Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bandung Jalan Maskumambang No. 4 telp. 022.7305023 Bandung Selamat Datang Di Pemerintah Kota Bandung.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bandung Jalan Maskumambang No. 4 telp. 022.7305023 Bandung Selamat Datang Di Pemerintah Kota Bandung."— Transcript presentasi:

1 Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bandung Jalan Maskumambang No. 4 telp Bandung Selamat Datang Di Pemerintah Kota Bandung

2 Sekilas Kota Bandung Kota Bandung Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Barat secara geogarfis terletak pada pertemuan poros jalan raya Barat dan Timur yang menghubungan dengan dengan Ibu Kota Negara. Sedangkan batas wilayah, sebelah selatan dan utara adalah Kabupaten Bandung Barat, sebelah timur Kabupaten Bandung dan sebelah Barat adalah Kota Cimahi secara topografi Kota Bandung terletak pada ketinggian 791 meter diatas permukaan laut, titik tertinggi meter dan terendah 675 meter dengan temparatur rata-rata 26,6 derajat celcius dengan rata-rata curah hujan 156,mm dan jumlah hari hujan rata-rata 15 hari perbulan.

3 Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana adalah Lembaga Teknis Daerah yang dibentuk Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12 Tahun 2007 tanggal 4 Desember 2007 tentang Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah.

4 DASAR HUKUM 1.Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga; 2.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak; 3.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga; 4.Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera; 5.Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1994 tentang Pengelolaan Perkembangan Kependudukan; 6.Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tanggal 9 Juli 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota; 7.Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tanggal 23 Juli 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah; 8.Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12 tahun 2007 tanggal, 4 Desember 2007 tentang Tentang Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah.

5 SUB BIDANG KETAHANAN & PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SUB BIDANG PERLINDUNGAN KESEHATAN REPRODUKSI BIDANG PENGENDALIAN KB & KESEHATAN REPRODUKSI SUB BIDANG PEMBERDAYAAN & PARTISIPASI PERAN SERTA MASY & ORG PEREMPUAN SUB BIDANG PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN & ANAK SUB BIDANG INFORMASI KELUARGA BIDANG KETAHANAN & PEMBERDAYAAN KELUARGA SUB BIDANG KELEMBAGAAN KELUARGA KECIL UPT BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KEPALA BADAN SEKRETARIAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SUB BAGIAN UMUM & KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN KEUANGAN & PROGRAM

6

7 Profil Unsur Pimpinan Badan PPKB Kota Bandung Kepala Badan: Dra. Hj. Popong W Nuraeni M.MPd Sekretaris Badan: Dra. Hj. Sri Mayaningsih M.Si Kasubag Umum dan Kepegawaian: Hj. Hetti Srihartini, B.Sc. SE Kasubag Keuangan dan Program: Hj. Mifta Asikin BA Kabid Pemberdayaan Perempuan: Dra. Hj. Hetty Sofiaty Kasubid Pemberdayaan & Partispasi: Dra. Hj. Lenny Herlina M.Si Peran Serta Masyarakat dan Organisasi Perempuan Kasubid Perlindungan Hak : Neti Supriati, SH. M.Si Perempuan dan Anak Kabid Pengendalian KB dan : Hj. Nenny Nuraeni, SH CN Kesehatan Reproduksi Kasubid Perlindungan Kes-pro : Drs. Aminudin. M.Si Kasubid Informasi Keluarga : Iip Sarupudin, SH. MM

8 Profil Organisasi Badan PPKB Kota Bandung Kabid Ketahanan dan : Hj. Nunung, SE Pemberdayaan Keluarga Kasubid Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga: Marwandi, SE Kasubid Kelembagaan Keluarga Kecil: Dra. Wuryani. M.Si Kepala UPT P2TP2A: Ir. Felly Lastiawati, Subag UPT P2TP2A: Dra. Sesy Pebriani

