Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RAGAM DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN OLEH IR. INDRAWANI SINOEM, MS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RAGAM DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN OLEH IR. INDRAWANI SINOEM, MS."— Transcript presentasi:

1

2 RAGAM DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN OLEH IR. INDRAWANI SINOEM, MS

3 Ragam Penelitian Pada Umumnya Berdasar tempatnya Penelitian Labolatorium Penelitian Perpustakaan Penelitian Lapangan, dll. Berdasar Bidang Ilmu Penelitian Ilmu-Ilmu Alam Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Penelitian Pendidikan Penelitian Pendidikan Islam

4 Berdasar Penerapan nya Penelitian Dasar (Basic Research) Pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan terhadap hasil suatu aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji ilmu. Penelitian Terapan (Applied Research) Penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah praktis tertentu. Penelitian ini merupakan aplikasi baru dari penelitian yang sudah ada.

5 Berdasar Sifatnya Penelitian Eksploratif Dilakukan jika pengetahuan suatu gejala kurang sekali atau belum ada Penelitian Deskriptif Penelitian untuk memberikan data yang seteliti mungkin dengan menggambarkan gejala tertentu Penelitian Eksplanatoris/Verivikatif Penelitian yang dimaksudkan untuk menguji hipotesis-hipotesis tertentu Penelitian Development Penelitian yang dimaksud untuk melakukan Eksperiment suatu gejala, Pengembangan suatu gejala, dan Tindakan/Action suatu gejala

6 Berdasar Pendekatan Filosofis dan disiplin Ilmu (terkait dengan data) Penelitian Kualitatif Penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, tindakan, dll, secara holistik dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan naratif pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Penelitian Kuantitatif Penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan, meramalkan, mengontrol fenomena melalui pengumpulan data terfokus dari data numerik

7 Perbedaan penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatifAspekKuantitatifKualitatif 1.Maksud Membuat deskripsi obyektif tentang fenomena terbatas dan menentukan apakah fenomena dapat dikontrol melalui beberapa intervensi Mengembangkan pengertian tentang individu dan kejadian dengan memperhitungkan konteks yang relevan 2. Tujuan Menjelaskan,mengontrol,mera malkan fenomena melalui pengumpulan data terfokus dari data numerik. Memahami fenomena sosial melalui gambaran holistik dan memperbanyak_pemahaman yang mendalam.

8 AspekKuantitatifKualitatif 3. Pendekatan Deduktif, bebas nilai (obyektif), terfokus, dan berorientasi pada tujuan. Induktif, berisi nilai-nilai (subyektif), holistik, dan berorientasi pada proses. 4. Model penjelasan Penemuan fakta sosial tidak berasal dari persepsi subyektif dan terpisah dari konteks. Upaya generalisasi tidak dikenal karena perilaku manusia selalu terikat konteks dan harus diinterpretasikan kasus-perkasus. 5. Metode Terstruktur, formal, ditentukan terlebih dahulu, tidak luwes, dijabarkan secara rinci terlebih dahulu sebelum penelitian dilakukan. Historikal, etnografis dan studi kasus.

9 AspekKuantitatifKualitatif 6. Pengukuran Deduktif, bebas nilai (obyektif), terfokus, dan berorientasi pada tujuan. Induktif, berisi nilai-nilai (subyektif), holistik, dan berorientasi pada proses. 7. Data Random/acak: dimaksudkan dalam sampel yang dianggap mewakili. Naratif, deskriptif, dalam kata-kata mereka yang diteliti, dokumen pribadi, catatan lapangan, artifak, dokumen resmi, video. 8. Analisis data Deduktif, secara statistik. Terutama menghasilkan data numerik yang biasanya dianalisis secara statistik. Data kasar terdiri dari bilangan dan analisis dilakukan pada akhir penelitian. Induktif, model-model, teori, konsep, metode perbandingan tetap. Biasanya data dianalisis secara deskriptif yang sebagian besar berasal dari wawancara dan catatan pengamatan.

10 Ragam Penelitian menurut strategi Ragam penelitian menurut strategi dibedakan menjadi 4, yaitu : a. Penelitian opini b. Penelitian empiris c. Penelitian kearsipan d. Penelitian analitis

11 a. Penelitian opini Bila peneliti mencari pandangan atau persepsi orang-orang terhadap suatu permasalahan, maka ia melakukan penelitian opini. Bila peneliti mencari pandangan atau persepsi orang-orang terhadap suatu permasalahan, maka ia melakukan penelitian opini. Orang-orang tersebut dapat merupakan kelompok atau perorangan (domainnya individual atau kelompok). Terdapat banyak ragam metode/teknik yg dapat dipakai utk penelitian opini, salah satu yg populer dan formal adalah penelitian survei dgn teknik wawancara.

