Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DELIK-DELIK TERTENTU DALAM KUHP Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DELIK-DELIK TERTENTU DALAM KUHP Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum."— Transcript presentasi:

1

2 DELIK-DELIK TERTENTU DALAM KUHP Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum

3 1.Menerima berkas perkara 2.Melakukan Pra Penuntutan 3.Memberikan perpanjangan penahanan 4.Membuat surat dakwaan 5.Melimpahkan perkara 6.Memberitahukan waktu persidangan 7.Melakukan penuntutan 8.Menutup perkara demi hukum 9.Melaksanakan penetapan hakim 10.Melakukan tindakan lain WEWENANG PENUNTUT UMUM :

4 Pengertian Surat Dakwaan Surat / akta Memuat rumusan tindak pidana Yang didakwakan kpd terdakwa Disimpulkan dari hasil penyidikan Merupakan dasar pemeriksaan di sidang pengadilan

5 Syarat-Syarat Surat Dakwaan a.Syarat Formal : 1.Tanggal dan tandatangan PU 2.Identitas terdakwa b.Syarat Material : 1.Uraian tindak pidana 2.Waktu terjadinya tindak pidana 3.Tempat tindak pidana dilakukan

6 HUKUM PIDANA A.UNSUR-UNSUR TINDAK PIDANA 1. Unsur Obyektif : Adalah unsur - unsur yang ada di luar diri pelaku Dapat berupa : a. Perbuatan : ( berbuat atau tidak berbuat ) b. Akibat : ( delik materiel ) c. Keadaan/Kejadian : ( delik formil ) 2. Unsur Subyektif : Adalah unsur yang terdapat pada diri pelaku.Terdiri dari : - Kesalahan ( Schuld ) - Sengaja ( Opzet ) - Lalai ( Culpa ) B. PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA Hal dapat dipertanggung jawabkan si pelaku terhadap perbuatan yang dilakukan : - Keadaan jiwa orang itu sedemikian rupa hingga dapat mengerti akan nilai perbuatan dan akibatnya. - Keadaan jiwa orang itu sedemikian rupa hingga dapat menentukan kehendaknya atas perbuatannya. - Sadar bahwa perbuatannya dilarang. Tidak dipertanggungjawabkan kalau pada diri sipelaku terdapat alasan pembenar atau pemaaf pada Pasal 44, 45, 48, 49, 50 dan 51 KUHP C. PEMIDANAAN Cara bagaimana pengenaan pidana dapat dilaksanakan apabila ada orang disangka melakukan tindak pidana (Hukum Acara Pidana) Tiada piadana tanpa kesalahan

7 UNSUR – UNSUR TINDAK PIDANA SIMON : –Unsur-unsur tindak pidana : Perbuatan manusia Diancam dengan pidana Melawan hukum Oleh orang yang mampu bertanggungjawab –Unsur Obyektif – Unsur Subyektif : Unsur subyektif : –Perbuatan orang –Akibat yang kelihatan –Keadaan tertentu yang menyertai perbuatan Unsur Obyektif : –Orang yang mampu bertanggungjawab –Adanya kesalahan.

8 Moeljatno : Unsur-Unsur Perbuatan Pidana : –Perbuatan (manusia) –Memenuhi rumusan dalam UU (syarat formil) –Bersifat melawan hukum (syarat materiil) Unsur-Unsur Tindak Pidana : –Unsur Subyektif ( Pribadi ) –Unsur Obyektif ( di luar Pembuat ), mis : Keadaan yg menentukan :Psl. 164, 165, 531 Keadaan tambahan : Psl. 351(1), (2), (3) Unsur melawan hukum : Psl. 285, 362.

9 SISTEMATIKA KUHP BUKU I TENTANG KETENTUAN UMUM BUKU II TENTANG KEJAHATAN BUKU III TENTANG PELANGGARAN

10 31 TITEL 1.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Keamanan Negara 2.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden 3.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Negara – Negara Asing Bersahabat Dan Terhadap Kepala Dan Wakil Negara – Negara Tersebut 4.Kejahatan – Kejahatan Tentang Melakukan Kewajiban Kenegaraan dan Hak Kenegaraan 5.Kejahatan – Kejahatan Tentang Ketertiban Umum 6.Perang Tanding (Tweegevecht, Duel) BUKU II KUHP

11 7.Kejahatan – Kejahatan Yang Membahayakan Keamanan Umum Orang dan Barang 8.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Kekuasaan Umum 9.Sumpah Palsu dan Keterangan palsu 10.Pemalsuan Uang Logam dan Uang kertas 11.Pemalsuan Materai dan Cap 12.Pemalsuan Surat 13.Kejahatan – Kejahatan Tentang Kedudukan Perdata 14.Kejahatan – Kejahatan Melanggar Kesopanan 15.Meninggalkan Orang – Orang Yang Perlu Ditolong 16.Peghinaan 17.Membuka Rahasia 18.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang 19.Kejahatan – Kejahatan Terhadap Nyawa Orang 20.Penganiayaan 21.Menyebabkan Matinya Atau Lukanya Orang Karena Kealpaan

12 22.Pencurian 23.Pemerasan dan Pengancaman 24.Penggelapan Barang 25.Penipuan 26.Merugkan Orang Berpiutang Atau Berhak 27.Penghancuran atau Perusakan Barang 28.Kejahatan – Kejahatan Jabatan 29.Kejahatan – Kejahatan Pelayaran 30.Penadahan ( beguinstiging) 31. Aturan tentang pengulangan kejahatan

13 1.Pelanggaran – Pelanggaran Terhadap Keamanan Umum Orang dan Barang dan Terhadap Kesehatan Umum 2.Pelanggaran – Pelanggaran Terhadap Ketertiban Umum 3.Pelanggaran – Pelanggaran Terhadap Kekuasaan Umum 4.Pelanggaran – Pelanggaran Tentang Kedudukan Perdata 5.Pelanggaran – Pelanggaran Mengenai Orang- Orang Yang Perlu Ditolong 6.Pelanggaran – Pelanggaran Kesopanan 7.Pelanggaran – Pelanggaran Tentang Tanah- Tanah Tanaman 8.Pelanggaran – Pelanggaran Jabatan 9.Pelanggaran – Pelanggaran Pelayaran BUKU III KUHP

14 KRITERIA / KEPENTINGAN YANG DILINDUNGI HUKUM DARI RUMUSAN BUKU II DAN BUKU III 1. KEPENTINGAN INDIVIDU 2. KEPENTINGAN MASYARAKAT 3. KEPENTINGAN NEGARA BUKU IIBUKU III * 16 TITEL* 4 TITEL * XIII – XXVII* IV - VII * XXX * 8 TITEL* 3 TITEL * V – VII* I – II * IX - XII* IX * XXIX * 6 TITEL* 3 TITEL * I -IV* III, VIII * VIII* X * XXVIII

15 1.MENGENAI KEKAYAAN ORANG 2.MENGENAI NYAWA DAN TUBUH ORANG 3.MENGENAI KEHORMATAN ORANG 4.MENGENAI KESOPANAN KEPENTINGAN INDIVIDU BUKU IIBUKU III 7 TITELVII XXII – XXVII XXX 5 TITELV XV, XVIII XIX – XXI 3 TITELIV XIII, XVI, XVII 1 TITELVI XIV

16 KEPENTINGAN MASYARAKAT 1. MENGENAI MEMBAHAYAKAN MASYARAKAT 2.MENGENAI PEMALSUAN BUKU IIBUKU III 4 TITELI, II, IX V – VII XXIX 4 TITELO IX - XII

17 KEPENTINGAN NEGARA 1.MENGENAI KEDUDUKAN NEGARA 2.MENGENAI TINDAKAN ALAT – ALAT NEGARA BUKU IIBUKU III 4 TITELX I - IV 4 TITELIII, VIII VIII, XXVIII

18 Pentingnya Jaksa memahami Unsur-Unsur 1.Menyusun surat dakwaan; 2.Menguraikan perbuatan Terdakwa; 3.Mengarahkan pertanyaan di sidang; 4.Menentukan nilai alat bukti; 5.Mengarahkan jalannya penyidikan / pemeriksaan di sidang PN; 6.Menyusun Requisitoir.