9 RPJM KOTA BANDUNG TAHUN ARAH PEMBANGUNAN KOTA BANDUNG VISI ; MEMANTAPKAN KOTA BANDUNG SEBAGAI KOTA JASA YANG BERMARTABAT 1.Pengembangan SDM yang sehat, cerdas, berakhlak, profesional dan berdaya saing; 2.Pengembangan perekonomian kota yang berdaya saing dalam menunjang penciptaan lapangan kerja dan pelayanan publik serta meningkatkan peranan swasta dalam pembangunan ekonomi kota. 3.Peningkatan kesadaran budaya kota yang tertib, aman, kreatif, berprestasi dalam menunjang kota jasa yang bermartabat. 4.Penataan kota Bandung menuju metropolitan terpadu yang berwawasan lingkungan. 5.Peningkatan kinerja pemerintah kota yang efektif, efesien, akuntabel dan transparan dalam upaya meningkatkan kapasitas pelayanan kota metropolitan. 6.Peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan dan pembiayaan pembangunan kota yang akuntabel dan transparan dalam menunjang sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa. MISI : RPJP KOTA BANDUNG

10 RPJP AKSELERASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN REVITALISASI PROGRAM KB MELALUI JAMIKA KOTA BANDUNG TAHUN 2011 RPJP KOTA BDG RPJMP KOTA BDG JAMIKA MDG’s 1.Meningkatkan Kesetaraan dan Keadilan Gender 2.Peningkatan Perlindungan Anak 3.Peningkatan Kelembagaan Lini Lapangan Pengelola Program KB. 4.Peningkatan Kualitas Pelayanan KB 5.Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga 6.Peningkatan Kegiatan Ketahanan Keluarga 7.Sosialisasi Kebijakan Program Pembangunan yang Responsif Gender MENINGKATKAN 1. IPG 2. CU / PUS 3. Kemandirian ber KB 4. Ketahanan Keluarga 5. Ekonomi Keluarga MENURUNKAN TFR Korban KDRT Korban Trafiking, KTA IPM 10 PROGRAM PP DAN KB 8 FUNSI KELUARGA 7 Prioritas

11 11 VISI “SELURUH KELUARGA IKUT KB” menjadi PENDUDUK TUMBUH SEIMBANG 2015 MISI MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA KECIL BAHAGIA SEJAHTERA “MEWUJUDKAN KELUARGA KECIL BAHAGIA SEJAHTERA” menjadi RENSTRA BKKBN

12 Tugas Pokok, Fungsi dan Kewenangan BPPKB Sesuai Perda Nomor 12 Tahun 2007, tugas pokok Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bandung adalah ”Pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana” Tugas Pokok Fungsi 1. Perumusan kebijakan teknis bidang pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana 2.Pembinaan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana yang meliputi pemberdayaan perempuan, pengendalian keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, serta ketahanan dan pemberdayaan keluarga 3. Pelaksanaan pelayanan teknis administrasi badan 4.Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya Melaksanakan pengelolaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera di Kota Bandung sesuai Permendagri No.13 Tahun 2006 yang mencakup 14 Program dan 51 Kegiatan Kewenangan

13 Visi Mewujudkan Keluarga Sejahtera, Kesetaraan dan Keadilan Gender dan Perlindungan Anak Dasar Penetapan Visi : 1. Masih tingginya jumlah keluarga dengan kategori Pra-Sejahtera dan Sejahtera-I 2.Masih tingginya kesenjangan gender di berbagai bidang kehidupan 3.Masih rendahnya kesejahteraan dan perlindungan anak 4.Belum maksimalnya partisipasi masyarakat dalam mengkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan serta perlindungan anak

14 Misi 1.Mengendalikan TFR melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam program KB 2.Mengembangkan Pusat Pelayanan Informasi dan Konseling KRR 3.Meningkatkan kesejahteraan masyarakat kategori Pra-Sejahtera dan Sejahtera-1 melalui program ekonomi produktif 4.Meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat kelembagaan pengarusutamaan gender 5.Meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan 6.Meningkatkan perlindungan dan ketrampilan bagi perempuan dan anak 7.Menjadikan Kota Bandung sebagai Kota Layak Anak (KLA)

