Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEHAT 2010 KALSEL KELEMBAGAAN INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEHAT 2010 KALSEL KELEMBAGAAN INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN."— Transcript presentasi:

1

2 SEHAT 2010 KALSEL KELEMBAGAAN INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

3 SEHAT 2010 KALSEL MDG’s 1 Menanggulangi Kemiskinan & kelaparan MDG’s 5 Meningkatkan Kualitas kesehatan ibu MDG’s 7 Menjamin Kelestarian lingkungan hidup MDG’s 6 Memerangi HIV/ AIDS, malaria & penyakit menular lain MDG’s 4 Menurunkan Angka kematian balita MDG’s 3 Mendorong aKesetaraan jender & pemberdayaan perempuan MDG’s 8 Mengembangkan Kemitraan global untuk pembangunan MDG’s 2 Memenuhi Pendidikan dasar untuk semua Menurunnya prevalensi gizi kurang balita 17,9%  15 % Meningkatnya UHH 70,5 thn  72 thn Menurunnya angka kematian bayi 34  24 per 1000 KH Menurunnya angka kematian ibu 228  102 per KH SASARAN RPJMN TARGET MDGs 2015

4 SEHAT 2010 KALSEL Indikator IPKM VariabelBobot Prev. balita gizi buruk dan kurang5 Prev. balita sangat pendek & pendek5 Prev. balita sangat kurus dan kurus5 Prevalensi balita gemuk4 Prevalensi diare4 Prevalensi pnemonia4 Prevalensi hipertensi4 Prevalensi gangguan mental3 Prevalensi asma3 Prevalensi penyakit gigi dan mulut3

5 SEHAT 2010 KALSEL Indikator yang Masuk VariabelBobot Proporsi perilaku cuci tangan4 Proporsi merokok tiap hari3 Akses air bersih5 Akses sanitasi5 Cakupan persalinan oleh nakes5 Cakupan pemeriksaan neonatal-15 Cakupan imunisasi lengkap5 Cakupan penimbangan balita5 Ratio Dokter5 Ratio Bidan5

6 SEHAT 2010 KALSEL Peringkat Kab/Kota di Kalsel KodeKab/kotaRank IPKMPenduduk 6372 Kota Banjar Baru Tabalong Tanah Laut Kota Baru Kota Banjarmasin Hulu Sungai Tengah Tanah Bumbu Hulu Sungai Selatan Tapin Hulu Sungai Utara Balangan Barito Kuala Banjar

7 SEHAT 2010 KALSEL MASYARAKAT SEHAT YANG MANDIRI DAN BERKEADILAN 1.Meningkatakan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat termasuk swasta dan masyarakat madani. 2.Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan. 3.Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. 4.Meingkatkan tata kelola kepemerintahan yang baik.

8 SEHAT 2010 KALSEL SASARAN UHH : 64,17 TAHUN  70,6 TAHUN IMR : 50/1000 kh  33 PER 1000 LAHIR HIDUP MMR : 228/ LH  102 PER LH GIZI KURANG 22,8 % MENJADI 15 % Menurut RPJMD Prov Kalsel

9 SEHAT 2010 KALSEL Peningkatan jumlah jaringan dan kualitas Puskesmas. 1 Peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga medis. 2 Pengembangan jaminan kesehatan bagi penduduk miskin. 3 Peningkatan sosialisasi kesling dan pola hidup sehat (PHBS). 4 Meningkatkan upaya pemberantasan dan pencegahan penyakit menular dan tidak menular 5 Pemerataan dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dasar dan rujukan. 6

10 SEHAT 2010 KALSEL 1.Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat 2.Lingkungan Sehat 3.Upaya Kesehatan Masyarakat 4.Upaya Kesehatan Perorangan 5.Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit 6.Sumber Daya Kesehatan 7.Obat dan Perbekalan Kesehatan 8.Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan PROGRAM KERJA (APBN)