19 POKOK BAHASAN 1.TINDAK PIDANA THD KETERTIBAN UMUM 2. KEJAHATAN THP ORANG 3. KEJAHATAN THD HARTA BENDA

20 KEAHATAN TERHADAP HARTA BENDA Pencurian : 362, 363, 365 ; Pemerasan : 368, 369 ; Penggelapan: 372, 374, 375 ; Penipuan : 378 ; Perusakan: 406 ; Penadahan: 480, 481.

21 PENCURIAN

22 PASAL 362 KUHP Unsur-unsur : –Barang siapa –Mengambil –Suatu barang/benda –Seluruhnya / sebagian milik orang lain –Dengan maksud untuk memiliki secara melawan hukum Sanksi : 5 th / denda Rp.900,-

23 PASAL 363 KUHP 1.Pencurian Ternak 2.Pencurian pada waktu : Kebakarangempa bumikecelakaan KA Peledakangunung meletus huru hara Banjirkapal karampemberontakan 3.Pada waktu malam 4.Dilakukan bersama-sama 5.Dengan jalan merusak, memanjat, kunci palsu, seragam palsu 6.Sanksi : 7 tahun ; 9 tahun : ( bila : / 5 )

24 PASAL 365 KUHP Pasal 365 (1) KUHP Pasal 365 (2) ke-1, 2, 3, 4 KUHP Pasal 365 (3) KUHP Pasal 365 (4) KUHP

25 PASAL 365 AYAT (1) KUHP Pencurian Didahului, disertai, diikuti dg kekerasan / ancaman kekerasan Dengan maksud utk : –Mempersiapkan / memudahkan –Apabila terpergok utk melarikan diri –Menjamin penguasaan barang Sanksi : 9 thn

26 PASAL 365 AYAT (2) KE- 1 KUHP Perbuatan 365 (1) Pada waktu malam Di dalam rumah / pekarangan tertutup / di jalan umum, di atas KA yg berjalan Sanksi : 12 tahun

27 PASAL 365 AYAT (2) KE- 2 KUHP Perbuatan 365 (1) KUHP Dilakukan bersama-sama Sanksi : 12 tahun

28 PASAL 365 AYAT (2) KE -3 KUHP Perbuatan 365(1) KUHP Masuk dengan merusak, memanjat, kunci palsu, perintah palsu, seragam palsu Sanksi : 12 tahun

29 PASAL 365 AYAT (2) KE -4 KUHP Perbuatan 365 (1) KUHP Mengakibatkan luka berat Sanksi : 12 tahun

30 PASAL 365 AYAT (3) KUHP Perbuatan 365 (1) Mengakibatkan mati Sanksi : 15 tahun

31 PASAL 365 AYAT (4) KUHP Pidana mati / seumur hidup Perbuatan 365 (1) Dilakukan bersama-sama (365 (2) ke-2) + : –365 (2) ke-1 dan 3 atau –mengakibatkan luka berat / mati

32 PEMERASAN

33 PASAL 368 KUHP Barang siapa Dengan maksud utk menguntungkan diri sendiri/orang lain secara melawan hukum Memaksa seseorang Dengan kekerasan / ancaman kekerasan, utk : –Memberikan sesuatu –Memberi hutang / menghapus piutang Sanksi : 9 thn. Psl. 365 (2)(3)(4) berlaku bagi kejahatan ini.

34 PASAL 369 KUHP Barang siapa Dengan maksud menguntungkan diri sendiri / orang lain secara melawan hukum Dengan ancaman: pencemaran, akan membuka rahasia Memaksa orang spy : –Memberikan sesuatu –Memberi hutang / menghapus piutang Sanksi : 4 tahun Delik ini adalah delik aduan.

35 PENGGELAPAN

36 PASAL 372 KUHP Barang siapa Dengan sengaja dan melawan hukum Mengaku sebagai milik sendiri (zich toe eigenen) Barang sesuatu Milik orang lain Dalam kekuasaannya bukan krn kejahatan Penjara : 4 thn / denda Rp.900,-

37 PASAL 374 KUHP Penggelapan (372 KUHP) Dilakukan oleh orang yang penguasaan barang disebabkan karena ada : –Hubungan kerja –Pencariannya –Mendapat upah Sanksi : 5 tahun

38 PASAL 375 KUHP Penggelapan Dilakukan oleh : –Orang yg karena terpaksa menyimpan –Wali, Pengampu, –Pengurus/pelaksana wasiat, –Pengurus lembaga yayasan Sanksi : 6 tahun

39 PERBUATAN CURANG

40 PASAL 378 KUHP Barang siapa Dengan maksud utk menguntungkan diri sendiri /orang lain secara melawan hukum Dengan memakai : –Nama/martabat palsu –Tipu muslihat –Rangkaian kebohongan Menggerakkan orang lain spy : –Menyerahkan barang –Memberi utang / menghapus piutang Sanksi : 4 tahun

41 PENGHANCURAN/ PERUSAKAN

42 PASAL 406 AYAT (1) KUHP Barang Siapa Dengan Sengaja dan Melawan Hukum Menghancurkan, Merusakan, Membikin Tak Dapat Dipakai atau Menghilangkan Suatu Barang Yang Seluruhnya atau Sebagian Milik Orang Lain Sanksi : 2 TH 8 BLN/ Denda Rp ,-

43 PASAL 406 AYAT (2) KUHP Membunuh Merusak Menghilangkan OBYEKNYA : HEWAN

44 PENADAHAN

45 PASAL 480 KE- 1 KUHP Barang siapa Membeli, menawarkan, menukar, menerima gadai, menerima hadiah Atau utk menarik keuntungan: Menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan/menyembunyikan Sesuatu benda Yang diketahui / patut diduga Diperoleh dari kejahatan Sanksi: 4 tahun / denda Rp.900,-

46 PASAL 480 KE- 2 KUHP Barang siapa Menarik keuntungan Dari hasil suatu benda Yang diketahui / patut menduga Diperoleh dari kejahatan Sanksi : 4 tahun / denda Rp.900,-

47 PASAL 481 AYAT (1) KUHP Barang siapa Menjadikan sebagai kebiasaan Sengaja : membeli, menukar, menerima gadai, menyimpan / menyembunyikan Barang yang diperoleh dari kejahatan Sanksi : 7 tahun

