Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TREN PENELITIAN KOMUNIKASI. PENDEKATAN RISET KOMUNIKASI Message-or artifact-oriented research Beri perhatian pd pesan2 kom & nilai2 yg mendasarinya Metoda.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TREN PENELITIAN KOMUNIKASI. PENDEKATAN RISET KOMUNIKASI Message-or artifact-oriented research Beri perhatian pd pesan2 kom & nilai2 yg mendasarinya Metoda."— Transcript presentasi:

1 TREN PENELITIAN KOMUNIKASI

2 PENDEKATAN RISET KOMUNIKASI Message-or artifact-oriented research Beri perhatian pd pesan2 kom & nilai2 yg mendasarinya Metoda Riset arsip/dokumentasi ( archival/documentary research ) Riset teks ( textual research ) People-or behavior-oriented research Fokus pd tindakan & reaksi orang2 Metoda Survai ( survey research ) Pengamatan ( observational research ) Percobaan ( experimental research )

3 ORIENTASI PESAN ATAU ARTIFAK R iset arsip/dokumentasi --- Kualitatif Dokumentasi/kepustakaan Teliti semua material publikasi yg relevan dg topik penelitian Sejarah Buat konklusi & beri penjelasan baru ttg komunikator atau peristiwa kom masa lalu Kebijakan/legal Coba jelaskan & pahami bgm hukum bekerja di masy

4 ORIENTASI PESAN ATAU ARTIFAK R iset arsip/dokumentasi --- Kuantitatif Analisis data sekunder Tafsirkan kembali data yg sdh ada dg perspektif beda Meta-analisis Analisis kembali hasil2 penelitian yg sdh dipublikasikan utk amati tren dlm literatur ataupun tren dlm hasil2 penelitian

5 ORIENTASI PESAN ATAU ARTIFAK Riset teks Pendekatan kultural/kritis --- teliti peristiwa, pesan & struktur dr satu perspektif ttt (kritik retorika, analisis tema fantasi, analisis dramatistik, kritik kultural, kritik feminis, kritik Marxis) Analisis teks atau analisis resepsi --- fokus pd “membaca” isi media atau “teks” & maknaya Analisis percakapan/interaksi --- fokus pd struktur, pesan, fungsi, aturan & isi percakapan orang Analisis isi ---cari karakteristik pesan dg maksud utk belajar sesuatu ttg isi pesan & pihak2 yg produksi pesan tsb

6 ORIENTASI ORANG ATAU PERILAKU Survai ( survey research ) Gambarkan atau jelaskan sikap, pendapat, pikiran, & perilaku terkini yg lingkupi isu atau peristiwa ttt dg libatkan sejumlah besar orang Koleksi data --- wawancara personal tatap-muka, wawancara telepon, kuesioner dg pos & isi sendiri Pengamatan ( observational research ) Cermati bgmn orang2 bertindak dlm situasi2 beda2 Percobaan ( experimental research ) Fokus pd orang2 & perilakunya dlm sebuah situasi dg kontrol sebab2 perilaku

7 PENGAMATAN Etnografi Bentuk deskripsi objektif ttg peristiwa & norma sosial sbgmn terjadi Etnografi kom --- jelaskan keteraturan perilaku orang dlm situasi sosial Observasi partisipatif Kaji organisasi & situasi sosial dr perspektif orang dlm Peneliti terlibat dlm situasi yg sdg ditelitinya Observasi tdk terlihat ( unobstrusive observation ) Kaji kom dlm seting alamiah tp tdk dg cara ibatkan diri scr intensif dlm lingk yg sdg diteliti Analisis jaringan Kajian interaksi perilaku orang2 dlm jmlh lbh besar Koding verbal & nonverbal Identifikasi pola perilaku dlm interaksi

8 EKSPERIMEN Pre-eksperimen One-shot case study design One-group pretest-posttest design Eksperimental Pretest-posttest control-group design Solomon four-group design Posttest-only control-group design