15 Tujuan : 1.TERINTEGRASIKANNYA KEBIJAKAN PP DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN ANAK PADA SEMUA KEBIJAKAN, PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DI KOTA BANDUNG 2.TERWUJUDNYA 30 KECAMATAN YANG RESPONSIF GENDER DAN PEDULI ANAK; 3.BERPERANNYA LEMBAGA MASYRAKAT DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN ANAK; 4.PEMENUHAN PERMINTAAN MASYARAKAT AKAN PELAYANAN KB DAN KESEHATAN REPRODUKSI YANG BERKUALITAS DALAM UPAYA PENURUNAN KELAHIRAN, ANGKA KEMATIAN IBU, BAYI, DAN ANAK SERTA PENANGGULANGAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI; 5.PENINGKATAN PEMAHAMAN, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU POSITIF REMAJA TENTANG KESEHATAN DAN HAK-HAK REPRODUKSI, GUNA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN REPRODUKSI DALAM RANGKA MENYIAPKAN KEHIDUPAN KELUARGA UNTUK MENDUKUNG UPAYA PENINGKATAN KUALITAS GENERASI MENDATANG; 6.PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN KETAHANAN KELUARGA DENGAN MEMPERHATIKAN KELOMPOK USIA PENDUDUK BERDASARKAN SIKLUS HIDUP, YAITU MULAI DARI JANIN DALAM KANDUNGAN SAMPAI DENGAN LANJUT USIA, DALAM RANGKA MEMBANGUN KELUARGA IDEAL; 7.PEMBINAAN KEMANDIRIAN DAN PENINGKATAN CAKUPAN DAN MUTU PELAYANAN KB DAN KESEHATAN REPRODUKSI, SERTA KETAHANAN DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA, TERUTAMA YANG DISELENGGARAKAN OLEH INSTITUSI MASYARAKAT

16 Kebijakan : 1.MEMPERKUAT KOMITMEN POLITIS DAN OPERASIONAL DALAM PENGELOLAAN PUG & ANAK SERTA PENGELOLAAN KB DISEMUA TINGKATAN 2.PEMBERDAYAAN DAN PENGERAKAN MASYARKAT UNTUK MEMBANGUN KELUARGA KECIL BERKUALITAS, KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER SERTA KESEJAHTERAAN & PERLINDUNGAN ANAK 3.PENINGKATAN AKSESSIBILTAS MASYARAKAT & REMAJA, KELUARGA RENTAN THD INFORMASI DAN PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI YG BERKUALITAS 4.PENGUATAN KELEMBAGAAN & JARINGAN PENGELOLAAN PP KESEJAHTERAAN & PERLINDUNGAN ANAK DAN PROGRAM KB DITINGKAT KOTA S/D LINI LAPANGAN 5.PENINGKATAN DAN PENGGALANGAN KEMITRAAN DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN DAN KETAHANAN KELUARGA 6.PENGEMBANGAN PERENCANAAN PROGRAM & ANGGARAN BERBASIS GENDER & ANAK DIBERBAGAI SEKTOR PEMBANGUNAN 7.IMPLEMENTASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERLINDUNGAN ANAK DAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN (KDRT)

17 Kebijakan : Program BPPKB Permendagri No. 13/2006 Yo.to 59 / 2007 Permendagri No. 13/2006 Yo.to 59 / 2007 URUSAN WAJIB KB 1.Program Keluarga Berencana 2.Program Kesehatan Reproduksi Remaja 3.Program Pelayanan Kontrasepsi 4.Program Pembinaan Peran Serta Masyarkat dalam Pelayanan KB-KR Yang Mandiri 5.Program Promosi Kesehatan Ibu, Bayi dan Anak melalui Kegiatan Kelompok di Masyarakat 6.Program Pengembangan Pusat Pelayanan Informasi dan Konseling KRR 7.Program Peningkatan Penanggulangan Narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS 8.Program Pengembangan Bahan Informasi tentang Pengasuhan dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak 9.Program Penyiapan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga 10.Program Pengembangan Model Operasional BKB-Posyandu-PADU 1. Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan 2. Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak 3. Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan 4. Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan PP 33 Kegiatan 33 Kegiatan 12 Kegiatan 12 Kegiatan