48 KEJAHATAN TERHADAP ORANG Kejahatan Perkawinan ( ) Penghinaan ( ) Kejahatan Kemerdekaan Orang ( ) Kejahatan Terhadap Nyawa ( ) Penganiayaan ( ) Kelalaian Berakibat Mati/Luka ( )

49 KELALAIAN/ KEALPAAN

50 Kelalaian mengakibatkan mati / luka Pasal 359 –Karena kelalaian –Menyebabkan matinya orang –Sanksi : 5 tahun / kurungan 1 tahun Pasal 360 ayat (1) –Karena kelalaian –Menyebabkan luka berat –Sanksi : 5 tahun / kurungan 1 tahun

51 Pasal 360 ayat (2) –Karena Kelalaian/Kealpaannya –Menyebabkan Luka/Sakit –Menimbulkan Penyakit/Halangan Pekerjaan –Sanksi : 9 Bulan / Kurungan 6 Bulan Pasal 361 –Karena Kelalaian/Kealpaannya –Menyebabkan Mati/Luka Berat/Sakit –Pada Saat Menjalankan Pekerjaan –Sanksi : Pidana Penjara + 1/3

52 PENGANIAYAAN

53 Pasal 351 KUHP Pasal 352 KUHP Pasal 353 KUHP Pasal 354 KUHP Pasal 355 KUHP

54 Pasal 351 ayat (1) KUHP Penganiayaan *) Sanksi : 2 th 8 bulan / denda Rp.4.500,- *) merusak kesehatan orang ( Psl.351(4)) *). HR. 25 Juni 1894, 11 Jan 1892 : - kesengajaan - menimbulkan rasa sakit / luka

55 Pasal 351 ayat (2) KUHP Penganiayaan Mengakibatkan luka berat Sanksi : 5 tahun

56 Pasal 351 ayat (3) KUHP Penganiayaan Mengakibatkan mati Sanksi : 7 tahun Pasal 351 (5) KUHP : Percobaan penganiayaan psl. 351 KUHP tidak dapat dipidana

57 Pasal 352 KUHP Penganiayaan Ringan/Tipiring Penganiayaan Tidak termasuk 353, 356 Tidak menyebabkan : –Sakit –Halangan menjalankan pekerjaan / jabatan Sanksi : 3 bulan / denda Rp.4.500,-

58 Pasal 353 KUHP Penganiayaan Berencana Penganiayaan Direncanakan terlebih dulu Sanksi : 4 tahun Luka berat = 7 tahun Mati= 9 tahun

59 Pasal 354 KUHP Penganiayaan Berat Barang siapa Dengan sengaja Melukai berat orang lain Sanksi : 8 tahun Mati = 10 tahun

60 Pasal 355 KUHP Penganiayaan berat Direncanakan Sanksi : 12 tahun Mati= 15 tahun

61 KEJAHATAN TERHADAP NYAWA

62 Kejahatan Terhadap Nyawa Pembunuhan : Pasal 338, 339, 340 KUHP Pembunuhan Khusus: Psl 341 – 345 KUHP Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan : Pasal 346 – 349 KUHP

63 Pembunuhan pasal 338 KUHP Barang siapa Sengaja Merampas nyawa orang lain Sanksi : 15 tahun

64 Pasal 339 KUHP Pembunuhan Diikuti, disertai, didahului Sesuatu perbuatan pidana Dilakukan dengan maksud untuk : Mempersiapkan, mempermudah, melepaskan diri, memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum Sanksi : Seumur hidup / 20 tahun

65 Pasal 340 KUHP Pembunuhan Berencana Barang siapa dengan rencana Merampas nyawa orang lain Sanksi : mati / SH / 20 th

66 Pembunuhan Khusus Pasal 341 Pasal 342 Pasal 343 Pasal 344 Pasal 345

67 Pasal 341 KUHP Seorang Ibu Karena takut akan ketahuan melahirkan anak Pada saat melahirkan / tidak lama Dengan sengaja Merampas nyawa anaknya Sanksi : 7 tahun

68 Pasal 342 KUHP Pembunuhan Bayi Berencana Seorang Ibu Untuk melaksanakan niat Karena takut akan ketahuan melahirkan Pada saat (tidak lama) Merampas nyawa bayinya Sanksi : 9 tahun

69 Pasal 343 KUHP Orang lain Turut serta Melakukan kejahatan Psl. 341, 342 = Pembunuhan Berencana Sanksi : mati / SH / 20 tahun

70 Pasal 344 KUHP Barang siapa Merampas nyawa orang lain Atas permintaan orang itu sendiri Sanksi : 12 tahun

71 Pasal 345 KUHP Barang siapa Dengan sengaja Mendorong, menolong, memberi sarana Kepada orang lain untuk bunuh diri Jadi bunuh diri Sanksi : 4 tahun

72 Pembunuhan/pengguguran kandungan Pasal 346 Pasal 347 Pasal 348 Pasal 349

73 Pasal 346 KUHP Seorang wanita Sengaja Menggugurkan / mematikan kandungan / Atau menyuruh orang lain Sanksi : 4 tahun

74 Pasal 347 KUHP Barang siapa Dengan sengaja Mematikan kandungan seorang wanita Tanpa persetujuannya Sanksi : 12 tahun Mengakibatkan mati = 15 tahun

75 Pasal 348 KUHP Barang siapa Dengan sengaja Menggugurkan / mematikan kandungan seorang wanita Dengan persetujuannya Sanksi = 5 tahun 6 bulan Mengakibatkan mati = 7 tahun

76 Pasal 349 KUHP Seorang dokter, bidan, apoteker (peramu obat): –Melakukan kejahatan psl. 346, atau –Membantu kejahatan psl. 347, 348 Sanksi : – ditambah 1/3, – dapat dicabut haknya

77 KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG

78 PASAL 330 AYAT (1) KUHP (Mencabut Orang Yang Belum Dewasa Dari Kuasa Yang Sah) 1.Barang siapa 2.Dengan sengaja 3.Mencabut orang yang belum dewasa 4.Dari Kuasa yang sah atasnya

79 PASAL 330 AYAT (2) KUHP (Mencabut Orang Yang Belum Dewasa Dari Kuasa Yang Sah Dengan Tipu Daya/Kekerasan) 1.Barang siapa 2.Dengan Sengaja 3.Mencabut Orang Yang Belum Dewasa 4.Dari Kuasa Yang Sah Atasnya 5.Dengan Cara Tipu Daya/Kekerasan/Ancaman Kekerasan

80 PASAL 333 AYAT (1) KUHP (Merampas Kemerdekaan Orang Dengan Melawan Hak) 1.Barang siapa 2.Dengan Sengaja 3.Menahan/Merampas Kemerdekaan orang 4.Meneruskan Penahanan 5.Dengan melawan hak

81 PASAL 333 AYAT (2) KUHP (Merampas Kemerdekaan Orang Dengan Melawan Hak yang Berakibat Luka Berat) 1.Barang Siapa 2.Deng an Sengaja 3.Menahan/Merampas Kemerdekaan Orang 4.Meneruskan Penahanan 5.Dengan Melawan Hak/Hukum 6.Berakibat luka beratnya sitersalah

82 PASAL 333 AYAT (3) KUHP (Merampas Kemerdekaan Orang Dengan Melawan Hak Yang Berakibat Matinya Sitersalah) 1.Barang Siapa 2.Dengan sengaja 3.Menahan/Merampas kemerdekaan Orang 4.Meneruskan Penahanan 5.Dengan Melawan Hak 6.Menyebabkan matinya sitersalah

83 PENGHINAAN

84 Penghinaan kpd orang pribadi (psl. 310 (1) KUHP) Barang siapa Sengaja Menyerang nama baik / kehormatan Dengan menuduh suatu hal Yang maksud yang nyata spy agar tuduhan itu diketahui umum (pencemaran) Sanksi : 9 bln / denda Rp.4.500,- (2) dg tulisan/gambar ditempel di tempat umum = 1 thn 4 bulan / denda Rp.4.500,- (pencemaran tertulis) (3) tidak ada, bila demi kepentingan umum/bela diri.