12 b. Penelitian Empiris Empiris terkait dengan obsevasi atau kejadian yg dialami sendiri oleh peneliti. Penelitian empiris dibedakan dalam tiga bentuk : (1). Studi kasus (1). Studi kasus (2). Studi lapangan (3). Studi laboratorium

13 Ketiga macam bentuk tsb dapat dibedakan dari dua sudut pandang, yaitu : (a) keberadaan rancangan (a) keberadaan rancangan eksperimen, eksperimen, (b) keberadaan kendali eksperimen. (b) keberadaan kendali eksperimen. Macam Penelitian Empiris Keberadaan rancangan eksperimen Keberadaan kendali (kontrol) eksperimen Studi Kasus Tidak ada Studi Lapangan Ada Tidak ada Studi Laboratorium AdaAda

14 c. Penelitian kearsipan Arsip adalah rekaman fakta yang disimpan. Ada 3 tipe arsip, yaitu : Arsip adalah rekaman fakta yang disimpan. Ada 3 tipe arsip, yaitu : (1). Arsip primer : rekaman fakta langsung oleh perekamnya, langsung oleh perekamnya, (2). Arsip sekunder : hasil (2). Arsip sekunder : hasil rekaman orang/pihak lain. rekaman orang/pihak lain. (3). Arsip fisik : dapat berupa batu, (3). Arsip fisik : dapat berupa batu, candi, jejak kaki, dsb. candi, jejak kaki, dsb.

15 d. Penelitian analitis d. Penelitian analitis Penelitian analitis adalah penelitian yg dilakukan dengan cara memecahkan problema menjadi sub-sub problema (variabel-variabel) dan dicari karakteristik tiap sub problema (variabel) dan keterkaitan antar sub problema (variabel). Penelitian analitis adalah penelitian yg dilakukan dengan cara memecahkan problema menjadi sub-sub problema (variabel-variabel) dan dicari karakteristik tiap sub problema (variabel) dan keterkaitan antar sub problema (variabel). Penelitian analitis sangat menggan- tungkan diri pada logika internal pe- nelitinya, shg subjektivitas peneliti perlu dihindari. Penelitian analitis sangat menggan- tungkan diri pada logika internal pe- nelitinya, shg subjektivitas peneliti perlu dihindari.

16 Ragam Penelitian (Suryabrata, 1983) (1). Penelitian historis : membuat kons- struksi masa lampau secara sis- struksi masa lampau secara sis- tematis dan objektif. tematis dan objektif. (2). Penelitian deskriptif : membuat deskriptif secara sistematis, faktual deskriptif secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta dan dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu. sifat populasi atau daerah tertentu.

17 ( 3). Penelitian perkembangan : menye- lidiki pola dan urutan pertumbuhan lidiki pola dan urutan pertumbuhan dan/atau perubahan sbg fungsi dan/atau perubahan sbg fungsi waktu. waktu. (4). Penelitian kasus/lapangan : mem- pelajari secara intensif latar bela- pelajari secara intensif latar bela- kang keadaan sekarang dan inter- kang keadaan sekarang dan inter- aksi lingkungan suatu objek. aksi lingkungan suatu objek.

18 (5). Penelitian korelasional : mengkaji tingkat keterkaitan antara variasi tingkat keterkaitan antara variasi suatu faktor dengan variasi faktor suatu faktor dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi. lain berdasarkan koefisien korelasi. (6). Penelitian eksperimen sungguhan : menyelidiki kemungkinan hubungan menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat dengan melakukan sebab akibat dengan melakukan kontrol/kendali. kontrol/kendali.

19 (7). Penelitian eksperimen semu : mengkaji kemungkinan hubungan sebab akibat mengkaji kemungkinan hubungan sebab akibat akibat dlm keadaan yg tdk memungkinkan ada akibat dlm keadaan yg tdk memungkinkan ada kontrol, tapi dpt diperoleh informasi pengganti kontrol, tapi dpt diperoleh informasi pengganti bagi situasi dengan pengendalian. bagi situasi dengan pengendalian. (8). Penelitian kausal-komparatif : menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat tapi tdk dengan jalan eksperimen-dilakukan dgn tapi tdk dengan jalan eksperimen-dilakukan dgn pengamatan thd data dari faktor yg diduga pengamatan thd data dari faktor yg diduga menjadi penyebab, sebagai pembanding. menjadi penyebab, sebagai pembanding. (9). Penelitian tindakan : mengembangkan keteram- pilan baru atau pendekatan baru dan pilan baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya. diterapkan langsung serta dikaji hasilnya.

20 LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN 1.Memilih masalah 2.Studi pendahuluan 3.Merumuskan masalah 4.Merumuskan tinjauan pustaka 5.Merumuskan hipotesis

21 6.Memilih pendekatan 7.Menentukan variabel 8.Menentukan sumber data 9.Menyusun instrumen 10.Pengumpulan data 11.Analisis data 12.Menarik kesimpulan 13.Menulis laporan.


Download ppt "RAGAM DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN OLEH IR. INDRAWANI SINOEM, MS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google