkat (231) Jumlah emiten terus meningkat (231) IHSG antara IHSG antara Swastanisasi Bursa Efek Jakarta (1992) Swastanisasi Bursa Efek Jakarta (1992) Bapepam hanya berperan sebagai Pengawas Bapepam hanya berperan sebagai Pengawas Berdirinya dua lembaga baru KDEI (sekarang KSEI) dan PT Pefindo (Credit Rating Agency) Berdirinya dua lembaga baru KDEI (sekarang KSEI) dan PT Pefindo (Credit Rating Agency) Pengetahuan Investor Meningkat Pengetahuan Investor Meningkat

7 UU Pasar Modal (1995 s/d 2008) Diundangkannya UUPM No 8/1995 Diundangkannya UUPM No 8/1995 Otomatisasi Perdagangan di BEJ Otomatisasi Perdagangan di BEJ Fungsi Bapepam semakin meluas Fungsi Bapepam semakin meluas Diperkenalkannya Reksa Dana terbuka dan tertutup (1996 ditetapkan sebagai tahun Reksa Dana) Diperkenalkannya Reksa Dana terbuka dan tertutup (1996 ditetapkan sebagai tahun Reksa Dana) Dikembangkannya SRO dengan pendirian LKP dan LPP Dikembangkannya SRO dengan pendirian LKP dan LPP Diterbitkannya Cetak Biru Pasar Modal (Capital Market Blue Print) Diterbitkannya Cetak Biru Pasar Modal (Capital Market Blue Print) Jumlah Emiten 2005, 334 Emiten Jumlah Emiten 2005, 334 Emiten IHSG 2005, 1290 (posisi s/d 17 Feb 06, 1237) IHSG 2005, 1290 (posisi s/d 17 Feb 06, 1237)

8 Pasar Modal (2008 – sekarang) Deregulasi intitusi penyelenggara pasar sekunder dg digabungnya Bursa Efek Jakarta dengan Bursa Efek Surabaya dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI). Deregulasi intitusi penyelenggara pasar sekunder dg digabungnya Bursa Efek Jakarta dengan Bursa Efek Surabaya dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI).

9 Keikutsertaan dalam Forum Internasional Anggota aktif di IOSCO Anggota aktif di IOSCO Anggota aktif di CCS – ASEAN Anggota aktif di CCS – ASEAN Berpatisipasi dalam berbagai seminar/workshop internasional seperti yang diselenggarakan antara lain oleh Regulator Pasar Modal di Amerika, Jepang, Australia, Hongkong dan institusi Pasar Modal internasional. Berpatisipasi dalam berbagai seminar/workshop internasional seperti yang diselenggarakan antara lain oleh Regulator Pasar Modal di Amerika, Jepang, Australia, Hongkong dan institusi Pasar Modal internasional.

10 Hubungan Kerjasama (Penandatanganan MoU) Dalam Negeri Kejaksaan Kejaksaan Kepolisian Kepolisian Kantor Menpora Kantor Menpora Beberapa Universitas di Indonesia Beberapa Universitas di Indonesia Luar Negeri US-SEC SFC-Hongkong SEC-Malaysia ASIC-Australia SEC-Sri Lanka

11 Struktur Kelembagaan Pasar Modal Indonesia MENTERI KEUANGAN BADAN PENGAWAS PASAR MODAL & LEMBAGA KEUANGAN BURSA EFEK LKP (Lembaga Kliring & Penjaminan) LPP (Lembaga Penyimpanan & Penyelesaian) Perusahaan Efek Emiten, Perusahaan Publik, dan Reksa Dana Lembaga Penunjang Profesi Penunjang -Pen-jamin Emisi - Perantara Pedagang Efek - Manajer Investasi -Biro Administrasi Efek - Bank Kustodian - Wali Amanat - Penasihat Investasi - Pemeringkat Efek - Akuntan - Konsultan Hukum - Penilai - Notaris - -Penasihat Investasi Investor Individu/Institusi Domestik/Asing

12 MOBILISASI DANA MELALUI PASAR MODAL BAPEPAM INVESTOREMITEN PENILAI KONSULTAN HUKUM NOTARIS AKUNTAN MELINDUNGI

13 Masyarakat Pasar Modal EMITENINVESTOR √ Intermediaries √ Profesi Penunjang Pasar Modal √ Lembaga Penunjang Pasar Modal √ Self Regulatory Organization √ Regulator