85 Pasal 310 ayat (2) KUHP ( Pencemaran Tertulis ) Unsur-unsur = ayat (1) Dengan tulisan / gambar Ditempel di tempat umum Diancam pidana penjara 1 thn 4 bulan

86 Pasal 310 (3) KUHP ( Peniadaan tindak pidana ) Psl. 310 ayat (1)(2) tidak berlaku, bila : –Dilakukan demi kepentingan umum –Untuk pembelaan diri yang sangat diperlukan

87 Pasal 311 KUHP ( Fitnah) Pencemaran / Pencemaran Tertulis ( Psl. 310 ayat (1), (2) ) Dlm hal dibolehkan utk membuktikan –Tidak membuktikan –Dan tuduhan bertentangan dg apa yg diketahui Sanksi : 4 thn.

88 Pasal 312 Pembuktian diperbolehkan dalam hal : Hakim memandang perlu utk menimbang keterangan Terdakwa, bahwa : –Demi kepentingan umum/ terpaksa / bela diri; –Seorang Pejabat dituduh sesuatu hal dalam menjalankan tugasnya.

89 Pasal 313 Pembuktian 312 tidak dibolehkan, jika : –Yang dituduhkan hanya dapat dituntut atas pengaduan –Dan pengaduan tidak ada. Pasal 314 : –Jika tuduhan terbukti – fitnah tidak ada –Jika tuduhan bebas – terbukti ada fitnah

90 Pasal 314 KUHP (1)Jika yang dihina dinyatakan bersalah atas hal yang didakwakan, maka > fitnah tidak ada ; (2)Jika yang dihina dibebaskan dari dakwaan, maka hal yang dituduhkan tidak benar (ada fitnah) ; (3)Jika thd penghinaan telah dimulai penuntutan, maka penuntutan karena fitnah dihentikan sampai penghinaan mendapat putusan menjadi tetap.

91 Penghinaan ringan (Psl.315) ( APC ) Penghinaan dengan sengaja Tidak bersifat pencemaran / pencemaran tertulis Dimuka umum dg lisan/tulisan, atau Dimuka orang itu sendiri dg lisan/ perbuatan, atau Dengan surat dikirim / diterimakan kpd nya Sanksi : 4 bln 2 minggu / denda Rp.4.500,- Yurisprudensi ( 4 : 1973, 1982, 1902, 1898 )

92 Pasal 316 KUHP Penghinaan Terhadap pegawai negeri Yang sedang bertugas Pidana ditambah 1/3 Yurisprudensi ( 2 : 1974, 1893 )

93 Pasal 317 KUHP (pengaduan fitnah) Barang siapa dengan sengaja Mengajukan pengaduan/laporan palsu kepada penguasa Tertulis / dituliskan Mengenai seseorang, shg kehormatannya dicemarkan Sanksi : 4 tahun + pencabutan hak-hak psl. 35 KUHP Yurisprudensi : ( 9 : 1957, 1940, 1912, 1898, 1941, 1923, 1921, 1931, 1903 )

94 Pasal 318 KUHP Persangkaan Palsu Barangsiapa dengan suatu perbuatan Dengan sengaja Menimbulkan secara palsu thd seseorang Bahwa ia melakukan suatu perbuatan pidana Diancam pidana penjara 4 tahun + psl 35 no. 1 KUHP

95 Pasal 319 KUHP Penghinaan = delik aduan, kecuali ps.316 KUHP Yurisprudensi 16 Juni 1953 : “Pengaduan pencemaran tertulis merupakan dasar utk penuntutan / pemidanaan karena penghinaan ringan “

96 Pasal 320 KUHP Barangsiapa menista / menista dengan tulisan Terhadap seseorang yang sudah meninggal Sanksi penjara 4 bln 2 minggu / denda Rp.4.500,- Pengaduan oleh keluarga sedarah, semenda lurus-kesamping derajat kedua Matriarkat dilakukan pengganti bapak.

97 Pasal 321 KUHP Barangsiapa menyiarkan, mempertunjukkan / menempelkan di muka umum Tulisan / gambar Yang isinya menghina / bagi yang sudah mati mencemarkan namanya Dengan maksud spy diketahui umum Diancam pidana penjara 1 bulan 2 minggu / denda Rp.4.500,- Yurisprudensi : 7 Juni 1937

98 KEJAHATAN ASAL USUL PERKAWINAN

99 KEJAHATAN ASAL-USUL PERKAWINAN PASAL 279 AYAT (1) KE-1 KUHP (Perbuatan Melakukan Perkawinan Yang Mana Perkawinan Yang Telah Ada Menjadi Halangan Baginya Untuk Kawin Lagi) 1.Barang Siapa 2.Melakukan Perkawinan 3.Sedang Diketahuinya Bahwa Perkawinan Yang telah ada 4.Menjadi Halangan Yang Sah Baginya Untuk Kawin Lagi.

100 PASAL 279 AYAT (1) KE-2 KUHP 1.Barang Siapa 2.Melakukan Perkawinan 3.Sedang Diketahuinya Bahwa Perkawinan Yang Telah Ada dari Pihak yang Lain 4.Menjadi Halangan Yang Sah Dari Pihak Lain itu Untuk Kawin Lagi

101 PASAL 279 AYAT (2) KUHP (Menyembunyikan Perkawinan Yang Telah Ada Kepada Pihak Lain) 1.Barang Siapa 2.Melakukan Perkawinan 3.Dengan cara menyembunyikan perkawinannya yang telah ada kepada pihak lain 4.Yang diketahuinya bahwa perkawinan itu menjadi halangan yang sah baginya untuk kawin lagi.

102 TINDAK PIDANA TERHADAP KETERTIBAN UMUM

103 KEJAHATAN KESUSILAAN DI DEPAN UMUM Pasal 281 KUHP Pasal 282 KUHP Pasal 283 KUHP

104 2. Pasal 281 KUHP Dihukum 2 thn 8 bln / denda Rp.4.500,- : Ayat (1) : –Barang siapa –Dengan sengaja –Di depan umum –Merusak kesusilaan Ayat (2) –Barang siapa –Dengan sengaja –Merusak kesusilaan –di depan orang lain yg hadirnya disitu bukanlah atas kemauannya

105 3. Pasal 282 (1) KUHP Barang siapa : –Menyebarluaskan, –Mempertunjukkan / menempelkan di muka umum Suatu tulisan, gambar, benda Yg diketahui *) Isinya melanggar kesusilaan Barang siapa …….