9 TIPOLOGI EFEK MEDIA PHASE 1: ALL-POWERFUL MEDIA PHASE 2: THEORY OF POWERFUL MEDIA PUT THE TEST PHASE 3: POWERFUL MEDIA REDISCOVERED PHASE 4: NEGOTIATED MEDIA INFLUENCE

10 PHASE 1: ALL-POWERFUL MEDIA Tahun 1920-a – PD II (1940-an) Asumsi Media punya kekuatan pengaruh scr langsung & kuat Teori Model jarum hipodermis, masy massa, model Lasswell, dll Metodologi Kualitatif (Observasi) Media dikaji Cetak, Radio, Film

11 PHASE 2: THEORY OF POWERFUL MEDIA TO THE TEST Thn sejak PD II (1940-an) – awal 1960-an Asumsi Media hanya miliki kekuatan pengaruh kecil/ terbatas & berfungsi sbg perantara Teori Two-step flow, dll Metodologi Kuantitatif (Survai) Media dikaji Cetak, Radio, Film

12 PHASE 3: POWERFUL MEDIA REDISCOVERED Thn awal 1960-an – 1970-an Asumsi Media tetap miliki pengaruh kuat Teori Agenda-setting, uses & gratification, cultivation, dll Metodologi Kuantitatif (survai longitudinal) Media dikaji TV

13 PHASE 4: NEGOTIATED MEDIA INFLUENCE Thn 1970-an Asumsi Media miliki pengaruh kuat khususnya dlm konstruksi gambaran khalayak ttg realitas sosial Teori Semiotika, kajian budaya, dll Metodologi Kualitatif (paradigma konstruktivisme) Media dikaji TV

14 Payne Fund ( ) The Invasion from Mars (1940) Radio Gratification (1944) The People Choice (1944) Diffusion of innovations (1943) Film experiments on American soldiers (1949) Communication & persuasion (1953) Project Revere on leaflets ( ) Personal influence (1955) TV in the lives of our children (1961) Violence & the media (1969) Surgeon general (1971) Agenda setting (1972) TV & behavior (1982) Mass Observation (1937) The Work of Art in the Age of Technical Reproduction (1936) Myth Today (1957) Language & Cinema (1971) Constituents of a Theory of the Media (1970) TV: Technology &Cultural Form (1974) Reading the Romance (1984) The Nationwide audience (1980) The Social Uses of TV (1980) The Export of meaning (1990) TV Culture (1987) Klaus Bruhn Jensen (2002: 157) PERKEMBANGAN RISET KOMUNIKASI

15 MODEL RISET KOMUNIKASI TIDAK KONVENSIONAL Analisis interaksi Teknik riset utk deskripsi isi, fungsi, & struktur interaksi antar orang2 scr sistematik, kuantitatif & dpt direplikasi Fokus pd interaksi orang2 --- struktur sekuensial, isi laten & manifes pesan Unit analisis --- pikiran, tema, interval waktu & ujaran Analisis percakapan Teliti pesan2 yg dipertukarkan slm interaksi diadik & dlm kelompok kecil utk temukan “properti sistematik & teratur yg bermakna bg partisipan (peneliti)” Properti sistematik --- isi, fungsi, struktur & efek percakapan Temukan bgmn partisipan capai tujuan individual & relasional ktk produksi, mensekuensi & tafsirkan pesan2 pecakapan

16 MODEL RISET KOMUNIKASI TIDAK KONVENSIONAL Meta-analisis Tren terkini dlm penelitian komunikasi Gunakan hasil2 penelitian yg tlh dipublikasikan utk teliti kecenderungan dlm gunakan literatur, metoda, hasil penelitian Kim dan Weaver (2002) --- identifikasi teori, topik, dan metodologi macam2 riset ttg internet Benoit, Glenn & Verser (2003) --- lihat kekuatan & konsistensi efek kom pd debat presiden di TV AS pd khalayaknya --- tonton debat kandidat di TV tingkatkan pengetahuan calon pemilih pd posisi kandidat pd isu, agenda isu2 penting, pengaruh persepsi kandidat pd personalitas tp bkn pd kompetensi atau kemampuan kepemimpinan ---pengaruhi preferensi pemilih