18 Strategi : STRATEGI BPPKB DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUN ADALAH PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN ANAK DENGAN PENEKANAN PADA : A. PENYERASIAN KEBIJAKAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI KOTA BANDUNG; B. PENINGKATAN KOORDINSI DAN KEMITRAAN C. PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN ANAK DI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT; D. PENGUATAN JEJARING KELEMBAGAAN BAIK PADA TINGKAT KOTA DAN REGIONAL. STRATEGI BPPKB DALAM KELUARGA BERENCANA ADALAH : A. PENYERASIAN REGULASI DAN KEBIJAKAN DALAM PROGRAM KB; B. PEMANTAPAN DAN MENINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN PROGRAM; C. PENINGKATAN KAPASITAS SISTEM DAN JARINGAN PELAYANAN PROGRAM KB D. PEMANTAUAAN, EVALUASI DAN AKUNTABILITAS PELAYANAN KB

19 KEWILAYAHAN Luas Wilayah Kota Bandung : ,640 Ha ( 168,06 Km2 ) Jumlah Penduduk : Jiwa Kepadatan Penduduk : 14,242 Km Kecamatan : 30Klinik KB: 120 Kelurahan: 151DPS: 215 RW: 1.559BPS: 314 RT: 9.655PKBRS: 14

20 Pencapaian Program KB

21 TREND KB BARU NO KONTRA SEPSI I U D ,708 2MOW MOP KONDOM ,039 5IMPLANT SUNTIK ,378 7PIL ,267 JUMLAH ,968 % TARGET91,9480,07106,92130,4697, ,82 % MJP25,2926,9228,3226,4820,6317,2618,71 * Sd. Nopember 2008

22 BULAN JUMLAH PESERTA KB BARU KKB PEMERINTAH / SWASTA / DBS IUDMOWMOPKDMIMPSTKPILJML PPM KKB PEM % 65,35 81,85 41,94 35,87 70,07 31,05 27,34 37,56 KKB SWASTA % 17,69 19, ,26 17,16 6,67 6,37 10,76 DOKTER % 7,92 5,57 - 0,95 0,43 5,38 3,94 5,33 BIDAN % 17,84 4,49 9,65 42,81 38,00 35,31 JUMLAH PROSENT 108,80 106,57 41,94 100,57 97,30 85,91 75,64 88,96 PENCAPAIAN AB SD NOVEMBER 2011

23 TREND KB AKTIF NO KONTRA SEPSI I U D ,917 2MOW ,697 3MOP ,165 4KONDOM ,808 5IMPLANT ,159 6SUNTIK ,297 7PIL ,627 JUMLAH ,670 % CU / PUS80,6479,1879,6980,3779,7381, % MJP35,9136,0835,1236,2737,3537, % TDH TARGET99,0596,9097,3298,62100,8099, *Nopember 2008 *) SUMBER F/I/DAL-KEC/08

24 PENCAPAIAN PESERTA KB AKTIF PER MIX KONTRASEPSI NOVEMBER 2011 NO MIX KONTRASEPSIPPMPENCAPAIAN% PUS ,12 1I U D ,86 2MOW ,38 3MOP ,29 4KONDOM ,60 NON HORMONAL ,14 5IMPLANT ,01 6SUNTIK ,93 7PIL ,56 HORMONAL ,35 JUMLAH ,73

25 Dampak

26 DAMPAK PROGRAM KB TERHADAP LPP/LPPA/TFR MOBILITAS PENDUDUK PROG. KB LPPA ( Lahir-Mati) MIGRASI (Mig in – Mig out) TH = TH = PENDUDUK : PERTAMBAHAN PENDUDUK (LPP : 1,15 %) TAHUNLPPLPPATFR 19702,152, ,202, ,471, ,371, ,151, TH = TH = TH = (TAHUN 2010) ,