106 Lanjutan ……Psl. 282(1) Barang siapa Membuat, memasukkan dari LN, meneruskan, mengeluarkan dari DN, mempunyai persediaan Utk spy : –Disebarkan –Secara terbuka Dipertunjukkan Ditempelkan Tulisan/gambar/benda Yang diketahui merusak kesusilaan Sanksi : 1 thn 4 bln / denda Rp ,-

107 Lanjutan…......Psl. 282 (1) Barang siapa Secara terang-terangan / mengedarkan surat tanpa diminta Menawarkan / menunjukkan dimana dapat diperoleh Tulisan/gambar yg melanggar kesusilaan Sanksi : 1 thn 4 bln / denda Rp.4.500,-

108 Pasal 282 (2) KUHP Pasal 282 (1) Jika ada alasan kuat bagi Pelaku untuk menduga Tulisan / gambar / benda tsb melanggar kesusilaan Sanksi : 9 bulan / denda Rp.4.500,- Psl. 282(3) sbg mata pencarian = 2 thn 8 bln / denda Rp ,-

109 Pasal 283 KUHP Barang siapa Menawarkan, memberikan,menyerahkan, memperlihatkan, Tulisan, gambar, benda Yang melanggar kesusilaan/alat pencegah /penggugur kehamilan Kepada orang yang belum cukup umur / belum 17 tahun Jika tulisan/gambar/alat telah diketahuinya Sanksi : 9 bulan / denda Rp.9.000,-

110 PERZINAHAN (Pasal 284 KUHP) Ayat (1) ke-1 a : –Seorang Pria –Beristeri –Melakukan zina –Pasal 27 BW berlaku baginya Ayat (1) ke-1 b : –Seorang wanita –Bersuami –Melakukan zina Sanksi : 9 bulan.

111 Pasal 284 Ayat (1) ke-2 a : –Seorang Pria –Turut serta melakukan perbuatan zina –Wanitanya diketahui telah menikah Ayat (1) ke-2 b : –Seorang Wanita tidak menikah –Turut serta melakukan zina –Mengetahui Pria nya Psl.27 BW berlaku baginya Sanksi : 9 bulan Delik aduan oleh korban : suami/isteri

112 Ketentuan pengaduan ( Psl. 284 (2) – (5)) Oleh korban : suami / isteri Bila Psl. 27 BW berlaku, dalam waktu 3 bulan permintaan cerai / svtb. Tidak berlaku Psl ,75 Dapat ditarik sebelum pemeriksaan sidang Jika suami-isteri berlaku 27 BW pengaduan tidak diindahkan bila belum cerai.

113 PERKOSAAN pasal 285 KUHP Dengan kekerasan / ancaman kekerasan Memaksa melakukan persetubuhan Dengan perempuan bukan isterinya Terjadi persetubuhan Sanksi : 12 tahun

114 Pasal 289 KUHP Dengan kekerasan / ancaman Memaksa Melakukan / membiarkan dilakukan perbuatan cabul Sanksi : 9 tahun

115 PERJUDIAN Pasal 303 (1) ke-1 KUHP Barang siapa Tanpa izin Dengan sengaja melakukan sebagai usaha menawarkan / memberi kesempatan, atau Dengan sengaja turut serta dalam usaha utk itu Sanksi : 10 thn dan denda Rp ,- ( UU no. 7/1974)

116 Pasal 303 (1) ke-2 Barang siapa Dengan sengaja –Menawarkan / memberikan kesempatan kpd khalayak ramai –Utk bermain judi, atau Dengan sengaja – turut serta dalam usaha semacam itu Sanksi = ayat (1) ke-1

117 Pasal 303 (1) ke-3 Turut serta Dalam permainan judi Sebagai mata pencarian Sanksi = ayat (1) ke-1

118 Pasal 303 bis Ayat (1) –Ke-1 : Mempergunakan kesempatan main judi tsb 303 –Ke-2 : Turut serta main judi di : Jalan umum Tempat yg dapat dimasuki umum Ayat (2) –Pernah dihukum blm 2 th diulangi –Sanksi : 6 th / denda Rp.15 juta

119 PENYEBARAN KEBENCIAN Pasal 156 KUHP Barang siapa Di muka umum Menyatakan : –perasaan permusuhan –Kebencian / penghinaan Terhadap suatu / bbrp gol. Penduduk Ind. Sanksi : 4 tahun / denda Rp.4.500,-

120 PENODAAN AGAMA psl.156 a Barang siapa Dengan sengaja Di muka umum Mengeluarkan perasaan/melakukan perbuatan : –Permusuhan, penyalahgunaan / penodaan thd suatu agama yg dianut di Ind. –Dengan maksud agar orang tidak menganut agama yg bersendikan KTYME. Sanksi : 5 tahun.

121 Pasal 157 KUHP Barang siapa Menyiarkan, mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum Tulisan / lukisan Yg isinya mengandung pernyataan perasaan permusuhan, kebencian / penghinaan di antara gol rakyat Ind Dengan maksud isinya diketahui umum Sanksi : 2 th 6 bln / denda Rp.4.500,-

122 PENGHASUTAN psl. 160 Barang siapa Di muka umum Dengan lisan / tulisan Menghasut supaya : –Melakukan tindak pidana –Melakukan kekerasan kpd penguasa umum –Tidak menurut perintah jabatan Sanksi : 6 thn / denda Rp.4.500,-

123 Pasal 161 KUHP Unsur-unsur: –Menyiarkan, mempertunjukkan / menempelkan –di muka umum –Dengan maksud spy isinya diketahui umum –Tulisan yang menghasut supaya : Melakukan tindak pidana, menentang penguasa umum dengan kekerasan, menentang hal lain (psl. 160 KUHP) Sanksi : 4 thn / denda pb Rp.4.500,-

124 Pasal 163 KUHP Menyiarkan, mempertunjukkan / menempelkan di muka umum Tulisan yg berisi penawaran untuk memberikan keterangan, kesempatan atau sarana Guna melakukan tindak pidana Dengan maksud spy penawaran itu diketahui oleh umum Sanksi : 4 ½ bulan /denda Rp.4.500,- Bandingkan dg Psl. 160, 162, 163 bis.

125 Pasal 163 bis (1) Barang siapa Dg menggunakan sarana Ps. 55 ke-2 Mencoba menggerakkan orang lain Spy melakukan kejahatan Sanksi : 6 thn / denda Rp.4.500,- Jika tidak mengakibatkan kejahatan / percobaan dg ketentuan tidak lebih berat dari kejahatan itu sendiri.