11 SEHAT 2010 KALSEL 1.Pengembangan Lingkungan Sehat 2.Pengawasan Obat dan Makanan 3.Pengembangan Obat Asli Indonesia 4.Obat dan Perbekalan Kesehatan 5.Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat 6.Perbaikan Gizi Masyarakat 7.Upaya Kesehatan Masyarakat 8.Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin 9.Pelayanan Kesehatan Anak Balita 10.Peningkatan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 11.Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana Prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan Jaringannya 12.Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 13.Peningkatan Sumber Daya Kesehatan PROGRAM KERJA (APBD)

12 SEHAT 2010 KALSEL MENGAMANATKAN DAERAH MENYELENGGARAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN PERCEPATAN DESENTRALISASI BIDANG KESEHATAN

13 SEHAT 2010 KALSEL Sub Bagian Program Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Umum & Kepegawaian SEKRETARIAT Bidang Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan Bidang Promosi Kesehatan & Sumber Daya Kesehatan Bidang Farmasi dan Litbang Bidang Pelayanan Kesehatan Seksi Pengamatan Penyakit, Imunisasi & Kes Matra Seksi Pengendalian & Pemberantasan Penyakit Seksi Penyehatan Lingkungan Seksi Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Seksi Jaminan Kesehatan Masyarakat Keluarga dan Gizi Seksi Tenaga Kesehatan & Sarana Kesehatan Seksi Kesehatan Dasar, Rumah Sakit & Rujukan Seksi Kesehatan Keluarga Seksi Farmasi, Alat Kesehatan, Kosmetika & Obat Tradisional Seksi Makanan, Minuman, Narkotika & Bahan Berbahaya Seksi Litbang, Hukum & Kemasyarakatan Seksi Kesehatan Gizi U P T D 1. Bapelkes Banjarbaru 2. Balai Laboratorium Kesehatan 3. BKOM, Ibu dan Anak 4. Instalasi Farmasi & Perlengkapan Kes 5. Unit Kewaspadaan dan Penanggulangan Krisis Kesehatan BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN KEPALA Kelompok Jabatan Fungsional

14 SEHAT 2010 KALSEL UMUR HARAPAN HIDUP (UHH) TH 2011

15 SEHAT 2010 KALSEL INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA IPM 70,44 (Nasional 72,77) Pencapaian peringkat 26, shorfall 1,86, termasuk pertumbuhan tinggi. AHH 64,17 tahun dengan akselarasi 0,56 % per tahun diatas nasional 0,32 %. Masalah PN 78,8 %, persalinan di faskes 30,2 %, BABS 17 %, rumah kurang sehat 28,1 %, air minum tidak baik 23,7 %. Pernikan dini thn 9 % (Nas 4,8 %)

16 SEHAT 2010 KALSEL PENGADAAN OBAT PERKAPITA PROV KALSEL TAHUN Biaya obat perkapita tahun 2009 Rp.6.663,- Standart WHO US $ 2 perkapita

17 SEHAT 2010 KALSEL 16 SISTEM KESEHATAN PROVINSI (SKP)  Perda No 4 Tahun 2009  Permasalahan Kesehatan bukan hanya tanggungjawab sektor kesehatan. Perlu PERDA yang mengikat semua sektor dan stakeholder untuk bekerja mencapai tujuan pembangunan kesehatan.  Komitmen: kesehatan menjadi prioritas dalam pembangunan, jaminan ketersediaan pembiayaan untuk menopang subsistem dalam SKP (Minimal 15 % dari APBD).  Dasar hukum dan pedoman bagi pelaksanaan pembangunan kesehatan provinsi maupun kab/kota  SKP adalah Suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya komponen sektor pemerintah, masyarakat, dan swasta di Kalimantan Selatan secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi – tingginya.