17 MODEL RISET KOMUNIKASI TIDAK KONVENSIONAL Pengamatan tidak terlihat Penelitian arsip Libatkan penggambaran evaluasi kom yg melekat dlm laporan2 perilaku manusia yg sdh ada --- laporan asuransi tttg kelahiran & kematian, laporan politik & pengadilan, laporan pem, media massa, laporan penjualan, laporan industri & institusi, dokumen tertulis personal Penelitian bibliometrics Aplikasi metoda matematika & statistika pd artifak2 kom --- artikel riset kom yg dipublikasikan mll jurnal2 Unit analisis --- hub penulis, sumber, publikasi, isi artikel, sitasi

18 MODEL RISET KOMUNIKASI TIDAK KONVENSIONAL Pengamatan tidak terlihat Penelitian trace measures Penilaian perilaku mll kajian bukti fisik semacam jejak kaki atau rambut Pengukuran pengikisan ( measures of erosion ) --- tunjukkan bgmn objek2 fisik alami pengikisan krn digunakan --- pengikisan kursi krn diduduki Pengukuran pertambahan ( measures of accretion ) --- tunjukkan bgmn pelacakan fisik terjadi sepanjang waktu mll penambahan unsur2 --- pelacakan sidik jari pdmajalah utk tunjukkan seberapa sering majalah tsb dibaca

19 PROSPEK RISET KOMUNIKASI Communication Research (2008) Dr 43 artikel sebagian besar gunakan survai (tradisional dan online) & eksperimen Journal of Public Relations ( ) Dr 31 artikel gunakan 41 metoda riset beda2 56 % gunakan kuantitatif & 44 % gunakan kualitatif 5 kajian gunakan gabungan keduanya 70 % gunakan survai dg koleksi data mll pos Eksperimen & analisis isi Perubahan sistem politik nasional lbh banyak butuhkan pendekatan kuantitatif

20 ASPEKKUANTITATIFKUALITATIF Sifat realitaObjektif; sederhana; tunggal; impresi2 yg dpr ditangkap indra Subjektif; problematik; holistik; konstruksi sosial Sebab-akibatPemikiran nomologis; hubungan sebab-akibat Non-deterministik; bentukan bersama2; tdk ada hubungan sebab-akibat Peran nilaiNetral; penelitian bebas nilai Normatif; penelitian sarat nilai Ilmu sosial & alam Deduktif; model ilmu pengetahuan alam; nomotetik; didasarkan pd aturan2 kaku Ilmu sosial & alam berbeda; induktif; ideografik; aturan tdk kaku; interpretasi RISET KOMUNIKASI YG HRS GUNAKAN PENDEKATAN KUANTITATIF & KUALITATIF

21 ASPEKKUANTITATIFKUALITATIF MetodaKuantitatif; mate-matika; gunakan statistik ekstensif Qualitative; kurang menekankan statistik; verbal & analisis kualitatif Peran penelitiAgak pasif; “knower”; dipisahkan dr subjek yg diteliti; dualisme “Knower” & “known” interaktif & tdk dpt dipisahkan GeneralisasiGeneralisasi induktif; pernyataan nomotetik Generalisasi analitik atau konseptual; waktu & konteks khusus RISET KOMUNIKASI YG HRS GUNAKAN PENDEKATAN KUANTITATIF & KUALITATIF


Download ppt "TREN PENELITIAN KOMUNIKASI. PENDEKATAN RISET KOMUNIKASI Message-or artifact-oriented research Beri perhatian pd pesan2 kom & nilai2 yg mendasarinya Metoda."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google