Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Metode Rasio Keuangan, Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) (Studi Pada Perusahaan Semen.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Metode Rasio Keuangan, Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) (Studi Pada Perusahaan Semen."— Transcript presentasi:

1 Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Metode Rasio Keuangan, Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) (Studi Pada Perusahaan Semen Yang Go Public). Oleh Dimas Ragil Kinayungan

2 Latar Belakang Kondisi Perusahaan Semen Di Indonesia Alat Pengukur Kinerja Keuangan Metode Rasio Keuangan Metode Economic Value Added (EVA) Metode Market Value Added (MVA)

3 Rumusan Masalah Bagaimana kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public jika diukur dengan menggunakan Rasio Keuangan? Bagaimana kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public jika diukur dengan menggunakan Economic Value Added (EVA)? Bagaimana kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public jika diukur dengan menggunakan Market Value Added (MVA)? Diantara perusahaan semen yang go public, perusahaan manakah yang mempunyai kinerja keuangan yang paling baik?

4 Batasan Penelitian Penulis membatasi masalah hanya pada data berupa laporan keuangan dari tahun 2003 s/d tahun 2005 dan menggunakan 3 perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yaitu PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Semen Cibinong Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

5 Tujuan Penelitian –Untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public, jika diukur dengan Rasio Keuangan. –Untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public, jika diukur dengan Economic Value Added (EVA). –Untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan pada perusahaan semen yang go public, jika diukur dengan Market Value Added (MVA). –Untuk mengetahui perusahaan mana yang mempunyai kinerja keuangan yang paling baik pada perusahaan semen yang go public.

6 Kegunaan Penelitian Bagi perusahaan, dapat memberikan tambahan informasi sebagai pertimbangan keputusan manajemen terhadap strategi perusahaan dalam menciptakan nilai perusahaan. Bagi investor, dapat memberikan tambahan informasi untuk melakukan investasi pada perusahaan yang diinginkan. Bagi kreditur, dapat memberikan tambahan informasi akan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban- kewajibannya. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah serta memperkaya ilmu pengetahuan dan dapat dijadikan acuan bagi penelitian selanjutnya yang khususnya berhubungan dengan pengukuran kinerja perusahaan.

7 Tinjauan Pustaka 1.Heny Fuji Rosyidiana 2.Fina Setyarini 3.Muzayyanah

8 Landasan Teori Analisis Rasio Keuangan Economic Value Added (EVA) Market Value Added (MVA) Karangka Pikir

9 Hipotesis Kinerja keuangan PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Semen Cibinong Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sehat jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA. Diduga dari ketiga perusahaan semen go publik yang mempunyai kinerja keuangan paling baik jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA adalah PT Semen Gresik (Persero) Tbk.

10 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyusun gambaran atau fenomena suatu permasalahan secara detail dan sistematis.

11 Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dokumenter yaitu jenis data yang dikumpulkan, diolah dan disajikan oleh pihak lain, yang biasanya dalam bentuk publikasi atau jurnal. Dalam melakukan penelitian ini penulis memperoleh data dari sumber data sekunder yaitu neraca dan laporan laba rugi yang diterbitkan oleh perusahaan semen yang tercatat di Bursa Efek Jakarta. Data penelitian ini diperoleh dari internet dan pojok BEJ (JSX corner) Universitas Muhammadiyah Malang.

12 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara melihat dan mempelajari dokumen-dokumen dan catatan-catatan tentang perusahaan yang diteliti, seperti neraca, laporan laba/rugi dan data tentang saham.

13 Populasi dan Sampel (1) Populasi Populasi adalah kelompok dimana seorang peneliti akan memperoleh hasil penelitian yang dapat disamaratakan (digeneralisasikan). Populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah perusahaan semen yang go publik di Indonesia, yang listing dan aktif dalam transaksi penjualan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).

14 Populasi dan Sampel (2) Sampel Sampel adalah suatu sub kelompok dari populasi yang dipilih dalam penelitian. Penentuan sampel menggunakan teknik non random sampling dengan jenis sensus sampling yaitu teknik yang menggunakan semua populasi dalam pengambilan sampelnya, disamping mempunyai kriteria sebagai perusahaan semen yang go publik dan memiliki laporan keuangan lengkap selama periode yaitu pada perusahaan PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Semen Cibinong Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

15 Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a.Analisis Rasio Keuangan b.Economic Value Aded (EVA) c.Market Value Aded (MVA)

16 Teknik Analisis Data Cross Sectional Approach Time Series Analysis

17 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Perusahaan Analisis Data Analisis Time Series Analysis Dan Cross Sectional Approach Uji Hipotesis Pembahasan Hasil Analisis Data

18 Simpulan (1) Pada perusahaan PT Semen Gresik (Persero) Tbk selama tahun jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan sehat, karena kinerjanya cenderung mengalami peningkatan pada Analisis Rasio Keuangan dan cenderung bernilai positif pada EVA dan MVA, maka pada PT Semen Gresik (Persero) Tbk hipotesisnya diterima.

19 Simpulan (2) Pada perusahaan PT Semen Cibinong Tbk selama tahun jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan tidak sehat karena kinerjanya cenderung mengalami penurunan pada Analisis Rasio Keuangan dan cenderung bernilai negatif pada EVA dan MVA, maka pada PT Semen Cibinong Tbk hipotesisnya ditolak.

20 Simpulan (3) Pada perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk selama tahun jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan sehat karena kinerjanya cenderung mengalami peningkatan pada Analisis Rasio Keuangan dan cenderung bernilai positif pada EVA dan MVA, maka pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk hipotesisnya diterima.

21 Simpulan (4) Perusahaan yang memiliki kinerja keuangan paling sehat diantara perusahaan semen yang go publik jika diukur dengan metode Analisis Rasio Keuangan, EVA dan MVA adalah PT Semen Gresik (Persero) Tbk, maka hipotesisnya diterima.

22 Saran Bagi perusahaan Bagi investor Bagi kreditur Bagi peneliti selanjutnya


Download ppt "Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Metode Rasio Keuangan, Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) (Studi Pada Perusahaan Semen."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google