126 Pasal 164 KUHP Barang siapa menegtahui sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan pasal : 108, 113, 115, 124, 187, 187 bis Sedang masih ada waktu mencegah Dengan sengaja tidak memberitahukan kpd pejabat kehakiman / kepolisian, atau kpd orang yang terancam Pidana penjara satu tahun 4 bulan / denda paling banyak Rp.300,-

127 Pasal 165 KUHP Barangsiapa mengetahui ada niat: –melakukan kejahatan Pasal : 104, 106, 107, 108, , , 131 KUHP, –lari dari tentara dalam masa perang, –membunuh dengan rencana, –menculik atau memperkosa –melakukan kejahatan Bab VII KUHP sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang –melakukan salah satu kejahatan Psl. 224 – 228, 250 atau 264, 275 sepanjang mengenai surat kredit yg diperuntukkan bagi peredaran Sedang masih ada waktu mencegahnya Tidak memberitahukan kpd yg berwajib / orang yang terancam Pidana 9 bln / denda Rp.4.500,-

128 Pasal 166 KUHP Pasal 164, 165 KUHP tidak berlaku, bila Mendatangkan bahaya penuntutan pidana baginya, keluarganya derajat kedua/ketiga Berhubung dengan jabatan / pekerjaannya Dimungkinkan pembebasan menjadi saksi

129 Pasal 167 KUHP Barangsiapa memaksa Masuk ke dalam rumah / pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum, atau berada disitu dengan melawan hukum, Atas permintaan yang berhak tidak segera pergi Pidana 9 bln / denda Rp.4.500,-

130 Pasal 168 KUHP ayat (1) Barangsiapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan dinas umum / berada di situ dengan melawan hukum Atas permintaan pejabat yang berwenang tidak pergi dengan segera Pidana 4 bulan / denda Rp.4.500,-

131 Pasal 168 KUHP ayat (2) Dianggap memaksa : –masuk dengan merusak / memanjat, –menggunakan kunci palsu, –pakaian jabatan palsu, atau –tanpa setahu pejabat yang berwenang, atau tidak khilaf masuk berada disitu pada waktu malam

132 Pasal 168 (3) (4) KUHP Ayat (3) –Jika dengan ancaman –Atau sarana yang menakutkan orang –Pidana 1 thn 4 bulan Ayat (4) –Pidana (1) dan (2) ditambah 1/3 bila dilakukan dua orang lebih dengan bersekutu

133 Pasal 169 KUHP ayat (1) Turut serta dalam perkumpulan : –Yang bertujuan melakukan kejahatan, atau –Turut serta dalam perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan-aturan umum Diancam pidana 6 tahun

134 Pasal 169 KUHP ayat (2), (3) Ayat (2): –Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan pelanggaran –Diancam pidana 9 bln / denda Rp.4.500,- Ayat (3) –Pendiri –Pengurus –Diancam pidana + 1/3

135 KEKERASAN DI MUKA UMUM psl. 170 (1) Barang siapa Secara terbuka Bersama-sama Melakukan kekerasan Terhadap manusia / barang Sanksi : 5 thn 6 bln

136 Pasal 170 (2) KUHP Perbuatan 170 (1), mengakibatkan : Barang hancur / orang luka = 7 thn Luka berat = 9 tahun Mati = 12 tahun (3). Psl. 89 tidak berlaku.

137 Pasal 172 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Mengganggu ketenangan Dengan mengeluarkan teriakan, tanda bahaya palsu Diancam pidana penjara 3 minggu / denda Rp.900,-

138 Pasal 173 KUHP Barangsiapa Dengan kekerasan / ancaman kekerasan Merintangi rapat umum yang diizinkan Diancam pidana penjara 1 tahun

139 Pasal 174 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Mengganggu rapat umum yang diizinkan Dengan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh Diancam pidana penjara 3 minggu / denda Rp. 900,-

140 Pasal 175 KUHP Barangsiapa Dengan kekerasan / ancaman kekerasan Merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan, atau upacara keagamaan yang diizinkan, atau upacara pemakaman jenazah Diancam pidana penjara 1 thn / denda Rp.900,-

141 Pasal 176 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Mengganggu pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan, atau upacara keagamaan yang diizinkan, atau pemakaman jenazah Dengan menimbulkan suara gaduh Diancam pidana penjara satu bulan 2 minggu / denda Rp ,-

142 Pasal 177 KUHP 1.Barangsiapa mentertawakan seorang petugas agama dalam menjalankan tugas yang diizinkan ; 2.Barangsiapa menghina benda-benda untuk keperluan ibadat di tempat atau pada waktu ibadat dilakukan. Diancam pidana 4 bln 2 minggu / denda Rp.1.800,-

143 Pasal 178 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Merintangi / menghalang-halangi jalan masuk / pengusungan mayat ke kuburan yang diizinkan Dianacam pidana penjara 1 bln 2 minggu / denda Rp.1.800,-

144 Pasal 179 KUHP Barangsiapa dengan sengaja –Menodai kuburan; –Melawan hukum menghancurkan tanda peringatan di kuburan Diancam pidana penjara 1 tahun 4 bulan

145 Pasal 180 KUHP Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum Menggali atau mengambil jenazah, atau Memindahkan / mengangkut jenazah yang sudah digali/diambil Diancam pidana penjara 1 tahun 4 bulan / denda Rp.4.500,-

146 Pasal 181 KUHP Barangsiapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari / menghilangkan mayat Dengan maksud menyembunyikan kematian / kelahirannya Diancam pidana penjara 9 bulan / denda Rp.4.500,-

147 TINDAK PIDANA BERKAITAN DENGAN PEMALSUAN 1. Sumpah palsu dan keterangan palsu ( Psl.: 242 ) 2. Pemalsuan mata uang dan uang kertas ( Psl.: 244, 245, 246, 247, 249, 250, 250 bis, 251, 252 KUHP ) 3. Pemalsuan meterai dan merk ( Psl. : 253, 254, 255, 256, 257, 258, 259, 260, 260 bis, 261, 262 KUHP ) 4. Pemalsuan surat ( Psl. : 263, 264, 266, 267, 268, 269, 270, 271, 274, 275, 276 KUHP )

148 SUMPAH PALSU DAN KETERANGANPALSU ( pasal 242 ayat (1) KUHP ) Barangsiapa diwajibkan UU memberikan keterangan di bawah sumpah Dengan sengaja memberikan keterangan palsu di atas sumpah Dengan lisan / tulisan Secara pribadi / kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu Diancam pidana penjara 7 tahun

149 Pasal 242 KUHP Ayat (2) : Dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa, sanksi = 9 tahun Ayat (3) : disamakan dg sumpah = janji / penguatan yang diharuskan menurut aturan umum atau yang menjadi pengganti sumpah; Ayat (4) : dapat dijatuhkan pidana pencabutan hak ( Psl. 35 no. 1 – 4 )

150 PEMALSUAN MATA UANG DAN UANG KERTAS Barangsiapa meniru / memalsu Mata uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara / Bank Dengan maksud utk mengedarkan / menyuruh mengedarkan Mata uang / uang kertas sebagai asli dan tidak palsu Diancam pidana penjara 15 tahun PASAL 244

151 Pasal 245 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Mengedarkan mata uang / uang kertas yang dikeluarkan oleh negara / bank Sebagai mata uang kertas asli dan tidak palsu, pada hal ditiru / dipalsu sendiri, atau Waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli / dipalsu, atau Barang siapa menyimpan / memasukkan ke Indonesia mata uang / uang kertas dengan maksud utk mengedarkan / menyuruh mengedarkan sbg asli / tidak palsu Diancam pidana 15 tahun

152 Pasal 246 KUHP Barangsiapa mengurangi nilai mata uang Dengan maksud untuk mengeluarkan / menyuruh mengedarkan uang yang telah dikurangi nilainya itu Diancam pidana 15 tahun

153 Pasal 247 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Mengedarkan mata uang yang dikurangi nilainya olehnya sendiri / yang merusaknya waktu diterima diketahui sbg uang yang tidak rusak atau Barangsiapa menyimpan / memasukkan ke Indonesia uang tsb Dengan maksud utk mengedarkan / menyuruh mengedarkan sbg uang yang tidak rusak Diancam pidana 12 tahun.