27

28 Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Hasil SP2010 KOTA BANDUNG UmurLaki-lakiPerempuanTotal , , , , , , ,218 91, , , , , , , , , , , , , , ,136 94, , ,672 82, , ,938 70, , ,568 57, , ,864 42,103 86, ,394 27,743 54, ,687 22,585 43, ,295 15,152 28, ,615 17,455 29,070 TT 1, ,321 Total 1,213,999 1,178,553 2,392,552

29 ADMINISTRASI PENGELOLAAN BARANG ALKON DAN NON ALKON DI BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA BANDUNG

30 MEMBENTUK PANITIA/TIM PENERIMAAN BARANG. DOKUMEN KITA PERIKSA (SPMB – SBBK) DICOCOKKAN DENGAN BARANG YANG DIKIRIM, KALAU TIDAK JELAS KITA KONFIRMASI PENGIRIMANNYA. KITA SIAPKAN TEMPAT YANG MEMADAI UNTUK PENYIMPANAN BARANG.

31 TAHAP PEMERIKSAAN BARANG BARANG DIPERIKSA JUMLAHNYA, JENIS/MERKNYA, KWALITASNYA AKAN DICOCOKKAN DENGAN DOKUMEN SBBK DAN FAKTUR. DIPERIKSA KONDISI KEMASAN, TANGGAL KADALUARSA, NOMOR BATCHNYA. AMBIL SAMPEL DAN PERIKSA DALAMNYA, DICOCOKKAN DENGAN KETERANGAN YANG TERTERA DALAM KEMASAN. HASIL PEMERIKSAAN DITUANGKAN DALAM BERITA ACARA PEMERIKSAAN BARANG ATAU BAPB. MEMBUAT SURAT BUKTI BARANG MASUK (SBBM).

32 PENYIMPANAN KITA SIAPKAN AREA/TEMPAT, DENGAN MEMPERHATIKAN SIFAT ALKON. GUDANG DIBERSIHKAN DARI DEBU DAN KOTORAN DAN TIDAK LEMBAB. BARANG DISUSUN BERDASARKAN JENIS, SUMBER DANA, MEREK BARANG, TANGGAL KADALUARSA DAN NOMOR BATCH. BARANG YANG SUDAH DIPERIKSA LANGSUNG DIMASUKAN KE DALAM GUDANG. KEMUDIAN DIKARTUKAN DI KARTU BARANG.

33 DISTRIBUSI ALKON POLA 1 PENGUMPULAN DATA/ANALISA 1.SISA PERSEDIAAN F/II/KB 2.PENGELUARAN F/II/KB KEBUTUHAN KLINIK R E N S I S P M B ( SURAT PERINTAH MENGELUARKAN BARANG) S B B K ( SURAT BUKTI BARANG KELUAR ) RS / PKM / PKB BIDANG KB (DITANDATANGANI KEPALA SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN KE BENDAHARA GUDANG BENDAHARA GUDANG

34 BIDANG KB PERMOHONAN DARI KKB SPPB SPMB SBBK RENSI KE SUB BAG. UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG. UMUM DAN KEPEGAWAIAN KE BENDAHARA GUDANG DARI BENDAHARA GUDANG KE KKB DISTRIBUSI ALKON POLA 2

35 CONTOH : PERHITUNGAN RENSI ALKON CONTOH BULAN NOVEMBER SISA AWAL OKTOBER: 10 2.DROPING BULAN OKTOBER : 40 3.PERKIRAAN PENGELUARAN BULAN OKTOBER RATA - RATA 3 BULAN DARI BULAN SEBELUMNYA (JUL, AGUST, SEPT): 32 4.PERKIRAAN SISA AWAL BULAN NOVEMBER : 18 5.PERKIRAAN KEBUTUHAN BULAN NOVEMBER (ESTIMASI RATA-RATA 3 BULAN) MISALNYA: 32 6.PERKIRAAN KEKURANGAN BULAN NOVEMBER 18-32: 14 7.KEBUTUHAN MINIMAL : 1,5 X 32 = 48 RENSI MINIMAL: 48 – 18= 30 MAKSIMAL : 2,5 X 32= 80 RENSI MAKSIMAL : 80 – 18 = 62 RENSI MINIMAL – MAKSIMAL:

