Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANTROPOLOGI Pengajar : Dr. Tundjung Tahun ajaran : Semester genap/ 2013-2014 Pertemuan 2 : Kebudayaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANTROPOLOGI Pengajar : Dr. Tundjung Tahun ajaran : Semester genap/ 2013-2014 Pertemuan 2 : Kebudayaan."— Transcript presentasi:

1 ANTROPOLOGI Pengajar : Dr. Tundjung Tahun ajaran : Semester genap/ Pertemuan 2 : Kebudayaan

2 ANTROPOLOGI BUDAYA A. Definisi kebudayaan - manusia dengan kemampuan akal budinya  mengembangkan berbagai macam sistem tindakan demi keperluan hidupnya - berbagai macam sistem tindakan itu harus dibiasakan  manusia harus belajar sejak lahir  karena kemampuan untuk melaksanakan semua sistem tindakan tidak terkandung dalam gen nya atau tidak dibawa saat lahir  bukan naluri - menurut ilmu antropologi : kebudayaan adalah - keseluruhan sistem gagasan  hampir seluruh tindakan - tindakan manusia adalah - hasil karya manusia “kebudayaan” yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar kecuali yg bersifat naluri dan reflek

3 Misalnya : baris-berbaris  berjalan merupakan naluri bisa yang dibawa sejak lahir, tetapi bisa dirombak menjadi suatu kebudayaan  ada aturan dan harus dipelajari menjalankan escavator  cara menjalankan alat berat ini bukan dengan naluri yang dibawa sejak lahir, tetapi harus dipelajari

4 B. Peradaban - istilah dalam bahasa Inggris “civilization”  untuk menyebut bagian dan unsur kebudayaan yang halus, maju, indah misalnya, kesenian, ilmu pengetaahuan - istilah “peradaban” juga untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem tehnologi, seni lukis, ilmu pengetahuan, sistem kenegaraan dari masyarakat kota yang maju dan kompleks

5 C. Sifat superorganik dari kebudayaan - evolusi organik * benih-benih kebudayaan berupa kemampuan akal dan beberapa peralatan sederhana  manusia bisa hidup selama hampir 2 juta tahun * kebudayaan berevolusi sejajar dengan evolusi organik  lambat * sekitar tahun kemudian tampak sedikit kemajuan  diketemukannya “tehnologi” di sekitar fosil-fosil neandertal : ^ menguasai api dan menggunakan energinya ^ membuat gambar pada dinding gua = mengembangkan kesenian

6 * sekitar tahun kemudian bentuk organisme manusia berubah dari “homo neandertal” menjadi “homo sapiens” seperti manusia sekarang, kebudayaan juga banyak kemajuan  bentuk alat-alat batu bertambah banyak, digabung dg kayu dan bambu * sekitar tahun kemudian  - tampak beragam ras - muncul alat dg tehnologi rumit misalnya, busur panah

7 * sekitar tahun kemudian  terjadi loncatan kebudayaan berkembangnya kepandaian bercocok tanam manusia mengalami revolusi kebudayaan 1 dalam kebudayaan dan cara hidup : ^ tidak berpindah-pindah tempat ^ membentuk desa  mengembangkan organisasi sosial, yg berbeda dg masyarakat berburu yg berbentuk kelompok kecil ^ mulai dapat membuat alat-alat dalam jumlah banyak tanpa harus mengangkut untuk berpindah seperti masyarakat berburu misalnya, membuat rumah, dan periuk, belanga dari tanah

8 * sekitar tahun kemudian  terjadi revolusi kebudayaan2 perkembangan masyarakat kota misalnya, di pulau Kreta, DAS sungai Tigris & Eufrat * sekitar tahun kemudian hingga sekitar tahun 1.500M  bangsa Eropa mengembangkan tehnologi dan ilmu pengetahuan * sekitar 200 tahun kemudian, dari pertengahan abad ke 18 hingga sekarang  terjadi revolusi ke 3 : Revolusi Industri ^ kemajuan tehnologi kehidupan manusia menjadi kompleks ^ kehidupan sosial  manusia sendiri hampir tidak bisa ^ kehidupan rohani mengendalikan dan menguasainya misalnya, reaktor nuklir bocor  manusia tidak dpt mengatasi