154 Pasal 249 KUHP Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang tidak asli, dipalsu / dirusak, atau uang kertas negara / bank yang palsu / dipalsu berdasarkan psl 245, 247 Diancam pidana penjara 4 bln 2 minggu / denda Rp.4.500,-

155 Pasal 250 KUHP Barangsiapa membuat / menyediakan bahan, alat yang diketahuinya untuk meniru, memalsukan / mengurangi nilai mata uang, atau utk meniru/memalsu uang kertas negara / bank Diancam pidana 6 tahun / denda Rp.4.500,-

156 Pasal 250 bis KUHP Mata uang palsu, dipalsu, dirusak Uang kertas negara/bank yang palsu/ dipalsu Bahan-bahan/benda digunakan utk meniru, memalsu, mengurangi nilai mata uang Sepanjang dipakai / menjadi obyek dalam melakukan kejahatan Dirampas termasuk yang bukan milik Terdakwa

157 Pasal 251KUHP Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa izin pemerintah Menyimpan/memasukkan ke Indonesia Keping / lembaran perak Baik yang ada maupun yang tidak ada capnya atau pengerjaan yang lain, mungkin dianggap sebagai mata uang, padahal nyata-nyata tidak akan digunakan sebagai perhiasan / tanda peringatan Diancam pidana penjara 1 thn / denda Rp ,-

158 Pasal 252 KUHP Pada waktu menjatuhkan hukuman karena melakukan salah satu kejahatan dalam pasal 244 – 247 dapat dijatuhkan hukuman berupa pencabutan hak-hak seperti diatur di dalam Pasal 35 no 1 s/d 4.

159 PEMALSUAN METERAI MEREK Pasal 253 KUHP Diancam dengan pidana penjara 7 tahun (1) Barangsiapa meniru / memalsu meterai –Yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, atau jika diperlukan tanda tangan untuk sahnya meterai itu, meniru atau memalsu tanda tangan –Dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai meterai itu sebagai meterai yang asli dan tidak dipalsu / yang sah (2) Barang siapa dengan maksud yang sama –Membuat meterai tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum.

160 Pasal 254 KUHP Diancam dengan pidana penjara 6 tahun Ayat ( 1 ) : Barang siapa membubuhi barang-barang emas atau perak dengan merek negara yang dipalsukan, atau dengan tanda keahlian menurut undang-undang yang dipalsukan atau memalsu merek atau tanda yang asli dengan maksud untu memakai atau menyuruh orang lain memakai seolah-olah merek atau tanda itu asli dan tidak dipalsu Ayat ( 2 )……………..

161 Pasal 254….. Ayat ( 2 ) : –Barang siapa dengan maksud yang sama –Membubuhi barang-barang tersebut dengan merek atau tanda –Dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum Ayat ( 3 ) : –Barang siapa memberi, menambah atau memindahkan merek negara atau tanda keahlian menurut undang-undang yang asli –Pada barang emas/perak yang lain daripada yang semula yang dibubuhi merek atau tanda itu –Dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek atau tanda dari semula sudah dibubuhkan pada barang itu.

162 Pasal 255 KUHP Diancam dengan pidana 4 tahun : Ayat (1) : –Barang siapamembubuhi barang yang wajib ditera atau yang atas permintaan yang berkepentingan diizinkan untuk ditera atau ditera lagi dengan tanda tera Indonesia yang palsu, atau –Barang siapa memalsu tanda tera yang asli –dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda teranya asli dan tidak dipalsu. Ayat (2)………

163 Pasal 255 KUHP Ayat (2): –Barangsiapa dengan maksud yang sama –Membubuhi merek pada barang tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum Ayat (3) : –Barangsiapa memberi, menambah atau memindahkan tera Indonesia yang asli –Kepada barang yang lain daripada semula dibubuhi tanda itu –Dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda tersebut dari semula diadakan barang itu.

164 Pasal 256 KUHP Diancam dengan pidana penjara 3 tahun : Ayat (1): –Barangsiapa membubuhi merek lain daripada tersebut dlm Psl. 254, 255 yang menurut ketentuan UU harus atau boleh dibubuhi pada barang atau bungkusnya secara palsu pada barang atau bungkus tsb –Dengan maksud untuk memakai barang itu seolah-olah mereknya asli dan tidak dipalsu; Ayat (2)

165 Pasal 256 KUHP Ayat (2): –Barangsiapa dengan maksud yang sama membubuhi merek pada barang atau bungkusnya dengan cap yang asli secara melawan hukum; Ayat (3): –Barang siapa memakai merek yang asli untuk barang atau bungkusnya –Padahal merek itu bukan untuk barang / bungkusnya itu –Dengan maksud untuk memakai / menyuruh orang lain memakai seoalh-olah merek tsb ditentukan untuk barang itu.

166 Pasal 257 KUHP Barangsiapa dengan sengaja Memakai, menjual, menawarkan, menyerahkan, mempunyai persediaan utk dijual atau memasukkan ke Indonesia Meterai, tanda atau merek yang tidak asli, dipalsu atau dibikin secara melawan hukum, ataupun benda-benda dimana merek itu dibubuhkan secara melawan hukum, ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu Diancam dengan penjara tersebut pasal 253 – 256 sesuai dengan perbedaan yg dibuat disana.

167 Pasal 258 KUHP Diancam dengan pidana penjara 3 tahun : Ayat ( 1 ) : Barangsiapa memalsu ukuran atau takaran, anak timbangan sesudah dibubuhi tanda tera dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah asli dan tidak dipalsu Ayat ( 2 ) : Dengan sengaja memakai ukuran / takaran, anak timbangan / timbangan yang dipalsu, seolah-olah barang itu asli dan tidak dipalsu

168 Pasal 259 KUHP Diancam pidana penjara 1 thn 4 bln Ayat (1) : –Barang siapa menghilangkan tanda apkir pada barang yang ditera dengan maksud hendak memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tidak diapkir; Ayat (2) : –Dengan sengaja memakai, menjual, menawarkan, menyerahkan atau mempunyai persediaan untuk dijual suatu benda yang dihilangkan tanda apkirnya seolah-olah benda itu tidak diapkir.