36 PEMBUKUAN BUKU PENERIMAAN BARANG YAITU DIGUNAKAN UNTUK MENCATAT BARANG YANG DITERIMA SESUAI DENGAN DOKUMEN PENGIRIMAN. BUKU PENGELUARAN BARANG YAITU DIGUNAKAN UNTUK MENCATAT BARANG- BARANG YANG DIKELUARKAN DARI GUDANG DISERTAI DENGAN SPMB, SBBK DAN BAPB.

37 PENCATATAN KARTU INDUK PERSEDIAAN BARANG KARTU PERSEDIAAN BARANG KARTU BARANG PELAPORAN LAPORAN BULANAN TERDIRI DARI : F/V/KB DAN REK F/VA/KB DILAPORKAN TIAP BULAN KE BKKBN PROPINSI JAWA BARAT. LAPORAN TRIWULAN DI BUAT TIAP TIGA BULAN SEKALI DI KIRIM KE BKKBN JAWA BARAT. LAPORAN TAHUNAN DI BUAT SETAHUN SEKALI. LAPORAN STOCK OPNAME AKHIR TAHUN DIBUAT SETAHUN SEKALI DENGAN DICANTUMKAN KONDISI BARANG BAIK ATAU RUSAK. LAPORAN STOCK OPNAME TERDIRI DARI LAPORAN STOCK OPNAME GUDANG DT II DAN LAPORAN STOCK OPNAME KLINIK.

38 JENIS – JENIS ALAT KONTRASEPSI PILL - MICRODIOL - PLANOTAB - NORDETE - LEVIGEST - KIMIA FARMA SHERING - PLANAK - PIL KB I KOMBINASI (PT. HARSEN, PT. TRIYASA, PT PRATAPA, PT. SHANTI)  SUNTIKAN - DEPO GESTON - DEPO PROGESTIN - OBAT SUNTIK KB I (PT. YAPEPA, PT. PRATAPA, PT. TRIYASA) IMPLANT - INDOPLANT - SINOPLANT - SUSUK KB II  KONDOM - KONDOM REGULER - KONDOM AROMA

39 Pengembangan Permohonan Alkon Melalui Sistem Informosi Manajmen Logistik SIM – LOGISTIK ( SIM-Lg)

40 DASAR HUKUM UU No 52 Tahun 2009 ttg PKPK UU No. 32 Tahun 2004 ttg Pemerintahan Daerah UU No. 11 Tahun 2008 ttg Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No. 14 Tahun 2008 ttg Keterbukaan Informasi Publik Inpres No. 1 Tahun 2010 ttg Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembanbangunan Nasional Inpres No. 1 Tahun 2010 ttg Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembanbangunan Nasional Peraturan Kepala BKKBN No. 292/HK-010/B4./2008 ttg Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan dan Penyaluran Barang Program KB Nasional

41 Aspek Infrastruktur : 1.Masih localhost di kantor BPPKB 2.Akses melalui Internet Lambat 3.Biaya Langganan Mahal Masalah dan tantangan operasional SIM-Lg Aspek Informasi System 1.Penetapan Wali Data 2.Penyajian Laporan belum lengkap 3.Informasi masih terbatas internal Aspek Manajerial 1.Ketersediaan SDM masih kurang 2.Turn over d KKB cukup tinggi

42 6 Prinsip Alokon : Dalam hal pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian alokon, ada enam hal dasar koridor yang patut diperhatikan, diantaranya : 1.Jumlah yang memadai sesuai ( kotak, berat, volume, paket blister, vial, unit) dengan kebutuhan dengan batas minimal – maksimal sesuai standar baku. 2.Produksi yang baik ( jenis dan merek serta kualitasnya ) 3.Kondisi barang baik tidak daluarsa atau rusak 4.Barang ditempatkan pada penyimpanan yang baik sesuai standar 5.Waktu penyimpanan dan pendistribusian yang tepat 6.Harga barang ( kontrasepsi ) yang pantas.