9 kesimpulan : ^ sebelum muncul homo sapiens  evolosi organik dan kebudayaan sejajar ^ setelah muncul homo sapiens  homo sapiens melepaskan diri dari garis evolusi organik manusia proses perkembangan super organik (menurut A.L.Kroeber) sejak ini - evolusi manusia seolah-olah berhenti - sifat superorganik dari kebudayaan  kebudayaan mengalami revolusi

10 D. Wujud kebudayaan menurut J.J.Honigmann, wujud kebudayaan dibedakan menjadi 3 : 1. Ide atau gagasan  wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide, gagasan, nilai, norma, peraturan * sifatnya abstrak, tidak dapat diraba atau difoto * lokasinya di dalam kepala/ atau dalam alam pikiran warga masyarakat tempat kebudayaan bersangkutan hidup * jika dinyatakan dalam tulisan, bentuk benda * hidup dalam masyarakat, memberi jiwa kepada masyarakat * lazim disebut adat istiadat

11 2. sistem sosial - tindakan berpola dari manusia berupa : aktvitas manusia yang berinteraksi  dari waktu ke waktu selalu menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan tata kelakuan - sifatnya konkrit  berupa hubungan antar manusia - terjadi di sekeliling kita sehari-hari - bisa diamati, difoto

12 3. bentuk fisik - berupa hasil fisik dan aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat - sifatnya konkrit  berupa benda, dapat dilihat, diraba, difoto

13 Contoh  keterkaitan ketiga wujud kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari Ketiga wujud dari kebudayaan, dalam kenyataan kehidupan masyarakat tidak terpisahkan satu sama lain dalam kelompok ini terdapat : - nilai-nilai, seperti gotong royong (1. abstrak) - sistem sosial, seperti interaksi sosial (2. tindakan sosial) - wujud kebendaan, seperti rumah (3. benda-benda hasil karya manusia)

14 E. Unsur-unsur kebudayaan - semua kebudayaan dapat diperinci dalam unsur-unsur yang khusus  disebut sebagai unsur-unsur kebudayaan universal - unsur-unsur kebudayaan meliputi : 1. bahasa 2. sistem pengetahuan 3. organisasi sosial 4. sistem peralatan dan tehnologi 5. sistem mata pencaharian 6. sistem religi 7. kesenian

15 Misalnya : Sistem pengetahuan :  tentang perbintangan RASI BINTANG PARI : Rasi bintang yang bisa ditemukan dan bisa dilihat di langit adalah rasi bintang pari/crux. Rasi bintang ini berbentuk pari/layang- layang/salib dan bisa kita lihat pada langit malam dengan arah agak ke selatan. Yah, salah satu fungsi rasi bintang juga adalah sebagai petunjuk arah pada malam hari kalo tiba-tiba kita kehilangan arah. Pada setiap rasi bintang, ada satu bintang yang paling terang, dan biasanya dalam peta rasi bintang diberi simbol α

16 Organisasi sosial  tentang kerja bakti Biasakan hidup bersih, jangan buang sampah sembarangan, galakkan kembali kerja bakti dan gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Selaku pengurus bersama masyarakat bekerja sama agar senantiasa waspada dan tanggap menghadapi hal hal yang berkaitan dengan kebersihan.