18 SEHAT 2010 KALSEL Puskesmas Rawat jalan : 170 buah Puskesmas Perawatan : 45 buah Puskesmas Poned: 33 buah Rasio Puskesmas : 1 PKM/15961 org Rasio Pustu : 1 Pustu/5151 org SARANA PUSKESMAS, PUSTU, PUSLING, POLINDES DAN POSYANDU

19 SEHAT 2010 KALSEL Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan semakin pesat dan tuntutan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu serta kompetisi global yang tidak dapat dihindari menuntut pembangunan kesehatan yang komprehensif DIPERLUKAN SDM KESEHATAN YANG KOMPETEN SEBAGAI PELAKU PEMBANGUNAN KESEHATAN

20 SEHAT 2010 KALSEL JUMLAH TENAGA KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

21 SEHAT 2010 KALSEL RASIO TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENDUDUK JENIS TENAGA RASIO STANDARD Dokter = 19 (per ) 40/ Dokter Spesialis = 4,1 (per ) 6/ Dokter Gigi= 7,1 (per ) 11/ Apoteker = 3,2 (per ) 10/ Asisten Apoteker = 28 (per ) 30/ Perawat = 58,8 (per ) 117,5/ Bidan = 51,7 (per ) 100/ Tenaga Gizi = 10, (per ) 22/

22 SEHAT 2010 KALSEL a.RSUD. ULIN Banjarmasin sebagai top Referral dengan status kelas A; b.RSU dr.H.Moch Ansari Saleh, regional Kota Banjarmasin dan Kab Batola dengan kelas B Non Pendidikan. c.RSUD Ratu Zalecha Martapura, regional Kota Banjarbaru, Kab Banjar dan Kab Tala dengan status kelas B Non Pendidikan; d.RSUD H.Damanhuri Barabai, regional Kab Tapin, Kab HSS, Kab HST, Kab HSU, Kab Tabalong dan Kab Balangan dengan status kelas B Non Pendidikan; e.RSUD Kotabaru regional Kab Tanbu dan Kab Kotabaru dengan status kelas B Non Pendidikan; f.RSUD Kab/Kota lainnya sebagai RS Satelit dengan kelas C. KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN 1.Regionalisasi Rumah Sakit dan Unggulan pelayanan Kesehatan (SK. GUB. NO /0337/KUM/2007) sbb:

23 SEHAT 2010 KALSEL 2.Ditetapkan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum (ex RS Jiwa Tamban) sebagai pusat rujukan Kesehatan Jiwa di Provinsi Kalimantan Selatan dengan status kelas A Jiwa sekaligus sebagai tempat praktek Kesehatan jiwa bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unlam dan Akper; (MOU No. 974/603/TU.2/RSJ dan No. 727B / H8.1.17/TU/2007); 3.Meningkatkan kemampuan Rumah Sakit dalam penanggulangan penyakit yang berpotensi KLB (Demam Berdarah, HIV/AIDS, Flu Burung, Flu Baru (H1N1), Gizi Buruk); KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN

24 SEHAT 2010 KALSEL 5.Meningkatkan pemenuhan ketersediaan tenaga dokter spesialis dasar (Bedah, Penyakit Dalam, Anak, Kebidanan dan Kandungan, Radiologi, Anestesi dan Patologi Klinik) 6.Kemampuan setiap rumah sakit Kabupaten/Kota dalam penanganan kegawatdaruratan ibu dan anak (PONEK dan BDRS); 7.Pemenuhan kebutuhan tempat tidur kelas III RS dalam rangka pelayanan rujukan kepada masyarakat miskin (program Jamkesmas); 8.BLUD RSUD. Ulin (SK. Gub. No / 0456 / KUM / 2007) dan RS lainnya yang memenuhi persyaratan. 9.Peningkatan mutu RS melalui Akreditasi Rumah Sakit; 10.Meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam mendukung PBR PKK Regional Banjarmasin. KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN

25 SEHAT 2010 KALSEL 11.Dinas Kesehatan Prov Kalsel sebagai Koordinator Sistem pelayanan kesehatan dalam penangulangan kegawatdaruratan dan bencana dan RSUD Ulin sebagai koordinator jejaring Rumah Sakit. 12.Tiap Rumah Sakit akan menerapkan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) untuk gawat darurat di UGD khusus pada Rumah Sakit program HOPE. KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN

26 SEHAT 2010 KALSEL RUMAH SAKIT PEMERINTAH

27 SEHAT 2010 KALSEL RUMAH SAKIT SWASTA, TNI/POLRI, BUMN & KHUSUS JUMLAH TT SELURUHNYA 2377 STANDART 1 TT/1000 Pddk (1468)JUMLAH TT RS PEMERINTAH JUMLAH