43 Prinsip dasar Sim-Lg Kencana PPKB Kota Bandung Sim-Lg Kencana, dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kinerja pengelola Alokon, dengan beberapa prinsip IT : Tidak perlu membutuhkan keahlian khusus komputer,. Muda dibaca dan menunya familier Cara operasionalanya sangat mudah Mudah untuk memelihara dan mengelola Dan mudah untuk memonitornnya.

44 PREVIEW Aplikasi Sim-Lg Kencana merupakan suatu Sistem yang bekerja pada suatu Closed Network (jaringan eksklusif tertutup). Dengan menggunakan mekanisme ini, tidak seorang pun diluar sistem yang dapat mengakses informasi dan data tanpa seijin dari administrator

45 Tujuan : 1. Proses Administrasi yang cepat 2. Tingkat akurasi informasi yang dihasilkan cukup tinggi 3. Efisiensi Sumber Daya Manusia 4. Multy & Cross-Platform (Berbasis Web) 5. Dikembangkan dengan menggunakan Software Open Source (PHP, MYSQL, Teknologi AJAX)

46 Instrumen 1. Manajemen User, Menu Akses dan Area 2. Interface Form Penginputan dan Updating Data lebih sederhana 3. Pencarian Data 4. Report dan Statistik 5. Interkoneksi ke dalam Jaringan (LAN / WAN/INTRANET/INTERNET)

47 ISI DATA BASE SIM-Lg KENCANA 1.Data Penerimaan 2.Data Penyimpanan 3.Data Distribusi 4.Data Stock barang

48 Operasional PELAKSANAAN : Tk. Kota oleh Staf Bendahara Gudang Tk. Kecamatan oleh wali data di 30 kecamatan yang ditunjuk sesuai surat perintah. Entry data permintaan setiap tanggal 1- 7 per bulan Bersamaan dengan laporan Pelkon /Dalap/Sitikencana SIM-Lg Kencana berlangsungsejak Tahun 2008 Moto : one minute to right all service

49 Mekanisme : PENERIMAAN SBBM/BAPB SPMB/SBBK PENYIMPANAN BBM Persediaan / Kartu Barang PENGELUARAN SISTEM : Push Distribution Pull Distribution SPBM / SBBK / BBK KKB F/II/KB F/Va/KB Laporan Gudang Klinik F/V/KB

50 Perangkat lunak dan Operasional Sim-Lg. Kencana nama aplikasi. Instrument sesuai dengan Juknis dan Juklak Pengelolaan Alokon Prog. KB Sim-Lg. Kencana dioperasionalkan di tingkat Kota dan Kecaamatan Mekanisme sesuai prosedur diatas. Data dan Informasi yang dapat divisualisasikan, Penerimaan, Penyimpanan dan Penyaluran Dukungan tenaga hanya satu orang setiap tingkatan. Operasioanl sistem dilakukan setiap saat pagi – sore. Yang mendukung Sistem, karena kebutuhan pelayanan prima.

51 Manfaat : Clien : 1.Dapat memberikan pelayanan secara Prima, cepat, tepat dan memuaskan 2.Dapat memberikan informasi yang aktual setiap saat dan waktu. Office : 1.Meningkatkan SDM dalam TIK 2.Efeketif dan efesien dalam pengerjaan administrasi logistik 3.Tingkat akurasi cukup tinggi. 4.Memudahkan monitoring ketersediaan alokon.

52 Terima Kasih


Download ppt "Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bandung Jalan Maskumambang No. 4 telp. 022.7305023 Bandung Selamat Datang Di Pemerintah Kota Bandung."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google