14 Lembaga Penunjang Pasar Modal Lembaga Penunjang Pasar Modal - Wali Amanat - Bank Kustodian - Bank Kustodian - Biro Administrasi Efek - Biro Administrasi Efek Self Regulatory Organization Self Regulatory Organization - Bursa Efek - LKP - LKP - LPP - LPP Regulator Regulator - Bapepam

15 Profesi Penunjang Pasar Modal & Lembaga Penunjang Pasar Modal Menguasai seluruh aspek teknis di bidang Pasar Modal Menguasai seluruh aspek teknis di bidang Pasar Modal Independent Independent Integritas Integritas Memiliki Kemampuan untuk selalu meningkatkan kemampuan dari waktu ke waktu Memiliki Kemampuan untuk selalu meningkatkan kemampuan dari waktu ke waktu Memberikan pelayanan yang berkualitas Memberikan pelayanan yang berkualitas Low Cost Low Cost Memahami praktik pasar modal internasional Memahami praktik pasar modal internasional

16 Perangkat Hukum Peraturan Pasar Modal UU No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal UU No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal 2 PP: 2 PP: - PP 45 th 1995 ttg Penyelenggaraan Kegiatan di bidang PM - PP 46 th 1995 ttg Tata Cara Pemeriksaan di bidang PM - PP 46 th 1995 ttg Tata Cara Pemeriksaan di bidang PM 4 KMK 4 KMK - KMK 645/KMK.010 ttg Pencabutan KMK 1548/KMK.013/1990 ttg PM sebagaimana diubah terakhir dengan KMK 284/KMK.010/ KMK 646/KMK.010/1995 ttg Pemilikan Saham atau Unit Penyertaan Reksa Dana oleh Pemodal Asing - KMK 646/KMK.010/1995 ttg Pemilikan Saham atau Unit Penyertaan Reksa Dana oleh Pemodal Asing - KMK 647/KMK.010/1995 ttg Pembatasan Pemilikan Saham Perusahaan Efek oleh Pemodal Asing dicabut dengan KMK 467/KMK.010/ KMK 647/KMK.010/1995 ttg Pembatasan Pemilikan Saham Perusahaan Efek oleh Pemodal Asing dicabut dengan KMK 467/KMK.010/ KMK 455/KMK.010/1997 ttg Pembelian Saham oleh Pemodal Asing melalui PM - KMK 455/KMK.010/1997 ttg Pembelian Saham oleh Pemodal Asing melalui PM ±160 Keputusan Ketua Bapepam ±160 Keputusan Ketua Bapepam Peraturan SRO (Peraturan Bursa, LKP, LPP) Peraturan SRO (Peraturan Bursa, LKP, LPP)

17 Peraturan di Bidang Pasar Modal Kepastian Hukum Kepastian Hukum Transparansi Transparansi Perdagangan yang aman dan likuid Perdagangan yang aman dan likuid Profesionalisme Profesionalisme Kesempatan Berinvestasi Kesempatan Berinvestasi

18 Fungsi Pasar Modal 1. Sarana menghimpun dana2 masyarakat utk disalurkan ke dlm kegiatan2 produktif 2. Sumber pembiayaan yg mudah, murah dan cepat bagi dunia usaha dan pembangunan nasional. 3. Mendorong terciptanya kesempatan berusha & sekaligus menciptakan kesempatan kerja. 4. Mempertinggi alokasi sumber produksi.

19 5. Memperkokoh beroperasinya mekanisme financial market dlm menata sistem moneter, krn pasar modal dpt mjd sarana “open market operation” sewaktu-waktu diperlukan bank sentral. 6. Menekan tingginya bunga menuju suatu “rate” yg reasonable. 7. Sebagai alternatif investasi bagi pemodal.

20 Peraturan SRO PERATURAN BURSA PERATURAN BURSA PERATURAN LPP (Lemb. Penyimpanan dan Penyelesaian). PERATURAN LPP (Lemb. Penyimpanan dan Penyelesaian). PERATURAN LKP (Lemb. Kliring dan Penjaminan). PERATURAN LKP (Lemb. Kliring dan Penjaminan).