17 Sistem peralatan dan tehnologi  pelayaran kapal dan jaring sebagai alat untuk menangkap ikan di laut

18 F. Setiap unsur kebudayaan menjelma dalam 3 wujud kebudayaan - misalnya, ^ sistem religi * wujud sebagai ide dalam bentuk sistem keyakinan tentang Tuhan, dewa, roh nenek moyang, nereka, surga * wujud sistem sosial dalam bentuk upacara * wujud benda dalam bentuk benda-benda suci, mesjid, gereja

19 ^ kesenian * wujud sebagai ide  cerita * wujud sistem sosial  interaksi antar seniman dan pencipta, seniman dan penata panggung, penonton dan penonton * wujud kebendaan  panggung, pakaian

20 G. Integrasi kebudayaan 1. fungsi unsur-unsur kebudayaan sebagai sarana integrasi misalnya, karya Malinowski menceritakan tentang perdagangan benda-benda suci yang dilakukan oleh penduduk kepulauan Trobiand di sebelah tenggara Papua Nugini (sistem mata pencaharaian)  - selain berdagang benda suci, mereka juga bercerita tentang berbagai segi kehidupan lain dari masyarakat kepulauan itu, seperti * bagaimana pelayaran untuk melakukan perdagangan benda-benda suci ini (sistem pengatahuan) * benda-benda suci (sistem religi, kesenian) - misalnya, tentang perdagangan di pasar terapung (sistem mata pencaharian) * dapat diceritakan pula tentang cara transaksi (organisasi sosial) * tentang kondisi sungai (sistem pengetahuan) * bahasa yang digunakan

21 2. fokus kebudayaan - setiap kebudayaan akan mempunyai unsur kebudayaan, yang merupakan suatu unsur pusat (fokus) dalam kebudayaan, sehingga digemari oleh sebagian besar masyarakatnya  mendominasi aktivitas masyarakat - unsur-unsur kebudayaan yang tampak * digemari masyarakat * mendominasi kehidupan  R.Linton menyebut cultural interest atau social interest Koentjaraningrat menyebut fokus kebudayaan - misalnya, membahas kebudayaan Bali  menggunakan kesenian sebagai fokus

22 3. etos kebudayaan - kebudayaan tampak memancarkan suatu watak khusus  watak : dalam antropologi disebut ethos  bentuk tampak luar : * tingkah laku masyarakat * kegemaran masyarakat * benda budaya - misalnya, tampak luar kebudayaan Jawa : * memencarkan keselerasan, kelambanan, * mengeluarkan gagasan gagasan berbelit- belit, dan sebagainya - Ruht Benedict menyebut watak yang khas dari suatu kebudayaan adalah pattern atau pola Koentjaraningrat menyebut ethos (watak yang khas)

23 H. Adat istiadat - merupakan sistem nilai  wujud abstrak * berupa konsep mengenai sesuatu yg ada dalam alam pikiran manusia, yg dianggap berharga * berfungsi sebagai pedoman yang memberi arah pada kehidupan manusia/masyarakat - bersifat umum, luas, tidak konkret  berada dalam daerah emosional dari jiwa manusia - manusia sejak kecil telah diresapi nilai budaya dari lingkungan masyarakatnya, akibatnya * nilai budaya berakar dalam jiwa * “ tidak dapat diganti dg nilai budaya lain dalam waktu singkat

24 Misalnya : Perayaan hari Tumpek Pengatag, sekelumit doa sederhana itu senantiasa terngiang di telinga saya. Ketika masih kecil, ibu memang sering mengajak saya ikut mengupacarai sejumlah pepohonan di rumah, terutama yang menghasilkan buah yang bisa dimakan. Doa itu mengandung pengharapan agar sang pohon bisa berbuah lebat.  Secara filosofis, sejatinya bermakna mengingatkan manusia untuk tiada henti menjaga harmoni dengan alam nilai budaya apa, yang diberikan orang-tua atau lingkungan, yang terasa meresap sejak kanak-kanak hingga kini  secara filosofis apa maknanya Tangerang Selatan Pebruari 2014


Download ppt "ANTROPOLOGI Pengajar : Dr. Tundjung Tahun ajaran : Semester genap/ 2013-2014 Pertemuan 2 : Kebudayaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google