28 SEHAT 2010 KALSEL  TUJUAN  Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien  SASARAN  Masyarakat miskin dan tidak mampu yang termasuk dalam program Jamkesda Kabupaten/Kota yang jumlahnya disesuaikan berdasarkan data yang dimuktahirkan setiap tahunnya. Manfaat 1. Sharing Provinsi Kabupaten/Kota bagi pasien Jamkesda yg dirujuk ke RS Provinsi 60 : 40. Manfaat 2. Bagi yg tidak punya jaminan apapun dijamin 100 % sepanjang dirawat kelas II RS Provinsi, KTP Kalsel

29 SEHAT 2010 KALSEL PUSAT BANTUAN REGIONAL PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN UNIT KESEHATAN PENANGGULANG KRISIS KESEHATAN (UKPKK) 1. Penanganan krisis kesehatan akibat bencana dan kedaruratan memerlukan tindakan yang cepat dan segera untuk meminimalisasi korban 2. Mendekatkan dan mempercepat dukungan bantuan kesehatan secara terkoordinasi 3. Ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan Repuplik Indonesia No : 783/Menkes/SK/X/ Tugas : Menyiapkan dan memobilisasi sumber daya untuk mempercepat dan mendekatkan bantuan pelayanan kesehatan. 5. Pusat Bantuan Regional Kesehatan Wilayah : Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Selatan.

30 SEHAT 2010 KALSEL DASAR PERTIMBANGAN Pemisahan fungsi pembinaan teknis, pengawasan, perijinan dan kebijakan bidang farmasi pada Dinkesprov. Fungsi logistik, distribusi pada Instalasi Farmasi. Rujukan dan lanjutan, dukungan Gudang Farmasi Kabupaten/Kota. Memudahkan koordinasi dgn Kemkes sesuai struktur organisasi pusat.

31 SEHAT 2010 KALSEL PERTIMBANGAN Peran obat dan alkes 60 % dalam pelkes. Pembinaan dan pengendalian farmasi komunitas dan klinis, baik pemerintah maupun swasta. Pengamanan buffer provinsi dan hubungan buffer pusat dan one gate policy obat program dan vaksin.

32 SEHAT 2010 KALSEL  Instalasi Gudang Farmasi dan Perlengkapan Kesehatan mempunyai tugas menerima, menyimpan, memelihara dan mengamankan serta mendistribusikan obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan.  fungsi IGF & Perlengkapan Kesehatan: 1.Penyusunan rencana penerimaan, pemeliharaan dan pendistribusian obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan; 2.Penerimaan dan penyimpanan obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan; 3.Inventarisasi dan evaluasi persediaan dan pemanfaatan obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan; 4.Perawatan dan pemeliharaan kualitas obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan lainnya; 5.Pengamatan dan pengamanan khasiat dan persediaan obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan; 6.Bimbingan teknis perawatan dan pemeliharaan kualitas obat, alat kesehatan, perbekalan dan perlengkapan kesehatan; 7.Pengelolaan urusan ketatausahaan PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 048 TAHUN 2009

33 SEHAT 2010 KALSEL STRUKTUR ORGANISASI Kepala Instalasi Gudang Farmasi dan Perlengkapan Kesehatan, ess IIIa Kasi Penyimpanan dan Pemeliharaan, ess IVa Kasi Distribusi dan pengamanan, ess IVa. Kasubag Tata Usaha, ess Iva. Jabatan Fungsional

34 SEHAT 2010 KALSEL  Merupakan suatu institusi/badan yang mampu mendorong dan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan kesehatan  Peran dan fungsi JHC yaitu : 1.Pemberi masukan untuk perencanaan bidang kesehatan di Kalimantan Selatan, 2.Pemantau dan Pengawas kinerja kesehatan, 3.Mediator yang konstruktif antara kesehatan dengan masyarakat, dan 4.Advokator bagi pengambil keputusan kebijakan bidang kesehatan.  PERDA 4 /2012 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEHATAN

35 SEHAT 2010 KALSEL TERIMA KASIH 34


Download ppt "SEHAT 2010 KALSEL KELEMBAGAAN INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google