21 Self Regulatory Organization (SRO) Harus mampu untuk menjadi motor dalam menciptakan efisiensi Harus mampu untuk menjadi motor dalam menciptakan efisiensi Memahami trend dari global market Memahami trend dari global market Mengambil langkah-langkah untuk memacu para anggota/pengguna jasa dalam memenangkan persaingan dengan negara lain Mengambil langkah-langkah untuk memacu para anggota/pengguna jasa dalam memenangkan persaingan dengan negara lain Inovatif dan memahami aspirasi anggota & masyarakat Inovatif dan memahami aspirasi anggota & masyarakat

22 Tugas Bursa Efek Sebagai Fasilitator Menyediakan sarana perdagangan efek. Menyediakan sarana perdagangan efek. Mengupayakan likuiditas instrumen yaitu mengalirnya dana secara cepat pada efek-efek yg di jual. Mengupayakan likuiditas instrumen yaitu mengalirnya dana secara cepat pada efek-efek yg di jual. Menyebarluaskan informasi bursa ke seluruh lapisan masyarakat. Menyebarluaskan informasi bursa ke seluruh lapisan masyarakat. Memasyarakatkan pasar modal, untuk menarik calon investor dan perusahaan yang go public Memasyarakatkan pasar modal, untuk menarik calon investor dan perusahaan yang go public Menciptakan instrumen dan jasa baru. Menciptakan instrumen dan jasa baru.

23 Tugas Bursa Efek Sebagai SRO (Self Regulatory Organization) Membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan Bursa. Membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan Bursa. Mencegah praktik transaksi yang dilarang melalui fungsi pengawasan. Mencegah praktik transaksi yang dilarang melalui fungsi pengawasan. Ketentuan Bursa Efek mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi pelaku pasar modal Ketentuan Bursa Efek mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi pelaku pasar modal

24 Tugas dan Fungsi Bapepam Membina, Mengatur dan Mengawasi sehari-hari kegiatan Pasar Modal Membina, Mengatur dan Mengawasi sehari-hari kegiatan Pasar Modal

25 Wewenang Bapepam Pembinaan Pembinaan - Izin : izin usaha : Bursa Efek, LKP, LPP. PE.PI dan BAE izin usaha : Bursa Efek, LKP, LPP. PE.PI dan BAE izin orang perseorangan: wakil penjamin emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek, dan wakil Manajer Investasi izin orang perseorangan: wakil penjamin emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek, dan wakil Manajer Investasi - Persetujuan: Bang Kustodian - Persetujuan: Bang Kustodian - Pendaftaran : Akuntan, Konsultan Hukum, Penilai, Notaris dan Profesi lain - Pendaftaran : Akuntan, Konsultan Hukum, Penilai, Notaris dan Profesi lain

26 Wewenang Bapepam Pengaturan Pengaturan - Keterbukaan - Keterbukaan - Lembaga Efek - Lembaga Efek - Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal - Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Pengawasan Pengawasan - Pemeriksaan Rutin : Pelaporan (berkala, kejadian penting) - Pemeriksaan Khusus - Pemeriksaan Khusus - Penyidikan - Penyidikan

27 Prioritas Kegiatan Bapepam Mendorong Bursa Efek, LKP & LPP untuk mengembangkan & menawarkan jasa pendukung yang berkualitas bagi para anggota Bursa Mendorong Bursa Efek, LKP & LPP untuk mengembangkan & menawarkan jasa pendukung yang berkualitas bagi para anggota Bursa Mendorong pengembangan Reksa Dana & perdagangan produk & jasa atas Efek yang memberikan penghasilan tetap sebagai sumber pendapatan alternatif bagi Perusahaan Efek Mendorong pengembangan Reksa Dana & perdagangan produk & jasa atas Efek yang memberikan penghasilan tetap sebagai sumber pendapatan alternatif bagi Perusahaan Efek

28 Lanjutan … Mengkaji & mengeluarkan berbagai peraturan yang berhubungan dengan kepemilikan Efek Mengkaji & mengeluarkan berbagai peraturan yang berhubungan dengan kepemilikan Efek Mengeluarkan peraturan guna mendukung pemasaran Efek Mengeluarkan peraturan guna mendukung pemasaran Efek Mengubah ketentuan penjatahan yang memungkinkan book-building & memungkinkan pula alokasi penjaminan berdasarkan penjatahan tetap Mengubah ketentuan penjatahan yang memungkinkan book-building & memungkinkan pula alokasi penjaminan berdasarkan penjatahan tetap Mendorong Bursa Efek untuk berperan aktif dalam melakukan monitoring perdagangan di Bursa komunikasi antar Pelaku Pasar Modal perlu lebih ditingkatkan Mendorong Bursa Efek untuk berperan aktif dalam melakukan monitoring perdagangan di Bursa komunikasi antar Pelaku Pasar Modal perlu lebih ditingkatkan

29 Terima kasih & Matur Nuwun


Download ppt "TINJAUAN UMUM HUKUM PASAR MODAL INDONESIA Dosen: Munawar Kholil, SH., M.Hum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google