169 Pasal 260 KUHP Ayat (1), ke-1 : –Barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai, menghilangkan cap yang gunanya untuk tidak memungkinkan cap yang gunanya utk tidak memungkinkan dipakainya lagi, –Dengan maksud untuk memakai / menyuruh orang lain memakai seolah-olah meterai itu belum dipakai; Ayat (1), ke-2 : –Barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai –Dengan maksud yang sama menghilangkantanda tangan, ciri / tanda saat dipakainya yang menurut UU harus dibubuhkan di atas atau pada meterai tersebut. Ayat (2) :

170 Pasal 260 KUHP Ayat ( 2 ) : –Dengan sengaja memakai, menjual, menawarkan, menyerahkan, mempunyai pesediaan untuk dijual, atau –Memasukkan ke Indonesia –Meterai yang capnya, tanda tangannya, ciri atau tanda saat dipakainya dihilangkan seolah-olah meterai belum dipakai. Pasal 260 ayat (1) dan ayat (2) KUHP diancam dengan pidana penjara 4 tahun atau denda Rp.4.500,-

171 Pasal 260 bis KUHP 1.Pasal 253, 256, 257 dan 260 berlaku juga menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu jika perbuatan yang diterangkan di situ dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos atau suatu negara asing. 2.Jika kejahatan dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos Negara Asing, maksimum pidana pokok yang ditentukan bagi kejahatan itu dikurangi sepertiga

172 Pasal 261 KUHP 1.Barangsiapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam Pasal 253 atau dalam Pasal 260 bis, berhubung dengan Pasal 253, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 bulan / denda Rp.4.500,- 2.Bahan-bahan dan barang-barang itu dirampas

173 Pasal 262 KUHP Pemidanaan berdasar Pasal 253 – 260 bis hak- hak tersebut Pasal 35 Nomor 1 – 4 dapat dicabut. Hak-hak tersebut : –Menjabat segala jabatan –Menjadi anggota TNI –Memilih dan dapat dipilih pada pemilihan yang dilakukan karena uu umum –Menjadi penasihat / wali / wali pengawas/ pengampu / pengampu pengawas atas orang lain.

174 PEMALSUAN SURAT Pasal 263 KUHP Diancam pidana penjara 6 tahun : Ayat (1) : Membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat : Menerbitkan sesuatu hak; Menerbitkan perutangan; Membebaskan utang; Menjadi bukti sesuatu hal. Jika pemakaiannya dapat menimbulkan kerugian. Ayat (2) :………………..

175 Pasal 263 …. Ayat (2) : –Dengan sengaja –Memakai surat palsu/ yang dipalsukan seolah-olah asli –Jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian.

176 Pasal 264 KUHP Ayat (1) : –Diancam dengan pidana 8 tahun, pemalsuan surat terhadap : –Akta otentik –Surat hutang / sertifikat hutang dari suatu negara / lembaga umum; –Sero / surat hutang / sertifikat sero/hutang dari suatu perkumpulan, yayasan, perseroan/maskapai. –Talon, tanda bukti deviden atau bunga –Surat kredit / surat dagang untuk diedarkan. Ayat (2) :……………

177 Pasal 264 KUHP Ayat (2) : –Barangsiapa dengan sengaja –Memakai surat tersebut ayat (1) –Yang isinya palsu / dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu –Jika pemalsuan itu dapat menimbulkan kerugian.

178 Pasal 266 KUHP Ayat (1) : Barangsiapa menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik Mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu Dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai kebenaran Jika pemakaiannya dapat menimbulkan kerugian Diancam pidana penjara 7 tahun Ayat (2)…………………..

179 Pasal 266 ayat (2) Barangsiapa Dengan sengaja Memakai akta tersebut ayat (1) seolah- olah isinya sesuai dengan kebenaran Jika pemakaiannya dapat menimbulkan kerugian Diancam pidana penjara 7 tahun

180 Pasal 267 KUHP Ayat (1) : –Seorang dokter –Dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada tidaknya penyakit, kelemahan atau cacat –Diancam pidana penjara 4 tahun Ayat (2) : –Jika untuk memasukkan ke rumah sakit jiwa –Pidananya 8 tahun Ayat (3) : –Dengan sengaja memakai surat keterangan palsu tersebut dipidana sama

181 Pasal 268 KUHP Diancam pidana penjara 4 tahun Ayat (1) : –Barangsiapa membuat secara palsu / memalsu surat keterangan dokter ttg ada tidaknya penyakit, kelemahan / cacat –Untuk meyesatkan penguasa umum / penanggung Ayat (2) : –Barangsiapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan tersebut ayat (1) seolah-olah surat itu benar dan tidak dipalsu.

182 Pasal 269 KUHP Diancam pidana penjara 1 thn 4 bln Ayat (1) : –Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat keterangan kelakuan baik, kecakapan, kemiskinan, kecacatan atau keadaan lain –Dengan maksud untuk memakai atau menyryh orang lain memakai spy diterima dalam pekerjaan / spy menimbulkan kemurahan hati dan pertolongan Ayat (2) : –Barang siapa memakai surat keterangan palsu tersebut ayat (1).

183 Pasal 270 KUHP Diancam pidana penjara 2 thn 8 bulan Ayat (1) : –Barangsiapa membuat surat palsu / memalsukan surat pas jalan / penggantinya, kartu keamanan, surat perintah jalan atau surat yang diberikan menurut ketentuan UU ttg pemberian izin kpd orang asing utk masuk dan menetap di Indonesia, atau –Barangsiapa menyuruh memberikan surat serupa itu atas nama palsu atau nama kecil yg palsu atau menunjuk pada keadaan palsu –Dengan maksud utk memakai atau menuruh orang lain memakai seolah-olah tidak palsu Ayat (2) :………………

184 Pasal 270 ayat (2) KUHP Barangsiapa Dengan sengaja Memakai surat yang tidak benar / dipalsu tersebut ayat (1) Seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran Diancam pidana penjara 2 thn 8 bulan

185 Pasal 271 KUHP Diancam pidana penjara 2 thn 8 bulan Ayat (1): –Barangsiapa membuat palsu / memalsukan surat pengantar bagi kerbau atau sapi, atau menyuruh memberikan surat serupa itu atas nama palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu –Dengan maksud utk memakai / menyuruh orang lain memakai surat itu seolah-olah asli Ayat (2): –Barangsiapa memakai surat palsu tsb ayat (1).

186 Pasal 274 KUHP Ayat (1): –Barangsiapa membuat palsu atau memalsukan surat keterangan seorang pejabat selaku penguasa yang sah –Tentang hak milik / hak lainnya atas barang –Dengan maksud utk memudahkan penjualan / penggadaiannya Ayat (2): –Barangsiapa memakai surat keterangan tersebut ayat (1).

187 Pasal 275 KUHP Dipidana penjara 9 bulan/denda Rp.4.500, Ayat (1): –Barangsiapa menyimpan bahan / benda yg diketahuinya utk melakukan kejahatan Psl. 264 No. 2 – 5 Ayat (2): –Bahan-bahan dan benda tersebut dirampas.

188 Pasal 276 KUHP Pidana berdasar salah satu kejahatan tersebut Pasal 263 – 268 dapat dijatuhkan pencabutan hak-hak berdasar Pasal 35 nomor 1 – 4 KUHP: 1.Menjabat segala jabatan / jabatan tertentu; 2.Menjadi TNI 3.Memilih / pemilih 4.Menjadi penasihat / wali, wali pengawas atau pengampu / pengampu pengawas lain daripada anaknya sendiri.

189


Download ppt "DELIK-DELIK TERTENTU DALAM KUHP Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google